
3 Tahun Kemudian..
Thanaka, Arsylin, Diana dan juga David menjenguk Lhevia yang mendekam di penjara.
Ya. Setelah pertengkaran nya dengan Thanaka yang terjadi 3 tahun lalu, Thanaka yang habis kesabaran segera melaporkan tantenya dan Axell ke polisi.
Tak lama kemudian Lhevia dijatuhi hukuman paling lambat 5 tahun penjara.
Atas kasus kriminalitas dan pencemaran nama baik.
Namun tepat Ditahun ke-dua mereka mendekam di penjara, Axell meninggal dunia.
Tampak Diana dan David menatap sendu kearah Lhevia yang tengah berpelukan dengan Thanaka.
Lhevia menangis sejadi-jadinya.
' Maaf ya dek '
' Tante udah jahat sama kamu dan juga istri mu '
' Sekali lagi maafin Tante '
Thanaka mengangguk.
Ia mengakui jika dirinya sangat-sangat menyesal telah gegabah, melakukan sesuatu yang hanya bertujuan untuk memuaskan egonya saja.
Setelah dirasa puas memeluk sang adik keponakan, kini Lhevia beralih ke Arsylin.
Namun sebelum dirinya menatap Arsylin, matanya tertuju pada D'tharsllya ( putrinya Arsylin dan Thanaka).
' Hai sayang, sudah besar kamu nak '
Sapa ramah Lhevia sembari mengelus lembut pipi D'tharsllya, yang terus digendong Diana.
Diana tersenyum.
Sejenak Lhevia berpelukan dengan Diana.
Kemudian David, keluarga sekaligus mantan kekasihnya.
Berakhir di Arsylin yang duduk disebelah David.
' Arsylin '
Lhevia duduk disebelah Arsylin, lalu menggenggam tangan Arsylin.
Arsylin hanya diam.
Sedang Thanaka, David dan Diana, mereka memberikan kesempatan pada Lhevia untuk meminta maaf pada Arsylin.
' Maafin Tante ya sayang '
Cicit Lhevia tulus.
' Tante udah jahat banget sama kamu, juga sama Thanaka '
Arsylin masih diam.
' Apalagi Tante menyakiti mu saat kamu tengah mengandung anak mu..'
Lhevia menitikkan air mata.
' Tante menjadi semakin merasa bersalah pada mu sayang '
Arsylin menelan salivanya.
Lanjut Lhevia dengan menitikkan air mata.
' Kamu mau kan, maafin Tante? '
Melas Lhevia yang terlihat pucat itu.
Arsylin yang sedari tadi diam, kini tersenyum hangat.
Membalas genggaman tangan Lhevia.
' Arsylin maafin kok tan '
Lhevia tersenyum disela-sela tangisnya.
' Yang berlalu biarlah berlalu '
' Biarlah ini menjadi pelajaran bagi kita semua '
' Supaya tidak ada lagi yang nekat melakukan kejahatan, hanya untuk memenuhi keegoisan dirinya sendiri '
Lanjut Arsylin lembut.
Thanaka dan yang lain mengangguk setuju.
Lhevia memeluk Arsylin, tangis nya kembali pecah.
Thanaka hanya menunduk, memijit batang hidungnya menahan tangis.
Sedangkan Diana yang sedari tadi menggendong D'tharsllya ( putrinya Arsylin dan Thanaka ), kini menangis haru diperlukan sang suami.
Belum puas Lhevia memeluk Arsylin, batas waktu pertemuan nya dengan para keluarga berakhir.
' Maaf Bu, waktu pertemuan anda dan keluarga sudah berakhir '
Ujar sopan nan ramah salah seorang pakpol.
Sontak Lhevia dan yang lain menoleh.
Lhevia melepaskan pelukan nya.
Menatap sendu wajah Arsylin.
' Maafkan Tante ya Arsylin '
' Seharusnya anak sebaik dirimu tidak mengalami ini semua '
Batin sesak Lhevia.
Setelah berpamitan dengan Thanaka dan yang lain.
Lhevia segera dibawa masuk kembali ke sel penjara.
Arsylin yang tak kuat lagi menahan tangisnya, akhirnya menangis sejadi-jadinya meratapi Lhevia yang didampingi polisi menuju sel nya.
Sontak Thanaka membawa Arsylin ke pelukannya.
Ia pun ikut menangis dipelukannya.
Begitupula dengan Diana, yang sedari tadi sudah menangis. Karena melihat Lhevia dengan wajah melasnya menuju sel nya, sontak tangis nya semakin pecah.
David yang hanya membombai, segera memeluk sang istri.
* 💘 TAMAT 💘*