The Journey To The Edge Of Power

The Journey To The Edge Of Power
[ 25 ] [ General Ghost ]



[ 25 ] < General Ghost>


Aku kemudian juga menggerakkan tubuhku sambil membuat pedang ku di selimuti oleh angin.


” Wind Style Slash : Death Wave ”


( Tebasan Gaya Angin : Gelombang Kematian )


Pedang ku berkedip berwarna hijau yang kemudian ku ayunkan untuk melawan balik serangan dari iblis yang menyerang ku ini.


Hal ini terjadi hanya dalam beberapa detik tetapi terasa sangat lambat sehingga aku dapat menciptakan aliran energi di bilah pedang ku.


Boom...


Ledakan gelombang kejut yang luar biasa terjadi ketika pedang ku dan pedang iblis ini beradu.


Menciptakan gelombang yang menghempas beberapa iblis lemah yang ada di sana.


Tidak berhenti di sana , tanganku dan tangan iblis ini bergerak dengan cepat untuk saling menyerang.


Trang... Trang...


Suara berdering dari benturan pedang terdengar disana memecahkan kesunyian sebelumnya.


Iblis lemah yang ada disana hanya dapat menelan ludah ketakutan , tetapi terdapat iblis besar yang menatap ku dengan tatapan tertarik.


“ Mati ! ” ucap iblis yang ku lawan dengan mengerahkan kekuatan penuhnya.


” Earth Style Sword : Earthquake Empress ”


( Pedang Gaya Bumi : Permaisuri Gempa )


Ledakan keras menggetarkan tanah sehingga tanah yang ku pijak terasa miring , ketika iblis itu menancapkan pedangnya ke tanah.


Tanah yang retak kemudian mengeluarkan cahaya berwarna hitam , para iblis dan apapun yang disana ketika terkena cahaya itu , tubuh mereka secara perlahan menjadi debu.


Ini ! Melarutkan air di dalam tubuh , benar- benar merepotkan !


Teknik yang hampir sama dengan teknik uap di dunia Naruto.


Aku dengan kecepatan yang luar biasa melompat dengan sekejap mata membuat ku terlihat seperti berkedip.


Untungnya teknik iblis ini hanya beberapa detik kemudian ia langsung kelelahan , dan jatuh berlutut menstabilkan nafasnya.


Teknik yang kuat tetapi teknik ini merupakan serangan tipe area yang berarti menguras energi , jika itu melawan banyak orang itu akan sangat berguna.


“ Kali ini giliran ku ! ” ucapku menatap tajam ke arah iblis itu dengan tatapan nafsu membunuh.


“ Wind Style Sword : Death Wave ”


( Pedang Gaya Angin : Gelombang Kematian )


Aku mengayunkan pedang ku dengan di selimuti angin yang 2x lebih kuat dari sebelumnya , dengan di tambahkan elemen api untuk memperkuat serangan ku.


Iblis yang aku tidak tahu namanya ini telah dalam posisi kelelahan , kepalanya langsung terbelah tanpa ia sadari karena ia tidak mengetahui arah serangannya.


“ Mati ! ” suara memecahkan keheningan dari mulutku ketika aku telah muncul di belakang iblis tanpa nama ini.


“ Satu mati ! Tinggal yang tersisa ! ” ucapku yang menatap ke arah para iblis dengan tatapan nafsu pertempuran.


Para iblis yang sebelumnya terkena serangan iblis tanpa nama sebelum nya , menyebabkan mereka kehilangan seperempat dari seluruh pasukan.


“ Dia telah membunuh Komandan Jin ! Apa yang harus kita lakukan ! ” ucap salah satu iblis yang ada di sana dengan ketakutan.


“ Sialan manusia itu ! Apa sih urusan nya dengan iblis ! ” ucap iblis yang lainnya dengan kesal bercampur ketakutan.


Iblis - iblis yang ketakutan itu tiba - tiba menjadi ngeri karena , kerumunan yang sebelumnya terdapat ratusan iblis secara mengejutkan telah menjadi kabut darah.


Dan itu di sebabkan oleh iblis yang berdekatan dengan mereka.


“ Jika kalian takut kenapa harus ikut ke garis depan , dasar kalian para sampah ! ” ucap marah seorang iblis yang berukuran besar , yang berpenampilan seperti orc.


