The Journey To The Edge Of Power

The Journey To The Edge Of Power
[ 66 ] Monkey King



Di kediaman bangsawan Viscont Red , seorang pria tua memejamkan mata di taman dengan menyandarkan tongkat besi di dadanya.


Tetapi setelah beberapa saat kemudian matanya menyala dengan nafsu membunuh yang pekat.


“ Siapa yang mengganggu meditasi ku ” ucap nya dengan wajah yang jahat sambil menatap ke langit.


“ Earth Style Scepter: Destruction of Ten Thousand Mountains ”


Tongkat yang di bawa oleh pria tua itu kemudian seperti memanjang dan terdapat puluhan siluet yang langsung menghancurkan ratusan batu yang terbakar seperti meteorit.


Bebatuan yang bagai hujan meteorit ketika menyentuh tongkat dari pria tua , seketika terlempar kembali dan hancur.


Pria tua yang energik !


Shin hanya tersenyum ketika melihat dari atas langit.


“ Martial Art : Wave of Death”


Shin menginjak udara dan langsung melesat dari atas langit menuju ke arah pria tua dengan kecepatan ekstrim.


Boom...


Benturan tangan kosong dengan tongkat dari pria tua , menyebabkan gelombang kejut kuat.


“ Siapa kau anak muda ? ” ucap tenang dari pria tua melihat ke arah Shin.


“ Zero ! ” dengan santai Shin menjawab.


Shin memutar tubuhnya dan mengayunkan kaki yang mengeluarkan hawa panas.


Pria tua itu juga memutar tongkat dan kembali menangkis serangan dari Shin.


Tongkat nya lentur dan berat , walau tidak membebani tetapi terasa seperti menendang pilar besi.


Shin hanya dapat mendecak kagum akan kekuatan dari tongkat milik pria tua.


Dang... Dang...


Setiap serangan yang di lancarkan selalu seperti terdapat gravitasi tolakan , sehingga kekuatan destruktif Shin menjadi berkurang drastis.


“ Earth Style Scepter : Monkey King Transformation ”


( Tongkat Gaya Bumi : Tranformasi Raja Kera )


Tongkat yang sebelum nya berwarna coklat , tiba - tiba berubah warna menjadi berwarna emas dengan beberapa corak unik di setiap bagian tongkat.


Yang lebih lagi adalah beratnya menjadi 5 kali lebih berat dari sebelumnya.


Boom..


Pria tua tersebut menggerakkan tongkatnya yang memajang menjadi 10 meter , dan di ayunkan ke arah ku melalui atas , bergerak lurus secara vertikal.


Tang...


Pedang ku tarik dan di lapisi oleh elemen kegelapan


Kekuatan serangan pria tua menjadi terserap dan di kembali kan melalui benturan selanjutnya.


Tongkat emas itu langsung terlempar kembali ke udara.


“ Menarik ! ” senyum pria tua itu terlukis di wajahnya.


“ Earth Style Scepter : Destruction of Ten Thousand Mountains”


Muncul puluhan siluet dari tongkat emas mengarah ke arah Shin dengan ganas.


“ Ice Style Sword : Snowfall Crystal Shards ”


Berbagai benturan gelombang kejut dingin tercipta dari es yang berbenturan dengan tongkat emas , menyebabkan hawa dingin yang membekukan apapun.


“ Earth Style Stick : Impact Shock ”


Tongkat emas di benturkan ke arah bawah dengan target ke tanah .


“ Teleport ”


Shin menghilang dan muncul beberapa meter di belakang , tetapi karena itu tongkat segera membentur tanah menciptakan gempa bumi kecil , dengan radius 30 meter .


Bumi bergetar karena berguncang dengan hebat.


Shin meloncat ke udara dan menciptakan lantai udara untuk berdiri dengan tenang.


“ Kau benar-benar keras , pak tua ! ” ucap ku dengan nada mengejek.


