T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 08 '



Setelah si bapak-bapak tadi berlalu dari hadapan Arsylin, Arsylin memutar tubuh nya kembali menghadap kerumah itu.


' Kalo bener ini rumah si cowo judes itu, kenapa dia belum muncul juga ya? '


Gumam Arsylin.


' Coba aku chat lagi aja deh '


Arsylin merogoh ponselnya di Sling bag hitam yang ia kenakan.


*


|


WhatsApp :


Terlambat!


10.00


|


*


' Terlambat? '


Gumam Arsylin bingung.


*


|


WhatsApp :


Terlambat √√


10.27


Saya sudah dari tadi sampai dirumah kakak, √√


bell rumah kakak berulang kali saya pencet.    


Tapi tidak ada respon dari kakak!    


10.28


|


*


' Nyebelin banget sih ni orang! '


' Kan dia sendiri yang minta, setiap pagi aku harus kerumah dia.. '


' Sekalinya dituruti malah ngelunjak deh! '


Gerutu Arsylin.


' Tau gini lebih baik aku tiduran dirumah! '


Arsylin tampak kesal, sebab hanya ingin memenuhi syarat orang yang tak sengaja ditabraknya,


Arsylin harus bangun lebih awal dari biasanya, rela mencari dimana letak rumah sesuai alamat dikartu nama pria itu untuk menemuinya.


' Iiiihhh! '


Geram Arsylin sembari memukul gerbang rumah itu dengan kesal.


' Nyebelin! '


Celetuk Arsylin kemudian berjalan menuju mobil miliknya.


Namun baru beberapa langkah, ia dikejutkan dengan mobil putih yang melaju kearah nya.


' AAAAA!!!! '


Teriak Arsylin.


Namun..


Pom pom


Arsylin menjengit kaget.


Kemudian menurunkan kedua tangan yang menutupi seluruh wajahnya.


Dan menoleh kearah kiri.


Tampak pengemudi mobil putih yang tadi melaju, kini tengah menurunkan kaca mobil nya.


Diruang Tamu


' Kamu tdiak bisa ya memahami kalimat saya tadi malam? '


Heran Thanaka pada Arsylin.


Arsylin menunjuk dirinya kikuk.


Thanaka mengubah mimik wajahnya menjadi datar.


Dan Arsylin peka akan hal itu.


' Ee-em.. '


Arsylin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


' Kan saya bilang, kamu harus stand by dirumah saya sebelum jam 7 pagi '


Ulangi Thanaka dengan wajah datarnya.


Arsylin menyengir takut.


' Y-ya.. saya kira - - '


' Kalau besok kamu telat lagi, saya akan tambah hukuman kamu! '


Potong tegas Thanaka kemudian meninggalkan Arsylin yang terbengong tak terima disana.


' Astagaaa! '


Gumam pelan Arsylin.


' Nambah-nambahin beban hidup aku aja tau ngga - - '


' Apa katamu?! '


Arsylin terkejut.


Kemudian menyengir takut kearah Thanaka, dilantai dua.


' Engga papa kok kak. Hm '


Arsylin tersenyum manis agar tak disemprot oleh Thanaka.


Thanaka melanjutkan langkahnya menuju kamar.


' iiihhh! '


Arsylin menghentak kan kaki nya geram, sembari mengangkat kepalan tangan kanan nya ke udara.


Beberapa detik kemudian.


' Lah.. trus aku ngapain?! '


Gumam Arsylin bingung sebab ditinggal Thanaka sendirian diruang tamu rumah megah itu.


10 Menit Kemudian


' Sstt '


Arsylin menoleh kearah asal suara.


' Eh! I-iya kak ? '


Ujar Arsylin sembari berdiri dari duduknya.


Thanaka memberikan sebuah selendang.


Arsylin menerima nya dengan wajah tak mengerti, kenapa ia diberi selendang.


' Lain kali kalau kamu kerumah saya, usahakan pakai pakaian yang sopan '


Lanjut Thanaka menegaskan.


Sontak Arsylin tersadar, dirinya mengenakan celana sexy.


Dengan segera Arsylin melilit kan selendang yang diberikan Thanaka ke pinggang nya.


' Makasih kak - - '


Tak sengaja kedua pasang mata mereka bertemu.


' Cantik sekali anak ini '


Batin Thanaka yang masih memandangi wajah cantik Arsylin.


' Oh my God.. kak Thanaka ganteng banget '


' Coba aja sikapnya ngga judes, pasti makin ganteng '


Keduanya terbuai oleh pandangan pertama mereka.


' Eh! '


Arsylin segera memalingkan wajahnya malu.


Begitu pula dengan Thanaka.


' Ekhem.. '


' S-siapa nama mu ? '


Gugup Thanaka.


' Arsylin kak '


Lirih Arsylin.


' Ah iya Arsylin.. '


' Karena kamu sudah disini, ayo ikut saya '


' Kemana kak? '


Tanya Arsylin dengan sedikit rasa takut.


' Cafe '


Jawab Thanaka singkat, kemudian berjalan menuju meja yang tak jauh dri tempatnya berdiri.


' Cafe? '


Gumamnya.


' Ee kak, kan persyaratan nya cuma - - '


' Kamu lagi protes? '


Potong Thanaka.


Arsylin menggeleng cepat.


' Enggak kok kak hee '


Arsylin menyengir kuda.


Thanaka membuang nafas.


' Ayo '


' I-iya silakan kak '


Thanaka dan Arsylin pun berjalan beriringan menuju garasi mobil dirumah Thanaka.


* 💘 NEXT 💘 *