T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 54 '



Pukul : 23.45


Setelah lama berunding bersama.


Diana dan Jhoan juga David dan Rhani, kembali menghampiri mereka dan Thanaka yang masih duduk di sofa ruang tamu.


Diana menjelaskan mengenai hasil diskusi bersamanya.


Arsylin dan Thanaka bertatapan, seolah menandakan ketegangan yang kuat disana.


' Arsylin.. Thanaka.. '


' Berdasarkan keputusan bersama kami..'


Thanaka mengeratkan genggaman tangannya.


Dapat ia rasakan, tangan Arsylin begitu dingin.


Mereka pun menyimak dengan deg-degan yang tak karuan disana.


' Kami menyetujui niat baik kalian '


Jhoan dan yang lain tersenyum hangat.


Mendengar kata-kata Diana, sontak Thanaka dan Arsylin bertatapan.


' Kita di restuin kak! '


Seru bahagia bercampur haru Arsylin, Thanaka mengangguk haru.


Kemudian memeluk Arsylin, sontak Arsylin membalas pelukan Thanaka.


Diana tersenyum hangat.


' Syukurlah Arsylin..'


' Aku bahkan tak tahu harus apa jika orang tua mu tak merestui ku '


Lanjut Thanaka dengan nafas yang terburu, karena saking kaget dan bahagia nya.


Arsylin mengangguk sembari terus tersenyum bahagia dipelukan Thanaka yang.


Jhoan berdehem.


Sontak Arsylin dan Thanaka melepaskan pelukan mereka.


Kemudian melirik satu sama lain, dengan wajah malunya.


' M-maaf om '


Cicit Thanaka malu.


' Silahkan dilanjut Tante '


Lanjut Thanaka dengan sopan.


Kemudian Diana tersenyum.


'  Ya itu saja sih.. kami merestui niat kalian '


Lagi-lagi Thanaka dan Arsylin bersorak pelan bak anak kecil.


' Tapi tapi.. '


Sontak Thanaka dan Arsylin menoleh.


' Tapi apa ma?! '


Tanya Arsylin, ia takut jika tidak direstui.


' Kalian baru kalian izin kan untuk tunangan dulu ya..'


Sontak Arsylin dan Thanaka mengeryit bersamaan.


' Kenapa ma? '


' Kenapa Tan? '


Arsylin dan Thanaka bertatapan.


Lanjut Diana.


Sontak Thanaka dan Arsylin kembali bersorak gembira.


Kemudian berpelukan lagi.


David dsan Jhoan hanya terkikik, sedangkan Rhani. Dan Diana saling lempar tatapan.


Suasana hati Arsylin dan Thanaka sangatlah bahagia.


Haru, kaget, sedih, bahagia campur aduk menjadi satu dihati keduanya.


Diana melanjutkan kata-katanya.


Arsylin dan Thanaka mendengarkan dengan seksama.


Dari hasil rundingan mereka tadi, Diana juga menentukan tanggal untuk melangsungkan acara pertunangan mereka.


Yaitu 2 hari yang akan datang, tepatnya dihari Sabtu malam Minggu.


Tak lupa pula, Diana meminta kepada Thanaka agar menyampaikan keputusan nya pada pihak keluarga nya.


Thanaka segera mengangguk paham.


Dirasa perbincangan sudah selesai, Thanaka pun pamit pulang.


Namun sebelum pulang, Thanaka sempat diajak bercengkrama sejenak disana oleh David dan Jhoan.


Ya urusan lelaki dong pastinya.


Jhoan berbagi sedikit pengalaman nya dalam menyelesaikan masalah dalam ruam tangganya.


Begitupula dengan David.


Ia juga memberikan saran dan solusi pada Thanaka, agar Thanaka lebih baik lagi dalam memimpin rumah tangganya.


Tak lupa pula, Jhoan menjelaskan sifat asli Arsylin.


Agar Thanaka tak kaget nantinya, jika setelah mengetahui bagaimana watak asli putrinya.


Dengan senang hati Thanaka mendengarkan nya.


Mulai dari sifat baiknya, sampai dengan sifat buruk Arsylin diceritakan oleh Jhoan pada Thanaka.


Jujur Thanaka sempat terkejut mendapati sifat asli dari Arsylin.


Namun ia tak mempermasalahkan hal sepele itu, yang ia penting kan adalah bagaimana caranya menghadapi sifat Arsylin yang mudah berubah-ubah itu sesuai yang dikatakan Jhoan padanya.


Namun sebelum Thanaka mendapatkan jawaban dari pertanyaan dirinya sendiri, Jhoan akhirnya memberikan masukan pada Thanaka.


Jika Arsylin sudah mulai menunjukkan sifat buruk yang baru saja ia katakan, bawa saja Arsylin ke luar rumah.


Pasti Arsylin akan tenang dari amarah nya.


Jangan lupa pula untuk merayunya agar mau makan.


Sebab Arsylin jika sudah marah besar, jangan kan menyapa kita.


Tidak makan sehari penuh saja dia mampu.


Sontak Thanaka melotot tak percaya.


Ya. Begitulah Arsylin yang sebenarnya.


Selain manja nya minta ampun, Arsylin juga tipe wanita yang keras kepala, tegas dan sangat cerewet.


Sama seperti Jhoan.


Tegas dan manjanya ikut dari Jhoan.


Sedangkan keras kepala, dan juga cerewet nya, ikut dari Diana.


Mendengar itu Thanaka terkikik.


* 💘 NEXT 💘 *