
[ 36 ]
“ och och... Benar - benar dingin , apapun itu kaulah yang masuk sembarangan ke sini , apalagi dengan sihir aneh yang memiliki aura berbahaya seperti itu ” ucapku dengan nada main - main sekaligus serius.
“ Untuk terakhir kalinya aku ucapkan , menyingkir ! ” dengan nada lebih dingin iblis itu membuat kabut hitam di tangannya.
“ Demonic Style Magic : Drought Curse ”
( Sihir Gaya Iblis : Kutukan kekeringan )
Dari tangan Iblis hitam kumpulan kabut hitam yang ia buat membentuk sebuah tangan besar yang bergerak ingin mengenggam tubuh ku.
Srat...
Aku dapat menghindari nya dengan mudah , yang mengejutkan untuk ku adalah ketika tangan kabut itu menyentuh lantai , seolah terkena panas yang mengerikan lantai berubah menjadi pasir kering.
Iblis ini berbahaya , sihir apa itu kenapa bisa seperti itu.
Shin kemudian menghilang dari tempatnya dan muncul di depan Iblis itu langsung menendang perutnya yang seketika membuatnya terlempar menembus dinding.
“ Gah... ” bagian dalam tubuh nya terasa dari iblis itu , setelah mendapat kan tendangan dari Shin.
“ Manusia sialan ! ” dengan serius iblis itu langsung membuat kulit - kulit di tubuh nya memunculkan kabut hitam.
“ Demonic Style Magic: Body Poison and Calamity ”
( Sihir Gaya Iblis : Tubuh Racun Dan Bencana )
Iblis itu menghilang muncul di depan Shin dengan sebuah cakaran ditangannya yang mengarah ke arah dada ku.
Shin menangkap tangan iblis itu dan memutar tangannya seperti ular lembut dan ulet , sehingga telapak tangannya membuat serangan tepat ke arah dada iblis.
Cresh...
Shin meringis kesakitan ketika tangan yang di buat menyentuh tangan iblis itu mengelupas , tetapi juga iblis itu terdorong beberapa meter kebelakang.
Mengambil kesempatan dari kelengahan dari Shin , Iblis itu menendang sisi kanan Shin.
Shin terlempar dengan berputar seperti putaran jarum jam dengan kecepatan yang luar biasa.
“ Demonic Style Magic : Festive Black Needles ”
( Sihir Gaya Iblis : Jarum Hitam Yang Meriah )
Ratusan jarum hitam langsung mengarah ke arah Shin yang menancap di taman dengan kawah 2 meter.
“ invisibility Wall ”
( Dinding Tembus Pandang )
“ Basic Magic Release : Sealing Type : Golden Snake Chain ”
( Pelepasan Sihir Dasar : Tipe Penyegelan : Rantai Ular Emas )
Jarum - jarum hitam patah seketika ketika bertabrakan dengan dinding tembus pandang dan rantai berbetuk ular keluar dari tanah mengejar ke arah iblis dan menangkapnya seperti tahanan penjara.
Iblis itu meremehkan beberapa rantai yang akan mengikat nya , dengan hanya tatapan santai ia ingin memotong rantai ular emas dengan cakarnya.
Tetapi ketika hanya berada di beberapa cm dari tubuh iblis , rantai ular emas secara tiba-tiba bergerak dengan aneh langsung memutar untuk menyegel.
“ Kuh... apa ini ” ucap panik dari Iblis berusaha melepaskan diri dari rantai emas.
“ Meremehkan adalah hal pertama yang akan selalu membuat mu terbunuh ” ucapku dengan tenang walaupun racun korosif yang berada di telapak tangan kananku mulai menjalar ke dalam darahku.
Untungnya aku hanya sebuah klon jika tubuh asli maka ini akan sangat merepotkan.
“ Rantai apa ini sebenarnya , kekuatanku mulai menghilang ” suara panik dari iblis itu dengan melepaskan seluruh kekuatan nya untuk membuat gelombang kejut energi yang luar biasa.
Tindakan iblis itu ternyata berhasil sehingga rantai emas itu pecah , padahal ia bergerak hanya menggunakan instingnya.
“ Huft... Huft... Manusia kau membuat ku jengkel ” ucap iblis itu dengan penuh amarah.
“ Aku yang merupakan salah satu iblis tingkat Jendral iblis di kerajaan Black Demon King , Jendral Curse tidak akan diam dengan penghinaan ini ” ucap Iblis itu dengan amarah yang luar biasa.
“ Demonic Style Magic : Guided Death ”
( Sihir Gaya Iblis : Kematian Yang Dituntun )
“ Sial ! jika bukan tubuh asli maka istana ini akan hancur ” tubuh ku gemetar menahan rasa takut yang menggerogoti tubuh ku.
