
[ 74 ]
Tongkat dari Raja Kera di benturkan ke tanah dengan keras , menciptakan gelombang panas.
Tidak seperti sebelumnya yang langsung menciptakan lelehan magma.
Tanah mengeluarkan gelombang lembut , setelah itu garis berwarna merah terlihat memanjang hingga 600 meter di atas tanah.
Garis berwarna merah tiba - tiba meledak dengan menjadi lingkaran pembakaran.
Ledakan yang membentuk sebuah pilar raksasa terbentuk , membakar dan menghanguskan yang berada di area.
Seluruh area kerajaan dapat melihat ledakan itu , tetapi mereka tidak ada yang ikut campur.
Ini benar - benar bahaya !
Shin melihat ke area penduduk melalui persepsi angin.
Tetapi setelah melihat , ternyata semua penduduk sudah di evakuasi sedangkan orang - orang kuat hanya menonton dari jauh.
Apa kalian pikir ini adalah drama action !
Shin merasa kesal tetapi kemudian ia mengabaikan karena menurutnya serangan kali ini adalah serangan habis - habisan dari Raja Kera.
Nafas Shin kemudian berhenti dan ia mengambil udara dari hidung nya ke paru - paru dengan sangat dalam.
Derak petir merah terlihat di seluruh tubuh nya seperti sebuah aura , bilah Death di selimuti dengan cahaya biru hijau.
Matanya Shin menyala dengan ganas , bagai
seorang dewa perang yang melihat bawahannya melakukan pertempuran ganas yang mempertaruhkan nyawa.
“ Elemental Style Sword : Cutting Line ”
Sring...
Tebasan lurus dari ayunan pedang Shin menciptakan bilah bulan sabit tipis , seolah sebuah benang yang sangat tajam membentuk bulan sabit dan melesat ke arah pilar api yang membakar apapun.
Waktu seolah berhenti , ledakan pilar api terbelah menjadi dua seolah terbuat dari kayu.
Setelah terbelah , ledakan pilar api meledak menjadi 2 ledakan awan jamur.
Raja Kera hanya dapat melotot tidak percaya .
Bagaimana bisa , kekuatan yang merupakan serangan pamungkas nya dapat di potong seolah memotong dahan pohon.
Setelah itu karena energi telah mencapai batas , tubuh Raja Kera menyusut dan kembali menjadi tongkat emas.
Dua kawah dengan kedalaman 10 meter ke bawah tanah masih mengeluarkan hawa panas , tetapi itu tidak membuat Shin terganggu.
Shin sendiri seperti terbiasa dengan panas mengerikan , ia berdiri dengan santainya di atas lelehan magma.
Tetapi walau begitu ia masih dapat terbunuh jika ia tidak waspada akan serangan ketika ia berada di dalam kabut asap.
Bukan hanya itu , kabut panas ketika masuk ke dalam pernafasan dalam waktu yang lama , Shin sendiri akan keracunan dan dapat menghancurkan organ dalam yang ia miliki.
Semuanya memiliki batas , kapasitas tubuh Shin juga memiliki batas tersendiri.
Shin memiliki kekuatan jenis roh dan mendapatkan regenerasi secara terus menerus dari Spirit Magic dan skill dari Dungeon , tetapi itu tidak membuktikan bahwa ia dapat terus beregenerasi.
Setelah menenangkan nafasnya Shin menutup mata dan mengeluarkan hembusan angin lembut.
Ketika ia membuka mata kembali , Shin dapat melihat segalanya melalui persepsi yang ia miliki secara lebih luas.
“ Hidup mu telah berakhir pak tua ! Katakan kamu ingin tunduk atau mati ? ” ucap ku dengan tenang.
“ Tidak mungkin ! Bagaimana bisa Raja Kera yang agung dapat dikalahkan oleh mu ! ” dengan terkejut pria tua mengabaikan pertanyaan dari Shin.
