The Journey To The Edge Of Power

The Journey To The Edge Of Power
96 ( Domain Ilusi )



Bab 96


Energi berwarna hitam dan ungu telah menyelimuti War Axe Beatrix dengan sangat ganas.


“ Ku Bu- ” di persekian detik saat Beatrix akan bergerak melesat ke arah iblis itu , sebuah tepukan lembut menyentuh di pundaknya yang di ikuti oleh tekanan yang sangat kuat menghentikan gerakannya.


Pupil mata Beatrix melebar dan ia segera melihat siapa yang berani menghentikannya , saat ia ingin membela tuannya.


“ Siapa ? ” ucap Beatrix dengan menoleh ke belakang.


Dan betapa terkejutnya ia ketika melihat seseorang yang menghentikannya.


“ Tu- ” sebelum kata -kata Beatrix selesai sosok yang menghentikannya yang tidak lain Shin sendiri segera menutup mulutnya dengan jari telunjuk yang di sentuhkan ke bibir Beatrix.


Beatrix hanya dapat terdiam dan melihat ke arah Shin dengan bingung.


Tetapi ia kemudian melihat Shin menunjuk ke arah iblis yang merupakan pengguna panah hitam.


Iblis pengguna panah hitam , ia di kejutkan dengan apa yang saat ini ia injak.


Bukanlah sebuah tubuh melainkan sebuah batang kayu yang telah berlubang akibat dari panah hitam dan masih terasa panas.


“ Ini aneh ! ” ucap iblis itu.


Tetapi kemudian ia melihat sebuah teriakan dari rekannya sesama ras.


“ Zey lari dari sana ! ” ucap salah satu dari kerumunan iblis berteriak ke arah iblis pengguna panah yang ternyata bernama Zey dengan panik.


Zey bingung dengan reaksi temannya jadi ia hanya seperti orang linglung yang menatap teman iblis nya seperti orang bodoh.


Tetapi setelah itu ia segera memahami teriakan itu , senyuman Zey memudar menjadi ketakutan yang di penuhi dengan keringat dingin.


“ Begitu kah , tetapi mengejek tanpa mengatakan langsung bukankah itu adalah karakter seorang pengecut ! ” ucap Shin yang berjalan perlahan ke arah Zey yang saat ini dalam ketakutan.


Zey adalah seorang pemanah yang menyerang dari jauh dan menyembunyikan keberadaannya.


Ketika ia telah di temukan maka kemampuannya tidak dapat berguna karena ia tidak pernah mempelajari teknik panah jarak dekat.


Bersamaan dengan kata-kata Shin , ribuan benang tipis segera mengikat seluruh tubuh Zey dengan kuat.


Zey yang dalam ketakutan melihat Shin , jantungnya seketika semakin berdetak dengan kencang.


Walau ia tahu bahwa di sana memiliki banyak anggota ras iblis tetapi mereka tidak akan datang dan membantu Zey.


Di wilayah iblis terdapat sebuah aturan yaitu ketika seorang iblis memprovokasi seseorang mereka harus melawan dengan sekuat tenaga tanpa mengandalkan bantuan luar , jika tidak mereka tidak akan dapat kembali ke wilayah ras iblis selama itu bukanlah berada di medan perang.


Zey segera menggerakkan tubuhnya untuk mundur dan melarikan diri tetapi tubuhnya segera tidak dapat ia gerakan.


“ ini !! ” Zey semakin ketakutan karena tubuhnya seolah di sayat-sayat oleh ratusan benang yang tipis dan tajam.


Ketika ia bergerak sedikit saja maka goresan luka segera tercipta di tubuh Zey , itu pun bukan hanya satu melainkan terdapat belasan goresan.


Zey memaksa untuk bergerak karena ia pikir bahwa benang itu tipis dan tidak mungkin dapat menahan kekuatan dari seorang iblis , yang terkenal akan kekuatan fisiknya.


Tetapi ia salah memperkirakan karena berbagai goresan tercipta di seluruh tubuhnya ketika ia memaksa dan jika ia kembali bergerak secara paksa maka tubuhnya akan terpotong - potong layaknya daging cincang.


“ Sial ! Aku tidak mungkin dapat kabur jika seperti ini ! ” batin Zey dengan panik.


“ Hahaha... Iblis yang di selimuti oleh trik , jadi bagaimana dengan jahitan ku yang indah , apakah unik atau terlalu tidak rapi Hahah ... jika begitu maaf saja ” ucap Shin dengan tawa dingin yang masih berjalan secara perlahan ke arah Zey.