Aku dapat menyimpulkan itu karena bahkan Invisibility Wall ku bergetar dan tingkat korosif dari kabut hitam nya sangat mengerikan.
Belum lagi rasa takut yang ku rasakan berasal dari aura kematian yang sangat pekat hampir menyamai Iblis di dunia ku.
Ku harap tubuh asli dapat menangani iblis sialan ini...
Setelah itu klon Shin membentuk lingkaran sihir besar di tanah.
“ Advanced Magic Release : Sealing Type : Calamity Binding Chain ”
( Pelepasan Sihir Tingkat Lanjut : Tipe Penyegelan : Rantai Pengikat Bencana )
Ratusan rantai besar melonjak dari tanah berusaha mengikat sosok yang menyerupai malaikat pencabut nyawa ini.
“ Tebas ! ” dengan gerakan menebas dari malaikat pencabut nyawa itu yang telah menyatu dengan Jendral dari Black Demon King .
Bilah bulan sabit melesat ke arah ku dengan kecepatan yang tinggi bersamaan dengan rantai yang ku ciptakan mulai mengelilingi sosok pencabut nyawa.
Parit ratusan meter tercipta ketika bilah bulan sabit melesat.
“ Cih kuharap ia segera datang ” setelah mengucapkan kata - kata terakhir , tubuh ku terbelah menjadi dua diikuti oleh parit hasil dari tebasan bulan sabit.
Di tempat lain , tepatnya di mansion Pemberian Yue sebut saja sekarang adalah mansion Shin.
Shin mendapatkan ingatan dari klonnya yang melawan Jendral iblis dari Black Demon King.
“ Jendral Iblis ! ” dengan terkejut mataku menatap ke arah istana.
Dengan kedatangan monster ini kurasa kerajaan akan kacau , akan ku lihat dahulu bagaimana reaksi dari para petinggi istana.
“ Teleport ”
Dengan cahaya berkedip tubuh ku kemudian menghilang.
Sedangkan Yue yang baru masuk cukup terkejut dengan rungan yang kosong.
“ Dimana Shin , apakah ia pergi ” ucap Yue yang kemudian pergi dari sana karena tidak menemukan Shin.
Kembali ke tempat Jendral iblis yang kini sedang mengamuk di taman istana.
Di sana sudah ada banyak prajurit dan petinggi kerajaan.
“ Kenapa ada iblis sekuat ini , dan juga siapa sosok yang ia lawan ” ucap prajurit 1 dengan gemetar.
“ Entahlah tetapi auranya kalau di ingat berasal dari kamar Ratu ! Apakah yang sebenarnya terjadi ? ” ucap prajurit 2 dengan waspada melihat sekelilingnya
Matanya prajurit 2 berkeliling menelusuri segalanya di sekitar nya , ia memiliki kemampuan untuk melihat jalur energi sehingga ia waspada , apalagi ia merasakan energi iblis yang melayang dengan wujud malaikat pencabut nyawa terlihat sangat besar.
“ Dia bukan iblis biasa ” ucap prajurit 2 itu dengan menelan ludahnya.
Sedangkan kepala prajurit yang memiliki tugas untuk menjaga seluruh istana , dengan bawahan menjadi merinding karena tugasnya gagal dengan kedatangan iblis.
“ Sialan iblis dari mana ini , kenapa aku tidak tahu ” dengan kemarahan ia mengabaikan perbedaan kekuatan antara dia dan Jendral iblis yang langsung ia ikut campur.
“ Fire Style Magic : Fiery Flame Bullets ”
( Sihir Gaya Api : Peluru Api Yang Membara )
Beberapa proyektil api berbentuk peluru melesat ke arah Jendral iblis yang sedang di ikat oleh segel yang di ciptakan oleh Shin dengan bentuk Malaikat Pencabut Nyawa.
Boom...
Ledakan di langit membuat Kepala Prajurit menjadi tersenyum tetapi itu tidak bertahan lama.
“ Sampah dari mana ini ! ” hanya dengan bilasan tangan kiri Malaikat Pencabut Nyawa serangan yang di lemparan oleh kepala Prajurit seperti sebuah api kecil , yang langsung menghilang terhempas.
Walau dalam keadaaan terikat , peluru api yang mengarah ke arah nya hanya seperti mainan anak-anak yang dapat ia tangkis begitu mudahnya.
“ Tidak mungkin ! ” dengan suara terkejut ia melesatkan sihir yang sama berulang-ulang kali ke arah Jenderal Iblis.
[ To Be Continue ]