
Kini, Usia kandungan Sarah sudah memasuki Trimester kedua, Dimana hari ini Satria dengan heboh nya memundurkan semua pekerjaan nya demi bisa menemani Sarah untuk periksa kandungan.
Dan tau seberapa heboh nya Satria ? Setiap hari Jumat dia akan meminta doa pada seluruh karyawan nya untuk kesehatan istri dan calon anak nya.
Kini kedua nya tengah mengantri layak nya pasangan pada umum nya, Bukan jalur VVIP atau jalur orang kaya, Mereka mengantri layak nya orang biasa.
Bahkan mereka berbaur layak nya pasangan orang biasa, Bercerita dan saling bertanya tetang kehamilan pada kebanyakan orang lain nya.
" Nyonya Sarah ?" Panggil salah satu suster yang berjaga di ruangan dokter tersebut.
" Kita duluan ya ibu ibu, Pak. " Satria pamit dengan sopan sebelum meninggalkan pasangan pasangan lain nya.
Mereka semua kagum pada sosok pria muda yang begitu sopan saat bicara pada mereka, Pria kaya raya yang di ketahui mereka adalah pemilik pabrik Pabrik besar yang sangat terkenal di Negara mereka ini.
Apalagi salah satu produk mie instan nya yang bernama Sumpah Mie Apa ? Yang terdiri dari banyak nya cita rasa makanan Indonesia.
Saat masuk ke dalam ruangan dokter dan setelah mengecek tekanan darah Sarah dan berat badan nya serta mendengar keluhan keluhan lain nya lagi, Dokter menyatakan Sarah sehat untuk keseluruhan nya.
Lalu berlanjut dengan melihat perkembangan calon anak mereka, Dan karena ini seorang Satria Arjun Widjaya Diningrat yang datang, Maka mereka juga ikut menyebut Baby tersebut Baby Jepun.
" Jadi bagaimana dokter ? Apa sudah bisa di ketahui jenis kelamin Baby Terong kami dok ?" Dokter Nindi pun tersenyum saja.
Ini adalah pertanyaan wajar bagi setiap pasangan lain nya.
" Bisa di lihat disini Mas Satria, Mbak Sarah bahwa Baby Jepun berjenis kelamin laki laki, Dan di lihat dari sini juga hidung nya sangat mancung ya seperti Daddy nya. " Goda yang dokter pada sepasang suami istri kaya raya itu.
" Papi Dok, Saya gak mau di panggil Daddy, Nanti dikira nya saja Pria tua yang suka sama bocah lagi. " Memang luar biasa sekali kamu Satria, Kamu memang bukan Sugar Daddy.
Tapi disini lah kamu yang menjadi Sugar Baby nya dan Istri kamu lah Sugar Mommy nya.
" Laki laki dok ? Jadi Baby Terong laki laki ? Ayang...Baby kita laki laki, Baby laki laki Yank..." Sarah melihat begitu banyak binar bahagia di mata suami nya, Bahkan raut wajah nya juga sangat luar biasa cerah nya.
Betapa bahagia nya Sarah di cintai suami seperti Satria ini, Satria kaya, Ganteng, Baik hati, Tidak sombong, Rajin sedekah, Sholeh, Muda dan pintar.
Lalu apa lagi yang di cari Sarah di luar sana ?
Betapa bahagia nya mereka saat ini, Tapi semua itu langsung hilang begitu saja saat pertanyaan yang keluar dari mulut suami nya yang membuat Sarah langsung lemas seketika.
Bagaimana tidak lemas jika Satria mengatakan hal yang membuat nya sangat luar biasa malu nya.
" Berarti udah bisa dong dok kalau saya mau datang berkunjung ke perkebunan ? Kali aja kebun saya kekeringan dok, Biar di siram gitu dok ? Soal nya udah lama saya gak datang ke kebun dok, Takut soal nya. " Dokter Nini memaklumi nya.
Dan senyuman malu mu tertahan dari asisten dokter Nindi membuat Sarah malu setengah mati.
Kenapa harus bertanya seperti itu ? Kan Sarah malu.