“ Pak tua , apakah kau mendengar ku ! ” ucap Shin matanya masih menatap ke arah pria tua.
“ Hm... ! Tidak mungkin aku akan tunduk kepada bocah bau kencur seperti mu ! , Aku Fei lebih baik mati daripada menjual kesetian ku kepada orang lain selain tuan ku ” ucap Fei dengan penuh ketegasan.
“ Haha... Cukup bagus , aku sangat mengagumi kesetiaan mu terhadap tuan mu tetapi tetap saja kamu adalah musuhku , karena itu matilah demi tuanmu yang sampah ! ” Shin berkata dengan nada yang tenang dan dingin.
Kemudian jari telunjuk dan jari tengah bergerak menciptakan benang angin dari dua arah yang seketika memotong leher Fei dengan sangat rapi bahkan darah pun tidak keluar membasahi tanah.
“ Apakah kalian hanya akan diam dan melihat ? ” suara ku kembali terdengar membuat semua orang yang berada si sana dan bersembunyi terkejut.
“ Hehe... Hebat hebat sungguh indra yang sangat tajam ” ucap seorang pria paruh baya dengan pakaian bangsawan memancarkan kemegahan yang mewah.
“ Hanya bersembunyi tanpa menghilangkan keberadaan , sama dengan melakukan hal yang tidak berguna ” ucap ku dengan nada penuh cemoohan.
“ Begitu kah , kau memang patut di beri penghargaan akan kekuatan mu , tetapi kini kamu telah membunuh bawahan ku , maka kau harus mendapatkan konsekuensi dari melakukan itu ” ucap pria paruh baya itu dengan nafsu bertarung yang tinggi.
“ Jika kau hanya memotong tangan aku masih yakin dapat memulihkan tangan nya tetapi kini kamu membunuh nya , kau hanya harus mati untuk membayarnya ” ucap pria paruh baya itu dengan nada jahat.
“ Membunuh ku ? Apakah kamu mampu !? ” wajahku menunjukkan niat provokasi yang sangat jelas.
“ Haha... Setelah sekian lama aku tidak merasakan wajah meremehkan lagi setelah bertahun-tahun , haha... Ini benar-benar menyenangkan ” setelah tawanya berhenti , tangannya mencabut dua belati yang tersarung di punggung nya.
Tubuh pria paruh baya itu berkedip dan muncul di depan Shin dengan kecepatan super.
“ Lightning Style Dagger : Lightning Dagger ”
Sring...
Dua belati di arahkan ke leher dan dada Shin dengan waktu yang bersamaan.
Tetapi berbeda dengan yang di harapkan oleh Pria paruh baya tersebut.
Shin dapat melompat ke samping sambil menciptakan jebakan api untuk menghindari serangan yang ia luncurkan.
Duar...
Pria paruh baya tersebut ketika menyentuh tanah seketika mengaktifkan jebakan api yang merupakan bom kecil.
Pria paruh baya tersebut seketika terlempar 2 hingga 3 meter ke belakang.
Niatnya ingin menghabisi Shin dengan 1 gerakan tetapi malah terkena ledakan yang menunjukkan bahwa pria paruh baya itu hanya sosok yang sombong dan memandang rendah pada Shin.
“ Kau benar - benar sialan memang anak muda ! ” ucap pria paru baya itu dengan meringis kesakitan.
“ benarkah ! Sesungguhnya yang pertama kali menyerang tanpa mengatakan sebelumnya apakah itu di anggap sopan santun ” ucap Shin dengan nada mengejek.
Pria lainnya hanya menertawakan kecerobohan dari pria paruh baya itu.
Tetapi pria paruh baya itu tidak terlihat marah melainkan menarik.
“ Menarik ! ” pria paruh baya itu menatap ke arah Shin dengan terkejut.
