The Journey To The Edge Of Power

The Journey To The Edge Of Power
[ 37 ] [ Iblis 2 ]



[ 37 ]


Boom... Boom...


Ledakan demi ledakan ditimbulkan oleh peluru api dari Kepala Prajurit yang hanya seperti mainan anak-anak oleh Jendral Iblis.


“ Sialan rantai ini kenapa lebih kuat dari sebelumnya ” dengan amarah yang lebih kuat Jendral iblis membuat gelombang energi berkali - kali yang menciptakan hembusan angin yang menghempaskan apapun yang berada di jarak 100 m dari lokasinya.


Tetapi tidak seperti sebelumnya rantai yang mengikat nya cukup kokoh untuk bertahan , yang membuatnya semakin marah adalah serangan kepala prajurit yang terus berdatangan padahal tidak menimbulkan luka apapun


“ Demonic Style Magic : Devastating Corrosive Mist ”


( Sihir Gaya Iblis : Kabut Korosif Yang Menghancurkan )


Kini iblis itu membuat kabut yang di campur dengan racun dan kutukan yang memiliki tingkat korosif sangat tinggi.


Udara seolah menderita , aura di sekitar nya terasa lebih panas dari biasanya.


Rantai yang di buat oleh Shin bergetar dengan kuat , secara perlahan tetapi pasti rantai itu meleleh dan hancur.


“ Meleleh lah hahaha... ” dengan tawa senang Jendral Iblis tertawa terbahak-bahak , seolah ia melupakan kondisi nya yang pernah di ikat oleh rantai dua kali oleh manusia dan melupakan misinya.


Jendral Iblis kemudahan menatap ke arah bawah dengan tatapan membunuh.


“ Hahah... Kali ini giliran kalian , manusia sialan yang menganggu misiku ” ucap nya dengan suara yang mencengkam membuat siapapun yang mendengarnya menjadi gemetar.


Tetapi ketika melihat sekitar nya ia tidak menemukan seseorang yang pernah mengganggu misinya yang tidak lain adalah Shin.


“ DIMANA !! ” dengan suara yang membuat gemetar , Jendral iblis itu menghempaskan udara yang kuat.


“ Demonic Style Magic : Devastating Curse”


( Sihir Gaya Iblis : Kutukan Yang Menghancurkan )


Dengan puluhan tebasan sabit dari sosok Malaikat Pencabut Nyawa yang mengandung korosif luar biasa , seketika membuat tanah berguncang dan terbelah di mana - mana seolah bumi ingin robek , lelehan tanah pun terbentuk di mana - mana.


Dan juga bilah dari sabit sosok Malaikat Pencabut Nyawa itu di selimuti oleh kabut hitam yang lebih pekat dari sebelumnya.


Setiap bilah yang membelah tanah menciptakan kekeringan dan lelehan di tanah.


Sring... Sring...


“ Gah... Lari ! ” para prajurit berlarian ketakutan dan ngeri.


Yang aneh adalah Raja kerajaan ini tidak keluar juga itulah yang membuat para rakyat biasa maupun petinggi menjadi heran kecuali beberapa petinggi.


“ Kenapa Raja belum keluar juga , padahal beliau tidak ikut dalam perang dengan para Pahlawan ” ucap Kepala Prajurit dengan khawatir.


Aneh kenapa Ratu juga tidak keluar juga , padahal klon ku bertarung dekat dengannya , di sini ada yang aneh.


Bahkan seorang jendral sekali pun tidak ada yang muncul.


“ Iblis sialan ! Kehadiran mu benar - benar menjengkelkan ” dengan tenang aku menatap ke arah Jenderal Iblis.


Jendral Iblis hanya tertawa terbahak-bahak sambil menatap ku dengan dingin.


Aku mengubah tampilan ku menjadi wanita berambut emas dan memakai pakaian sepenuhnya berwarna hitam tidak jauh berbeda dengan penampilan ku sebelumnya , hanya kelaminnya saja yang berbeda.


“ Perasaan ini , apakah kau memiliki hubungan dengan manusia sebelumnya ” ucap Jendral Curse itu meremehkan.


“ Wind Style Magic : Monster Hand ”


( Sihir Gaya Angin : Tangan Monster )


Sebuah tangan yang terbuat dari angin memukul Jendral Iblis , sehingga terbang ke atas beberapa meter dengan keras.


Jendral Iblis itu setelah kemundurannya ia mengayunkan sabit besarnya ke arahku.


