
[ 68 ] Arthur Vs Mika
Shura yang masih memperlihatkan aura kemarahan yang luar biasa dengan tubuh yang telah bertransformasi berjalan ke arah yang ia inginkan.
Ia tidak berjalan ke arah wilayah iblis melainkan ke wilayah manusia entah itu kenapa ?
Jika melihat tubuh dari Shura maka para iblis tingkat tinggi dan Shin pasti mengetahui bahwa transformasi Shura saat ini adalah bentuk seekor Orc yang telah berada di tingkat tertinggi mereka yaitu , Orc King.
Di tambah dengan kutukan yang di berikan oleh Iblis Serigala , Shura membangkitkan kekuatan yang berada di kedalaman bawah sadarnya.
Kekuatan yang hampir sama dengan kekuatan yang di miliki oleh Orc King yang telah di lawan oleh Shin saat di Dungeon.
Salah satu kekuatan yang membuat siapapun iri bahkan ras naga sekalipun akan iri.
“ Absolute Body ”
Absolute Body adalah salah satu skill pasif yang sangat diinginkan oleh siapapun tetapi karena efek sampingnya membuat siapapun merinding.
Salah satu efek samping dari teknik ini adalah ' tekanan pikiran dan gangguan jiwa '.
Tekanan pikiran adalah efek yang membuat seseorang tidak dapat memikirkan apapun sedangkan gangguan jiwa adalah membuat seseorang menjadi gila , hanya satu yang terpikirkan dalam kondisi ini.
' Lenyapkan segalanya '
Semua hewan buas , monster ataupun berbagai makhluk hidup yang berada di jalan Shura , semuanya hanya menjadi daging dengan sungai darah.
Mereka hanya dapat mati dengan tubuh hancur , dengan darah yang mengalir seolah mereka di rendam dengan darah.
Di tempat lain
Lebih tepatnya di tempat Aurora sang Saint dari Ras Angel yang kini berada di hutan magis yang di miliki oleh salah satu kerajaan terkuat di Benua Utara.
Di dunia ini terdapat 4 Benua , masing-masing dari benua memiliki beberapa kerajaan dan kekaisaran yang sangat kuat sebagai pilar pondasi mereka agar tidak terjadi benturan antara ras dan benua lain yang saling berdampingan.
“ Saint sepertinya kita berada di benua manusia ! ” ucap Mika dengan gugup.
Karena pengalaman nya tentang manusia tidak ada yang baik , entah itu yang sederhana hingga yang paling sulit Mika menjadi enggan untuk berurusan dengan manusia.
“ Apakah kamu takut dengan manusia Mika ?! Apa yang kamu takutkan tentang mereka ! ” ucap Aurora dengan nada penuh dengan ejekan.
“ Tidak ! Saya tidak memiliki ketakutan dengan mereka tetapi keengganan bertemu mereka ” ucap Mika menjelaskan.
Aurora hanya tertawa dengan lucu , karena ia tahu bagaimana pengalamannya dengan manusia tidak ada yang baik.
Melihat bahwa Aurora hanya tertawa dengan yang ia alami membuat Mika hanya dapat tersenyum.
“ Ayolah Saint jangan menertawakanku , ini tidak lah lucu ” ucap Mika dengan pipi di kembangkan dengan lucu.
Aurora tersenyum melihat itu , ia kemudian mencubit pipi dari Mika karena sangking lucunya.
Tetapi kesenangan mereka berhenti karena sebuah serangan bergerak ke arah mereka.
“ Fire Style Magic : Trace of the Sun Cat ”
Sebuah jejak kucing dengan ukuran yang sangat besar bergerak ke arah dua wanita yang saling bercanda itu.
Aurora langsung menghilang bersama dengan Mika ke dua arah yang berbeda.
Setelah debu yang menutup area tersebut menghilang terlihat 1 sosok manusia dengan armor besi dengan corak singa yang di dampingi oleh api.
“ Ras Angel ! Apa yang kalian lakukan di sini ” ucap manusia itu dengan nada dingin diikuti oleh aura panas yang membara.
“ Begitu dinginnya ! ” ucap Aurora dengan nada santai.
Mika sudah mengeluarkan pedang nya yang telah di selimuti oleh sihir cahaya.
“ Kerajaan kalian memang selalu memiliki kesombongan yang berlebihan yah... ” ucap Aurora dengan tenang.
“ ... ” manusia yang memakai armor tersebut tidak menjawab tetapi matanya masih menatap Aurora dan Mika dengan tatapan yang sangat tajam.
