T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 35 '



Pukul : 16. 17


Mobil Thanaka sudah memasuki area penginapan megah bernuansa coklat.


Arsylin mengeryit.


' Kaya villa bukan si? '


' Jadi selain punya cafe, ternyata tantenya kak Thanaka juga punya villa semegah ini? '


Batin Arsylin menerka-nerka sembari terus mengedarkan pandangannya ke sekeliling villa tersebut.


' Sebentar ya '


Arsylin mengangguk, kemudian mengenakan kacamata hitamnya yang sedari tadi ia sangkutan di kepala.


' Halo tan '


Thanaka menelfon Tante nya, mengabari jika dirinya sudah tiba di villa yang dimaksud olehnya.


' Iya halo sayang.. '


' Sabar ya Thanaka, ini Tante udah siap-siap mau nyusulin kamu kesana '


10 Menit Kemudian


' Haiii '


Sapa ramah wanita muda yang mengenakan dress payung diatas paha, berwarna Mocca itu, sembari berjalan menghampiri Arsylin dan Thanaka.


' Hai '


Mereka pun bersalaman.


Baik Arsylin maupun Thanaka, mencium tangan wanita yang masih sangat muda itu bergantian.


' Ooh jadi dia tantenya kak Thanaka '


' Masih muda banget ya, cantik lagi '


Kagum Arsylin.


' Maaf ya sayang.. tante lama '


Thanaka berdehem.


' Kebiasaan '


Celetuk Thanaka, sontak Arsylin menepuk pelan lengan kiri Thanaka.


' Ya maaf, kan telat nya cuma beberapa menit. Yakan sayang? '


Tanya Wanita itu pada Arsylin, sontak Arsylin mengangguk sembari tertawa kecil.


Wanita muda itu kembali menatap Arsylin.


' Gadis ini.. '


' Siapanya Thanaka? '


' Dia tidak pernah sekalipun cerita ke aku, kalau dia punya pasangan.. '


' Tapi cantik juga ya '


Batin wanita muda itu, yang takjub akan kecantikan Arsylin.


' Kamu.. '


' Siapanya keponakan saya sayang? '


Tanya wanita tersebut to the point.


Thanaka hendak menjawab, namun sudah dipotong cepat oleh Arsylin.


' Saya temen nya kak Thanaka Tan '


Sahut Arsylin ramah.


Sontak wanita muda itu mengangguk ' Oohh '.


' Temen nya.. '


Wanita itu sontak melirik ke Thanaka, mengedipkan matanya.


Memberikan kode ' Pinter juga cari cewe '


Namun Thanaka hanya berdehem, sembari merapikan pakaiannya.


' Oh iya, siapa nama mu sayang? '


Lanjut wanita muda itu penasaran.


' Arsylin Tante '


Mendengar nama itu, sontak wanita dewasa itu mengerutkan kening.


' Arsylin? '


' Nama itu kan.. '


Wanita muda itu teringat sesuatu.


Namun dengan segera mungkin ia mengubah mimik wajahnya.


' Owh Arsylin.. '


Arsylin mengangguk.


' Saya Loli, Tante nya Thanaka '


Arsylin menerima uluran tangan wanita tersebut.


Mendengar nama lain yang disebutkan oleh Tante nya, sontak Thanaka menatap wanita itu dengan wajah bertanya-tanya.


' Ha? '


Batin Thanaka bingung.


Namun wanita muda itu hanya berdehem, memberi kode agar Thanaka tak banyak tanya.


Sontak Thanaka membuang muka kesal.


' Loli? '


' Kenapa Tante pakai nama samaran itu lagi? '


Batin Thanaka bertanya-tanya.


Arsylin yang peka akan hal itu, sontak melirik ke arah kedua nya secara bergantian.


' Kenapa mereka? '


' Ada yang salah ya sama aku?


Batin Arsylin bertanya-tanya.


Loli samaran tersenyum, kemudian mengelus ramah pundak kanan Arsylin.


' Salam kenal ya Arsylin '


Sontak Arsylin mengangguk sembari tersenyum manis ke Loli samaran.


