The Journey To The Edge Of Power

The Journey To The Edge Of Power
[ 62 ] Informasi



[ 64 ]


Betapa terkejutnya diriku ketika membaca informasi yang di dapatkan oleh anggota organisasi yang ku buat.


Informasi yang di dapat kan oleh para Shadow yang merupakan Intel untuk mencari informasi di seluruh dunia , bukanlah sesuatu yang mudah untuk di dapat kan.


Informasi ini begitu menyeluruh hingga seluk beluk terkecil dari beberapa kerajaan kuat.


“ Sesuai yang tercatat dalam dokumen tersebut , semua informasi telah di susun dengan benar jadi tuan tidak perlu khawatir tentang keaslian informasi tersebut” ucap Four dengan bersemangat.


“ Heh kerja bagus ” ucap ku dengan tersenyum ke arah Four.


Kemudian mataku kembali melihat ke arah dokumen yang berada di tangan ku , yang seketika membuat mulutku membentuk sebuah senyuman aneh.


Jadi begitu !


Hahaha begitu konyol nya !


Seluruh Sun Kingdom kini kacau karena Ratu dan Raja telah berpisah menjadi dua faksi yang berbeda dan berlawanan.


Apalagi Ratu Elina akan selalu mengacau di berbagai tempat seperti singa betina yang dalam masa agresif.


Yah.... Benar - benar luar biasa bahkan informasi seperti ini dapat di dapatkan


Sungguh ! , Informasi ini benar-benar detail , Four benar - benar pintar dalam memilih bawahan.


Shin terkagum tetapi ia tidak menampakkan kekaguman nya , wajahnya tetap sama seolah ia tidak memiliki perasaan apapun terhadap situasi saat ini.


Shin berpikir untuk membantu Ratu Elina karena ia adalah ibu dari Yue walau hubungan mereka benar - benar sedang tidak akur.


Walau begitu Ratu Elina masing akan memegang status ibu mertua bagi Shin , sehingga Shin berpikiran untuk membantu.


Kurasa aku akan membantu Ratu Elina , walau ia tidak akur dengan Yue tetap saja ia adalah ibu nya.


Setelah Shin membuat keputusan , Shin tersenyum sendiri yang terlihat aneh di mata Four.


Four melihat tuannya dengan aneh tetapi ia tidak menanyakan apa yang membuat Shin tersenyum.


Four sendiri memiliki kepercayaan mutlak pada tuannya jadi ia tidak akan menanyakan apapun yang di lakukan tuannya walau itu sangat aneh.


Apalagi Four m memiliki harga diri seorang bawahan , bahwa seorang bawahan tidak memiliki hak untuk bertanya tentang hal aneh apapun yang di miliki oleh atasannya.


“ Apakah tuan memang selalu bersikap aneh seperti itu , membuat senyum yang membuat siapapun merinding ” batin Four dengan ragu.


“ Four kabarkan ke Shadow yang berada di ibukota Sun Kingdom , bahwa aku akan pergi ke sana dalam beberapa hari lagi ” ucap ku memerintah.


“ Baik tuan ! ” ucap Four dengan tegas.


“ Oh benar juga persiapkan pasukan yang dengan rata - rata stat berada di tingkat 5000 ke bawah untuk ku ” ucapku melanjutkan.


“ Segera lakukan ” setelah ucapan ku yang terakhir Four menunggu apakah ada perintah yang perlu ditambahkan , setelah itu ia langsung menghilang dari sana untuk melakukan seluruh perintah dari Shin.


Shin masih berada di tempat melihat ke jendela dengan tatapan tenang.


Kurasa sekarang waktunya untuk menemui para wanita itu.


Shin langsung muncul di sudut ruangan , tetapi tindakannya tidak mengejutkannya siapapun karena ia sudah terbiasa melakukan hal ini.


“ Sayang kamu telah kembali ! Kapan kamu sampai ” ucap Yue dengan terkejut melihat kedatangan Shin yang berjalan santai dan duduk di kursi tempat meja makan.


Sylp sudah merasakan saat Shin telah sampai di sudut ruangan, tetapi Ling dan Yue tidak memiliki teknik persepsi sehingga mereka terkejut.


“ Hanya beberapa saat yang lalu , ayo makan bukankah sekarang waktunya kita makan ” ucap ku menarik perhatian mereka.


“ Ok ” ucap Sylp dengan singkat.


“ Tentu ” ucap Ling dan Yue bersamaan.


Setelah itu mereka mulai makan dengan tenang yang di di siapkan oleh pelayan yang merupakan mantan budak yang mereka beli.


Sosok gadis kecil terlihat di mata Shin , ketika ia berusaha untuk membersihkan lantai ketika 2 wanita pelayan dengan telinga dan ekor binatang sedang menyiapkan makan.


