
Pelayan wanita itu kemudian mempersilahkan untuk duduk di sofa , bersamaan dirinya juga duduk di sofa yang berlawanan.
“ Maaf tuan Shin , sebelumnya saya tidak menyambut anda dengan baik , karena saya tidak mengenali anda dengan baik ” ucap pelayan tersebut dengan nada permintaan maaf.
“ Dan untuk pertanyaan anda sebelum nya sepertinya anda mencari di tempat yang tepat , di sinilah letak organisasi yang di bangun oleh tuan Four ” ucap wanita itu dengan tersenyum senang.
Four merupakan bawahan ku yang mengurusi tentang pencarian pasukan dan sumber daya , sehingga ia telah memiliki 2 organisasi di tangannya tentu saja itu tidak lepas dari genggaman ku.
Delia merupakan wanita yang di pilih Four ketika ia membeli di pedagang budak , setelah beberapa bulan di bimbing oleh Four selama beberapa waktu kekuatan nya mencapai stat sekitar 3000 an.
Stat yang berada di sekitar puluhan umumnya berada pada orang - orang biasa atau seseorang yang baru mengetahui sihir , stat ratusan berada pada orang yang telah mempelajari sihir sedangkan stat yang berada di ribuan berada pada orang yang ahli dan master terhadap sihir.
Jadi ketika Delia bertemu dengan Shin rasa kagum terpapar di wajah nya membuat ia seperti melihat sebuah permata yang berkilau di wajah Shin.
“ Tidak masalah tentang itu , tetapi seperti nya kau akan mendapatkan pekerjaan yang sibuk jika memang benar ini adalah tempat Organisasi Shadow Caterpillar ” ucapku dengan santai.
“ Tentu tuan , itu tidak masalah bagi kami lagi pula dengan adanya tuan di sini maka organisasi ini akan bergerak dengan Ekstrim sesuai perintah anda , itulah yang di katakan oleh tuan Four ” ucap Delia dengan bersemangat.
“ Kalau begitu tolong jelaskan tentang dirimu dan pasukan yang kita miliki ” ucap ku .
Four benar - benar bawahan yang sangat cakap dan mengerti tentang ku.
Shin tersenyum akan tindakan cepat dari Four yang telah memperkirakan semua hal yang akan di lakukan oleh Shin.
“ Baik pertama perkenalkan aku adalah Delia , kita telah memiliki 200 anggota yang tergabung dari budak yang kita beli di pedagang budak dan geng yang berada di gang gelap ” ucap Delia menjelaskan.
“ Gang gelap ! Apakah mereka dapat di percaya ”ucap ku dengan alis berkerut.
Delia hanya tersenyum karena ini sudah masuk ke dalam perkiraan nya.
“ Sudah ku duga tuan akan berkata seperti itu , kami menjalanan proyek segel , siapapun yang berkhianat dari organisasi maka tubuh mereka akan menjadi cairan darah yang mencair ” ucap Delia dengan tenang.
“ Jadi kami tidak akan mengkhawatirkan pengkhianatan dan kebocoran informasi organisasi ke pihak luar ” ucap Delia dengan percaya diri.
“ Begitu ! Bagus , kalau begitu untuk sementara tunggu instruksi dari ku setelah aku mengatakan bergerak kita akan segera bergerak ” ucap ku mengintruksikan.
“ Baik sesuai keinginan tuan ” ucap Delia dengan hormat.
" Sekalian karena anda ada di sini biarkan saya memberikan pelayanan terbaik saya ” ucap Delia.
Aku menganggukkan kepala lalu berdiri di sana.
Setelah berada di tempat sebelumnya yang merupakan tempat resepsionis toko berada , Delia melihat ke arah gadis manis yang berada di sana.
“ Mei , mulai sekarang kau akan melayani tuan Shin sekaligus jaga dia jangan biarkan siapa pun menyakitinya ” ucap Delia dengan kilatan mata yang memancar.
“ Baik Boss , aku akan melakukan segala yang di perintahkan ” ucap Mei dengan senyuman yang cerah.
Senyuman Mei memang manis tetapi berbeda dengan seseorang yang berpengalaman dalam pembunuhan ataupun seseorang yang memiliki kekuatan kuat , mereka akan segera mengetahui bahwa senyum Mei terkandung rasa dingin yang dapat membekukan apapun bahkan hantu yang berkeliaran sekalipun.