“ Siapa kamu anak muda ? , Apakah kamu seorang petualang yang datang ke ibukota ini atau salah satu pasukan bayangan yang di miliki oleh suatu kerajaan !? ” pria paruh baya itu menatap Shin dengan mata tajam.
“ Oy Oy... Sebelum menanyakan identitas seseorang bukan kah kau harus memperkenalkan diri terlebih dahulu ! ” ucap ku dengan nada bercanda.
“ Oh benar maaf maaf , perkenalkan nama ku adalah Inazuma Hanzo , aku hanyalah seorang prajurit biasa ” ucap Hanzo dengan tersenyum.
“ Zero hanya Zero , pemimpin kelompok Shadow Caterpillar cabang ibukota ” ucap Shin dengan santai.
“ Kau adalah ketua dari kelompok itu , Wow benar benar kejutan ! ! ” ucap Hanzo semakin terkejut.
Lalu energi sihirnya membentuk momentum listrik yang sudah seperti badai luar biasa.
“ Gentle Fist: Thousand Snake Fangs ”
Seorang wanita yang sebelumnya tertawa tiba - tiba muncul di depan Shin sambil mengayunkan serangan telapak tangan yang di penuhi oleh elemen air.
Shin hanya mundur 1 langkah ke belakang untuk menghindar.
Tetapi wanita itu tetap mengejar seperti seekor ular , licin dan ganas.
Setiap serangan dari wanita itu yang bernama Kagura selalu mengincar daerah titik yang berbahaya.
Sekitar 30 cm dari dada ku tangan dari Kagura berubah arah menuju ke daerah leher , tepat daerah aliran darah paling besar.
Shin tentunya langsung menangkisnya sambil membuatnya terdorong.
“ Wind Style Sword : Slash Enhancement ”
Shin menggerakkan pedang nya dengan menebas area perut dengan gerakan rumit.
Kagura yang tidak siap segera terlempar ke belakang dengan kaki masih menginjak tanah , sehingga menciptakan goresan panjang di tanah.
“ Kuat ! ” ucap Kagura dengan terkejut .
Kagura menatap Shin sambil memegang perutnya yang terkena tebasan Shin.
perutnya mengeluarkan darah dengan luka goresan , yang menyebabkan Kagura harus meringis kesakitan.
“ Lightning Dagger Style : Sonic Line Flow ”
Hanzo muncul di belakang Shin dengan kecepatan cahaya , ia mengayunkan belatinya ke arah tengah dada Shin.
“ Teleport ”
Belati yang di ayunkan oleh Hanzo meleset tetapi menebas udara kosong karena kecepatan dari Hanzo masih lambat untuk Shin yang telah mengalami berbagai kecepatan serangan.
“ Dia lolos dari belati ku ! ” Hanzo terkejut.
“ Soft Fist: Water Dragon ”
Kagura muncul kembali dengan jarak beberapa inci dari Shin dengan tangan seperti menusuk ke arah kepala dan jantung dengan gerakan yang hampir bersamaan.
Shin menggerakkan tangan kanannya untuk menangkisnya serangan yang menyerang ke arah kepala sedangkan tangan kirinya menciptakan pertahanan untuk menahan serangan yang menuju ke jantung.
Dang...!!
Bagai sebuah suara 2 besi baja yang berbenturan , serangan Kagura dan pertahanan dari Shin menciptakan gelombang kejut di udara.
Kagura tidak berhenti disana ia menendang Shin dengan kaki yang telah di aliri oleh energi berbentuk aura yang berkobar.
Crat.... Cring....
Tetapi sebelum kaki dari Kagura sampai di tubuh Shin , sebuah rantai berwarna emas mengikatnya untuk menghentikan ia bergerak.
“ Apa ini !? ” Kagura terkejut tetapi sebelum ia memahami apa yang mengikatnya sebuah tendangan kuat melemparkan nya seperti sebuah bola meriam.
