T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 33 '



Pukul : 15. 45


David dan Diana sudah meluncur ke hotel yang dimana ada Jhoan dan Rhani disana.


Mereka sengaja tak mengabarkan kedatangan Jhoan dan Rhani pada Arsylin.


Selain itu permintaan Jhoan, ini sekaligus bentuk kekompakan kekeluargaan mereka yang retak namun tetap utuh.


Dilain sisi..


Dengan mengenakan hoddie crop jumbo berwarna maroon sepusar perut, dengan dipadukan celana jeans hitam panjang dengan sedikit robek dipaha kiri dan dilutut kanan.


Tak lupa pula diikat kuda rambut lebat nan panjang sepunggung, berwarna coklat nya itu.


Menyisakan sedikit rambutnya dikedua pelipis nya, membiarkannya terbang.


Dengan menggunakan sepatu santai warna maroon, dipadukan kacamata keren warna hitam dikepala nya, Arsylin sudah siap turun dari kamarnya.


Namun baru saja menuruni tiga ank tangga mewah milik nya, Arsylin teringat sesuatu.


' Astaga lupa '


Gumam Arsylin, kemudian berlari kecil menuju kamarnya kembali.


Meraih ponselnya yang ia letakkan diatas meja riasnya tadi.


Lalu menggantung kan tali casing ponselnya ke lehernya.


Setelah selesai merapikan rambutnya yang tertimpa tali casing ponselnya, Arsylin berkaca sebentar.


Lalu berkata ' ok '


Pada bayangan nya dicermin, kemudian kembali berjalan menuju pintu keluar kamarnya.


Di teras mansion..


Sembari menunggu mobil Thanaka datang, Arsylin terus bercanda dengan para bodyguard yang berjasa disekeliling mansion nya.


' Non Arsylin cantik sekali, mau kemana non? '


Tanya Bagus, salah seorang bodyguard nya yang masih bujangan.


' Ada dehh, ih kepooo '


Ledek Arsylin dengan khas manja nya.


' Ah non mah, oohh saya tau.. '


Arsylin mengangkat alisnya.


' Pasti sama cowo ganteng yang tadi pagi. Ya kan non? '


Goda Bagus.


Sontak Arsylin tertawa.


' Iihh sok tauuu '


Elak Arsylin sembari mentoyor bahu kekar bagus.


Bagus hendak menjatuhkan tubuhnya ke samping, sontak yang lain panik bahkan Arsylin juga ikut menjulurkan tangannya.


' Lemes bestih, disentuh Ama bidadari '


' Yeeeew '


' Huuuuu '


Sontak para bodyguard yang lain dan juga Arsylin tertawa lepas di teras, sebab lelucon yang dibuat oleh Bagus.


Disela-sela Keseruan Mereka


Tampak mobil putih Thanaka sudah masuk ke area halaman mansion milik Arsylin.


Sontak Arsylin tersenyum.


' Itu pasti kak Thanaka '


Batin Arsylin yakin.


Setelah mobil putih itu terparkir rapi tepat di depan teras mansion milik Arsylin, Thanaka akhirnya turun dari mobil.


Mata Arsylin membulat sempurna mendapati Thanaka yang sangat-sangat tampan, tengah berjalan ke arahnya.


Begitupula para bodyguard yang ada disampingnya.


Mereka tak henti-hentinya melempar pujian pada Thanaka.


Sapa hangat Thanaka pada semua yang ada di teras mansion.


Sontak para bodyguard pribadinya Arsylin, menjawab dengan tak kalah ramah.


Namun beda dengan Arsylin.


Matanya terus menatap tubuh kekar Thanaka, yang mengenakan set maroon sama seperti dirinya.


Dengan dipadukan kaca mata hitam diwajahnya.


Arsylin menjadi sedikit gugup.


Jantung nya berdegup semakin cepat.


' Astagaaa '


' Sempurna sekali ciptaan mu Tuhan '


' Bahkan sejauh ini.. aku baru menemukan cowo ganteng banget itu ya dia '


Batin Arsylin takjub.


' Non '


Sontak Arsylin tersadar, kemudian menjadi gugup dihadapan Thanaka yang sedari tadi tersenyum padanya.


' Itu loh non, cowo nya udah dateng '


Lanjut Aryo, bodyguard yang tadi mengagetkan Arsylin.


Sontak Arsylin memukul bahu kiri Aryo.


' Kaget tau! '


Umpat kesal Arsylin, pelan.


' Ya abisnya non Arsylin sih.. mas nya udah ganteng buangett kaya gini malah didiemin '


Thanaka tersenyum.


Arsylin semakin malu.


Dengan sesekali tersenyum kikuk pada Thanaka.


' Astagaa Aryo! '


' Bikin malu aja siii! '


Batin Arsylin gugup, sembari melotot ke arah Aryo.


Namun Aryo yang dipelototi dan para bodyguard yang lain disekelilingnya, hanya terkikik.


' Awas ya kalian! '


' Eh.. ehehe M-ma maafin mereka ya kak '


Cicit Arsylin malu, sembari sesekali mencubit Aryo.


' Emang resek orang nya '


Celetuk Arsylin kemudian memberikan pelototan maut pada para bodyguard nya, namun mereka hanya terkikik.


Thanaka hanya tersenyum.


' Ngga papa.. mereka asik kok, saya suka '


' Tuuh kan noonn '


Sahut Bagus dan Aryo heboh.


' Mas nya bilang suka sama non '


Sontak Arsylin melotot dan menganga tak percaya, namun Thanaka hanya tersenyum miring sembari menggeleng pelan.


' Aryoo iihh '


' Bikin malu aja deeehh! '


Gerutu Arsylin sembari terus memukul bahu Aryo, kemudian disambung tawa oleh yang lain.


Begitupula dengan Thanaka, ia pun tanpa sadar terbawa suasana seru yang diciptakan Arsylin dan para bodyguard konyol nya disana.


* 💘 NEXT 💘 *