
[ 45 ] [ Monster Semut ]
Mereka kemudian pergi ke hutan dengan memperlihatkan senyum masing - masing.
Hinata ingin mencoba lawan selain kakaknya sedangkan Babel ingin melihat seberapa kuat Hinata sehingga dapat di angkat sebagai adik oleh tuannya.
Sedangkan di sisi tubuh asli Shin
“ Kita sudah mengunjungi beberapa tempat apakah kalian masih belum puas ” ucap ku dengan lelah sambil membawa banyak belanjaan di tubuh ku.
“ Hehe... Ini masih belum seberapa sayang , ayo kita akhiri dengan di toko itu ” ucap senang dari Ling yang menunjuk ke toko pakaian di sudut jalan.
Mereka kembali bersenang - senang mengabaikan Shin yang terus mengeluh karena merasa lelah dalam kondisi mental.
Beberapa saat kemudian mereka kembali ke Mansion dengan banyak barang.
Setelah mengkonfirmasi sesuai informasi dari Babel mereka beristirahat.
Keesokan hari
Aku telah kembali ke kota bersama Ling , Yue dan tentu saja Sylp yang dapat keluar masuk di tanda segel , untuk Hinata ia menjadi cukup dekat dengan Babel sehingga aku tidak mengkhawatirkan tentang penjagaannya.
“ Selamat datang kembali tuan ” ucap Nara menyambut ku di depan pintu Mansion di kota.
“ Apakah Yin telah kembali ” ucap ku menatap matanya.
“ Telah kembali tetapi ia sedikit murung sehingga ia berlatih dengan keras di tempat latihan ” ucap Nara dengan canggung.
“ Dasar ! Baiklah aku akan pergi sendiri ke dalam Dungeon kalian jaga kota ” ucapku dengan santai.
Kata - kataku membuat Nara melebarkan mata bahkan Babel juga yang berada di sana.
“ Tuan jangan bermain-main ” ucap kesal dari Nara.
Nara mengetahui seberapa berbahaya nya situasinya sekarang , dan kini ia mendengar kalimat santai dari Shin membuat nya sedikit kesal.
“ Bagaimana mungkin , sudah lama aku ingin menggerakkan tubuh ku , bagaimana mungkin aku menghilangkan kesempatan ini ” ucapku dengan nada main - main.
“ Tetapi.. ” ucap Nara berhenti ketika melihat tuannya memiliki wajah yang tenang.
“ Hah.. terserah ” ucap malas dari Nara.
“ Menyerah saja adikku , tuan akan selalu melakukan sesukanya , apapun yang kamu katakan tidak akan di perhatikan ” ucap Babel dengan tanpa daya.
Mereka kemudian masuk ke dalam mansion .
“ Baiklah aku pergi , tetap di sini dan jaga kota ” ucap ku melihat ke arah Ling dan Yue yang berada di taman.
“ Sayang dapat tenang , aku akan dengan tenang di sini ” ucap Yue dengan tersenyum.
“ Baiklah ” aku kemudian membentuk sayap angin dan terbang dengan cepat menembus langit.
Mataku berkeliling melihat ke bawah untuk mencari keberadaan Dungeon yang berada di tengah hutan.
“ Ketemu ! ” beberapa monster kuat muncul di penglihatan ku yang di sertai aura melalui persepsi angin.
“ Elemental Fusion : Dazzling Ice Flakes ”
( Fusi Elemen : Serpihan Es Yang Menyilaukan )
Serpihan es terbentuk di udara dan melesat kebawah yang terdapat Monster Warior Orc dan Hob Goblin.
Warrior Orc yang memiliki insting tajam langsung menggunakan kakinya untuk melompat masuk ke goa berlindung dari hujan serpihan es.
Sedangkan Hob Goblin tidak dapat menghindari dari serpihan es membuat beberapa Hob Goblin mati dengan menggenaskan , sedangkan sisanya selamat karena masuk ke dalam pintu Dungeon.