“ Hm ! Dasar anak muda keras kepala ! ” pria tua itu mendengus dengan marah.


“ Earth Style Magic : Rock Surge ”


Tanah seakan naik , melonjak beberapa dengan ujung yang tajam.


Dalam beberapa kedipan mata , lonjakan tanah telah mencapai belasan dengan semuanya mengincar ke arah Shin yang berdiri di udara.


Walau cepat tetapi lonjakan tanah , masih dapat di hindari dengan mudah oleh Shin.


Tubuh pria tua tersebut tiba - tiba berkedip meninggalkan jejak keretakan di tanah dengan diameter 30 cm.


“ Earth Style Stick : Mountain Pressure ”


Pria tua muncul di depan Shin dengan mengayunkan tongkatnya dari bawah ke atas.


“ Wind Style Sword : Death Wave Enhancement ”


Sebelum menyentuh kulit , tongkat dari pria tua berbenturan dengan pedang Shin yang di selimuti oleh angin yang sangat kuat dan berat.


Boom...


Ledakan gelombang kejut tercipta ketika kedua senjata kembali berbenturan.


Hanya 3 detik kemudian kedua senjata terpental masing-masing.


Pria tua itu kemudian memutar tongkat nya dengan cepat , dan mengayunkan kembali dari sisi kiri.


Boom....


Ledakan gelombang kejut kembali tercipta karena keduanya saling berbenturan.


Setelah melakukan beberapa kali keduanya mundur untuk menatap ke mata masing-masing.


“ Siapa sebenarnya kamu , apa urusanmu mengacau di disini ” ucap pria tua itu dengan tatapan tajam.


“ Sudah ku bilang aku adalah Zero , dan kenapa aku mengacau karena Rajamu telah mengusik ku bagaimana mungkin aku bisa di sini jika aku tidak memiliki urusan di sini ” ucap ku dengan nada santai , seolah berbicara dengan pedagang pinggiran.


“ Raja ! Heh... , aku yakin kau adalah seseorang yang hanya mencari perhatian ” ucap pria tua itu dengan nada sombong.


“ Heh begitukah , terserah apa menurutmu , aku tidak peduli tentang itu sekarang lebih baik kamu pergi dan menginstirahatkan tulang tua mu yang rapuh ” ucap ku dengan nada ejekan.


“ Dasar bocah sialan ! ” ucap kesal dari pria tua itu dengan urat marah terlihat di otot - otot keningnya.


Pria tua itu kemudian menancapkan tongkat emasnya ke tanah dan mengalirkan energi sihir dengan deras.


“ Magic and Manifestation: The Monkey King Troublemaker ”


( Sihir dan Perwujudan : Sang Pengacau Raja Kera )


Groar....


Auman kera raksasa terdengar dari tongkat emas sebelumnya yang telah menjadi kera raksasa dengan ketinggian 100 meter.


Kera raksasa itu kemudian menatap ke arah Shin dengan penuh kebencian.


Mata Shin hanya dapat terheran - heran karena mendapat tatapan kebencian dari kera raksasa.


Eh... Kenapa ia menatap ku seperti itu ?


“ Bocah sialan , karena kemunculan mu aku terbangun dari tidurku ! ” kera raksasa itu berteriak dengan suara yang menggelegar.


Eh... Ternyata begitu.


Shin hanya tersenyum tanpa rasa takut.


“ Hm... Sekarang telah siang , bagaimana kamu bisa tidur nyenyak dan dimana pria tua itu ? ”ucap ku dengan tersenyum.


“ Aku di sini ” ucap pria tua itu melayang di samping kera raksasa.


“ Hehe pria tua , bocah kera ayo bersenang-senang ” ucap Shin dengan tertawa gila.


Alis dari Kera raksasa berkerut dengan aura kemarahan yang berkobar - kobar.


Duar...


