
“ Baiklah Hydra aku akan segera berurusan dengan para hama jadi selamat tinggal ” ucap Shin yang berjalan pergi.
Hydra menatap punggung Shin untuk beberapa saat hingga menghilang.
“ Shin , ku harap kamu tidak akan menjadi raja iblis selanjutnya karena ambisimu dalam melindungi keluarga yang menurutmu berharga ” ucap Hydra dengan tulus yang matanya menatap ke arah Shin.
Heh... Kau pikir kekuatan pikiran ku sebegitu gelap dan lemahnya sehingga dapat terpengaruh oleh kegelapan dan menjadi salah satu raja iblis di dunia ini.
Hydra tidak akan menyadari bahwa kata-kata di pikirannya telah di dengar oleh Shin.
Shin tanpa menoleh segera pergi dari sana bersama dengan One yang dari awal hanya diam dan mengamati.
Di kerajaan Matahari
Salah satu pahlawan yang bernama Sun Go Kong sedang melakukan meditasi di sebuah gunung yang dekat dengan wilayah kerajaan Matahari , dan gunung itu memiliki nama dengan nama Gunung Hiu Putih.
Gunung Koi Putih adalah sebuah gunung yang pernah menjadi salah satu tempat Heaven Beast Hiu Putih yang memiliki kemampuan penyembuhan dan cahaya.
Sayangnya Hiu Putih tidak ada lagi di gunung ini , Heaven Beast Hiu Putih telah menjadi salah satu dewa dan tinggal di alam dewa.
Sun Go Kong yang bermeditasi karena perintah dari tongkatnya tiba - tiba membuka mata dengan keras.
Matanya terdapat cahaya berwarna merah, dengan tanda segel di keningnya.
“ Gahaha... Kekuatan ini , membuat ku menjadi sangat haus akan perasaan ini ” ucap Sun Go Kong dengan gembira.
Tetapi sebuah suara menghentikan tawanya.
“ Bocah , tetap rendah diri maka kau pasti akan menemui ku sesegera mungkin ! ” ucap suara dari tongkat emas yang berada di samping Sun Go Kong.
“ Hm... Tentu ” ucapan dari Sun Go Kong sangat sarkas dan tanpa rasa ketulusan sama sekali.
Seseorang yang berada di tongkat emas yang memiliki tampilan wujud kera yang sangat besar dengan sebuah mahkota emas di keningnya hanya dapat terdiam dan menghela nafas.
“ Dunia memiliki keseimbangannya mutlak , dan perputaran lingkaran Yin Yang akan selalu berputar di seluruh dunia ”
“ Kesombongan hanyalah sebuah karakter umum untuk ras manusia tetapi aku yakin akan ada orang seperti dirinya yang memiliki ambisi untuk mendapatkan semuanya tetapi ia adalah karakter yang rendah hati dan selalu bersikap rendah ” batin dari kera raksasa yang berada di dalam tongkat emas tersebut.
Sun Go Kong tidak mengetahui bahwa pemilik dan kera yang berbicara sebelumnya adalah salah satu makhluk yang di takuti pada masanya.
Beberapa hari kemudian di kota Water Seven
Shin melihat seluruh aktifitas dari para prajurit yang berada di bawah pemerintahan kota Water Seven.
Walau ia sangat yakin bahwa sistem pemerintahan yang ia buat dan jalankan di kota Water seven adalah salah satu sistem pemerintahan yang mungkin mencegah semua warganya menghindari berbagai konflik , bahkan perbedaan ras yang sangat umum di berbagai tempat.
Tetapi bagaimana pun makhluk hidup memiliki ego yang mungkin dapat melebihi batas.
Kesetaraan , kedamaian dan keadilan akan selalu di jaga ketat di kota Water Seven selama Shin masih hidup.
Terdapat dua sisi dalam pemerintahan kota Water Seven yaitu sisi Inti dan dalam.
Sisi inti adalah pemerintahan dan prajurit yang berada di tingkatan jendral , komandan dan beberapa penyihir tingkat tinggi.
Sedangkan sisi dalam adalah orang - orang yang memiliki kemampuan dalam pertempuran dan sihir yang lebih dominan.
Perbedaannya adalah sisi inti adalah sisi yang memegang politik sedangkan sisi dalam adalah prajurit garis depan dan strategi.