“ Huh manusia tetap sama seperti dulu , kalian tidak pernah menurunkan rasa kewaspadaan dan kesombongan pada diri kalian ” ucap Aurora dengan nada dingin.
“ Saint tolong serahkan dia padaku ” ucap Mika dengan nada penuh tekanan.
“ Yup , kuserahkan padamu ” ucap Aurora begitu saja.
“ Sword Technique: First Angel Feather ”
Mika bergerak sangat cepat ke arah prajurit berarmor tersebut dengan memusatkan energi sihirnya di pedang yang ia pegang.
Trang...
Tetapi pria berarmor tersebut masih dapat melawan balik serangan pedang yang di ayunkan oleh Mika.
Mika kembali mengayunkan pedangnya dengan arah yang berbeda.
Tetapi pria berarmor tersebut masih dapat menangkis nya.
Mika dan pria berarmor kemudian saling beradu pedang hingga beberapa detik , tetapi keduanya tidak ada yang mundur walau itu 1 langkah sekali pun , menunjukkan keduanya sama-sama masih mengukur kekuatan masing-masing.
“ Pria itu cukup kuat untuk seukuran manusia ” ucap Aurora dengan nada kagum.
“ Sword Technique: Feather of the Third Angel ”
Mika kemudian mengayunkan pedangnya yang setiap ia mengayunkan akan menciptakan 3 bilah tebasan pedang.
Dang... Drar ... Dang...
Tebasan demi tebasan saling beradu di hutan magis tersebut yang seketika menghilangkan suasana sunyi yang ada di sana.
“ Sword Technique: Lion's Roar ”
Pria berarmor yang bernama Arthur tersebut mengayunkan pedangnya dengan sangat ganas , ia seolah tidak mengerti bahwa yang ia lawan adalah seorang wanita.
Setiap tebasan yang ia ayunkan akan berbenturan dengan menciptakan suara yang sangat keras , hingga membuat udara sekalipun akan bergetar dengan kuat.
Mika yang terus beradu dengan Arthur merasakan sakit pada telinganya karena teknik yang di gunakan Arthur seperti sebuah serangan suara ultrasonic yang membuat telinga terus berdenging secara terus menerus.
“ Teknik Manusia ini benar - benar merepotkan ! ” batin kesal dari Mika dengan tatapan tajam.
Mika kemudian bergerak lebih cepat sambil mengayunkan pedangnya dengan kecepatan lebih dari sebelumnya.
“ Wanita ini bergerak lebih cepat dari sebelumnya” batin aneh dari Arthur.
Arthur meningkatkan kekuatan serangan pedang nya karena mengetahui bahwa Mika juga mempercepat serangannya.
Pedang besar Arthur bercahaya berwarna merah kehitaman yang bergerak ke arah Mika dengan sangat ganas.
“ Kesempatan ! ” batin Mika.
Mika kemudian bergerak seolah ia ingin melawan serangan dari Arthur , tetapi ketika ia telah berjarak beberapa cm dari pedang Arthur , Mika mengelak ke samping dan menggerakkan kakinya ke arah Arthur dengan sangat ganas.
“ Light Style Magic : Meteorite Fall ”
Arthur tidak siap , ia segera terlempar menabrak puluhan pohon hingga tumbang.
“ Ugh... Sial ini sakit sialan ! ” ucap Arthur dengan nada kesal.
Di sudut mulutnya mengalir darah dari ia batuk darah , kepalanya pusing dengan pandangan berputar.
“ Haha... Wanita itu benar - benar kuat ! Sungguh menarik ” ucap Arthur dengan nada yang bersemangat.
Arthur kemudian melepaskan seluruh armornya , ia hanya memakai pakaian biasa dengan model yang sangat ketat.
Sedangkan armor sebelum nya ia masukkan ke dalam cincin penyimpanan yang ia miliki.
“ Sungguh kuat armor ini , memang benar apa yang di katakan ayah , bahwa armor tersebut tidak akan rusak selama tidak terkena serangan skala yang benar-benar besar ” ucap Arthur dengan kagum.
Armor yang di miliki oleh Arthur adalah Armor yang terbuat dari puluhan sisik naga , yang memiliki kandungan sihir dan kekuatan alam yang benar - benar kuat , membuatnya menjadi logam paling kuat di seluruh dunia.