" Boleh Mas Satria, Tapi tolong di jaga benar benar ya, Di kurangi durasi nya, Di kurangi juga gerakan gerakan yang fatal ya, Seperti WOT, DG Style, Itu di larang ya Mas, Kasihan Mami nya Baby Jepun..." Penjelasan dokter Nindi bisa di terima oleh pasangan suami istri yang kini tengah di selimuti kebahagiaan yang luar biasa rasa nya, Hingga mereka sangat bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah di berikan Allah pada mereka berdua.
Apalagi Allah mempercayakan seorang malaikat di rahim nya, Membuat Sarah semakin bersyukur atas kehidupan nya saat ini.
Setelah berpamitan pada dokter sepasang suami istri kaya raya itu kembali mengantri untuk menebus obat dan vitamin untuk Baby Jepun dan Mami nya.
Karena di kehamilan Sarah yang memasuki 4 bulan ini mereka akan mengadakan pengajian untuk rasa syukur mereka dan kembali mengundang beberapa anak yatim piatu serta janda janda miskin.
" Assalamualaikum, Mami...Papi...Eyang Kakung dan Eyang Putri nya Bay Jepun, Hallo...Kulo nuwun, Selamat siang..."
" Satria...Itu tidak sopan..."
" Hehehe...Maaf ya Baby, Papi berisik ya sayang ? Kamu kaget ya nak ?" Di usap Satria perut Sarah yang mulai terlihat membulat itu dengan sayang.
Lalu di kecup nya lagi, Selalu seperti itu yang di lakukan Satria pada perut Sarah.
" Eyang Kakung, Ayang putri..."
" Heh ! Udah di bilang gak mau di panggil Eyang, Masih juga manggil nya Eyang..." Sungut Mami Ratu tidak terima di panggil Eyang oleh Putra nya.
" Lah, Kan mantu nya Djaya Diningrat kan ? Masak gak mau di panggil Eyang sih..."
" No ! Enak Aja, Mami itu masih cantik ya, Masih muda gini di panggil Eyang, Enak aja kamu. "
" Jadi nya mau di panggil apa dong ? Mbak Uti ??"
" Satria !!!!" Terdengar tawa menggelegar dari suami nya.
Luar biasa sekali bukan Satria ini ? Dia selalu membuat Mami nya marah marah dan terlihat kesal pada nya.
" Iya deh iya, GrandMi, ..."
" Nah itu baru bener..." Jawab nya bangga dengan penuh senyuman Mami Ratu menggeser tubuh Satria dan beralih pada menantu kesayangan nya dan calon cucu tersayang nya yang masih berada di dalam perut Mami nya.
Di usap Mami Ratu dengan lembut perut Sarah dan di elus nya punggung sang menantu.
" Gimana ? Apa kata dokter ? Kalian sehat kan ?" Sarah mengangguk.
" Sehat Mi, Alhamdulillah, Tapi pinggang Sarah suka sakit gitu, Panas juga. "
" Itu hal biasa sayang, Biasa nya kalau suka sakit pinggang kata orang dulu anak nya itu laki laki, Kayak mami dulu, Panas banget ini punggung, Sama kaki bengkak bengkak. " Sarah terlihat menyimak dengan penuturan Mertua nya sampai Satria langsung mematahkan ucapan nya.
" Memang anak Satria laki laki, Hebat kan Satria ?? Langsung bisa kasih cucu laki laki untuk Mami..." Terdengar decakan kesal dari Mami nya saat Satria membanggakan diri nya sendiri dan hal itu tidak berpengaruh apapun bagi nya.
" Heleh, Banyak banget gaya kamu, Kalau Sarah gak ada kamu ya gak bisa kan kasih Mami cucu, Lagian juga kamu cuma nyumbang air doang ! Yang capek istri kamu, Yang mengandung juga istri kamu, yang ngelahirin juga istri kamu, Jadi kamu itu gak ada apa apa nya Satria. "
" Tapi kan Satria yang ngidam Mi..."
" Bodo amat !" Jawab Mami Ratu dengan cuek mengabaikan putra nya.
Papi Baby Jepun, Kamu ganteng banget sih ahh😫😫😫
...🍑🍑🍑...