“ Kupercayakan kepada mu ” Delia menganggukkan kepala.
Setelah berbicara dengan Mei , Delia menatap ke arah Shin sambil memasang senyuman manis.
“ Silahkan nikmati waktumu tuan ” ucap Delia melihat ke mata ku.
Sudah ku duga mata nya terkandung rasa pembunuhan yang luar biasa , apa yang telah di lakukan oleh Four sehingga dapat menciptakan banyak seseorang yang kuat seperti ini.
“ Baiklah , ku terima layanan nya ” ucap ku dengan tersenyum.
“ Kalau begitu tolong tunjukkan tempat para anggota berkumpul ” ucap ku melihat ke arah Mei.
“ Tuan , anggota kita tersebar ke seluruh ibukota , mencari informasi sekaligus mencari anggota yang lebih banyak jadi tempat berkumpulnya anggota kita itu tidak pasti ” ucap Mei.
“ Tetapi apakah kamu tidak mengetahui salah satu tempat basis perkumpulan mereka ” ucap ku bertanya.
“ Hm... Kalau ku ingat ada satu , itu merupakan tempat kelompok Centipede of Lust ” ucap Mei setelah mengingat untuk sejenak.
“ Centipede Of Lust ? Kenapa nama nya bukan organisasi kita ! ” ucap ku penasaran.
“ Mereka menggunakan agar organisasi kita tersembunyi sehingga hingga saat ini masih belum ada yang mengenali organisasi kita ” ucap Mei menjelaskan sambil mengajak ku berjalan untuk menuju lokasi.
“ Tolong jelaskan lebih detail tentang tempat ini ” ucap ku penasaran.
“ Tidak banyak detail tentang tempat itu , tetapi yang mencolok di sana adalah hanya ada gadis pelacur , tempat di sana tidak lain adalah Rumah Bordil ” ucap Mei dengan tenang.
“ Rumah Bordir kah , pasti ada banyak bangsawan di sana ” ucap ku dengan tersenyum.
“ Seperti yang anda katakan , disana merupakan tempat mencari informasi untuk para bangsawan yang berjalan ke arah kegelapan ! ” ucap Mei datar.
Kemudian kami berjalan beberapa saat dan sampai pada sebuah bangunan yang berwarna hitam dan merah muda , terdapat 3 lantai di bangunan ini.
Kami kemudian berjalan dengan santai memasuki rumah bordir itu seolah memasuki rumah sendiri.
Sebuah pemandangan yang biasa terlihat di tempat menjijikan , tidak sedikit seseorang yang memakai pakaian terbuka bahkan bubuk pembangkit nafsu pun menyebar bersama dengan udara.
Shin yang melihat itu hanya dapat mendesah lelah.
Sepertinya di dunia manapun , tempat untuk daerah lampu merah akan selalu ada.
Shin kemudian melihat ke arah bangsawan yang kini menampilkan wajah yang mesum.
Begitu banget Para bangsawan yang melihat ke arah Mei menetaskan air liur , tetapi berbeda dengan para pelayan yang bekerja di rumah bordir mereka segera menghampiri Mei dan menunduk hormat.
“ Nona Mei anda disini , apakah anda membutuhkan sesuatu , biarkan saya antarkan anda ke ruangan ketua ” ucap pelayan itu dengan punggung berkeringat.
Mei hanya menganggukkan kepala sebagai persetujuan dan berjalan mengikuti pelayan itu bersama Shin.
Setelah sampai di lantai tiga , aku dapat melihat sosok ketua yang di maksud , sosok ketua yang merupakan wanita dengan rambut berwarna hitam pupil mata hitam tetapi yang membuat ku terkejut adalah ternyata tinggi nya hanya berada di 150 cm kalau aku tidak salah mengukur.
“ Selamat datang Nona Mei apakah ada yang bisa saya bantu ” ucap wanita yang di panggil ketua tersebut.
[ Name : Lolita Argus
Race: Human
Level : 25
Title : Poison Master , Puppet Control ]
Level 25 ? Berapa stat yang di miliki jika berada di stat seperti ini ?
“ Tidak juga , aku ingin memperkenalkan tuan Shin yang merupakan tuan dari tuan Four ” ucap Mei.