“ MATI ! ” sosok Jendral Iblis itu menghilang dan tiba - tiba ujung tajam dari sabitnya telah berada 1 meter dari tubuh ku.


“ Wind Style Magic : Destructive Thrust ”


Aku menciptakan dorongan kuat yang mendorong kami berdua hingga puluhan meter ke belakang.


Cih sungguh kuat , transformasi dari Iblis sialan ini ternyata bukan hanyalah tampilan semata tetapi berbagai aspek juga meningkat dari pada dalam bentuk iblis .


Tubuh ku belum dapat menahan teknik sihir ini yang merupakan sihir yang dapat mendorong apapun bahkan pulau sekalipun.


Benar benar menyebalkan !


Mengabaikan segala keluhan ku , aku kemudian mengalirkan angin ke tubuh ku untuk dapat memaksimalkan gerakan dengan sangat cepat.


Menciptakan pedang angin yang besar dan mulai melesatkan serangan pedang ke arah Jendral Iblis.


“ Wave Death ”


Pedangku bergerak dengan cepat berusaha membelah tubuh Jendral Iblis dalam wujud Malaikat Pencabut Nyawa.


Trang...


Tetapi serangan ku dapat di tahan oleh sabit nya dengan sedikit kekuatan.


Kami kemudian mulai membentur kan senjata kami berkali - kali , menciptakan banyak gelombang kejut di udara setiap dari senjata kami bertabrakan.


“ Haha... Wanita tangguh , tetapi ini tidak cukup ” ucap Jendral Iblis itu dengan tawa dingin.


“ Yah benar ini memang tidak cukup maka , bagaimana jika seperti ini ” ucapku yang tiba-tiba memunculkan banyak diriku.


“ Clone ! ”


Menciptakan 4 klon dan masing - masing dari mereka menyatukan dua jari , antara jari telunjuk dan jari tengah yang kemudian melepaskan cahaya laser.


“ Basic Magic Discharge : Attack Type : Deathline ”


( Pelepasan Sihir Dasar : Tipe Serangan : Garis Kematian )


Sebuah laser cahaya berwarna kuning melesat ke arah Jendral Iblis , sehingga menembus sosok Malaikat Pencabut Nyawa.


“ Guh... ” darah segar mengalir dari mulut Jendral Iblis itu.


Tidak berhenti di sana klon ku terus membuat laser cahaya yang terus menerus menembus tubuh sosok Malaikat Pencabut Nyawa.


“ Sialan manusia , apakah kamu adalah Pahlawan ! kenapa dapat melukai ku bahkan dalam wujud kabut kutukan ” dengan kesal Jendral Iblis menatap ke arah Shin yang berpenampilan wanita.


“ Manusia ! , tidak kamu bukan manusia melainkan seorang Pahlawan , aku tidak tahu kamu memiliki kekuatan sekuat itu kali ini aku akan mundur lain kali aku akan mengalahkan mu sekaligus membunuh mu ingat itu ! ” dengan suara keras dan aura membunuh yang pekat ia menatap ke arah Shin.


“ Kau pikir aku akan membiarkan mu kabur ” ucap ku dengan sinis dan waspada.


“ Heheh... Yah aku tahu aku tidak mudah kabur dari sini maka dari itu terima hadiah perpisahan kita ” dengan senyum tipis ia menghilangkan sabitnya dan menyatu tangannya dengan keras.


“ Demonic Style Magic : Black Explosion ”


( Sihir Gaya Iblis : Ledakan Hitam )


Setelah itu ledakan super besar meledak dengan kejam , menciptakan kawah 100 meter.


Sial , tidak sempat !


“ Advanced Magic Release : Defense Type : Guardian of God's Gate , White Tiger ”


( Pelepasan Sihir Tingkat Lanjut : Tipe Pertahanan : Pelindung Gerbang Dewa , Harimau Putih )


Ribuan kertas mengelilingi area yang terdapat orang hingga menciptakan kubah setengah lingkaran , hal ini butuh waktu dalam seperkian detik sehingga pelindung yang lu buat tidak sempurna , untungnya masih dapat melindungi agar tidak ada korban.


Sialan , iblis ini lain kali aku tidak akan menahan diri sialan !


Dengan penuh amarah tangan ku gemetar , mencengkram dengan kuat hingga jari - jari menembus kulit sehingga darah menetes dari jari - jari ku.


[ To Be continue ]