
[ 32 ]< Teleport Ke Ibukota >
“ Masuk ! ” suara Ling terdengar dengan dingin karena suara tersebut menghancurkan suasana hatinya.
Seorang prajurit kemudian menunduk ke arah tiga orang yang sedang menatap ke arahnya.
“ Maaf jika menggangu , saya melaporkan bahwa utusan kingdom of the Sun datang dan sekarang mereka berada di taman bunga ” prajurit itu berkata tanpa mengetahui bahwa Ling menatap nya dengan tajam.
“ Utusan kerajaan ! Mau apa mereka ? ” pikiran ku langsung berputar dengan kecepatan cepat.
“ Antarkan mereka ke sini ” perintah ku.
“ Baik ” prajurit itu kemudahan pergi untuk membawa utusan Kingdom of the Sun.
Butuh beberapa menit untuk mereka sampai.
“ Senang berjumpa dengan mu , Pahlawan Shin ” suara utusan Kerajaan dengan nada mengejek.
“ Heh... Kalian orang istana masih mengingat ku , jadi ada apa kedatangan kalian ! tidak mungkin kan Kerajaan hanya membuat kalian berkunjung ke sini ” mataku menatap dengan curiga ke arah 4 orang utusan Kingdom of the Sun
“ Yang Mulia Raja ingin anda datang ke istana untuk berdiskusi akan penyerangan pada kerajaan iblis 1 bulan lagi ! ” ucap utusan Kerajaan.
“ Menyerang ? Bukankah para pahlawan yang lain baru datang beberapa bulan setelah pemanggilan Pahlawan , kenapa sudah saatnya menyerang ? ” ucap ku dengan terkejut.
“ Tidak ada waktu lagi , manusia harus segera mendapatkan kedamaian , Ras Iblis hanyalah makhluk perusak , Raja tidak ingin lebih banyak manusia yang di jadikan makanan oleh Iblis ! ” utusan Kerajaan menatap ke arah ku dengan tatapan aneh entah apa yang ia pikirkan.
Justru kalian para manusia yang merusak segala hal , menciptakan berbagai peperangan dan sekarang kalian menyebutkan bahwa Ras Iblis Ras Perusak hah... Dasar para Bangsawan bodoh !
Shin hanya dapat mengutuk di dalam hati menahan amarah.
“ Baiklah aku akan pergi ke sana , mungkin beberapa hari lagi untuk tiba di ibukota ” ucapku dengan tenang.
“ Kalau begitu kami akan kembali ! ”ucap utusan kerajaan lalu pergi dari sana.
Ketika mereka telah sampai di luar , mulut salah satu dari mereka tidak dapat menahan untuk tidak mengumpat dengan emosi.
“ Apa - apaan dia itu , tidak memberikan kami rasa hormat sedikit pun memangnya siapa dia ! dia hanya seorang Failed Hero ” dengan nada kesal salah satu dari mereka berjalan dengan cepat.
“ Percuma juga kamu mengomel , walau laki - laki itu adalah sosok yang gagal kita harus memberikan hormat jika tidak Putri Yue akan membunuhmu ” utusan yang lain menatap temannya dengan tenang.
“ Cih... ” utusan itu hanya dapat mendecakkan lidahnya kesal.
Tanpa sepengetahuan dari Shin , di Kerajaan telah terjadi kerusuhan karena kembalinya Putri Yue dari Elven Kingdom untuk membatalkan pertunangan.
Bukannya mendapatkan sambutan yang baik , Putri Yue hampir saja di tangkap dan di jadikan budak pemuas nafsu.
Jika bukan karena kertas Teleportasi yang di berikan oleh Shin maka ia tidak akan dapat kembali dengan selamat.
Raja dan Ratu yang mendengar itu meledak marah , mereka langsung menyatakan perang dengan Kerajaan Elf.
Awalnya mereka adalah kerajaan teman dan sekarang menjadi kerajaan musuh , ini membuat para petinggi sakit kepala.
Kembali ke tempat Shin
“ Apakah kamu akan datang sayang ! ” Sylp keluar dari tanda segel.
Ketika Utusan sebelumnya masuk ke aula Sylp langsung masuk ke dalam tanda segel karena wajahnya yang benar-benar mungkin menimbulkan bencana alam.