Naga adalah makhluk yang sangat di takuti oleh ras manapun karena mereka di karuniai oleh berbagai macam potensi entah itu , sihir , fisik dan pertahanan.
Mereka memiliki semuanya yang tidak di miliki oleh semua ras kecuali dewa.
Kembali ke pertarungan
Arthur segera melesat dengan sangat cepat ke arah Mika berada.
Mika ya melihat keadaan dari Arthur hanya menatap dengan heran karena , Arthur telah melepas semua armor yang ia pakai.
“ Ada apa dengan orang ini , apakah kepalanya tertinggal di tempat sebelumnya ” ucap Mika dengan senyum aneh.
Sedangkan Aurora hanya terdiam melihat ke arah Arthur seolah ia mengingat bahwa terdapat seseorang yang memiliki gaya yang sama untuk mengeluarkan segala potensinya.
“ Haha... Kalau begitu ayo kita lanjutkan Ronde ke 2 NONA !! ” ucap Arthur dengan semangat yang menggebu - gebu.
Mika hanya diam tanpa menjawab teriakan bersemangat dari Arthur.
“ Support Magic Style : Infinite Regeneration ”
“ Support Magic Style : Releasing Brain Pressure 100% ”
“ Support Magic Style : Physical Strengthening ”
Tubuh Arthur kemudian berkobar dengan energi sihir yang besar , kulit dari Arthur membengkak merah bagai pecahan magma.
Arthur dengan sangat cepat melesat ke arah Mika dengan pedang bercahaya merah bagai api.
Mika yang melihat itu tentu saja tidak akan diam melihatnya saja , Mika segera memposisikan tubuhnya dengan gerakan pedang yang ia miliki.
“ Sword Technique: Tenth Angel's Wings ”
Keduanya kemudian saling berbenturan kembali tetapi kini , setiap serangan dari mereka akan mengakibatkan dampak yang lebih besar.
Sehingga setiap kedua pedang berbenturan mereka akan menciptakan ledakan gelombang kejut.
Tetapi benturan serangan dari keduanya tidak butuh waktu yang lama , keduanya harus mundur untuk mengambil nafas sejenak menenangkan diri masing - masing.
Setelah jeda sejenak , Arthur mengambil nafas dalam-dalam dan menggerakkan pedangnya kembali.
Arthur mengangkat pedangnya dengan ujung pedang menghadap langit.
“ Selesai di sini , Sialan !! ” teriakan Arthur dengan sangat keras.
Pedang Arthur membara semakin kuat dan kuat , sehingga membentuk pilar cahaya yang memanjang menuju langit.
Cahaya pedang Arthur berwarna merah seperti sebuah api dari neraka yang sangat panas.
Semua yang ada di sana dapat merasakan rasa panas yang di keluarkan oleh energi Arthur.
Aurora berkeringat dingin melihat pilar api yang di ciptakan oleh Arthur.
“ Mika bersiap !! ” teriak keras dari Aurora ketika ia melihat Mika tidak melakukan apapun tetapi hanya tercengang melihat teknik yang di gunakan oleh Arthur.
Mendengar teriakan dari Aurora , Mika segera sadar dari lamunannya.
“ Manusia ini, benar-benar membuat ku harus menggunakan kekuatan penuh ” ucap kesal dari Mika.
Di waktu bersamaan di istana Kerajaan Singa Besi
Setelah Arthur mengaktifkan alarm super bahaya , salah satu anggota kerajaan segera mengetahui untuk segera mengirim bantuan.
“ Arthur ! , tidak biasanya dia untuk mengaktifkan alarm bahaya , apalagi berada di tingkatan yang sangat tinggi ” ucap Raja Kerajaan Singa Besi.
“ Apakah bahaya di akibatkan oleh dewa akan kembali terulang kembali , sungguh makhluk yang menjengkelkan ” ucap Raja Kerajaan Singa Besi.
“ Snow ! Apakah kau luang saat ini ” ucap Gyas yang merupakan Raja Kerajaan Singa Besi.
“ Saya selalu ada untuk anda Yang Mulia ” ucap Snow muncul dengan jubah berwarna putih hitam di depan singgasana Gyas.
Raja Gyas hanya tersenyum mendengar ucapan dari Snow.
“ Kalau begitu segeralah pergi ke hutan timur ” ucap Raja Gyas.
“ Hutan timur !? Untuk apa ? ” ucap Snow dengan bingung.
“ Arthur telah mengirimkan tanda bahaya yang berada di tingkat paling tinggi ” ucap Raja Gyas.