“ Sayang siapa dia ? ” ucap ku sambil menatap ke arah gadis kecil yang menyapu lantai dengan senyum gembira di bibirnya , seolah ia adalah makhluk paling bahagia di dunia.


“ Dia ! Dia adalah Kania putri dari Silvi ” ucap Yue sambil menunjuk ke pelayan dewasa dengan telinga dan ekor kucing.


“ Putri ! Apakah kalian semuanya adalah budak , apakah bahkan gadis sekecil itu adalah seorang budak ” ucap ku dengan bingung.


Sylp hanya dapat menghela nafas melihat dan mengetahui hal itu tetapi ia tidak dapat berbuat apa - apa , walau kejam memang bahkan anak umur 6 - 8 tahun pun dapat menjadi seorang budak.


“ Sayangnya memang benar tuan kami adalah seorang budak ” ucap Silvi dengan nada lembut sambil tersenyum kecut.


Mendengar itu tangan Shin mengepal dengan sangat keras bahkan momentum berat muncul sehingga 3 pelayan itu menjadi tertekan tetapi betapa beruntungnya itu hanya berlaku dalam 5 detik , karena Shin segera menyadari apa yang ia lakukan.


“ Sayang tenang kan dirimu ” ucap Sylp menyadarkan ku karena aura momentum yang ku lepaskan bahkan tidak ku sadari hingga beberapa detik.


“ Aku tahu ! Tetapi sayangnya mungkin aku tidak dapat menahan nya ” ucap ku dengan mulut masih tersenyum.


Siapapun dapat melihat bahwa senyumku sangat mengerikan , jika aku berada di medan perang maka senyum ku mungkin dapat menyebabkan ribuan prajurit menjadi gemetar.


Beberapa piring menjadi pecah tetapi segera di bereskan oleh pelayan lainnya yang bertelinga dan ekor harimau.


Beberapa saat kemudian suasana menjadi tenang dan melanjutkan kegiatan makan mereka.


Sungguh kasihan dalam umur ini ia telah menderita di dalam sel penjara budak , jika itu aku entah apa mungkin aku tidak akan menciptakan senyuman cerah seperti nya , yang pasti aku akan menjadi sebuah mesin entah itu mesin yang bekerja hingga hancur atau mesin pembunuh yang tidak memiliki perasaan apapun untuk membunuh target.


Shin hanya dapat merenung di pikirannya , tentang situasi yang di alami oleh Kania.


Shin kemudian memanggil Kania dan mengajaknya makan bersama , walau awalnya sedikit sulit untuk mengajak nya tetapi pada akhirnya Kania tetap menuruti perintah dari Shin untuk makan bersama.


Setelah makan kami bersantai di tanam mansion menikmati hembusan angin yang sejuk.


Shin kemudian menatap ke arah 3 wanita yang berada di samping nya dengan gugup.


“ Sayang walau ini terdengar terlambat aku ingin menanyakan hal ini ” ucap ku menatap mata ke tiga gadis.


“ Kau ingin bertanya apa ? terdengar serius ! ” ucap Ling.


Kedua gadis itu juga melihat ke arah Shin dengan heran.


“ Apakah kalian benar-benar mencintai ku ? ” ucap ku yang membuat ketiga gadis langsung terjatuh.


“ Pertanyaan apa - apaan itu ! Aku mengikuti mu menunjukkan aku mencintaimu ! ” Ling berbicara dengan nada marah.


“ Apakah kau berpikir aku hanya bermain - main selama ini ” ucap Yue seakan dapat menangis kapan saja.


“ Tidak aku hanya ingin tahu , sebenarnya aku pernah di khianati oleh kekasih ku sebelumnya , jadi jika kalian memang hanya ingin dekat bersama ku tetapi bukan cinta maka sebaiknya kita hentikan di sini ” ucapku menjelaskan tegas.


Sylp sudah mendengar cerita ini oleh Shin sehingga ia tidak begitu terkejut hanya saja perasaan nya menjadi buruk setelah mendengar nya langsung.


“ Sayang aku sudah lama hidup bersama mu jadi aku sangat yakin dengan hatiku , walau aneh tetapi sebenarnya kau adalah orang pertama yang dapat membuat hatiku bergetar selama ratusan ribu tahun ” ucap Sylp dengan jujur.


Sylp berkata dengan terus terang mengabaikan apakah Shin akan percaya atau tidak.


Ketiga gadis itu menjadi emosional setelah mendengar pertanyaan ku , hal ini segera membuat hatiku menjadi merasakan rasa bersalah.


“ Maaf yah... mungkin perkataan ku ini terlalu berlebihan ” ucap ku sambil mengeluarkan 3 kotak di depan gadis itu.


