T H A N A K A

T H A N A K A
' Page : 03 '



Disepanjang perjalanan nya, Arsylin sama sekali tak bergeming sedikitpun.


Kejadian yang baru terjadi dirumah nya tadi, masih terngiang-ngiang dikepala nya.


20 Menit Berlalu


Setelah puas keliling dengan ketidak jelasan tujuannya, akhirnya Arsylin memutuskan untuk berhenti disalah satu cafe yang ia lalui.


' Disini aja deh '


Gumam Arsylin sembari mencari tempat longgar dibagian parkir cafe tersebut.


5 Menit Kemudian


' Tempatnya bagus juga '


Gumam takjub Arsylin yang mulai terbawa suasana tenang disana.


' Kenapa aku baru tau ya, kalau ada cafe se Instagramable ini disini '


Gumam Arsylin lagi dan lagi.


Sebelum memesan hidangan yang tersedia disana, Arsylin ingin memanjakan matanya sejenak dengan berkeliling disekitar cafe tersebut.


' Wow, rame juga '


Seru Arsylin saat mendapati beberapa sepasang meja dan kursi yang tampak penuh para pengunjung.


' Selamat malam kak, ada yang bisa saya bantu? '


Sapa lemah lembut salah seorang pegawai pria dicafe itu.


Sontak Arsylin langsung berbalik badan menghadap sumber suara.


' Eh, malam.. '


Sahut Arsylin dengan tak kalah ramahnya.


' Saya.. lagi pengen keliling saja dulu. Tempatnya keren soalnya '


' Baiklah, silakan menikmati suasana dan juga hidangan yang ada didaftar menu kami ya kak '


Lanjut si pegawai tadi dengan ramah.


' Oh iya, terima kasih '


Sang pegawai cafe pun beranjak dari hadapan Arsylin.


' Kalau aja papa Jhoan ada disini.. '


' Pasti makin seruย  '


Arsylin tersenyum tipis.


' Makan malem bareng '


' Foto-foto bareng '


Arsylin menatap langit gelap yang dihiasi oleh bintang-bintang kecil nan indah.


' Dimanapun papa Jhoan sekarang berada, sehat selalu ya pa '


Gumam Arsylin sembari tersenyum, tanpa sadar matanya kini berkaca-kaca.


Namun dengan cepat Arsylin mengusap air matanya.


' Arsyliinn.. '


' Kita kesini kan mau healing '


' Kenapa jadi sedih coba '


Gumam Arsylin dengan tawa kecil sembari mengusap wajahnya berulang kali.


' Huufftt '


Arsylin membuang nafas.


' Ee kak '


Arsylin mengangkat tangan, memanggil salah satu pelayan cafe yang berdiri tak jauh dari kursinya.


' Selamat malam. Ada yang bisa saya bantu kak? '


Sapa ramah sang pelayan.


' Saya mau pesen.. '


Arsylin menggantung kata-kata nya, sembari jari telunjuknya sibuk mencari letak gambar makanan favoritnya.


' Nah, ini 1 '


Arsylin menunjuk salah satu dessert favorit nya.


Sang pelayan mengangguk paham sembari mencatat pesanan Arsylin.


' Ini juga 1, sama.. '


Burger jumbo special pun tak luput dari pesanan nya.


' Yang ini 2 cup ya kak '


Dan ditutup dengan ice cream milk yoghurt favoritnya.


' Oke Kaka, tunggu sebentar ya kak. Saya akan segera kembali dengan membawakan pesanan Kaka '


Sahut sang pelayan dengan ramah. Dan direspon oleh Arsylin dengan anggukan paham sembari tersenyum.


10 Menit Kemudian


' Ini kak pesanannya, maaf bila harus menunggu sedikit lama '


Ujar sang pelayan yang tadi, sembari menurunkan beberapa jenis menu makanan yang dipesan Arsylin dari nampan.


' Iya gapapa kak, santai aja '


Sahut Arsylin sembari melepas masker yang dikenakan nya, lalu menyangkutkan kacamata hitam yang ia kenakan keatas kepala.


' Selamat menikmati ya kak '


' Jangan malu-malu untuk memanggil saya jika kakak membutuhkan bantuan '


Ujar sang pelayan setelah selesai menurunkan seluruh pesanan Arsylin.


' Siapp, thanks ya kak '


' Sama-sama kak, kalau begitu saya permisi '


' iya, silakan. Semangat ya '


Setelah sang pelayan berlalu dari hadapan nya, Arsylin segera mencicipi menu makanan yang sudah ia pesan.


' Rasanya gimana yaa '


Gumam Arsylin sembari meraih semangkuk corn dessert dihadapan nya.


Dengan semangat Arsylin melahap dessert kesukaannya.


' Em... '


Gumam Arsylin disela-sela aktivitas mengunyah nya.


Dilahap nya lagi.


' Emm... '


Gumam Arsylin kesenangan sembari menghentakkan kakinya gemas.


' Sumpah ini enak banget '


Gumam Arsylin lagi, kemudian melanjutkan aktifitas makan nya.


* ๐Ÿ’˜ NEXT ๐Ÿ’˜ *