
Dikamar..
Karena matanya juga sudah mengantuk, Arsylin memutuskan untuk segera tidur.
Ya. Arsylin tak sempat membersihkan diri.
Setelah menata semua isi paper bag yang tadi dibawanya, Arsylin kemudian menjatuhkan tubuh sexy nya ke ranjang empuk nya.
Beberapa menit kemudian..
Arsylin pun terlelap.
Pukul : 05.54
Setelah selesai mandi, Arsylin segera mengenakan pakaiannya.
Dilantai pertama..
Tampak Diana, Rhani, Jhoan dan David juga beberapa bodyguard nya tengah bercengkrama.
Sedangkan di dapur bersihnya, ada beberapa pembantu dan dua chef yang tampak sibuk mempersiapkan sarapan.
' Ahahaha, Tuan Jhoan benar sekali '
Sambung Aryo.
Jhoan dan David hanya tertawa.
' Bahkan saya pernah dikejar-kejar sama anjing peliharaan tuan Jhoan itu dulu '
Lanjut Aryo dengan sedikit kesal, namun Bercanda.
Mendengar itu tawa Jhoan kembali pecah.
' Lah, mana anjing nya sekarang? '
Tanya David.
' Waahh sudah dijual mungkin sama mereka bro '
Celetuk Jhoan.
Namun malah di iyakan oleh Aryo, Bagus dan Tri.
Sontak David terbahak, sedangkan Jhoan shock mendengar nya.
' Clarry beneran kalian jual?! '
Aryo, Bagus dan Tri mengangguk bersamaan.
' Astagaaaa Aryo, Bagus, pak Tri '
Melihat Jhoan shock, sontak tawa David semakin pecah.
Diana dan Rhani yang penasaran pun mendekat.
' Yaa habisnya galak dia tuan, pernah nih - - '
' Heii pagi-pagi udah ngerumpi aja deh kalian '
Potong Diana, Rhani tertawa kecil.
Kemudian ikut nimbrung bersama para suami.
' Itu loh Nya, kami lagi nyeritain Clarry '
Lanjut Aryo yang sempat terpotong oleh Diana tadi.
' Clarry? '
' Iya Nya, si anjing galak punya tuan Jhoan itu loh'
Diana mencoba mengingat-ingat.
' Clarry loh Diana, masa kamu lupa '
Sambung Jhoan.
' Oohhh yang dulu pernah ngejar kamu itu kan ya? '
Diana teringat moment konyol Aryo yang sampai memanjat gerbang, sebab dikejar Clarry.
Sontak semuanya tertawa.
' Iya betul Nya, pas habis dikejar-kejar itu..'
' Saya ngajak Pak Tri sama Bagus, buat ngejual anjing itu diam-diam '
Lanjut Aryo.
' Astagaaa, jadi selama ini clarry ngilang itu karena kalian jual? '
Tanya Diana yang juga baru tahu.
Ketiganya pun mengangguk polos.
Rhani hanya menggeleng sembari tertawa kecil.
Sedang yang lain terbahak melihat wajah-wajah tak berdosa itu.
Mereka semakin hanyut dalam suasana asik disana.
Melihat para chef yang sudah menunggu diruang makan, Diana bangkit menuju ruang makan.
' Gimana? Udah siap chef? '
Tanya Diana memastikan.
' Sudah Nyonya, silahkan Nya '
Sahut ramah Chef pria itu.
' Ee itu tolong kasih tau mereka disana, suruh kesini sarapan dulu '
' Baik Nyonya '
Chef pria itu pun langsung menuju ruang tamu.
' Permisi, maaf mengganggu tuan '
Sontak mereka yang tengah bercanda disana menoleh.
' Ah! Ya Cleo, ada apa? '
Tanya David.
Ujar Chef Cleo ramah.
Sontak mereka mengangguk paham.
' Baik makasih ya '
Chef Cleo hanya tersenyum dan sedikit menunduk.
Kemudian berlalu dari ruang tamu, menuju dapur bersih kembali.
David, Rhani dan Jhoan pun bangkit dari duduknya menuju ruang makan.
Sedangkan Aryo, Tri dan Bagus memilih sarapan di pos.
' Heiii mau kemana kalian?! '
' Sini sarapan dulu '
Teriak Diana pada Aryo, Bagus dan Tri yang berjalan beriringan menuju keluar.
Sontak ketiganya menoleh.
' Ah iya makasih banyak Nya.. '
Sahut Tri.
' Ini kami mau sarapan bareng-bareng di pos aja, soalnya tadi Rio udah neli nasi goreng buat kami nya '
Lanjut Tri.
Diana mengangguk paham.
' Yasudah silahkan sarapan dulu yang kenyang, baru dinas lagi ya '
' Siaappp Nyonyaaa '
Sahut ketiganya kompak.
Kemudian berlalu dari ruang tamu.
Diana dan yang lain pun segera siap-siap untuk sarapan.
' Loh mana Arsylin? '
Tanya Rhani, sebab sedari tadi Arsylin belum muncul juga.
' Astaga lupa '
Diana menepuk jidatnya.
' Panggil dulu Na, belum bangun mungkin Arsylin'
Pinta Jhoan.
' Iya sebentar ya '
Diana pun segera menyusul Arsylin, namun baru beberapa langkah.
Arsylin sudah lebih dulu menghampiri mereka.
Diana pun memutuskan untuk kembali duduk ke kursi makan nya.
' Morning '
Sapa hangat Arsylin.
' Morning sayang '
Sahut mereka bersamaan.
' Nah sayang, yuk kita sarapan bareng '
Ajak Rhani, sontak Arsylin mengangguk manja.
Kemudian memilih kursi kosong yang ada didekat Rhani.
Setelah bersama-sama berdoa sebelum makan, mereka pun makan bersama.
Meskipun terkadang Rhani merasa asing dirumah itu, namun dirinya sangat-sangat menyukai moment disana.
Ia juga berhasil terbawa suasana kehangatan yang tercipta disana.
Sebab penyambutan Arsylin, David, Diana bahkan sampai para aspri dirumah ini.
Membuatnya merasa nyaman, dan tak canggung lagi.
Bahkan kemarin, ia sempat terfikir kan bahwa Arsylin akan membencinya.
Sebab ia menikah dengan ayah kandungnya.
Namun kenyataan manis menepis semua pikiran negatif nya.
Arsylin yang ia kira sombong, dan akan membencinya, malah menjadi anak yang paling dekat dengan nya disana.
Tak jarang pula dalam waktu-waktu sarapan ini, Arsylin meminta disuapi oleh Rhani.
Jhoan hanya terkikik.
Karena ia sudah paham betul bagaimana putri tunggalnya itu.
Dengan senang hati Rhani menyuapi Arsylin, ya walaupun ia sudah dilarang oleh Diana.
Namun Rhani tetap mau menyuapi Arsylin dengan kasih sayangnya.
Ya. Jika dikatakan manja, Arsylin memang sangat-sangat manja.
Dulu sewaktu ia masih sekolah, ia sama sekali tak pernah makan sendiri.
Pasti selalu ada orang yang menyuapi nya.
Mulai dari Jhoan, Diana bahkan sampai dicarikan babysitter hanya untuk mengasuh nya.
Maka dari itu, sampai sebesar ini Arsylin sangat manja pada Aci.
Sebab Aci lah yang sedari dulu mengurusi Arsylin.
Mulai dari mandi, makan, bermain bahkan sampai tidur pun Arsylin ikut ke kamarnya Aci.
* 💘 NEXT 💘 *