Zey yang melihat Shin hanya dapat menelan ludah kasar dan putus asa.


“ Apakah kau akan membunuh ku ! ” ucap Zey menatap Shin dengan wajah sedih.


Tetapi reaksi dari Shin hanyalah sebuah senyuman dingin.


“ Apakah menyenangkan melihat sebuah mayat ! ” ucap Shin bertanya dengan nada santai.


Zey tidak menjawab pertanyaan dari Shin , ia hanya menelan ludahnya sambil melihat para iblis yang berada 30 meter darinya.


Tetapi yang ia lihat hanyalah tatapan dingin tanpa ada yang bermaksud untuk membantu.


Dan Shin yang melihat itu hanya dapat menghela nafas.


Iblis di dunia ku tidak di sini mereka tidak jauh berbeda dengan manusia , mereka hanya di bagi menjadi dua yaitu egois dan naif.


Shin kemudian berdiri 1 meter dari lokasi Zey sambil menunjukkan telapak tangannya yang membuat Zey bingung dan merasakan firasat yang buruk.


“ Matilah karena niat mu sangat buruk kepada ku ! ” ucap Shin yang kemudian mencengkram udara dengan keras.


Para iblis melihat tingkah Shin hanya aneh tetapi kemudian cipratan darah mengenai baju salah satu dari mereka , yang seketika membuat mata mereka terbelalak.


Zey yang sebelumnya di ikat oleh banyak benang tipis yang terlihat di kulit - kulitnya yang seolah dapat menggores kulitnya kapan saja , tiba - tiba menyusut setelah Shin mencengkeram udara dengan sangat kuat.


benang-benang tersebut menyusut menjadi bola kecil yang seketika membuat tubuh Zey hancur menjadi daging cincang yang darahnya menyebar di mana-mana.


Nafas berbagai ras yang ada di sana menjadi berhenti sejenak ketika melihat itu.


Beberapa sakit perut dan beberapa mengkerutkan kening ketika melihat cara pembunuhan Shin yang brutal.


“ Orang itu terasa semakin kejam setelah pertemuan terakhir kali ” ucap sosok wanita dengan penampilan pakaian serba putih menatap ke arah Shin dari jauh.


Shin yang paling dekat dengan Zey wajah nya telah di penuhi dengan darah , ia kini tidak terlihat seperti manusia melainkan sosok iblis yang memiliki senyum dingin ketika melihat potongan-potongan daging di depannya.


Sungguh pemandangan yang jarang ! Apakah karakter ku akan berubah jika aku terus hidup di dunia ini !


Tetapi kemudian sebuah suara membuat Shin segera menoleh ke arah kerumunan iblis.


“ Sungguh hebat , seorang manusia berani berbuat semaunya di bawah penglihatan kami ! ” ucap iblis dengan pakaian mewah.


Iblis itu berdiri di depan Shin dengan sombong seolah ia melihat semut.


“ Begitu kah ! Lalu apa mau mu ! ” ucap Shin dengan senyuman dingin yang sangat lebar.


Iblis itu melihat Shin seolah melihat raja iblis , terdapat aura tidak terlihat yang membuat iblis itu tertekan dalam bawah sadar.


Appraisal !


[ Name: Wolf


Class : penyihir , petarung jarak dekat


Title : The 10th Descendant Of The Thunder Fox family , Crazy Fighter ]


“ Sungguh sombong ! Pergilah dari sini atau kami akan menghancurkan mu ! ” ucap Wolf dengan nada yang sangat sombong.


“ Hahah.... Sungguh lucu , konyol dan menggelikan ! ” tawa Shin dengan tawa jahat dan aura pembunuhan yang sangat pekat.


“ Kalian melihat , kalian menonton dan kalian ingin melawan ku secara bersama-sama saat ini , Haha.... Dasar iblis apakah kalian tidak memiliki rasa kepedulian satu sama lainnya ” ucap Shin dengan melotot ke arah para iblis.


Aura pembunuhan yang Shin sebarkan membuat tanah yang ia injak menjadi retak karena sangking ganasnya , dan para iblis serta para ras yang lainnya harus gemetar ketika merasakan aura dari Shin.


“ Apa-apaan dengan aura ini , ia manusia tetapi memiliki aura sosok raja iblis ! Orang ini mengerikan ! ” ucap Wolf mundur satu langkah secara tanpa sadar.