“ Karena kalian telah memutuskan itu aku sebagai laki - laki akan langsung ke intinya ” ucap ku sambil mengambil nafas dalam-dalam.


“ Jadi... Bisakah pria bodoh ini menjadi suami dari 3 bidadari cantik ini ” ucap ku sambil berlutut 1 kaki menatap dengan senyuman.


Sial ini benar - benar tidak romantis !


Shin hanya dapat tersenyum memaksa karena ia rasa saat ini dapat membuat siapapun canggung.


Bukannya satu persatu melainkan langsung bertiga itu benar-benar bodoh sekali.


Siapa pun pasti akan merasakan rasa canggung karena , siapa juga yang akan melamar seseorang langsung dengan 3 wanita dengan waktu yang sama.


Tetapi bukannya mendapat kan ejekan atau tawa melainkan Shin langsung mendapatkan jawaban.


“ Tentu saja ” ucap Yue dengan air mata.


“ Kenapa kamu sangat lama bodoh ! ” ucap Ling dengan senyuman.


“ Aku sudah sangat lama menunggu ini sayang ” ucap Slyp tersenyum bahagia.


Aku memang harus bersyukur mendapatkan mereka.


Shin merenung di hati dengan senang karena mendapatkan reaksi yang baik.


Aku kemudian memasang cincin yang berada di 3 kotak yang ku keluarkan di masing - masing jari manis mereka.


Cincin masing - masing memiliki 3 warna yang berbeda di setiap cincinnya , Hijau untuk Sylp , ungu untuk Ling dan merah untuk Yue.


“ Akhirnya aku telah menjadi istri resmi mu , jadi ayo lakukan ” ucap Sylp yang menarik ku ke mansion.


Saat Sylp menarik lenganku sebuah pikiran aneh terbesit di pikiran ku.


“ Apakah kita akan melakukan berempat ” ucap ku dengan senyum aneh.


( Maaf jika kurang menarik , ini hanya untuk bersenang-senang )


( Enjoy and always be happy )


[ To Be Continue ]




\[ 65 \]



Sylp langsung berhenti setelah mendengar itu aura angin bergejolak di sekitarnya.



“ Sialan dasar mesum ! Tentu saja bergantian bagaimana mungkin melakukan pertama kali , aku akan mau langsung melakukan berempat ” ucap Sylp yang kehilangan ketenangan nya.



Mulut ku masih tersenyum walau momentum angin yang di ciptakan oleh Sylp menekanku bersama dengan Yue dan Ling.



Yue hanya tersenyum melihat ini , tidak ada rasa aneh menurut nya jika Shin memang akan melakukan berempat.



Dan Ling hanya dapat memanas karena pikiran membayangkan ia akan melakukan S\*x dengan Shin.



“ Hehe... Artinya jika lain kali bisa ! ” ucap ku dengan tersenyum bahagia.



“ Hm... ! ” Sylp mendengus tidak menjawab.



Setelah itu mereka melakukan kegiatan malam masing-masing 1 hari penuh yang membuat ketiganya lemas tidak berdaya sedangkan Shin masih energik seperti biasanya.




“ Hehe.. tidak ada komentar ! Sesungguhnya aku memang telah melakukan nya ” ucap ku dengan jujur.



Aku memang pernah melakukan S\*x tetapi bukan kepada mantan pacarku , melainkan dengan wanita di distrik lampu merah yang ada di dekat tempat tinggal ku.



Pada saat itu tepatnya setelah aku mengetahui tentang pengkhianatan mantan pacar ku , membuat hati dan pikiran ku hancur bagai kaca yang pecah sehingga aku melampiaskan amarahku dengan pergi ke Distrik Lampu Merah.



“ Eh... Benarkah ! Sungguh mengejutkan ” ucap Yue dengan terkejut tetapi dari tatapan mata nya tidak ada rasa marah.



“ Kau tidak marah ! Atau bagaimana gitu ” ucap ku heran dengan reaksi dari Yue.



“ Tidak juga , sebenarnya orang kuat tidak akan hanya memiliki 1 atau 2 istri saja aku yakin kamu akan menambah lagi , aku tidak akan mempersalahkan tetapi , yang terpenting adalah kamu masih memberikan hatimu kepada kami itu saja yang ku harapkan ” ucap Yue dengan senyum tulus.



“ Heh... Kau memang berbeda dengan dua saudarimu , kalian masing - masing memiliki karakter yang unik ” ucapku dengan tersenyum.



“ Begitukah , itulah kenapa mungkin kamu dapat mencintai dan menerima kami ” ucap Yue tersenyum.



“ Seperti perkataan mu ” ucap ku menganggukkan kepala.