“ Siapa yang menyerang dari atas langit , benar-benar menjengkelkan ” ucap Hob Goblin 1 dengan marah.
“ Ent- lihat bukankah itu manusia ” ucap Hob Goblin 2 yang kata - katanya berhenti setelah melihat Shin yang turun.
Warrior Orc langsung melesat dengan kecepatan super sambil mengayunkan pedang besar yang mereka miliki.
Ding...
Sebuah dinding transparan seketika menghentikan pedang dari Warior Orc.
Seolah terdapat dinding besi , Warrior Orc seketika berhenti di depan Shin.
2 Warrior Orc yang lainnya bergerak ke dua arah melihat apakah ada dinding tak terlihat juga , ketika mereka merasa tidak merasakannya , mereka langsung melesat dengan cepat ke target mereka.
Kening Shin mengkerut melihat kegigihan dari para Monster.
Monster tetap lah monster apapun bentuk mereka , mereka pasti selalu memiliki karakter brutal.
“ Zero Grade Freeze ”
Aku yang terlalu malas menghadapi babi - babi humanoid , langsung membuat mereka bersama Hob Goblin yang bersembunyi untuk menyerang menjadi patung es karena membeku.
Tanpa menunggu Shin langsung masuk ke dalam pintu Dungeon , setelah membuat semuanya membeku.
Saat baru 2 meter aku memasuki Dungeon , sebuah jebakan segera menyerang ku dengan melempari ratusan jarum beracun dengan pengepungan 2 arah depan dan belakang.
“ Elemental Fusion : Rotating Blade of Protection ”
( Fusi Elemen : Rotasi Pedang Perlindungan )
Aku menciptakan pedang es yang sebesar 5 meter , pedang itu berputar seperti gangsing yang melindungi ku depan dan belakang.
Hujan jarum - jarum beracun itu hanya melesat selama 30 detik.
Jika itu orang biasa yang tidak memiliki persepsi maka bukan tidak mungkin mereka akan mati di awal pintu Dungeon.
Untung nya aku berangkat sendiri jika itu bersama pasukan maka akan lebih sulit untuk melindungi mereka.
Aku kemudian berjalan lebih dalam yang kemudian mendapatkan sambutan dari monster semut yang seukuran 2 meter.
“ Crt... Crt... ” monster semut tersebut mengeluarkan suara yang aneh seperti logam yang saling bergesekan.
Dengan cepat monster semut itu bergerak sangat cepat yang seolah berkeinginan untuk menyayat tubuhku dengan kaki - kaki mereka yang terlihat tajam seperti sebuah pedang.
Aku melompat mundur dan melemparinya serpihan es.
Monster semut itu tertancap oleh serpihan es tetapi itu tidak mengganggu mereka , mereka malah lebih ganas melesat ke arahku seolah mereka tidak merasakan rasa sakit.
Setelah tiba dalam jarak 50 cm dari ku monster semut itu mengayunkan kakinya yang menciptakan bilah angin tajam.
“ Elemental Fusion : Confused Mist ”
( Fusi Elemen : Kabut Yang Membingungkan )
Kabut asap menyelimuti area dalam jarak 100 meter.
“ Zero Grade Freeze ”
Aku membekukan para monster semut yang dengan cepat menghentikan gerakan mereka dan menjadi patung es.
Krak... Krak...
Berbeda dari harapan ku , semut - semut besar ini dapat lepas dari pembekuan padahal aku sangat yakin itu dapat membekukan hingga menjadi bongkahan es.
Ini menunjukkan bahwa kemampuan ku belum cukup untuk bersikap santai , atau kemampuan es tidak cocok untuk para semut - semut ini.
Jika es tidak mampu bagaimana jika melelehkan dirimu.
“ Elemental Fusion : Lava Spit ”
( Fusi Elemen : Semburan Ludah Lava )
Dari mulut ku keluar cairan lava yang panas dan di arahkan ke arah semut - semut menjengkelkan ini.
[ To Be Continue ]