Seperti sebuah bencana alam , setelah tangan dari kera raksasa membentur ke tanah , guncangan yang mengerikan bergetar bagai akhir dunia.


Debu berterbangan menutupi seluruh area dalam radius 300 meter.


Shin mengambil kesempatan , dengan menggunakan Saringan ia bermanuver di udara dan muncul di belakang pria tua yang melayang di samping kepala kera raksasa.


“ Es Style Sword : Frozen Stream ! ”


Bilah pembekuan muncul mendekat ke arah pria tua yang melayang di samping kepala kera raksasa.


“ Earth Style Magic : Circle Isolation”


Sebuah bola tiba - tiba menutupi seluruh tubuh pria tua , mencegah bilah dingin pembekuan untuk membekukan.


Terlihat goresan tipis di bola tanah yang di bentuk oleh pria tua.


“ Bocah ! Beraninya kamu mengabaikan aku ! ” teriakan marah dari kera raksasa.


Kera raksasa mengayun tangan kanannya yang telah di cengkram dengan kuat , niat membunuh pekat muncul di matanya.


“ Martial Arts : Death Wave Enhancement ”


Boom...


Pukulan dari kera raksasa berbenturan dengan tendangan yang di lapisi oleh angin.


Gelombang kejut kuat menghempaskan segalanya tercipta , bahkan pria tua yang sedang memecahkan pelindung tanah yang sebagian membeku , harus terhempas beberapa meter.


Tangan kiri dari kera raksasa kemudian bergerak memukul dengan ganas , bersamaan dengan tangan kanan yang di tarik untuk menyiapkan serangan selanjutnya.


Boom...


Memutar tubuh , kaki Shin kembali menangkis serangan dari kera raksasa , tetapi ia tidak mengira bahwa tangan kanannya yang ditarik sebelumnya kini melancarkan serangan dengan lebih ganas.


Di lanjutkan dengan hujan pukulan dari kedua tangan kera raksasa.


“ Basic Magic Release : Sealing Type : Dungeon ”


Boom... Boom... Boom...


Ledakan demi ledakan di bombardir ke arah Shin.


Setelah beberapa saat kemudian kera raksasa berhenti , mengambil nafas tetapi dari wajahnya masih terlihat bersemangat.


“ Saatnya mengakhiri ini bocah manusia ! ” dengan mata menyala kera raksasa menyiapkan tangannya untuk melakukan serangan lanjutan.


“ Art Of The Apes : Red Rain ”


Aura berwarna merah muncul di bulu coklat kera raksasa.


Lalu dalam kecepatan super tangan dari kera raksasa terus memukul ke arah Shin , seolah Shin adalah adonan tepung.


Pukulan dari kera raksasa ketika menyentuh tanah , menciptakan sebuah kawah dengan cairan tanah yang telah meleleh menjadi magma panas.


Setelah beberapa saat , kera raksasa menghentikan gerakannya , matanya menelusuri area yang di penuhi dengan kabut debu.


Dengan kibasan tangan , angin tercipta menerbangkan semua debu yang menutupi seluruh area.


Kawah dalam radius 100 meter terbentuk , dengan pusat adalah kubah hitam yang secara perlahan retak.


Setelah hancur , dari kubah hitam itu keluar sosok siluet manusia yang kemudian terbang di atas langit.


“ Kau benar - benar energik bocah kera ” suara ejekan terdengar ketika sosok manusia itu telah berdiri di udara.


“ Bocah manusia ! ” kera raksasa mengertakkan giginya dengan marah.


“ Bagaimana bisa kamu masih selamat ? ” tanya dari kera raksasa dengan heran dan tidak percaya.


“ Aku tidak perlu menjawab pertanyaan dari musuhku bukan ! ” suara ku terdengar main - main .


Kera raksasa kemudian menapak tanah dengan tangan kanannya.


Dari tanah muncul tongkat emas yang di penuhi dengan corak segel rumit.


