My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Tiada Hari Tanpa Satria



Sarah menghela nafas nya kasar, Dia menatap kesal ke arah pintu kamar mandi yang tak kunjung terbuka.


Malah yang membuat Sarah semakin kesal saat Satria terus bernyanyi dan berteriak.


" Kala ku pandang kerlip bintang nan jauh disana..." Teriak nya lagi sambil terus bernyanyi tanpa perduli lagi teriakan sang istri yang terus menggedor pintu kamar mandi nya.


" Sayup ku dengar melodi cinta yang menggema .."


" Satria !!!!!"


Dor...dor...dor...


" Ini sudah siang !! Cepat mandi nya dan sarapan. "


" Terasa kembali gelora jiwa muda ku "


" Satria Arjun Widjaya Diningrat !!!"


Ceklek !


Belum sempat Sarah menggedor pintu kamar mandi lagi Satria sudah keluar dengan handuk kimono dan apa itu ??


Satria membelit rambut nya dengan handuk kecil seperti yang sering Sarah lakukan.


Dan hal itu semakin memancing emosi istri nya.


" Karena tersentuh alunan lagu, Semerdu kopi dangdut !" Satria bergaya ala anak tiktoker dan dia tersenyum sambil berlari menghindari amukan dari istri nya.


Dan benar saja, Saat Satria berlari Sarah kembali berteriak meneriaki nama nya dengan penuh amarah dan rasa kesal nya.


" Satria !!!!" Teriak nya lagi.


Satria hanya terkekeh geli saja mendengar teriakan istri nya yang menggema di seluruh penjuru kamar.


Secepat kilat dia memakai pakaian nya, Bahkan dasi serta jas juga di pakai nya sendiri, Takut istri nya nanti semakin mengamuk.


Lebih baik sedia jas hujan sebelum hujan bukan ?


Lagi lagi Satria terkikik geli saat membayang kan wajah kesal Sarah.


Rasa nya bahagia sekali bisa menjahili Sarah dan membuat nya kesal, Ahh...rasa nya Satria akan terus menggoda istri nya seperti itu.


Satria sudah selesai dengan kegiatan nya di ruangan ganti, Langsung menuju ruang makan dimana istri nya sudah duduk dengan wajah kesal nya dan menunggu Satria.


" Api asmara yang dahulu pernah membara "


Tak !


Satria bungkam saat Sarah menghentak kan pisau dan garpu nya.


Sarah makan sori isi saja pagi ini, Dan Satria makan apa ??


Oh, Nasi, Sambal udang dan tumis kangkung.


Sangat menggiurkan sekali sarapan nya pagi ini, Apalagi ada Jus jeruk dan segelas air putih sudah tertata disana.


" Hehehe...Ayang...."


Cup...


" Jangan marah marah tau...Tak boleh !" Goda nya lagi mencoba membuat mood istri nya kembali.


Tapi bukan nya kembali, Mood Sarah semakin hancur kala Satria memperagakan cara bicara nya bocah kembar yang tidak lulus sekolah TK padahal sudah puluhan tahun kartun itu, Lalu bocah kembar itu kenapa tidak mempunyai rambut ??


His, Mengingat nya saja Sarah sudah kesal, Apalagi saat Meela menonton nya, Dengan tegas Sarah mengganti nya.


Meela menurut saja lah.


" Makan !! Jangan banyak bicara !"


" Oke !" Satria membaca doa makan nya dan mulai menyantap sarapan pagi nya.


Setelah selesai, Satria meminta di antar kan bekal makan siang nya nanti, Dia mau makan tumis jantung pisang dan ayam goreng kremes dan bakwan jagung goreng.


Dengan semangat Anggota rumah nya mengangguk.


" Samaan gak Yank ? naik motor aja kita, Ini sudah siang. "


" Dan itu gara gara kamu !"


" Iya iya, Maafin ya..."


" Tau ahhhh !" Sarah langsung keluar dari rumah nya menunggu Satria yang mengeluarkan motor gede nya yang pernah di naiki Sarah dan buk Ana sewaktu ke pasar tempo hari.


Sarah kembali menghela nafas nya, Dia memakai rok, Lalu harus naik motor ??


Menyebalkan sekali Satria ini.


" Jangan marah atuh Yank, Pamali atuh manyun pagi pagi. "


" Oke Nyonya Satria Arjun Widjaya Diningrat yang kaya raya tiada dua. "


" Kamu mulai tertular penyakit sombong teman mu itu !" Gerutu nya lagi memukul bahu Satria yang memakai Jaket kulit nya.


