T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 43 '



Tiba-tiba Loli samaran teringat sesuatu.


' Oh iya yang '


' Hmm? '


' Tadi David datengin aku loh '


' Apa?! '


Axell kaget.


' Iya, jadi tadi.. waktu kamu belum datang ke villa, dia sempet datengin aku '


' Terus-terus? '


Lanjut Axell penasaran.


' Ya dia marah-marah lah, gara-gara kejadian penculikan kamu yang gagal itu! '


Sontak Axell duduk dari tidurnya.


' Terus?! Terus?! '


' Ya pokonya dia marah-marah sama aku '


' Dia tahu kalo ini rencana aku sama kamu '


Protes Lhevia.


' Sial! '


Umpat Axell.


' Dia juga bilang, kalau kita sampai berani mencelakai keluarga kecilnya lagi.. '


' Dia ngga segan-segan buat laporin kita ke polisi '


' Ohh.. '


' Ternyata mantan mu pecundang juga ya '


' Dikit-dikit polisi, dikit-dikit polisi '


Lhevia berdecak.


' Eh tapi bentar deh.. '


Axell berdehem.


' Kamu kenapa ngga cerita sama aku kalau David itu pindah ke Jakarta?! '


Kini Lhevia mengintrogasi Axell, Axell mengeryit.


' Tahu dari mana yang? '


' Ya tadi waktu dijalan, aku sempet gali-gali informasi dari anak tirinya David itu '


' Dia bilang, mereka udah pindah ke sini dari Februari lalu '


' Dan kamu menyembunyikan ini semua dari aku!'


Protes Lhevia.


' Y-ya.. ya.. '


' Aku cuma ngga mau aja kalian sampe balikan '


' Bisa jadi kan, karena kamu tahu David pindah ke Jakarta.. trus kalian ketemuan? '


Lhevia berdecak.


' Nanti bisa CLBK an kalian yang, aku ngga mau '


' Makanya aku tutupin itu dari kamu '


' Tapi apa akhirnya? '


' Aku tahu juga kan dia pindah ke sini? '


' Y-ya iya sih yang '


' Tapi.. kalaupun aku bilang ke kamu, emangnya David masih mau ketemu sama kamu?! '


Ledek Axell, sontak Lhevia tak terima.


' Iihh bukan itu maksudku Axell! '


' Eem.. lalu? '


' Ya soalnya tadi waktu dia ke Villa, di bilangnya cuma ngontrol proyek film nya aja kesini '


' Dan aku cuma mau memastikan aja.. kebenaran kata-kata nya tadi '


' Emm gitu '


Axell menghela nafas.


' Iya yang, mantan mu itu sudah pindah ke Jakarta'


' Semenjak dia menikah sama Diana '


' Karena kan.. Diana punya tuh boutique di Jakarta'


' Jadi.. pas dia udah nikah sama mantan mu, jadilah mereka tinggal di Jakarta '


' Karena sekalian ngurusin bisnis nya itu '


' Oohh gituu '


' Pantes aja David bohong sama aku, mungkin dia takut kalau aku ketemu sama istrinya '


Batin Lhevia.


' Tapi yang.. '


' Hm? '


' Engga '


' Bohong, pasti Taulah! '


' Kasih tau nggak! '


Paksa Lhevia.


' Ngga mau '


Goda Axell, sontak Lhevia berdecak.


' Ck. Yaang ih '


' Kasih tau doong! '


' Ada syaratnya '


' Astagaa pake syarat-syaratan segala, kaya anak kecil deh ah! '


' Ngga mau yaudaaahhh '


Lhevia semakin geram.


' Iya iyaaa oke, apa syaratnya cepetan! '


' Nanti malem aku kesana ya, kita main '


' Udah pengen lagiii '


Sontak Lhevia melotot tak percaya.


' Astagaaa Axell! '


Bentak Lhevia geram.


' Belum ada sehari kamu kasih aku napas buat bebas, tapi udah minta buat ngebantai aku lagi?! '


Omel Lhevia geram.


' Abisnya.. '


' Kamu suhu sayang '


Puji Axell dengan suara seraknya.


' Jadi aku ketagihan deh sama permainan mu '


Lanjut Axell nakal.


Lhevia berdecak.


' Gak! '


' Gak jadi aja! '


' Ehh! yang yang!.. yaaangg please iihh '


Manja Axell yang minta nambah jatah.


' Gila ya kamu yang! '


Axell cemberut.


' Kalau gini caranya, sama aja kamu tuh mau bunuh aku secara perlahan tau nggak! '


Omel Lhevia lagi.


' Aihh! '


' Yaang, malah dengan begitulah kamu bisa hidup lebih lama '


Lhevia memutar bola matanya malas.


' Selain itu, bisa awet muda lagi '


' Contohnya aku ni, biarpun umur tua tapi wajah masih remaja '


Sontak Lhevia bergidik geli.


' Ya yang ya, nanti malem lagi.. '


' Ya ya ya please '


Lhevia hendak marah, namun melihat ekspresi Axell yang menggemaskan.


Lhevia menjadi ketawa.


' Yaudah deh terserah kamu '


' Yessss horreeeee '


' I'am coming darliing '


' Berisik ih! '


Omel Lhevia, sebab Axell bersorak gembira diseberang sana.


' Tapi kalo jadi kesini, bawa- - '


' Iya siap-siap.. tenang apapun itu aku bawa '


' Bila perlu aku beli sekalian tuh, mall kesukaan mu itu '


' Lalu kubawa kesana biar jadi kado istimewa '


Sontak Lhevia tertawa renyah.


Axell memang sudah tahu betul bagaimana kekasihnya, jika mereka hendak bertemu.


Wajib membawa camilan, karena setelah bermain ( itu ), pasti keduanya akhiri dengan bersih-bersih, ngemil lalu tidur bersama.


* 💘 NEXT 💘 *