“ Bocah, aku sebagai Raja kera mengakui mu bahwa kamu adalah manusia pertama yang telah membuat ku kelelahan hingga batas ini dari ratusan tahun yang lalu ” ucap Raja Kera memberikan penghargaan.


“ Hm... aku tidak membutuhkan penghargaan untuk diriku , aku hanya ingin bersenang - senang ” ucap ku dengan senyum lebar.


“ Basic Magic Release : Attack Type : Four Pillar Meteor ”


Dari atas langit muncul , pilar yang terbakar turun dengan kecepatan ekstrim ke arah Raja Kera seperti sebuah meteor.


Baam..


Raja kera hanya memutar tongkat nya membentuk perisai yang langsung membuat pilar meteor hancur berkeping-keping.


“ Apa hanya ini serangan mu , bocah manusia ! ” ucap Raja Kera penuh sarkasme.


“ Teleport ”


Shin muncul di depan mulut dari Raja Kera , dan menciptakan tebasan naga yang seketika menghantam mulutnya , mematahkan beberapa gigi.


“ Apa yang kamu lakukan sialan ” ucap marah dari Raja Kera.


Raja Kera memutar tongkat emasnya , ia mengayunkan tongkat nya ke arah Shin dengan ganas.


Elemen api yang sangat panas terselimuti di seluruh tongkat emas.


“ Fire Style Sword : Hot Crystal ”


Benturan kembali terjadi tetapi kini , hawa panas tak tertahankan meledak di udara.


Raja Kera kembali mengayun-ayunkan tongkat emasnya seperti orang gila.


Membombardir seperti sebuah meriam yang tiada henti.


Tetapi walau begitu , Shin masih dapat mengimbangi dengan teknik pedang yang super cepat.


Boom...


Seolah udara terbakar , semua yang berada di langit dalam radius 100 meter akan meleleh karena panas yang gila.


Shino yang melihat dari jauh melalui serangga nya hanya dapat mendecak kagum.


“ Mereka benar-benar monster , untung nya kami telah mengevakuasi para penduduk jika tidak entah apa yang terjadi ” ucap Shino dengan nafas berat.


Sedangkan Florin sedang memasukkan semua buku dari perpustakaan ke dalam cincin dimensi yang di berikan oleh Shin.


“ Lakukan dengan cepat Florin ! ” suara Lolita terdengar panik.


“ Aku tahu ! ” Florin masih terus fokus berlarian untuk mengambil dan memasukkan ke dalam cincin dimensi.


“ Ku harap situasi nya tidak segera semakin parah ” batin panik dari Lolita.


Walau mereka berjarak 200 meter dari lokasi pertarungan , tetapi hawa panas masih tetap terasa dari sana membuat Lolita khawatir.


“ Habisi para penyusup ! ” ucap seorang prajurit yang melihat ke arah Lolita , mengejutkan kedua gadis.


“ Cih... pengganggu ! ” decak kesal dari Lolita.


“ Poison Style Magic : Hallucination Mist ”


Kabut berwarna hijau keluar dari tangan Lolita.


Lolita menghembuskan angin dari mulut nya , membuat kabut hijau menyebar seperti virus.


Kabut hijau segera menyebar dan membuat siapapun yang terkena entah melalui hidung , mata maupun kulit akan tertidur dan berhalusinasi.


Kembali ke pertarungan


“ Fire Stick : Heaven Exploding Pillar ”


Tongkat dari Raja Kera di benturkan ke arah tanah dengan keras.


Tidak seperti sebelumnya yang langsung menciptakan lelehan magma.


Tanah mengeluarkan gelombang lembut , setelah itu garis berwarna merah terlihat memanjang hingga 600 meter menuju langit.


Setelah itu garis berwarna merah tersebut tiba - tiba meledak dengan menjadi lingkaran pembakaran , seperti sebuah ledakan nuklir yang menghancurkan apapun di sana.


[ To Be Continue ]