Jas nya di pegang Sarah dan itu merepotkan .


Apalagi dia memakai setelan kantor nya pakai Rok, span.


" Tutupiin aja paha kamu pake Jas aku yank. "


" Jalakln Satria !!! Aku ada meeting jam 8 on time !"


" Berang berang makan coklat...."


" Berangkat !!!" Teriak Mang Udin dari arah depan saat mendengar ucapan Pantun dari Satria.


" Bismillahirrahmanirrahim, Pegangan Yank. " Sarah menurut, Sebelah tangan nya memeluk pinggang Satria.


sebelah nya lagi memegang jas Satria, Sementara tas ibu pejabat milik nya di pakai oleh Satria tanpa rasa sungkan sedikit pun.


Malu ?? Oh tidak !.


Satria tidak malu sedikit pun memakai tas istri nya, Bukan karena itu tas ibu pejabat yang saat ini bergantung di pundak nya itu seharga 1.4M bahkan jika tas itu hanya seratus ribu pun Satria tidak akan malu karena itu milik istri nya, Bukan milik wanita lain yang bukan muhrim nya.


Satria tidak akan mau !!..


Motor mahal itu melaju melewati jalanan komplek, Satria dan Sarah tersenyum ramah pada setiap ibu ibu komplek yang melihat mereka lewat, Tapi ada satu yang membuat nya muak !.


Siluman ular Derik bergincu merah yang memakai daster Eksklusif milik brand nya.


Rasa nya Sarah ingin tertawa, Wanita itu menjadikan nya rival, Tapi memakai pakaian keluaran brand milik nya.


Memalukan !


" Ogah naik motor, Panas !" Sindir mulut nya lagi saat Satria dan Sarah melintas di depan pagar rumah nya.


Wanita itu hendak keluar memakai mobil nya, Dan sedang menunggu sang supir.


" Bodo amat !! Yang penting motor suami ku lebih mahal dari sedan mu !!! Wleeekkk...." Ejek arah menatap sengit ke arah wanita itu yang semakin tidak suka menatap Sarah.


Sementara Satria dengan gagah nya di atas motor tersenyum dan mengusap tangan istri nya.


" Jangan di ladeni Yank, Seratus bahkan seribu model begitu aku gak akan lirik ! Geli liat bincu nya. "


" Kalau kamu suka berarti standar kamu yang rendahan ! Gak bisa beda kan mana emas murni dan mana emas celupan. " Sungut Sarah di balik punggung kekar suami nya.


Satria hanya tersenyum saja, Istri nya ini memang sangat luar biasa, Mana mau Satria mencari yang lain lagi.


" Iya istri ku, Ayang ku, Honey bunny sweety ku, Lope Lope ku ...."


Plak !


" Auh yankk..kok di pukul ?? Sakit ini. "


" Maka nya jangan lebay ! Kamu sudah terkontaminasi virus nya pak Joko !" Sarah memukul punggung Satria karena kesal.


Sejak pagi, sampai di perjalanan seperti ini, Satria terus saja membuat mood nya naik turun seperti rollercoaster.


Bahkan terpaksa Sarah harus naik motor berangkat ke kantor bersama suami nya karena ya ulah siapa lagi jika bukan ulah suami bocah nya.


Entah lah, Sarah tidka habis pikir dengan tingkah Satria yang semakin hari semakin menjadi saja menurut nya.


Membuat nya kesal adalah hobi baru nya Satria, Dan bibir tipis nya mulai terbiasa menggombal seperti para buaya berdasi di luar sana.


Dulu saja, Sarah melihat pria polos di dalam diri Satria, Namun semakin besar sini, Jiwa nyeleneh dan terkesan absurd itu semakin menjadi dan muncul di permukaan.


Apalagi jika sudah giliran Ngeronda bareng pak Joko, Pasti ada saja tingkah baru Satria yang di ketahui Sarah.


Seperti pagi ini, Satria terus bernyanyi dan berdendang Kopi dangdut yang Sarah sama sekali tidak pernah mendengar nya.


Besok besok entah apalagi yang akan di lakukan Satria jika Ngeronda bersama pak Joko lagi, Kemarin gombal, Sekarang dangdutan , Lalu apa besok ??


Entah lah, Sarah hanya harus lebih ekstra sabar menghadapi suami bocah nya yang terus di doktrin oleh bapak bapak yang tergabung di dalam group wa yang bernama S3I.


Suami Suami Sayang Istri ❤️



Ayang suami dan motor mahal nya 💙



Ayang istri dan setelan kantor mahal nya 💙


...🍑🍑🍑...