Kagura hanya dapat berguling guling di rumput Karena ia tidak dapat bergerak sama sekali akibat dari ikatan rantai emas yang di ciptakan oleh Shin.
“ Sial ! Rantai ini benar - benar menyusahkan , bahkan tubuh dengan di tingkatkan dengan energi sihir masih belum dapat lepas lalu bagaimana cara melepasnya ? ” Kagura hanya dapat bertanya - tanya kenapa bisa tidak berpengaruh sama sekali padahal ia telah menggunakan seluruh kekuatannya.
“ Tunggu ! Apakah benda ini adalah artefak !? ” Kagura memandang ke arah rantai emas dengan ragu.
Di tempat Shin
Shin masih menghindari setiap serangan yang di kirimkan oleh Hanzo dengan membabi buta seolah tidak ada hari esok.
“ Apakah seorang pemimpin dari sebuah Organisasi yang menggemparkan seluruh kerajaan hanya dapat menghindar bukankah itu lucu ! ” suara mengejek dari Hanzo menyebabkan alis Shin terangkat.
Bukannya terprovokasi Shin malah tersenyum seperti mendengar sesuatu yang lucu.
“ Benarkah ! ” ucap Shin dengan singkat.
Bukannya terprovokasi Shin malah tersenyum seperti mendengar sesuatu yang lucu.
“ Benarkah ! ” ucap Shin dengan singkat.
Hanzo tidak menjawab pertanyaan konyol Shin , ia hanya melihat dengan bingung ke arah Shin.
Drt..... Boom....
Di atas langit tiba - tiba muncul ledakan seperti benturan dari 2 petir.
Ledakan tersebut dapat di lihat oleh semua orang yang ada di sana , menciptakan berbagai keraguan di setiap hati semua orang.
“ Hahaha.... Terima kasih akan waktu sambutan nya , waktu nya aku pergi ” ucap Shin dengan senyum lebar.
“ Hah...! ” semua orang tercengang.
Tetapi sebelum mereka memahami maksud dari Shin , mereka telah kehilangan keberadaan Shin seperti terhempas oleh hembusan angin.
Shin menghilang secara perlahan menjadi perwujudan angin yang menyatu dengan alam sehingga semua orang yang mengepungnya tidak menyadari kapan Shin menghilang.
“ Kontrol sihirnya benar - benar luar biasa ! ” Kagura sangat kagum dengan pemahaman yang di gunakan oleh Shin sehingga bahkan dirinya yang merasa paling hebat dalam kontrol sihir sekalipun merasa berada di bawah.
“ Kau sudah lepas dari ikatannya Kagura ! ” ucap Hanzo bertanya.
“ Yah , saat semua orang tertegun melihat ke arah ledakan yang di akibatkan oleh benturan 2 petir ” ucap Kagura menjelaskan.
“ !? , Bagaimana kamu mengetahui bahwa itu adalah ledakan dari benturan 2 petir ” ucap Hanzo terkejut.
“ Orang itu bahkan bahkan dapat menyamarkan bentuk ledakan , seperti yang ku pikirkan bahwa ia memiliki pemahaman tentang aliran energi entah itu tubuh manusia maupun energi alam ” batin Kagura kagum.
“ Hei ! Kagura apakah kamu mendengar ku !? ” ucap Hanzo bertanya yang tidak mendapatkan jawaban dari Kagura.
“ Ah yah apa ? ” ucap Kagura dengan bingung.
“ Apa yang kamu pikirkan sebenarnya ”
“ Ah.... sudahlah sekarang segera selesaikan urusan mu yang akan bertemu dengan yang Mulia Raja ” ucap Hanzo teringat akan niat dari Kagura datang ke Ibukota.
Kagura datang ke Ibukota untuk menemui sang Raja untuk mencari siapa dari para pahlawan yang ahli dalam kontrol mana , ia ingin menjadikannya sebagai murid , karena dari belasan tahun Kagura sudah berkeliling ke seluruh Kerajaan tetapi masih belum menemukan murid untuk mewarisi semua ilmu beladiri nya.