“ Hih... ! Jen... Jendral Ghost ! ” salah satu iblis langsung melarikan diri karena ketakutan.


“ Demon Style Hand : Body of Destruction ”


Iblis besar yang di panggil dengan Jendral Ghost ini memukul tanah , yang kemudian membuat tanah retak secara perlahan dan kemudahan menghancurkan area dalam jarak 30 meter.


Krak... Krak... Duar..


Sialan ! Apa - apaan sih iblis ini , apakah otaknya lagi tersumbat air.


Sekutu sendiri apakah harus di bunuh begitu kejam.


Tanpa berpikir banyak aku langsung menciptakan sayap angin untuk melompat menghindari dari kehancuran yang di buat oleh iblis besar ini.


Tetapi ketika aku melihat kembali ke arah iblis besar ini , ia telah menghilang dan muncul di atas ku.


“ Demon Style Hand : Body of Destruction”


Tubuh ku meluncur ke bawah dengan kecepatan yang tidak terlihat oleh mata.


“ Tidak lagi ! ” pikiran tentang kehancuran yang akan mengenai ku , yang seketika membuat ku reflek membuat gerakan menyerang untuk melawan balik.


“ Wind Style Sword : Swirling Storm ”


( Pedang Gaya Angin : Badai Berputar )


Pedang yang di tangan ku berputar bersama tubuhku membentuk sebuah tornado angin bertekanan tinggi.


Angin bertekanan tinggi tersebut berada dalam jangkauan ke arah Jendral Ghost yang kemudian menyentuh kulit-kulit Jendral Ghost.


Tornado angin dan pukulan dari Jendral Ghost saling berbenturan , tetapi angin tajam dari Tornado angin seperti sebuah hembusan nafas , tidak melukai sedikit pun dari kulit Jendral Ghost.


Apa-apaan kulit dari iblis besar ini !


“ Apa hanya ini manusia , jangan mengecewakan aku karena telah membuatku bergerak ! ” jendral Iblis Ghost menatap ke arah ku dengan mata penuh intimidasi.


“ Iblis Sialan ! Mati ! ” aku menatap tidak percaya dengan apa yang ku lihat.


Dengan penuh kekuatan aku mengalir kan elemen angin dan api di pedangku membuatnya terlihat berwarna hijau kemerahan.


Pedang dan pukulan tangan kemudian saling beradu menyebabkan gelombang kejut yang kuat , sehingga apapun yang berada di sekitar ku terhempas.


Boom... Boom...


Ledakan antara pedang dan pukulan terdengar nyaring membuat iblis yang tersisa merinding.


“ Apa-apaan manusia itu ! Kenapa ia dapat menahan kekuatan dari Jendral Ghost ! ” iblis 1 melihat dengan tidak percaya.


“ Apa yang harus kita lakukan dengan ini , apakah kita membantunya ! ” ucap iblis 2 dengan bingung.


“ Hah... Apakah kau gila , ingin membantu Jendral Ghost itulah hal pertama yang telah kudengar dalam hidup ku ! ” ucap Iblis 1 dengan mata melotot.


Kembali ke pertarungan


“ Hahahah... Sangat baik sangat baik , ayo menari lebih menggembirakan manusia ! ” tawa seram terdengar dari mulut Iblis besar ini.


“ Demon Style Hand : Absolute Destruction ”


( Tangan Gaya Iblis : Kehancuran Mutlak )


Jendral Ghost mengayunkan tangannya ke arah Shin dengan bertubi-tubi.


Kecepatan dari tangan Jendral Ghost sangat cepat membuat nya dalam seperkian detik terlihat puluhan tangan terbentuk menyerangku.


“ Wind Style Sword : Flakes of Autumn Leaves ”


( Pedang Gaya Angin : Serpihan Daun Musim Gugur )


Seperti sebuah dedaunan di musim gugur yang memancarkan kesedihan , tetapi seperti Jendral Ghost tidak merasakan apapun ia terus menggerakkan tangannya sedangkan dedaunan itu terus menangkis serangan Jendral Ghost.


Berat ! Berat ini pasti dapat menghancurkan gedung dengan mudah !


Sialan iblis ini benar - benar kuat !


“ Wajah mu terlihat kesakitan manusia ! Apakah sampai di sini batas kekuatan mu ! ” dengan suara ejekan dari Jendral Ghost sebuah tekanan menimpa tubuhku.


[ To Be Continue ]