Karena sistem keamanan seperti ini mencegah banyak tindakan kejahatan.
Bahkan pedagang budak sekalipun harus berpikir ulang untuk melakukan perdagangan di kota Water Seven.
Kurasa aku dapat tenang dengan situasi seperti ini , mata - mata akan sangat kesulitan untuk bergerak bebas disini.
Shin yang melihat dari atas langit menganggukkan kepala dan pergi dari sana dengan armor lengkap.
Tidak seperti sebelumnya yang hanya menggunakan armor tingkat rendah , saat ini Shin memakai Full Armor dengan tingkatan yang sangat tinggi.
“ Tuan apakah anda yakin dapat membawa saya yang mungkin akan menjadi beban di sana ” ucap Beatrix yang menyambut kedatangan Shin yang datang dari atas langit .
Shin turun dengan perlahan dan melihat ke arah Beatrix dengan seksama yang kemudian tersenyum.
Beatrix tentu saja akan sangat kebingungan dengan senyuman Shin yang tiba - tiba.
“ Kata - katamu seperti meremehkan ku Beatrix , apakah kamu memandang diri ku sama dengan orang - orang sampah itu! ” ucap Shin menatap ke arah Beatrix dengan tenang.
“ Ten... Tentu saja tidak tuan , saya telah melihat kekuatan anda bagaimana bisa saya dapat meremehkan anda ” ucap Beatrix dengan nada yang panik.
“ Kalau begitu bagus , tetapi apakah kau benar-benar telah siap ! ” tanya Shin dengan penasaran.
“ Si... Siap tuan ! ” ucap Beatrix dengan gugup.
“ Kalau begitu ayo pergi ” ucap Shin yang kemudian memegang bahu dari Beatrix dan kemudian keduanya menghilang dengan teleportasi.
Di sebuah tempat yang di penuhi dengan pasukan berbaju besi dan hawa semangat yang tidak ada batas melepaskan aura panas karena sangking banyaknya pasukan yang ada di sana.
Tetapi kemudian sebuah cahaya kecil berwarna putih tiba-tiba bersinar di udara yang mengejutkan semua pasukan berbaju besi yang ada di sana.
Shin dan Beatrix muncul di tengah - tengah medan perang yang terdapat ribuan hingga ratusan prajurit ada di sana.
“ Wow sungguh meriah ! ” ucap Shin yang langsung melompat dan membentuk 10 pedang angin.
Shin melemparkan pedang angin itu ke sembarang tempat untuk menunjukkan bahwa ia adalah seorang musuh bukan hanya seseorang yang tersesat.
“ Bertahan !! ” teriak seseorang pemimpin pasukan ketika serangan pedang yang di lepaskan oleh Shin mengarah ke arah mereka
Drag... Drag... Tak... Tak... Tank...
Suara langkah kaki dari armor besi seketika bersuara ketika semua orang bergerak dengan menggerakkan perisai besar yang di bawa mereka. .
Dang...
Benturan dari pedang angin dan perisai besi adalah awalan yang memulai Pertempuran yang akan terjadi.
Para pasukan yang ada di sana sangat mengenal siapa yang datang sehingga mereka tidak mengenal ampun dalam meluncurkan serangan.
Ratusan prajurit bergerak ke arah Shin yang terbang turun ke tanah dengan perlahan.
Para prajurit itu berlari ke arah Shin dengan wajah yang di penuhi semangat juang yang tinggi dan tanpa adanya rasa ketakutan.
“ Dark Style Ax : World End Calamity ”
Beatrix muncul di tengah - tengah antara Shin dan kepungan para prajurit dan ia langsung mengayunkan war Axenya dengan sangat ganas.
War Axe dari Beatrix mengandung energi kegelapan yang sungguh pekat dan gelap , sehingga semua prajurit yang terkena dari War Axe dari Beatrix akan dengan seketika menjadi debu.
Kegelapan adalah salah satu elemen yang mengandung energi kehancuran yang amat besar yang hampir sebanding dengan kekuatan cahaya.
Hanya dalam satu ayunan para prajurit yang tidak mengenal akan namanya teknik dan sihir harus mati menjadi butiran debu yang menghiasi medan perang tersebut.
To Be Continue