Kagura merasa sangat sedih jika ilmu yang selama ini ia pelajari akan berhenti padanya tanpa ada penerusnya.
“ Benar juga , untung saja kamu mengingat kan dan masalah orang itu biar sekalian aku yang memberitahu ke pihak Kerajaan ” ucap Kagura dengan mengembalikan moodnya yang tenang dan dingin.
“ Baiklah aku pergi dulu ” setelah mengucapkan itu Kagura bergerak seperti sebuah peluru , tubuhnya menjadi sebuah siluet tidak jelas dan hilang.
Hanzo hanya dapat terdiam dengan tingkah dari Kagura.
“ Apakah wanita itu telah kembali pada mood nya , ia benar - benar membuat siapapun yang berbicara dengan nya menjadi bingung ” batin Hanzo dengan menatap ke arah tempat sebelum Kagura menghilang.
Di tempat Shin
Shin telah berada di ruangan kembali , menatap ke arah para bawahannya.
“ bagaimana misi kalian , Apakah sukses ” ucap Shin dengan santai.
Shino tersenyum dengan lebar menjawab pertanyaan dari Shin.
“ Tentu saja tuan , seperti yang di harapkan oleh anda semua telah kita dapatkan entah itu harta ataupun Magic Book semua nya telah tersimpan di cincin yang anda titipkan ” ucap Shino dengan senyum yang sangat lebar.
Shin tersenyum dengan tanggapan dari Shino , karena tanggapan dari mereka sebelumnya benar - benar membuat Shin ingin tertawa , yaitu terlalu kaku dan takut seolah Ia adalah seorang Demon Lord.
“ Haha... Bagus lah kalau begitu , simpan dan kembangkan organisasi menjadi sesuatu yang lebih luas dan kuat ” ucap Shin dengan jelas.
Shino , Florin dan Lolita terkejut dengan tanggapan dari Shin .
“ Apa maksudnya tuan , bukan kan ini merupakan hasil yang anda dapatkan karena membantu kami dalam mengacau di sana sesuai perintah anda ” ucap Florin panik.
Shino dan Lolita melihat ke arah Shin untuk menunggu jawaban dari Shin.
Tetapi yang mereka tunggu tidak seperti yang di harapkan , Shin hanyalah memberikan sebuah senyuman yang lebar.
“ Kalian sungguh tidak mengecewakan ku , itulah yang ku butuhkan dalam anggota organisasi ” ucap Shin dengan senyuman.
Ketiga orang itu hanya dapat diam tanpa dapat berkata-kata.
Tetapi kemudian Shino mengambil nafas dalam - dalam , kemudian ia berlutut ke arah Shin dengan hormat.
“ Terimakasih atas pujianmu tuan , kami akan melakukan sesuai yang anda inginkan ” ucap Shino dengan tegas.
Lolita dan Florin yang mendengar itu ikut segera berlutut dan menganggukkan kepala.
“ Seperti yang di katakan oleh Shino tuan , kami pasti tidak akan mengecewakan anda ” ucap Lolita dengan mata membara.
Shin tersenyum tanpa melihat ke arah mereka bertiga , ia tetap menatap ke arah luar.
“ Ku harap begitu ” ucap Shin singkat.
“ Baiklah karena aku memiliki keperluan yang harus ku lakukan aku pergi , lakukan yang kalian mau tetapi jangan berlebihan ” ucap Shin yang kemudian menghilang.
“ Baik !! ” ucap ketiganya dengan tegas.
Setelah kepergian Shin , Shino dan yang lainnya melakukan kegiatan mereka masing - masing.
“ Saya akan melakukan seperti yang anda harapkan tuan ” batin Shino sambil menatap ke luar dengan tatapan yang tajam.
