
[ 30 ] < Kedatangan Jendral Lich >
Ia menebas dan menusuk ke arah kabut entah kemana ia serang.
Tetapi setelah beberapa saat Jendral Kabut keluar dari persembunyiannya dengan kondisi penuh dengan luka tebasan.
“ Kau bagaimana bisa ?! ” dengan nada terkejut Jendral Kabut berusaha menenangkan nafasnya yang terengah-engah karena darah yang terus-menerus merembes.
“ Terlalu banyak bicara dan kurangnya kontrol dalam kendali akan sihir yang telah menyatu dengan alam ! ” setelah suara tersebut Death muncul di belakang Jendral Kabut dan menghancurkan kristalnya.
“ Sialan kau baj- ” sebelum kata -katanya berakhir tubuh nya telah terbelah menjadi 2 bagian.
“ Berisik ! ” dengan nada dingin Death membunuh dengan kejam.
Setelah membunuh Jendral Kabut tubuh Death yang telah di selimuti oleh darah iblis , ia kembali ke tempat Shin.
“ Aku kembali Master ! ” dengan nada datar Death tersenyum datar ke arah ku seolah tidak pernah melakukan apapun.
Aku melihat Death dengan pandangan yang rumit
Entah bagaimana darah yang membasahi tubuhnya menghilang seolah terkena panas dan di uapkan.
Dan juga anak ini sebenarnya apa yang telah ia alami sehingga seperti ini , apakah dulu hidupnya telah mendapatkan beberapa hal yang begitu kejam.
Walau tau sebenernya Death adalah hanya sebuah pedang , aku tetap merasa kasihan entah kenapa aku merasa sangat sedih untuk gadis kecil ini.
“ Baiklah ayo kembali ke rumah ” suara ku membuat kedua wanita yang sedang berbicara satu sama lain menoleh ke arah ku.
“ Kembali ke kota ! ” ucap Sylp.
“ Kami akan masuk Master ” Death berubah menjadi butiran berwarna hitam lalu berubah masuk ke tato pedang di dada kiri ku.
Bersama dengan Sylp juga ia masuk ke dada kanan.
“ Basic Magic Discharge : Support Type : Teleport ”
( Pelepasan Sihir Dasar : Tipe Pendukung : Teleportasi )
Shing...
Tubuh kami menghilang dan muncul di aula mansion ku yang berada di kota Water Seven.
“ Selamat datang Pemimpin Kota ! ” suara dingin terdengar di telinga ku yang seketika membuat bulu punggung ku terasa dingin.
“ Lightning Style Magic : Lightning Empress Love Fist ”
( sihir Gaya Petir : Pukulan Cinta Permaisuri Petir )
Ling yang berada di belakang Shin langsung memukul dengan kejam punggung Shin yang langsung membuat nya terlempar hingga menabrak dinding.
Baam...
Seolah terkena benturan keras dinding ruangan tersebut menjadi serpihan reruntuhan yang berlubang.
“ Och.. kau benar-benar mengerikan ! Ling ! ” dengan suara yang rendah dari ku membuat alis dari Ling mengkerut.
“ Hm.. seperti nya kamu memuji ku terlalu indah , jika begitu terimalah rasa terima kasih ku ” ucap Ling sebelum mengepalkan genggaman tangannya.
“ Lightning Style Magic : Fist of Love ”
( Sihir Gaya Petir : Pukulan Cinta )
Ling memukul Shin hingga menembus dinding mansion kembali , kini terdapat dua lubang di dinding.
“ Sialan jika ingin pergi yah pergi jangan membuat ku khawatir sialan ! ” suara kemarahan dari Ling dengan mata yang menyala.
Sylp lalu keluar dari lingkaran segel yang berada di dada kanan.
“ Sepertinya kau terlalu berlebihan sayang ! ” suara lembut Sylp bergema di sana membuat Ling mengangkat alis.
“ Hehe gadis kecil ketahuilah bahwa aku adalah Istri pertama dari Shin , dan akan selalu menjadi yang pertama , sayang sekali bahwa kamu terlambat untuk mendapatkan nya ” dengan nada mengejek Sylp menatap ke arah Ling dengan tatapan hinaan.
“ Hah... ! ” dengan teriakan bingung Ling berjalan ke arah Sylp.
“ istri jangan bodoh ! Shin belum memiliki istri ! ” dengan teriakan tidak percaya Ling berteriak ke arah Sylp dengan marah.