“ Serius ! Melihat karakter dari Arthur , ia tidak akan bercanda dengan tanda alarm seperti ini ” ucap Snow dengan wajah serius.
“ Yah , aku yakin kamu yang merupakan teman paling dekatnya sangat mengetahui bahwa ia tidak akan menyerah jika itu bukanlah sesuatu yang benar-benar mengkhawatirkan walau kondisinya telah mencapai batas ” ucap Raja Gyas dengan melihat ke arah Snow.
“ Haha... Anda benar - benar mengenalnya Yang Mulia ” ucap Snow dengan kagum.
“ Baiklah Yang Mulia , saya harus segera kesana saya takut ia akan lebih melebihi batasnya untuk menyelesaikan musuh yang kini ia hadapi ” ucap Snow dengan sangat cepat.
Raja Gyas tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
Snow kemudian menciptakan sayap dari es dan segera pergi ke hutan timur.
Di tempat pertarungan antara Arthur dan Mika , mereka telah mencapai ******* yang luar biasa dashyat.
“ Legendary Sword Technique : Immortality Severing ”
Arthur menggerakkan pedangnya yang sangat berat karena kandungan energi sihir yang begitu pekat.
“ Light Magic Style : Meteorite of Destruction ”
Mika menembakkan sebuah bola cahaya kecil yang hanya 5 cm.
Kedua serangan kemudian saling berbenturan menciptakan derak energi yang melepaskan gelombang udara yang benar-benar sangat kuat.
Tetapi setelah keduanya bersentuhan masing - masing , kedua serangan tersebut menciptakan ledakan yang amat dahsyat.
…… BOOM ……
Ledakan yang amat besar benar - benar tercipta , bagai ledakan nuklir yang menghancurkan apapun yang ada di sana.
Di waktu yang bersamaan Snow sedang bergerak ke arah Arthur dengan kecepatan paling cepat yang ia mampu tetapi ternyata itu masih belum sempat untuk sampai di tempat Arthur
“ Gawat aku terlambat !! ” ucap Snow dengan berkeringat dingin.
“ Ice Style Magic : Seven Layers Of Isolation ”
Snow membentuk sebuah kubah dengan 7 lapisan ketika ia masih di udara untuk bertahan dari ledakan yang di ciptakan oleh benturan serangan antara Arthur dan Mika.
Setelah beberapa saat , ledakan menghilang hanya menyisakan kabut asap yang amat luas.
Tanah telah menjadi retakan magma yang sangat panas dengan luas mencapai 1 km.
“ Sial aku benar - benar lebih habis - habisan dari biasanya ” keluh Arthur melihat daerah sekitarnya.
“ Kau benar - benar tidak menahan diri Arthur ” suara lembut terdengar di telinga Arthur ketika ia mendesah.
Arthur tidak menjawab , ia malah memejamkan mata.
“ Hei , jawab aku.... Aku tahu kamu belum pingsan ” ucap Snow dengan kesal.
“ Diamlah ! Apakah kamu tidak melihat kondisi ku sialan ! ” ucap marah dari Arthur.
“ Hehe.... Mau ku bantu , tetapi nanti kau harus membayar ku ” ucap Snow dengan nada bercanda.
“ Sungguh beruntung bukan , kamu memiliki teman seperti ku yang ingin membantu temannya yang membutuhkan ” ucap Snow sambil menggosok gosok kedua tangannya.
“ Kau !! Benar - benar ! Menjengkelkan sialan ” ucap Arthur menahan marah sambil kesakitan.
Walau Snow bercanda tetapi ia harus terbang beberapa cm di atas tanah karena tanah sudah seperti tanah di gunung berapi.
berbeda dengan Arthur yang merupakan penyihir api , selama itu berhubungan dengan api ia akan memiliki resistensi yang sangat tinggi.
Dunia ini setiap elemen mempengaruhi tubuh setiap pengguna.
Elemen es ia akan memiliki resistensi akan dingin tetapi tidak untuk panas , elemen tanah akan memiliki resistensi akan panas dan dingin tetapi tidak untuk racun.
Itulah umumnya manusia di dunia ini hanya memiliki 1 elemen sihir , karena semakin banyak elemen yang di miliki ia harus dapat berhati - hati agar tubuhnya tidak hancur oleh kekuatan nya sendiri.
( Maaf jika kurang menarik , ini hanya untuk bersenang-senang )
( Enjoy and always be happy )
[ To Be Continue ]