Di sebuah tempat , tepatnya di salah satu sudut wilayah dari Black Demon Lord
Night Forest
“ Hahah.... Ayo berlari lah dan terus berlari hingga ke ujung dunia , kamu pasti akan ku tangkap ” tawa seorang iblis dengan bulu putih seperti seekor serigala tetapi masih berwajah manusia.
Tetapi Iblis itu mengejar ke arah seorang anak iblis yang masih belum dewasa.
Anak iblis itu masih lah berumur sekitar 13 tahun.
Anak iblis yang belum dewasa itu berlari dari kejaran iblis serigala dengan sangat putus asa , seolah ketika ia di tangkap nyawa nya di pastikan terbunuh.
“ Kenapa ! Kenapa kamu berlari ? Bukankah kamu adalah iblis buangan yang di buang oleh kedua orang tuamu , karena kamu adalah seorang anak haram ” ucap Iblis serigala dengan nada yang jahat.
“ Kemarilah ! tubuh mu dan jiwamu pasti akan menjadi lebih berguna dari pada menjadi iblis rendahan yang berkumpul dengan para iblis yang tidak ada gunanya ” ucap Iblis serigala dengan gembira.
Kalimat yang di ucapkan oleh iblis serigala yang di ucapkan begitu gembiranya di abaikan oleh iblis yang belum dewasa tersebut , yang seketika membuat iblis itu sangat marah.
“ Kau , kau mengabaikan ku ! ” Iblis serigala itu matanya melotot dengan aura kemarahan yang kuat.
“ Demonic Style Magic : The Curse of Wolf Fang ”
Dari tangan Iblis Serigala muncul jarum berwarna putih yang langsung melesat ke arah iblis kecil.
Crt....
Sebuah tanda Serigala muncul di perut kanan iblis kecil , tetapi ia tidak merasakan apapun.
Iblis Serigala kemudian tersenyum dengan sangat lebar entah apa yang ia rencanakan.
“ Sungguh anak yang kuat , dari sini aku tidak akan mengejar mu lagi dan silahkan kacaukan wilayah manusia hahah.... !! ” tawa senang iblis serigala yang kemudian berlari kembali meninggalkan iblis kecil.
“ Oh yah karena kamu tidak mau untuk di jadikan tumbal dari tuanku maka adikmu yang cantik jelita yang akan menjadi korbannya , hahaha.... sungguh kakak yang tidak bertanggung jawab ” ucap iblis serigala dengan tawa jahat sebelum menghilang.
“ Adik !? JANGAN !!! ” setelah tersadar apa yang di maksud oleh iblis serigala , iblis kecil itu berteriak dengan keras walau ia tahu bahwa Iblis serigala telah menghilang.
Tidak mendapatkan jawaban apapun , iblis kecil itu hanya dapat menangis dan marah.
“ Ini salah ku , ini salahku ji... jika saja aku tidak mendengar percakapan mereka , situasi ku pasti tidak begini dan... adikku tidak akan menjadi korbannya ” ucap penuh kesedihan dan kemarahan dari iblis kecil itu suara yang bergetar.
Deg....
Tiba - tiba kutukan yang di tanamkan oleh iblis serigala berdetak dan menjalar seperti akar berwarna hitam hingga memenuhi seluruh lengan tangan kanan dari iblis kecil itu.
“ Balas dendam , yah benar balas dendam aku pasti akan membalas ini dengan ratusan kali lipat ” ucapan dari iblis kecil itu berubah menjadi suara yang berat.
Ukuran tubuhnya mengembang yang awalnya berada di ukuran 130 cm menjadi 200 cm dengan otot-otot yang ketat bagai seorang prajurit yang gagah perkasa.
Energi berwarna merah menyelimuti seluruh tubuh iblis kecil itu yang bernama Shura.
( Maaf jika kurang menarik , ini hanya untuk bersenang-senang )
( Enjoy and always be happy )
\[ To Be Continue \]