The Journey To The Edge Of Power

The Journey To The Edge Of Power
[ 60 ] [ Demon Lord ]



[ 60 ] [ Demon Lord ]


“ Sword Style : Straight Line ”


( Gaya Pedang : Garis Lurus )


Sring...


Dengan tebasan kuat , ruang seolah terbelah , bilah tipis berwarna hitam memotong tangan dan kaki seolah itu adalah kain yang mudah di potong.


Monster - monster di Dungeon ini tidak ada yang lemah .


“ Time Control : Condition Returns ”


Aku mengembalikan waktu ke beberapa saat lalu sebelum tangan dan kakiku terpotong.


Setelah waktu kembali , energi Roh ku terkuras banyak.


Skill ini menguras terlalu banyak kekuatan Roh , walau itu cuma hanya mengembalikan waktu yang sangat sebentar.


Meskipun aku merasakan lelah aku langsung melesat ke arah Evil General dan bergerak sangat cepat.


“ Fire Style Sword : Hot Cristal ”


Dengan tusukan pedang , aku menggunakan elemen panas yang luar biasa di bilah pedang ku.


Entah karena lengah ataukah memang mengabaikan serangan ku , Evil General di tembus oleh pedang ku dan tubuh nya secara perlahan menjadi debu.


Eh...


Aku cukup terkejut karena melihat title dari Evil General adakah Penyihir Abadi tetapi melihat nya mati menjadi abu hanya karena tusukan pedang , itu seperti sebuah hal yang konyol.


Belum lagi ia memiliki cara yang beragam dalam teknik serangan.


Entah itu teleportasi , membangkitkan Skeleton atau hal lain.


Tetapi setelah melihat peti emas dan pintu ke lantai 6 membuat ku cukup terkejut.


Apakah ia benar - benar mati ?


Shin hanya dapat menatap Dengan bingung , ia hanya dapat bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya.


Persepsi angin terus aktif tetapi aku masih tidak menemukan jejak dari Evil General.


Semuanya terasa membingungkan dan meragukan , biarlah !


Appraisal !


[ Name : Resurrection Wizard Job Book


Kelas : S


Detail : Salah satu Job Book yang di cari para iblis di seluruh dunia , memiliki kemampuan untuk membuat siapapun yang tunduk maupun mati untuk menjadi budak serta pelayan paling setia , ( terbatas oleh level ) ]


Shin jelas terkejut karena rincian dari Resurrection Wizard Job Book yang terkenal dengan luar biasa.


Tetapi kemudian ekspresinya berubah karena merasakan rasa bosan berada di dungeon walau itu sangat menarik baginya.


Hah...


Kurasa aku harus mempercepatnya untuk segera keluar dari sini.


Shin melamun tetapi kakinya berjalan ke lantai selanjutnya , tetapi ia di kejutkan oleh sebuah suara yang familiar baginya.


“ Hahaha... Bebas ! Benar benar bebas ! ” suara serak tiba - tiba terdengar ketika aku telah memasuki lantai 6.


Shin langsung waspada karena mengenali suara ini.


Evil General ! Ia masih hidup !


Tubuh ku mundur beberapa langkah ke belakang dan setelah melihat sebuah bayangan hitam di belakangku melalui persepsi angin , aku segera tahu siapa yang berada di belakang.


“ Kau masih hidup ! ” ucap ku memecahkan keheningan ketika Evil General terdiam melihat ku untuk beberapa detik.


“ Tentu saja aku masih hidup , aku hanya ingin menghancurkan tubuh ku sebelum nya untuk menghancurkan segel kontrak dan untuk itu aku sangat berterimakasih Manusia ! ” walau suara dari Evil General serak dan seram tetapi terdapat rasa tulus dari kata - katanya.


“ Aku tidak membutuhkan rasa terima kasih mu , yang ku ingin tahu adalah apa yang akan kamu lakukan ketika bebas dari segel kontrak yang mengekang mu ” ucapku dengan wajah serius.


“ Untuk itu kamu tenang saja manusia ! Aku sudah bosan dengan tindakan ku dulu , kini aku ingin menikmati hidupku ” ucap Evil General dengan tersenyum walau wajahnya masih dalam bentuk tengkorak.


“ Black Style Magic : Reincarnation ”


( Sihir Gaya Hitam : Reinkarnasi )


Tubuh tengkorak Evil General tiba - tiba menumbuhkan otot dilanjutkan dengan daging dan terakhir menjadi sosok manusia yang cantik dan menggoda.