Keduanya kemudian menoleh ke arah Shin.
Hm... Kenapa aku merasakan firasat berbahaya .
Setelah aku melihat ke arah dua wanita yang dengan bersamaan melihat ku dengan tatapan mengintimidasi , tubuh ku seketika bergetar.
Apa yang terjadi , apakah akan terjadi sesuatu yang buruk
Dengan perasaan yang tidak mengenakan tubuh Shin secara tidak sadar bergetar.
“ Coba jelaskan ini Shin ! ” ucap Ling tanpa formalitas lagi.
“ Haha...ini secara kebetulan aku menjalin hubungan seperti ini haha... ” aku hanya dapat tertawa canggung yang semakin membuat aura sekitar menjadi lebih mencengkam.
“ Begitu ! Setelah meninggalkan aku sebentar kau sudah mendapatkan seorang istri ! Kalau begitu buat aku juga menjadi istri mu juga ” dengan nada tegas Ling menatap ke arah Shin.
“ Eh.. ” dengan kebingungan aku hanya memiringkan kepala.
“ Ayo berbicara dengan ku saja , jika kau berbicara dengan Shin mungkin kau hanya akan meledak marah ” suara Sylp yang kemudian membawa Ling pergi dari sana , meninggalkan ku dengan kebingungan.
Sedangkan di sisi kerajaan iblis Sakura
Mereka merasakan keresahan karena aura dari ribuan iblis dapat di rasakan oleh mata - mata yang berpatroli di luar kerajaan.
Di aula kerajaan iblis Blood
“ Apakah kalian sudah menemukan sumber dari ledakan energi yang terjadi di hutan sebelumnya ” ucap seorang wanita cantik yang duduk di singgasananya.
“ Maaf yang mulia , kami hanya melihat pasukan dari raja iblis Leon yang berada di timur kerajaan ” ucap seorang iblis dengan pakaian serba hitam sedang berlutut satu kaki pada wanita cantik itu
“ Dari mana kamu tahu bahwa mereka adalah pasukan dari Raja Iblis Leon ! ” suara dingin terdengar dari mulut Sakura yang merupakan wanita cantik yang duduk di singgasana tersebut.
“ Mohon maaf yang mulia , saya melihat Jenderal Lich yang berjaga di sana ! ” ucap iblis itu dengan ketakutan ketika mendengar nada dingin dari Sakura.
“ Begitu kah ” ucap Sakura singkat membuat aura disana menjadi mencengkam.
“ Apakah mereka melakukan gerakan ! ” ucap Kurenai mencoba menghilangkan aura tidak mengenakan yang ia rasakan.
“ Ti- ” sebelum kata-katanya selesai sosok prajurit dengan tergesa-gesa masuk ke dalam aula.
“ Mo... Mohon maaf yang mulia , pa... Pasukan iblis yang di pimpin oleh Jendral Lich menuju ke sini dengan 10.000 pasukan ! ” ucap seorang prajurit masuk dengan tergesa-gesa dan nafas yang terengah-engah.
“ Seperti nya Raja Iblis Leon memang akan menyerang kita , seperti ucapan dari Jenderal Gurt ”
“ Kurenai , Gurt siapkan pasukan dan selesaikan segera ! ” suara Sakura bergema dengan aura seorang Ratu Iblis.
“ Sesuai keinginan mu , Yang Mulia Ratu ” Jendral Kurenai dan Jendral Gurt langsung membungkuk hormat dan pergi dari sana.
“ Aura dari Shin menghilang dari wilayah ku , apakah ia telah kembali ke kota ” Sakura memejamkan mata.
Di 2 Km dari Kerajaan Blood
Jendral Lich menatap dengan dingin sambil dengan tenang menatap ke arah depan.
“ Jendral kita telah berjalan selama beberapa jam apakah kita bisa membiarkan pasukan kita untuk beristirahat ” suara iblis dengan tanduk satu yang merupakan salah satu komandan yang berjalan berdampingan di samping Jendral Lich.
“ Ok , pasang tenda kita akan menyerang ketika seluruh pasukan kembali ko kondisi maksimal ” Jendral Lich melihat ke arah pasukan nya.
“ Baik Jendral ! ” komandan itu langsung pergi dan memerintahkan seluruh pasukan untuk berhenti.
[ To Be Continue ]