“ Tuan Shin , apakah dia yang merupakan sosok kuat yang selalu di ceritakan oleh Tuan Four ” ucap Lolita dengan ragu.
“ benar !! ” ucap Mei ringan sambil melirik ke arah ku.
“ Ada apa ini kenapa aku tidak dapat merasakan seberapa kuat laki - laki ini , ini jauh berbeda dengan tekanan yang di miliki oleh Tuan Four dan Nona Delia ” ucap dalam hati Lolita bingung.
“ Jangan mengukur kekuatanku dengan matamu nona , jika tidak maka jangan salahkan aku jika kamu akan merasakan rasa sakit di jiwamu lebih dari yang pernah kamu rasakan ” ucap ku dengan tenang .
Ucapan ku memang benar , aku menghentikan nya buka karena sombong melainkan jika wanita kecil ini yang bernama Lolita terus berusaha melihat dan berakhir melihat ke arah kekuatan jiwaku maka jiwanya akan langsung secara otomatis terkena serangan jiwa dari energi roh .
“ Hm... ”
bukannya berhenti , Lolita berusaha melihat kekuatan ku seolah mengabaikan peringatan dari ku.
Karena peringatan ku di abaikan aku hanya santai tidak memberikan peringatan kembali.
“ Hm... Betapa sombongnya , walau dia adalah tuan dari tuan Four tetapi tidak mungkin tidak dapat ku ukur kekuatan nya , bahkan nona Delia pun dapat ku lihat ” batin kesal dari Lolita.
Lolita kemudian mengalir kan kekuatan sihirnya ke arah matanya dengan kekuatan yang besar , tetapi setelah beberapa saat kemudian matanya nya dan jiwanya seakan terkena benturan yang keras.
Lolita terjatuh dengan nafas terengah-engah.
Lolita memuntahkan darah dari mulutnya , nafasnya terengah-engah seperti telah melakukan olahraga sepanjang hari.
“ Bagaimana mungkin orang ini memiliki energi sebanyak itu ! ” ucap ngeri dari Lolita ketika ia telah memuntahkan darah di mulutnya.
Di pandangan Lolita ia seperti melihat sebuah energi yang tidak terbatas yang mengalir di darah Shin , seperti sebuah lautan luas yang terombang ambing di samudra.
Tetapi yang lebih membuat nya takut adalah setelah ia melihat luasnya energi yang di miliki oleh Shin , ia melihat sosok wanita cantik berambut hijau duduk dengan tenang menatap dengan dingin ke arah Lolita.
Setelah wanita berambut hijau itu menatap Lolita untuk waktu yang lama , serangan jiwa yang kuat langsung menghempaskan dirinya hingga keluar dari kesadaran Shin.
Shin hanya dapat tersenyum kecut melihat itu.
Shin telah memberikan peringatan untuk kebaikannya , tetapi di abaikan maka Shin sendiri hanya bersimpati tetapi tidak memiliki rasa kasihan.
Kurasa gadis ini memiliki sihir yang unik , seluruh energi ku dapat di lihat bahkan kekuatan jiwaku.
“ Bagaimana mungkin ! Seseorang memiliki kekuatan seluas itu , apakah kamu adalah seorang dewa ” ucap Lolita dengan merinding.
Dua orang yang merupakan asisten dan penjaga dari Lolita terkejut setelah mendengar nya.
“ Cukup ! Aku sudah membiarkan mu melihat itu sudah melebihi batas tetapi jika kamu bertanya lagi aku tidak akan diam ” ucap Mei dengan momentum es menekan semua orang kecuali Shin.
Jadi kekuatan nya adalah es yah , tetapi dari kilatan matanya gadis Mei ini adalah sosok yang dingin dan kejam mungkin ia memiliki masa lalu yang lumayan gelap.
Lolita langsung menunduk meminta maaf dan langsung menanyakan apa yang di inginkan Shin untuk datang ke sini.
“ Aku ingin bertanya apakah ada sangat banyak para bangsawan yang datang ke sini ” ucap ku bertanya seolah tidak pernah terjadi apapun.
“ Kurasa sangat banyak , kalau tidak salah perhitungan terdapat 10 hingga 14 bangsawan yang datang ke sini ” ucap Lolita.
“ Kurasa cukup kita untuk mencuri harta mereka ! ” ucap ku dengan tersenyum.
