T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 27 '



' Apa salah mama ke kamu Arsylin?! '


Lanjut Diana.


Arsylin menggeleng kuat.


' Apa pernah aku menyakiti hati kalian ha?! '


Diana rasanya ingin sekali mati saja detik itu pula.


' Aku rela mempertaruhkan nyawaku demi kamu Arsylin! '


Murka Diana.


Sebab ia menganggap Arsylin telah mengkhianati nya.


' Dan kau David! '


Tunjuk Diana kasar pada David.


' Aku bahkan rela memisahkan Arsylin dengan Jhoan hanya demi kamu vid, demi kamuu!!! '


Deg


' Kenapa semua nya jadi seperti ini?! '


' Apa mama mengira aku sudah mengkhianati nya?! '


' Arsylin tidak mungkin seperti itu maaa! '


Batin Arsylin menangis.


David terdiam seribu bahasa.


Ia pun demikian, tak menyangka bila kebodohan nya bisa menyebabkan posisi nya terancam.


' Tapi kenapa balasan kalian ke aku seperti ini?! '


Diana frustasi.


Dijambak nya kuat rambutnya sendiri.


Arsylin tak tega melihat Diana menyiksa dirinya sendiri.


Sontak Arsylin melepaskan pelukannya dengan Aci, kemudian memeluk Diana.


Diana tak melakukan perlawanan.


' Ma i'am so sorry '


Lirih Arsylin sembari memeluk kuat tubuh sang ibunda.


Diana hanya terdiam dan terus menangis.


' Ini tidak seperti yang mama lihat ma.. '


Lanjut Arsylin.


' Arsylin tadi sedang bicara ke papa David, tapi tiba-tiba papa David tampar Arsylin.. '


Kini Arsylin memberanikan diri untuk buka suara.


' Kami memang tidak pernah sekalipun mengkhianati mama.. '


' Tapi tadi, papa David berusaha meniduri ku ma '


' Apa?! '


Gumam Diana tak percaya.


Sontak Diana melepaskan pelukan Arsylin.


' Tadi memang begitu kejadian nya mas..'


' Matilah aku.. kenapa Arsylin menceritakan nya!'


Batin David semakin panik sekaligus malu.


' Mama harus percaya sama Arsylin ma.. '


' Arsylin ngga mungkin bohong! '


Pada akhirnya Arsylin memutuskan untuk mengatakan kebenaran nya.


' Jadi benar yang dibilang Aci tadi '


Batin Diana.


' Apa benar yang dikatakan Arsylin?! '


Tanya Diana pada David.


Sontak David kalang kabut.


' Ternyata selama ini..'


Diana semakin mendekat ke David.


David dengan susah payah menelan salivanya.


' Kau tidak pernah serius menjadi papa sambungnya Arsylin! '


Sambung Diana serius.


' Arsylin itu anak aku vid.. '


' Berarti dia juga anak mu! '


Bentak Diana kasar.


' Diana aku minta ma - - '


PLAKK!!


Tamparan keras mendarat kasar dipipi kiri David.


Sontak Arsylin menutup wajahnya takut, lalu dipeluk dan ditarik menjauh dari sana.


' Aku sudah sangat-sangat mempercayai kamu sebagai papa sambung yang pantas untuk anak ku ! '


Murka Diana menjadi-jadi.


' Bahkan aku tidak perduli dengan kebusukan mu dimasa lalu! '


Kini mata Diana kembali berkaca-kaca.


' Tapi apa?! '


Lirih perih Diana.


BRUKH!


Diana mendorong kasar dada bidang David, sehingga membuat nya hampir terjatuh.


' Kau mengkhianati ku vid! '


Air mata kembali membasahi wajah Diana.


Setelah mengatakan itu, Diana keluar dari kamar Arsylin.


' Ma.. Mama - - '


' Arsylin tunggu! '


Sontak Aci memasang badan untuk melindungi Arsylin.


' Tuan! '


Bentak geram Aci pada David yang mencoba meraih tangan Arsylin.


' Apa tuan tidak malu atas perlakuan tuan barusan kepada non Arsylin hah?! '


Lanjut Aci tak main-main.


' Dan seharusnya tuan itu sadar, tuan hanya ayah tiri non Arsylin! '


' Jangan main kasar seenaknya dong! '


David mengeraskan rahangnya.


' Tuan Jhoan saja tidak pernah sekalipun main tangan pada non Arsylin, kenapa tuan begitu kasar pada non Arsylin! '


Lanjut Aci yang juga tersulut emosi.


' Bi udah Bi.. lebih baik kita susul mama '


Cicit Arsylin takut.


' Saya juga yakin, apa yang tuan tadi katakan adalah fitnah! '


Sontak David menganga tak percaya, seorang aspri sangat berani melawan nya.


' Karena saya sendiri mendengar, kalau tuan sendiri yang menarik paksa non Arsylin masuk ke kamar. Iya kan?! '


Sontak Arsylin dan David terkejut.


' Aci lebih baik sekarang juga kau segera menjauh dariku! '


Sahut David dengan nafas yang memburu.


' Sebelum kau menjadi orang kedua yang ku tampar setelah Arsylin! '


Tegas David serius dengan mata yang berapi-api.


Sontak Arsylin menunduk takut.


' Saya tidak takut pada tuan! '


' Palingan juga sebentar lagi tuan akan diusir dari sini! '


Celetuk Aci.


Sontak David menganga tak percaya.


' Ayo non, kita pergi dari sini! '


Ajak Aci sembari membuang muka tepat didepan wajah David.


Aci pun segera membawa Arsylin pergi dari kamarnya.


' AKKHHH!! '


David mengerang kasar sembari menendang angin.


* 💘 NEXT 💘 *