T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 44 '



Thanaka dan Arsylin..


Saat mereka melewati pasar, yang dimana banyak sekali pedagang kaki lima mangkal disana.


Thanaka dan Arsylin tampak sibuk memilih menu makanan yang ada disana.


Mulai dari es buah, sate telur, sate ayam, pentol bakar, mie ayam, ice cream pasti nya, jasuke, berbagai macam gorengan, dan ditutup dengan jagung bakar.


Arsylin mengajak Thanaka memakan jagung bakar yang mereka beli di taman, yang berada tak jauh dari pasar tersebut.


Sesampainya di taman..


Thanaka memilih tempat yang jauh dari keramaian, Arsylin pun setuju.


Mereka pun duduk bersela diatas rerumputan hijau, sembari terus berhadapan.


Sesekali Thanaka menyuapkan jagung bakar yang dipegangnya pada Arsylin.


Begitupula dengan Arsylin.


' Eh kak, yang ini enak banget loh '


Ujar Arsylin disela-sela mengunyah nya.


Thanaka yang masih sibuk menggerogoti jagung ditangannya, mengikuti arah tunjuk Arsylin.


Yang tertuju pada 4 jagung dikantung lainnya.


' Owh ya? '


Tanya Thanaka disela-sela mengunyah nya.


Arsylin mengangguk masih dengan mengunyah.


Dengan segera Thanaka menggerogoti jagung ditangannya.


' Kruk kruk kruk '


Sontak Arsylin tertawa lepas mendengar suara Thanaka menggerogoti jagungnya dengan kecepatan tinggi.


Thanaka mengeryit.


Arsylin tak sanggup berkata-kata, perutnya sakit karena terpingkal-pingkal.


Melihat Arsylin yang semakin terbahak, sontak Thanaka juga ikut tertawa.


' Kenapa si? '


Tanya Thanaka bingung.


' Kakak tadi makannya kayak ahahaha '


Arsylin kembali terbahak.


Thanaka menggeleng pelan, sembari tersenyum hangat.


' Arsylin Arsylin.. '


' Aura kecantikan nya makin terlihat saat dia tertawa '


Batin Thanaka takjub.


Kemudian lanjut melahap jagung bakarnya.


Begitupula dengan Arsylin, setelah susah payah menghentikan ketawanya, ia lanjut menikmati jagung bakar ditangannya.


Ditengah-tengah keseruan merek berdua, tiba-tiba saja ada rintik-rintik hujan yang mendadak turun.


Sontak keduanya kalut.


' Emh! Arsylin hujan hujan! '


Heboh Thanaka sembari bangkit dari duduknya, dengan mulut yang masih mengunyah.


Mendengar itu, sontak Arsylin segera bangkit.


Tak lupa sebelum mereka lari ketempat teduh, keduanya kembali bergandengan.


Kemudian berlari terbirit-birit, menuju tempat teduh yang ada disekitar mereka.


' KAK JAGUNGNYA KETINGGALAN! '


Teriak Arsylin, Thanaka baru sadar.


' Astaga! '


Gumam Thanaka.


' Ayo ambil cepet! '


Keduanya kembali lari ke taman, lalu meraih tiga kantung kresek yang berisi jagung bakar disana.


Setelah itu, lalu kembali berlari menuju gubuk kecil didekat taman.


Sesampainya di gubuk kecil...


Thanaka dan Arsylin tampak ngos-ngosan.


Sembari mengusap air yang membasahi wajahnya masing-masing.


Tak sengaja mata mereka bertemu, lalu..


' Ahahaahah '


Keduanya kembali terbahak.


Teringat kejadian konyol yang baru saja terjadi.


5 Menit Kemudian


Hujan yang turun malah semakin lebat, Thanaka dan Arsylin mulai kedinginan.


Sesekali Thanaka melirik ke Arsylin yang sedari tadi menggigil, namun masih asik menikmati jagung bakar nya.


Sontak Thanaka tertawa kecil.


' Arsylin Arsylin '


Arsylin pun menoleh dengan wajah pucat kedinginan nya, namun mulutnya mengunyah.


' Hm? '


Tanya Arsylin.


' Kamu tu lucu ya, kedinginan tapi masih sempat-sempatnya ngelanjutin makan '


Teriak Thanaka, karena suara gemuruh hujan membuatnya harus sedikit teriak.


Namun Arsylin hanya mengangguk polos, kemudian kembali menggerogoti jagung ditangannya.


Sontak Thanaka kembali terbahak.


' Tapi kasian  juga  Arsylin '


Batin Thanaka.


' Arsylin '


Panggil Thanaka lagi.


Arsylin menoleh dengan wajah polosnya.


' Ya kak? '


' Sini '


Thanaka merentangkan kedua tangannya.


Sontak Arsylin peka dan tersenyum lebar disela-sela menggigilnya.


Dengan cepat Arsylin menerima rentangan tangan Thanaka.


Mereka pun berpelukan.


Thanaka sesekali mengecup pucuk kepala Arsylin.


* 💘 NEXT 💘 *