
Weekend ? Hari yang di tunggu tunggu Satria dan Sarah, Mereka berdua akan menghabiskan waktu bersama di hati libur seperti saat ini
Mereka tengah berada di studio seni milik Sarah yang di buat khusus oleh Satria untuk istri tercinta nya.
Dimana Satria yang memainkan gitar nya, Benyanyi dengan suara merdu nya bersama Sarah yang sibuk melukis.
" Sayang..." Panggil Satria setelah meletakan gitar akustik nya.
Sarah melihat ke arah suami nya saat ini yang mendekat ke arah nya.
" Apa Satria ?" Sarah paham.
Pasti suami bocah nya ini minta di manja manja, Tidur di pangkuan, Bercerita dan bermanja ria.
" Ngantuk, Pen bobok..." Benar bukan ?
Suami nya sudah mulai manja nya.
" Masih pagi, Mana boleh tidur ! Gimana kalau kita ke taman aja ? Aku bekeliling naik sepeda ? " Tawar Sarah ?
Karena sejak sehabis sahur tadi, Kedua nya tidak tidur setelah shubuh seperti biasa nya, ?
Mereka lebih memilih ke studio seni milik Sarah dan menyalurkan hobi mereka.
" Yaudah yuk...ke taman saja. Naik sepeda, Kamu aku goncengin apa gimana nih ?" Tanya Satria lagi.
" Bonceng..." Pinta Sarah.
Satria menuruti nya, Mereka menuju garasi mobil, Dimana disana ada motor dan mobil serta sepeda milik mereka.
Dan saat sampai disana, Sepeda mereka kempes, Dan ban nya pecah.
Sarah terlihat murung, Karena jalan jalan mereka akan batal.
" Gak mau naik motor ah...nanti di kira nya pamer lagi, Keliling kompleks aja baik motor begini. "
" Jadi naik apa Yank ? Masak iya naik scooter kamu, Bisa heboh satu kompleks nanti nya. " Tapi sesaat kemudian Satria tersenyum lebar.
" Oke lah, Kuy gas keun yank..." Satria mengambil Scooter listrik milik istri nya dan menaiki nya.
Ini tidak buruk dan lumayan lah, Buat suasana liburan ala mereka.
" Kamu yakin kita naik itu ? Gak mau ah...nanti di liatin banyak orang. "
" Bodo amat Yank...sah juga, Halal juga. Apa salah nya ? Yang salah tuh kalau Deket sama perempuan lain, Apalagi istri atau suami orang Yank...amit amit deh..." Satria bergidik ngeri.
Dia tidak ingin membayang kan nya sendirian.
" Lama lama kamu kayak Dino dan Tono, suka gaje kalau ngomong ! Apalagi temen kamu yang rambut nya biru itu, Pen aku cekik leher nya tau gak ?" Gerutu Sarah lagi.
Tapi dia masih enggan ikut bersama Satria, Sampai dia menarik lengan istri nya dan membawa Sarah menaiki scooter listrik milik nya.
" Malu Satria .."
" Gak peduli !" Satria langsung memposisi kan diri nya di belakang Sarah dan mulai menyetel scooter itu.
" Gini bukan sih Yank ngidupin nya ?" Sarah melihat ke depan dan mengangguk.
" Iya, Gitu. " Sarah hanya bisa pasrah saja.
Kini kedua nya mulai melaju keluar dari garasi dan menuju halaman depan.
Para pekerja rumah tangga itu tak asing lagi dengan tingkah laku romantis sang pemilik rumah besar ini, Memang benar benar romantis menurut mereka.
" Jalan dulu ya Pak Jul, mau pacaran dulu.."
" Hehehe ..maaf pak, Nyonya besar ngambek..." Ucapan Satria tadi semakin membuat Sarah kesal.
Satria suka sekali membuat nya marah.
Pak Juliadi hanya tersenyum dan mengangguk saja melihat kelakuan tuan dan nyonya rumah Tempat nya bekerja.
Kedua nya menikmati pagi hari di sekitar komplek, Banyak pasang mata yang menatap ke arah mereka, Terutama para tetangga di ujung ujung sana yang belum mengetahui bagaimana rupa pemilik rumah mewah di ujung sana.
Dan ternyata itu, Pasangan viral beberapa saat yang lalu, Yang kata nya anak usia 19 tahun bisa membeli rumah mewah itu seharga 22 M hanya bangunan nya saja.
Luar biasa sekali tampang Asli dari pemilik rumah mewah di ujung sana itu.
Kedua nya saling memberi salam dan senyuman saat bertemu atau berpapasan pada tetangga baru mereka.
" Seru ya Yank, Kita kayak artis aja, Di liatin begitu. "..