“ Yah mau bagaimana lagi , aku juga penasaran apa yang membuat mereka melakukan peperangan dengan iblis lebih cepat , kurasa tidak mungkin hanya alasan yang di katakan utusan tadi , aku memiliki firasat tidak enak di Kerajaan ” ucap ku menatap ke arah jauh tepat nya arah kerajaan.
“ Untuk apa ? Apa yang akan kamu lakukan di ibukota ? ” dengan wajah penuh tanya aku bertanya.
“ Aku bosan di sini , sudah berapa bulan aku di sini tidak ada yang menarik selain latihan dan mengatur kota ” dengan cemberut Ling merajuk ke arah ku yang membuat nya terlihat imut.
Ada apa dengan gadis ini , jika kamu menunjukkan tingkah seperti ini bukan kah aku tidak dapat menolak nya.
“ Baiklah tapi jangan mendekat ke istana , ingat itu ” ucap ku dengan tersenyum sambil memberikan peringatan dengan keras.
“ Hehe... Tentu sayang , memang kau adalah yang berbaik ” dengan senang Ling langsung memelukku dengan tersenyum bahagia.
Sylp yang melihat itu hanya tersenyum dengan kemesraan dari dua orang yang ada di dekat nya.
“ Baiklah sekarang siapkan barang mu kita akan berangkat sebentar lagi ” ucap ku.
Ling tentu terkejut ia sebelumnya mendengar bahwa Shin akan datang beberapa hari ke ibukota , dan sekarang ia mengatakan bahwa hari ini juga ia akan ke pergi.
“ Kau bukankah memiliki sihir teleportasi kenapa terburu-buru ! ” tanya dari Ling.
“ Sylp apakah kamu menyadari nya ! ” ucapku menatap ke arah Sylp yang tersenyum, tanpa menjawab pertanyaan dari Ling.
“ Seperti biasa kamu sangat peka terhadap kehadiran seperti ini ” ucap Sylp.
“ Apa maksud kalian ! ” Ling hanya dapat mengerut kening penuh tanda tanya.
“ Apa sih yang di pikirkan mereka , dan Shin selalu misterius hah... Membuat ku kesal ” batin Ling dengan cemberut kesal.
“ Salah satu dari mereka adalah iblis ” ucap Sylp dengan tenang.
“ Lagi ! , aku tidak menyadarinya lagi ! ” ucap kesal dari Ling karena ini adalah kedua kalinya ia tidak menyadari hal ini.
Pertama saat berada di ibukota dan kedua adalah sekarang.
“ Tetapi bukankah mereka adalah utusan Kerajaan , Bagaimana mungkin ! ” dengan terkejut menatap ke arah Sylp dan Shin
“ Jika seperti ini maka kemungkinan besar terdapat mata - mata Iblis yang berada di istana , oh kalau kuingat bahwa iblis dari Kerajaan Blood menyadari keberadaan ku padahal baru beberapa hari pemanggilan waktu itu , seperti nya memang ada mata - mata yang selalu bersembunyi dalam kegelapan ” ucapku tersenyum tipis.
“ Yah oleh karena itu kita akan lebih awal pergi ke sana untuk melihat apa rencana para tikus - tikus gelap ini dan para bangsawan bodoh itu ” ucapku dengan tersenyum tipis.
“ Baiklah aku akan bersiap , dan memerintahkan Nara dan Yin untuk menjaga kota sementara ” ucap Ling yang kemudian pergi setelah memahami apa yang telah terjadi di istana.
Ling tidak memiliki rasa takut terhadap hal yang di dengar nya , yang ia rasakan hanyalah sampah yang akan di bersihkan Suaminya jadi ia seperti mendengar sesuatu yang biasa.
Ling langsung menghilang meninggalkan jejak derak petir di udara.
“ Benar - benar bersemangat ” Sylp tertawa geli yang kemudian masuk ke dalam tanda segel.
Seperti yang dikatakan sebelumnya Ling memerintahkan Babel , Yin dan Nara untuk menjaga kota untuk sementara , setelah itu Ling meninggalkannya begitu saja.
Setelah Ling kembali dengan beberapa pakaian dan barang-barangnya ia masukkan ke dalam cincin penyimpanan , mereka langsung pergi dengan teleportasi.
Di ibukota
“ Haha... Akhirnya kembali ! ” dengan tawa senang Ling menatap di depannya dengan kerinduan.
[ To Be Continue ]