“ Hmm... ” Shin bergumam tidak jelas menatap ke arah Wolf.


Shin hanya menatap ke arah Wolf yang sebelumnya berkata sombong di depan Shin seolah ia dapat menghabisi Shin dengan sangat mudah.


Shin menghentikan aura membunuhnya yang membuat banyak ras iblis gemetaran , ia hanya berdiri dengan tenang di beberapa meter dari lokasi Wolf.


Hmm... Jika ku lihat dengan benar ternyata cukup banyak ras yang ada di sini.


Shin melirik ke semua tempat dengan menggunakan persepsi anginnya yang dapat melihat dalam jangkauan lebih dari setengah km.


“ Hah sayang sekali waktu habis ! Baiklah kita akhiri kali ini ! ” ucap Shin dengan tersenyum melihat ke arah Wolf.


Wolf yang mendengar itu menjadi waspada dan ia mulai bersiap dengan posisi kuda-kuda bertarung.


Ctak


Shin secara tiba-tiba menjentikkan jari dengan gelombang kejut yang dapat di rasakan oleh semua orang.


“ Tidak mungkin ! ” ucap seorang iblis dengan melihat langit yang seolah pecah secara perlahan seperti proses kaca pecah yang di perlambat.


Semua orang yang berada di dalam radius 1 km menjadi terkejut , tidak percaya dan tertegun karena shock.


Pandangan mereka melihat langit seperti sebuah pemandangan kehancuran dunia yang di akibatkan oleh entitas luar angkasa atau dimensi lain.


Pecahan gambaran langit itu turun ke tanah seperti sebuah serpihan kaca .


tetapi ketika salah satu orang di antara para ras yang ada di sana menyentuh serpihan tersebut mereka seperti menyentuh udara tanpa dapat merasakan apapun.


“ Apakah dunia telah berakhir ! ” ucap dia dengan jantung berdebar dengan kencang.


Di sana ada banyak orang yang memiliki reaksi yang berbeda-beda , ada yang bingung , panik dan heran.


“ Hahah... Terima kasih atas kehadirannya di domain ilusi ku , menarik bukan ! ” ucap suara Shin yang seolah berada di atas langit yang seketika mempercepat proses gambaran kehancuran dunia.


Dunia yang telah menjadi hitam dan kembali ke kondisi cerah lagi yang seolah semua orang telah di pindahkan oleh tempat yang lain.


Banyak orang yang masih tertegun , bahkan Beatrix yang merupakan bawahannya pun juga ikut terkejut.


“ Domain ! Apa yang kali ini anda lakukan tuan ! ” batin Beatrix dengan bingung sambil berlari ke arah Shin.


Banyak orang bingung , tertegun dan terdiam tetapi Shin mengabaikan semuanya ia langsung pergi ke arah wanita yang pernah bertarung dengannya.


“ Wanita ! Kau datang ke sini ! ” ucap Shin dengan nada bercanda.


Zey dan iblis pengguna pedang yang pertama kali menyerang Shin linglung dengan situasinya saat ini.


“ Apa yang terjadi ! ” ucap Zey sambil melihat ke arah seluruh tubuhnya yang masih dalam keadaan utuh.


Tetapi walau Shin mengatakan bahwa sebelumnya adalah domain ilusi tetapi kekuatan Shin masih belum mampu untuk dapat menjangkau ke seluruh area yang ada di sana.


Sehingga di beberapa tempat di sana hanya dapat menatap bingung dan heran ke arah orang-orang yang berada dalam jangkauan domain ilusi Shin yang terlihat ketakutan akan sesuatu.


“ Apakah sebelumnya adalah ilusi ! Rasanya benar-benar nyata ! ” ucap Wolf yang kini mulai berpikir ulang untuk melawan Shin.


Karena untuk menciptakan sebuah ilusi tanpa ada yang menyadari dan menghancurkannya itu sangat sulit dan terkesan mustahil.


Bahkan di wilayah kerajaan iblis sekalipun tidak ada yang dapat menciptakan sebuah ilusi tanpa ada yang menyadarinya karena teknik sihir ilusi juga membutuhkan energi sihir dan rapalan mantra.


Tetapi Shin Sebelumnya tidak menggunakan keduanya yang membuat Wolf dan para ras lainnya yang ada di sana menjadi bingung , akan perasaan nyata dan tidak nyata yang mereka rasakan.


To Be Continue


( Terimakasih Telah membaca karya saya yang kurang memuaskan )