Sampai saat mereka tiba di ujung sana tepat nya di tikungan simpang 4 blok Cempaka, Mereka melihat Buk Ana dan Buk Sari tengah ribut dengan wanita yang bernama Laras.
" Gak usah ikutan Yank, Nanti kira nya kita ikut campur banget. " Cegah Satria.
" Aku pengen tau, apa lagi yang di bahas mereka. " Dan saat Sarah bersama Satria sampai di dekat mereka, Telinga Sarah menjadi panas mendengar nya.
" Heh, Kulit bawang merah ! Apa maksud nya nyindir saya ? Ada masalah ?" Tanya Sarah merasa kesal.
" Yank, udah ah malu yukk..."
" Tunggu dan diam aja Disana. Perempuan kayak gini mulut nya minta di jait. "
" Heh, Jangan sok oke deh elo, Anak pembawa sial juga !" Sarah meradang.
Anak pembawa sial ?? Apa maksud nya ??
" Aaaahhhh...." Jerit Laras disana saat Sarah melajukan scooter nya dan melindas kaki .Ukus milik Laras hingga lecet dan berdarah.
" Rasakan ! Datang kerumah ku kalau mau minta ganti rugi. Kalau mau menuntut ku, Siap kan dokumen nya, Biar cepat selesai ! Ayo Satria. kita pulang, aku muak liat muka kulit bawang itu ! Tipis, Setipis iman nya !" Cibir Sarah lagi.
Satria kaget istri nya berani melakukan itu pada Laras, Dan soal anak pembawa sial tadi ? Apa maksud nya ini ???
Tidak ingin ambil pusing Sarah dan Satria kembali pulang kerumah mereka.
Namun baru beberapa saat mereka istirahat di Kamar tamu di bawah, Terdengar Suara menyebalkan masuk kerumah mereka.
" Hallo...Satria !!!! Orang Kaya datang...Satria !!!!"" Benar bukan ? Saat Satria keluar dari kamar nya, Dia melihat pria berambut biru itu sudah datang seenak nya duduk di sofa, lalu membawa banyak bawaan nya.
Satria hanya bisa menghela nafas nya tertahan melihat kelakuan teman langit nya itu.
Pasti akan ada rencana di balik semua ini.
Mau apa Sky ? Jangan berulah dirumah ku !" Tanya Satria, Namun seperti nya tamu ini tidak perduli sama sekali.
Dia asyik duduk di sofa bahkan sampai saat Sarah juga ikut keluar, Dan ternyata tamu nya adalah pria berambut biru itu.
" Rumah nya bagus ! Tapi ini terlalu kecil. " Satria dan Mawar hanya bisa diam saja.
Sementara Sarah ? Dia kaget, Rumah sebesar ini dia bilang kecil ?
Mulut bocah itu memang minta di cabein kali ya.
" Rumah sebesar ini kau bilang kecil ? Jadi bagaimana lagi yang besar ??" Tanya Sarah mencibir Sky.
Namun yang di cibir tidak anggap pusing sama sekali.
" Aku hanya bicara apa ada nya, Rumah ini kecil, Lalu dimana salah ku ??" Saat Sarah hendak menjawab kembali, Satria menghalangi nya.
" Iya Sky, Iya...rumah mu yang besar, Rumah mu yang bagus. apalah aku ini yang hanya kuli di perusahaan Papi ku. " Sky terlihat mengernyitkan alis nya menatap Satria.
" Aku tidak punya rumah ! Dan akan segera punya, Apa disini ada yang jual rumah lagi ? Tapi harus lebih besar dari rumah mu ! Aku gak mau rumah ku kalah sama rumah mu !" Astaga !!
Ingin sekali Sarah memberi rawit giling ke mulut Pria berambut biru itu.
" Kalau mau besar buat sendiri !! Tapi uang mu banyak ! Dasar menyebalkan !" Dari pada emosi dan membuat puasa nya batal, Lebih baik Sarah meninggalkan Pria sombong itu.
" Istri mu kenapa ?? Bulanan ?"
Plak !
" Apa ?" Tanya Sky tak terima saat Mawar memukul bahu nya dengan kencang dan itu lumayan panas untuk Sky.
" Mulut mu Sky ! Astaga, Istri ku wanita dewasa, Dia lebih dewasa dari kita bertiga ! Tolong jaga ucapan mu ! His...kau itu..." Satria pun langsung menuju istri nya yang terlihat kesal itu.
" Malu Sky, Malu !!!" Lirih Mawar kekasih nya pada pria berambut biru itu.
Ayang suami mau main sama ayang istri 💙
Ayang istri yang di ajak main sama ayang suami 💙
Scooter mahal punya ayang 💙
...🍑🍑🍑...