“ Hehehe... Akhirnya sihir ku yang telah ku teliti selama ratusan tahun berhasil ! ” ucap dari Evil General dengan suara wanita yang lembut.


Jadi tengkorak hidup ini adalah wanita , walau aku cukup terkejut dengan identitas asli tengkorak hidup ini tetap aku tidak ingin berurusan dengannya.


Evil General kemudian menatap ku dengan tersenyum.


“ Sebagai rasa terima kasih ku , aku akan memberikan pelayan setia ku yang pernah menjaga kastil milikku ” ucap Evil General sambil menjentikkan jari.


“ Muncul lah Lizana ! ” suara lembut Evil General bergema yang kemudian muncul seorang pelayan wanita dengan mata merah dan goresan pecahan di mata kanannya secara vertikal.


“ Pelayan yang bodoh ini menghadap tuan ! ” suara wanita cantik yang di panggil oleh Evil General membungkuk hormat ke arah Evil General , setelah keluar dari bayangan Evil General.


“ Haha... Maaf Lizana ! Kali ini tuanmu adalah manusia di depan ini , jagalah , layani dan hormati dia seperti kamu menghormati diriku ” ucap Evil General dengan santai.


“ Apakah aku di buang tuan ! ” Lizana berkata dengan sedih.


“ Yah benar kau ku buang karena sudah tidak di butuhkan lagi , jadi segera lah ikut dengan tuan barumu ” ucap Evil General dengan nada santai.


Shin dengan linglung mendengar dan mengamati percakapan antara Evil General dan sosok pelayan yang ia panggil.


“ Apakah aku mengatakan akan menerimanya ” ucapku tiba - tiba menatap ke arah Evil General memecahkan suasana suram yang di ciptakan oleh Evil General.


“ Haha.. entah kau menerimanya atau tidak aku tidak peduli , sampai nanti lagi dan semoga kita dapat menjadi teman segera Manusia !! ” setelah mengatakan itu , tubuh Evil General berkedip menghilang dari sana.


Aku dan Lizana saling menatap dengan canggung , setelah beberapa saat kemudian Lizana membuyarkan keheningan kami.


“ Tuan mohon bantuannya mulai sekarang ” ucap Lizana membungkuk hormat.


“ Kau yakin ” ucap ku dengan terkejut karena perubahan suasana dari Lizana sangat cepat.


“ Yakin ” ucap singkat dari Lizana dengan yakin dan terlihat sangat tulus.


Hah sudahlah aku bawa saja , tidak baik untuk menolak pemberian seseorang entah itu baik maupun buruk.


“ Baiklah ikut lah dengan ku ” ucapku yang kemudian berjalan mencari pintu boss lantai ke 6 .


“ Baik ” ucap Lizana menganggukkan kepala.


Setelah itu kami berjalan dengan sangat cepat.


Pov Lizana


Aku adalah pelayan rendahan yang dipungut oleh tuan Evil General ketika masih menjadi Jendral Iblis.


Tetapi setelah kebebasan tuan , ia malah membuangku dan berubah menjadi wujud manusia , entah apa yang ia pikirkan tetapi ini membuat perasaan ku campur aduk.


Di sisi lain aku senang dengan kebebasan dari tuan tetapi di sisi lainnya aku bersedih karena di buang begitu saja ketika aku telah menunggu selama ratusan tahun setelah tuan di segel di sebuah Dungeon.


Dan kini aku mendapatkan perintah untuk melayani manusia entah siapa dia


tetapi manusia entah siapa ini memiliki sebuah aura yang membuat siapapun nyaman di sekitarnya , seolah terdapat timbangan energi yang menyeimbangkan semua hal.


Walau bingung aku tetap mengikuti manusia ini , berharap di masa depan aku tidak di buang kembali.


Pov Lizana End


Shin kemudian menelusuri Dungeon dan dalam beberapa hari ke depan dari lantai 6 , 7 , 8 dan 9 telah di selesaikan dengan cukup cepat bahkan jejak kehancuran terlihat memenuhi jalan yang ia lewati.


Lizana hanya dapat tersenyum kecut dan berkeringat dingin karena ia baru tahu bahwa tuan yang baru ia dapat kan adalah sosok yang kuat walau tidak sebanding dengan Evil General ( menurut Lizana ).


Di lantai 6 terdapat Boss lantai yaitu Automaton yang tidak jauh berbeda dengan Golem ciptaan dari Prince Goblin yang membedakannya adalah energi yang dimiliki Automaton.