Beberapa hari kemudian



Aku hanya berdiam di mansion tanpa melakukan latihan ataupun hal lain , hanya menikmati waktu bersama istri - istri ku.



Setelah 3 minggu aku kemudian mulai serius tentang rencana yang akan ku lakukan .



“ Four bagaimana dengan yang diperintahkan sebelum nya ” ucap ku berbicara dengan udara kosong.



Kemudian beberapa derak petir muncul di lantai , sosok dengan pakaian serba hitam muncul dari udara kosong.



“ Sesuai keinginan mu tuan , semua perintah mu telah selesai ” ucap Four.



“ Kalau begitu saatnya untuk pergi ke sana ” ucap ku yang kemudian berjalan ke arah pintu keluar ruang kerja.



Saat sampai di ruang tamu aku menemukan 3 istri ku sedang bersantai dan menikmati waktunya masing-masing.



“ Aku akan pergi ke ibukota apakah ada yang ingin ikut ” ucap ku ya langsung ke intinya.



Sylp , Ling dan Yue langsung memalingkan wajah ke arah Shin.



“ Apa yang akan kamu lakukan ke sana ” ucap Ling dengan santai.



“ Menciptakan kerusuhan ! ” ucap ku dengan santai.



“ Kerusuhan ? Apa sebenarnya yang akan kamu lakukan ” ucap Sylp dengan heran.



“ Kalian mungkin nanti akan tahu jadi apakah ada yang ingin ikut ” ucap ku kembali menawarkan.



“ Tidak aku lebih baik di sini untuk menikmati waktu bersantai aku yakin kamu di sana bermain konflik dengan para bangsawan bajingan itu ” ucap Yue dengan mata tertutup.



“ Hm... Benar juga dari perkataan Saudari Yue , aku disini saja lagi pula ada Hinata dan Kania di sini ” ucap Sylp.



“ Kalau kau pergi akhirnya aku dapat pergi ke kerajaan Silver Moon ” ucap Ling dengan bersemangat.



“ Untuk apa kamu ke sana ” ucap ku dengan alis berkerut.



“ Cemburu ! Curiga ! Hehe tenang saja sayang , aku disana belajar tentang sihir petir di sana , lagi pula Kerajaan Silver Moon bukankah telah menjadi bawahan kita ” ucap Ling ketika ia melihat Shin cemberut.



Kurasa aku terlalu berpikir jauh karena pengalaman ku yang di khianati , yah bagaimana lagi inilah diriku.



Sebaiknya aku harus menemukan cara agar efek pengkhianatan seperti ini tidak menggangu ku pikiran dan mentalku.



Shin tersenyum kemudian menganggukkan kepala.



“ Baiklah kalau begitu aku akan pergi , nikmati waktu kalian ” ucapku sebelum menghilang dalam sekejap mata.



Di salah satu bangunan kecil dan terpencil di ibukota.



Sebuah cahaya kecil berkedip yang memunculkan sosok Shin di tempat gelap tersebut.



“ Apakah ini tempat nya cabang Shadow yang telah di bangun oleh Four ” ucap ku melihat ke arah bangunan kecil yang merupakan sebuah toko roti.



Kring...



Seperti beberapa toko roti pada umumnya , seorang pelayan menyambut siapapun yang memasuki pintu toko.



“ Selamat datang pelanggan terhormat , apakah yang ada yang anda butuhkan ” ucap sosok wanita cantik dengan senyuman cerah menyapa Shin dengan nada ramah.



Aku menatap pelayan wanita sebentar sebelum melihat sekitar.



“ Bisakah aku bertanya ? ” ucap ku dengan tersenyum.



Aku kemudian berjalan dengan santai di bawah tatapan ingin tahu dari pelayan wanita itu.



“ Apakah kau mengenali ini , aku ingin bertemu dengan organisasi cabang Shadow Caterpillar ” ucap ku sambil menunjukkan token yang di sana tergambar naga yang memutari sebuah pedang.



Pelayanan wanita itu terkejut ia langsung menatap ke arah Shin dengan mata melebar.



Ada apa dengan wanita ini , apakah aku benar bahwa di sini adalah lokasinya ataukah Organisasi Shadow Caterpillar telah membuat banyak orang ketakutan.



Setelah hening sejenak , wanita itu berkata dengan bibir bergetar.



“ Apakah anda tuan Shin ” ucap wanita itu.



“ Benar aku Shin ! ” walau aku bingung aku tetap menjawabnya.



“ Hah... Ikut aku tuan ” ucap wanita itu yang kemudian membawa ku ke sebuah ruangan.



( Maaf jika kurang menarik , ini hanya untuk bersenang-senang )



( Enjoy and always be happy )



\[ To Be Continue \]