Semua orang yang ada di sana tercengang oleh ucapan ku , seolah mereka mendengar sesuatu hal yang tidak masuk akal.
“ Mencuri harta 10 hingga 14 bangsawan , apakah aku tidak salah dengar ” ucap Lolita dengan mata yang melebar.
“ Tidak , kau tidak salah dengar , memang aku mengucapkan hal itu ” ucap ku dengan polos.
“ Tuan bukan kah itu adalah hal yang gila ! Bahkan jika kita mendapatkan dukungan dari pihak Ratu Ellie kita masih kesulitan untuk melakukan itu ”ucap Lolita.
Lolita hanya tidak dapat berkata - kata setelah mendengar ide gila Shin.
Tetapi Mei berbeda ia memiliki keyakinan tertentu terhadap Shin , entah dari mana ia mendapat kan kepercayaan penuh terhadap Shin.
“ Apakah anda memiliki rencana tuan ” ucap tenang dari Mei.
“ Seperti yang ku harapkan dari dirimu Mei , benar aku memiliki rencana tetapi aku ingin mengumpulkan semua anggota kita ” ucap ku dengan serius.
“ Kalau begitu itu serahkan saja kepada nona Delia tuan , dalam 1 hari pasti semua anggota akan berkumpul di hadapan tuan ” ucap Mei dengan yakin.
“ Kalau begitu katakan kepadanya bahwa semua anggota dari Shadow Caterpillar yang berada di ibukota harus berkumpul di tempat Delia ” ucap ku.
“ Baik akan saya lakukan ” ucap Mei dengan percaya diri.
Setelah mendengar perkataan dari Mei , aku kemudian termenung.
Baiklah rencana untuk awal kurasa sudah cukup , aku tinggal menunggu yang selanjutnya.
Di tempat kediaman Ratu Ellie
Terdapat dua wanita cantik sedang menikmati waktu mereka dengan meminum teh hangat di meja.
“ Ibu aku memiliki hal yang ingin ku bicarakan apakah kau memiliki waktu ” ucap wanita cantik yang lebih muda.
“ Oh apakah kau memiliki masalah putriku ” ucap wanita yang lebih dewasa yang tidak lain adalah Ratu Ellie.
Wanita yang lebih muda yang tidak lain adalah klon Shin yang menyamar segera memasang senyum.
“ Wind Style Magic : Isolation Room ”
( Sihir Gaya Angin : Ruangan Isolasi )
Segera di dalam ruangan itu tertutupi oleh angin yang tipis tetapi membuat suara yang berasal dari dalam ruangan menjadi tidak dapat keluar.
Ratu Ellie yang melihat itu segera mengerutkan kening , matanya menatap tajam ke arah Klon Shin dengan tatapan yang sangat membunuh.
“ Siapa kau ! Aku tidak pernah tahu bahwa putri ku memiliki sihir angin terkonsentrasi seperti ini ” ucap Ratu Ellie dengan momentum es yang membekukan segalanya di sekitar nya.
“ Hehe.. akhirnya kau sadar juga , sudah lama aku berada pada penampilan seperti ini tetapi tidak ku sangka bahwa kau baru menyadari sekarang , jika aku tidak menggunakan elemen angin maka entah berapa lama kau akan sadar ” ucap ku dengan nada menyindir.
Hawa dingin semakin meningkat ketika ia mendengar perkataan dari Klon Shin , bersamaan dengan niat yang membunuh yang luar biasa.
Dingin tetapi ini tidak cukup , aku juga merupakan pengendali es jadi dingin seperti ini sudah seperti udara untuk ku bernafas.
“ Sayang sekali aku juga memiliki elemen es di dalam tubuh ku jadi dingin seperti ini tidak akan mempengaruhi ku ” ucap Klon Shin dengan percaya diri.
“ Yah walaupun aku hanya Klon tetapi aku juga memiliki seperempat kekuatan tubuh asli ” ucap Klon Shin dengan senyum.
“ Siapa kau sebenarnya ! ” ucap Ratu Ellie menenangkan pikirannya.
“ Suami dari putri mu !? ” ucap Klon Shin dengan nada main - main.
( Maaf jika kurang menarik , ini hanya untuk bersenang-senang )
( Enjoy and always be happy )
[ To Be Continue ]