Energi Automaton lebih stabil dan tahan lama sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menyelesaikan lantai .


Di lantai 7 adalah Fire Slime , Slime ini dapat menciptakan lautan api dengan begitu mudah , apalagi ia tidak mudah di hancurkan kecuali inti kehidupan yang berada di tengah tubuh nya di ambil maupun di hancurkan.


Dengan pengalaman di lantai 7 aku dapat mengalahkan mereka dengan lebih cepat , di lanjutkan dengan lantai 9 yang memiliki Boss tidak jauh berbeda dengan lantai pertama yaitu Calamity Scorpion.


Calamity Scorpion dapat mengeluarkan kabut racun dan gerakannya sangat cepat , lebih cepat dari gerakan automaton , melawan Kalajengking Bencana merupakan pertarungan yang cukup menghabiskan tenaga selama aku berada di Dungeon ini.


Tidak seperti di lantai pertama yang setiap serangannya sederhana tetapi memiliki kerusakan yang tinggi tetapi di lantai 9 yang membuat semuanya susah adalah kecepatan yang terus menyerang dari sisi yang tidak terduga.


Kini Shin telah berada di lantai 10 yang langsung menuju ke ruang Boss.


“ Selamat datang manusia ! ” ucap suara yang penuh dengan tekanan mengerikan muncul di ruangan boss tersebut.


Di sana terdapat laki - laki berambut merah dengan otot yang bisa di bilang sangat besar , dan memakai full armor hitam.


Senyum kejam terpampang di wajahnya , seolah melihat diri ku adalah badut yang mencari kematian.


Tetapi kemudian mulut nya bergerak mengucapkan sesuatu yang membingungkan.


“ Bunuhlah aku , jika tidak dunia akan merasakan kengerian dari diriku yang telah di kutuk oleh Dewa Iblis ini ” ucap laki - laki memohon tetapi juga mengancam bersamaan dengan tekanan yang luar biasa


Menyebar seperti sebuah gelombang dalam lautan yang luas.


Appraisal !


[ Name : Albert Silvermoon


Ras : Iblis


Level : 700


Title : Demon Lord of Destruction , Demon Lord of Wrath, Madness of the Demon God ]


Kenapa dengan orang ini ! Terlihat seperti iblis tetapi cara bicaranya sungguh anggun !?


Suara dari Albert seperti suara seorang wanita yang sangat lembut dan enak untuk di dengar.


Shin tidak menjawab perkataan dari Sang Demon Lord yang terdengar membingungkan.


“ Kenapa kau diam saja manusia n ” ucap Albert dengan nada penasaran , yang seketika menghilangkan lamunan Shin.


“ Demonic Style Magic : Explosive Thrust ”


( Sihir Gaya Iblis : Dorongan Ledakan )


Albert muncul di depan ku dan memukul Ku dengan cukup kuat yang seketika membuat ku terlempar dengan kecepatan yang tinggi.


Tepat sebelum aku menabrak ke dinding ruangan , tubuh ku berputar kemudian menginjak dinding dengan kuat dan meloncat melesat dengan cepat ke arah Albert.


“ Wind Style Sword : Heavy Thrust ”


Shin yang melakukan gerakan menukik di udara dengan kecepatan super cepat langsung bertabrakan dengan pedang Albert yang telah berada dalam jarak 50 cm.


Boom... Drt...


Benturan dari masing-masing kami menciptakan ledakan sonik dan beberapa bunga api .


“ Hehe... kau dapat menahan tekanan ku , menarik ! ” tekanan yang seperti gravitasi langsung menekan ku dengan lebih kuat.


Tetapi karena pelatihan ku adalah menahan gravitasi maka tekanan ini sudah normal untuk ku.


Tekanan apakah rasa menekan yang tidak berpengaruh ini maksudnya !


“ Demonic Style Magic : Earth Rift ”


( Sihir Gaya Iblis : Keretakan Bumi )


Albert menghentakkan kakinya di tanah yang langsung menciptakan keretakan yang menjalar ke arah ku , keretakan itu lurus dan dalam yang mungkin dapat menenggelamkan tubuh seekor sapi dengan mudah.


“ Element Fusion : Zero Grade Freeze ”


Shin meledakkan gelombang pembekuan dengan sangat kuat , lebih kuat dari yang biasanya.


Keretakan segera berhenti digantikan dengan tanah yang telah menjadi medan es .