' Aku yakin sekali, pasti anak ini adalah anak tirinya David '


' Karena Axell bilang, gadis yang dia culik waktu itu namanya Arsylin '


' Tepat sekali '


Batin Loli samaran tersenyum miring.


Ketiganya terbawa suasana obrolan yang semakin berjalan, semakin seru.


' Coba aku pastikan, benar tidak gadis ini seperti dugaan ku '


Batin Loli samaran sembari sesekali melirik ke Arsylin yang duduk disebelah nya.


' Owh iya.. '


Arsylin menoleh.


' Kamu.. sudah lama kenal sama Thanaka? '


' Em.. belum si Tan, baru.. dari beberapa hari yang lalu '


Sahut Arsylin.


Thanaka hanya menyimak obrolan para wanita, yang duduk bersebelahan dibelakang kursi kemudi nya.


' Oowh.. tinggal dimana? '


Lanjut Loli samaran.


' Di jl. Mawar Putih, dirumah no 270 Tan '


Loli samaran mengeryit.


' Alamat itu.. '


' Itu.. bukan alamat rumah nya David '


' Apartemen David kan di Bandung.. '


' Tapi kenapa aku yakin sekali, kalau gadis ini adalah anak tirinya David ya? '


' Apa mungkin..'


' Setelah menikah dengan istrinya itu, David pindah ke Jakarta? '


Batin Loli samaran bertanya-tanya.


' Tapi tunggu '


' Jadi tadi David membohongi ku.. '


' Dia bilang tadi ke Jakarta hanya ingin mengontrol proyek film nya '


' Ternyata dia sudah tinggal disini '


' Kenapa Tan? '


Lirih Arsylin karena Loli samaran terdiam, setelah mengetahui alamat rumah nya.


Sontak Loli samaran kembali tersadar.


' Ah! Eh ahaha.. ngga papa sayang.. '


Arsylin mengangguk ' Oohh '


' Kamu.. sudah lama ya tinggal di Jakarta? '


Lanjut Loli samaran.


' Belum sih tan.. '


Loli samaran mengeryit.


' Baru bulan februari lalu '


Sontak Loli samaran terdiam.


' Benar dugaan ku! '


' David juga baru pindah ke Jakarta bulan februari lalu! '


' Sudah dapat ku pastikan gadis ini adalah Arsylin, anak tiri nya David '


' Tante Loli '


' Ah! Eihh i-iya ahaha maaf maaf, gimana gimana? '


Loli terbata-bata.


' Tante kok diem? '


Tanya Arsylin polos.


Sontak Loli samaran terkikik.


' Ngga papa sayang, Tante cuma ngga nyangka aja.. '


Bohong Loli samaran.


' Kok bisa ya Thanaka kenal gadis muda secantik kamu, secara.. '


Loli samaran melirik Thanaka, begitupula dengan Arsylin.


' Thanaka itu sudah sangat dewasa, bahkan usianya sudah siap menjadi seorang suami '


Lanjut Loli samaran, Arsylin terpaku.


Thanaka yang mendengar namanya disebut-sebut sontak angkat bicara.


' Apa sih tan? '


Tanya Thanaka yang terus fokus menyetir.


Loli samaran terkikik.


' Bukan apa-apa sayang '


' Tante bangga aja gitu sama kamu, pinter deh pilih pasangan.. '


Sontak Arsylin mengeryit malu.


' Kaya dia.. '


Loli mengelus pundak Arsylin, Arsylin hanya menyengir kikuk.


' Udah muda, cantik, ramah lagi '


Puji Loli samaran pada Arsylin.


' Astagaa jantung ku! '


' Kenapa jadi gini si? '


Sontak Arsylin tertawa kikuk.


' Tante bisa aja deh '


Arsylin salah tingkah.


Sontak Thanaka menyambung.


' ****** Tan.. '


' Siapa dulu '


Sombong Thanaka, sontak Arsylin semakin dibuat salah tingkah didepan Loli samaran.


' Kak Thanaka apaan sii?! '


Celetuk Arsylin yang mulai memerah malu pipinya.


Sontak Loli samaran tersenyum miring dengan terus menatap wajah Arsylin dari samping kanan.


* 💘 NEXT 💘 *