Touch Me, Uncle Dom!

Touch Me, Uncle Dom!
Ekstra Part 10



Tunggu deh, emak mau kasih penjelasan ya.


Ada beberapa readers yang tanya begini.


"Kenapa Arra di up di sini?"


"Tamatin ini dulu deh, dari pada bikin bingung!"


"Kok sama sih ceritanya, Arra dan Carlos, gimana sih Thor!"


Begini ya permisah yang cantik-cantik dan ganteng.


Di sini Emak up part-nya Arra karena mau selesaikan konfliknya Arra-Carlos yang masih tersisa di sini.🤧


So, di sebelah nanti langsung fokus sama cerita mereka berdua.


Semoga paham ya, sayang-sayangku.



***


Gerry mendesah resah ketika sudah sampai di mansion. Pria itu mendudukkan diri di sofa ruang keluarga, seraya menopang kepalanya yang tertunduk dengan kedua tangannya. Terlihat jelas jika pria itu tampak frustrasi.


Hana memberikan segelas air kepada pria tersebut. "Minum dulu," ucap Hana.


Gerry menerima segelas air tersebut lalu meminumnya hingga tandas. "Terima kasih," jawab Gerry.


Dante dan Dom juga terlihat pusing memikirkan Arra.


"Menurutku tidak ada salahnya, kalau Gerry memberikan restu kepada Carlos." Emily berkomentar.


Semua orang yang ada di ruang keluarga itu menoleh, menatap Emily dengan raut wajah tak suka.


"My Lily, bagaimana bisa kau mempunyai pemikiran seperti itu?!" Dom berkata datar tanpa ekspresi.


"My Dom! Siapa tahu Carlos sudah berubah menjadi pria yang baik." Emily menjawab ucapan suaminya dengan yakin, percaya jika Carlos sudah berubah.


"Tapi, menurutku ucapan Emily ada benarnya. Apakah kalian pernah mendengar kekuatan cinta sejati?" ucap Hana, Seraya menatap semua orang yang ada di sana.


"Iya, kita sependapat, Mom," ucap Emily sambil tersenyum.


"Omong kosong!" Gerry dan Dante menjawab bersamaan. Mereka tidak setuju dengan yang namanya kekuatan cinta sejati.


Tapi, tidak sadarkah mereka yang sudah bucin akut pada istrinya?


"Aku percaya," ucap Dom, sembari menatap istrinya. Emily yang ditatap seperti itu oleh suaminya pun menjadi merona dan tersenyum malu.


Kekuatan cinta sejati adalah sebuah perasaan yang sangat tulus dari hati yang terdalam, dan menjadikan seseorang untuk berusaha menjadi yang terbaik bagi orang yang disayangi dan dicintainya. Sama seperti Dom yang mencintai Emily dari masih menjadi embrio hingga sampai saat ini.


The real cinta sejati, kisah cinta Dom dan Emily. 😄


"Jangan bilang kau saat ini sudah menjadi budak cinta?!" Gerry berkata kepada Dom, terdengar seperti meledek pria gondrong dan berjambang lebat itu.


"Cih! dasar tidak sadar diri!" Dom mengumpati Gerry dengan nada kesal.


"Hei! Kenapa kalian malah menjadi berdebat perkara cinta sejati, yang jelas cinta sejati itu tidak ada!" Dante berkata dengan suara yang sedikit lantang, namun beberapa saat kemudian dia menundukkan kepalanya saat Hana menatapnya dengan tajam.


"Baiklah! Jadi selama ini Daddy tidak mencintaiku?!" Hana marah ketika mendengar ucapan suaminya.


"Sweety, bukan seperti itu maksudku." Dante mengejar istrinya yang merajuk dan menuju lantai atas.


"Daddy jahat!!"


Hana berseru kepada suaminya saat sudah sampai lantai atas.


Dom, Gerry, dan Emily, kompak menatap ke arah tangga. Lalu kembali fokus pada masalah yang sedang mereka hadapi.


"Sampai di mana pembicaraan kita tadi?" tanya Gerry kepada Dom dan adiknya.


"Cinta sejati," jawab Emily.


"Iya, itu. Mungkin aku akan berpura-pura merestui Carlos, agar dia membawa Arra kembali kepada kita," ucap Gerry.