Albert terkejut tetapi ia masih memasang wajah tersenyum , ia memperkuat dorongan pada pukulannya membuat kita berdua saling terdorong ke belakang.


Keduanya tiba-tiba menghilang dan muncul di tempat yang sama untuk saling membentur kan pedang masing - masing.


Hal ini dilakukan hingga belasan kali walau itu kurang dari 10 detik.


Albert mundur dan menatap tajam ke arah ku.


Senyum nya yang terus tercetak di wajahnya menghilang di gantikan dengan senyum malas yang bosan.


“ Demonic Style Magic : Heavy Pressure ”


( Sihir Gaya Iblis : Tekanan Berat )


Tekanan yang lebih berat dari sebelumnya memenuhi seluruh ruangan , tanah muncul beberapa keretakan karena sulit untuk menahan tekanan yang Albert keluarkan.


Kekuatan sihir nya berada di tingkat Demon Lord , sebuah tingkatan yang tidak dapat di ukur oleh manusia umumnya.


Tetapi untuk Shin tekanan ini hanyalah sebuah teknik untuk menggangu pergerakan bukan menekanku.


“ Wind Style Magic : Dragon Roar ! ”


Mulut Shin menembakkan tornado angin yang membentuk laser lurus berwarna hijau yang bergerak ke arah Albert.


Drs...


Albert dengan santai menggunakan tangan kirinya menciptakan sebuah pelindung energi berwarna merah untuk menahan dari laser tornado yang ku kirim kan , lalu tangan kanannya membentuk bola seukuran bola basket dan ketika di arahkan ke arah ku bola merah tersebut berubah menjadi laser berwarna merah.


Dang....


Laser merah menabrak ke dinding transparan , tidak berhenti di sana Albert menggeser tangan kirinya hingga dapat membelokkan laser tornado.


“ Hahah.. ” dengan tawa ringan energi di sekitar Albert melonjak.


“ Demonic Style Magic : Super Power Enhancement ”


( Sihir Gaya Iblis : Peningkatan Kekuatan Super )


Tubuh Albert bercahaya berwarna merah dan langsung menghilang , muncul di depan ku dengan mengayunkan tangannya.


“ Line Style : Vertical Nail Slash ”


( Gaya Garis : Tebasan Kuku Vertikal )


Aku tidak sempat untuk menghindar , Albert menyatukan ke lima jarinya lalu mengayunkan menyayat vertikal untuk memotong ku.


Secara refleks langsung menciptakan beberapa lapis pelindung , tetapi itu pun masih belum cukup untuk menahan serangan dari Albert.


Tubuh Shin segera terlempar dan menabrak dinding transparan yang belum menghilang ketika menahan laser merah dari Albert.


Brak.. pyar.


Seperti di hantam oleh benturan yang sangat keras , pelindung transparan langsung pecah seperti kaca kemudian tubuh Shin melesat menjauh hingga 50 meter.


“ Ugh... ” darah segar di muntahkan karena luka yang dalam di tubuh ku.


Rasanya beberapa tulang ku patah , ah SIAL !!


Aku kemudian menatap ke arah Albert dengan intens , mengambil nafas dalam - dalam dan memegang pedang dengan erat.


“ Lightning Style Sword : Lightning ”


( Pedang Gaya Petir : Kilat )


Derak petir berwarna merah muncul di tubuh ku , dan dalam seperkian detik aku menghilang dan muncul di belakang Albert memotong tangan kanannya dan menusuk dadanya yang langsung menembus inti kehidupan yang ia miliki.


“ Gah... ” Albert sangat terkejut karena ia tidak pernah menyadari kehadiran dari Shin yang kurang dari satu kedipan mata sudah memotong dan menembus dada di titik inti kehidupan iblis nya.


“ Bagaimana bisa ” ucap Albert dengan terkejut.


“ huft.. hah... Hah... Kau yang lengah , mungkin karena kau terlalu malas dan terlalu banyak tersenyum ” ucap ku dengan terengah-engah.


“ Kau manu- ” kata - katanya terhenti karena ia telah mencapai batas kehidupan setelah inti kehidupan di hancurkan.


Umumnya seorang Demon Lord tidak langsung mati ketika inti kehidupan nya hancur , tetapi karena di bawah emosi darahnya naik hingga ke titik inti kehidupan , hal ini yang membuat organ dalamnya terkoyak yang di akibatkan oleh percepatan aliran energi yang tidak stabil.


[ To Be Continue ]