My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
5 Bulan Berlalu



Hari hati Satria semakin buruk !


Dia kurus,wajah nya kusam, Rambut nya pun sudah gondrong tak karuan lagi.


Kuliah nya terbengkalai, Perusahaan kembali di ambil alih Papi Raja karena kembali menjalan kan nya karena keadaan Satria yang seperti ini.


Kini, Sudah setahun usia mereka pernikahan Satria dan Sarah, Tapi Sarah tak juga kunjung membuka mata nya.


Hingga 5 bulan sudah berlalu begitu saja.


" Yank...Bangun..." Setiap saat nya Satria akan meminta Sarah untuk bangun dan membuka mata nya.


Hari hati Satria selalu berada dirumah sakit, Bahkan dia juga yang mengurus Sarah dengan kedua tangan nya sendiri.


Membersihkan tubuh istri nya dan hak hal lain nya juga Satria yang mengurus nya.


Hal itu di lakukan nya sendiri ya karena dia mencintai Sarah nya.


" Udah 5 bulan loh Yank...Bangun yuk...Aku kangen kamu yang cerewet, ,kangen kamu yang judes ..kangen kamu semua nya Yank..." Ucap Satria lagi saat ini sambil membersihkan tubuh istri nya.


Kondisi Sarah memang baik baik saja, Bahkan kini dia berada di ruang rawat biasa, Karena memang dia bukan sakit.


Hanya saja menurut penjelasan dokter, Memori itu terlalu mengerikan untuk nya, Maka dia lebih memilih tidur dan berharap tidak ingin bangun untuk melihat masa kelam nya dulu.


Dan itu membuat Satria hancur seketika.


" Nah, Udah cantik ayang aku..." Satria selesai membersihkan tubuh Sarah dan menyisir rambut indah milik istri nya.


" Pake lipstik yang mana Yank ? Merah cabe ya, Biar kamu kayak cabe cabean. " Mencoba bercanda agar istri nya bangun dan berharap memarahi nya lagi seperti biasa nya.


" Ayang...Bangun kenapa sih ? Apa gak capek tidur terus ? Bangun yuk...Kata nya mau naik kapal pesiar, Nanti kita berlayar yuk...kita ke Sydney Yank..."


" Atau ke paris yuk ? Belanja tas ibu pejabat, Atau mau ke Korea ? Biar kita ketemu Oppa Oppa Korea Yank, atau kemana sih ? Kamu mau kemana ? Ayo bilang sama aku, Kemana pun kamu mau aku akan ajak kamu kok. Yuk...ah..." Tetap sama tidak ada jawaban dari Sarah nya.


Sarah masih betah dalam tidur panjang nya, .


" Kamu kau cosplay jadi Aurora Yank ? Aku cium nih ya, Biar kamu bangun kayak yang di Cerita princess itu kan ? Atau kamu mau pake gaun Princess nya ? Terus aku jadi pangeran nya ya, Mau gak ?"


" Ayang...hiks...hiks...hiks ..bangun...aku capek nungguin kamu, Kamu gak sayang sama aku iya ? Kamu mau terus diemin aku kayak gini ? Tau gak sih Yank ? Aku itu rindu banget sama kamu. Kok kamu jahat sama aku..." Air mata Satria kembali luruh saat Sarah tak juga membuka mata nya.


Entah berapa banyak air mata yang telah di keluarkan nya, Tapi Sarah tak juga kunjung membuka mata nya.


Apa mimpi nya terlalu indah hingga dia tidak ingin bangun lagi ? Atau ingin Satria merusak mimpi itu agar Sarah nya bisa bangun lagi ?


" Ayang ..Bangun...Bangun Yank...bangun Sarah Bangun...." Tangis Satria semakin kencang.


Dia terus menangis mengungkapkan apa yang di rasakan nya saat ini hingga dia merasakan tubuh istri nya berarak, Bukan hanya bergerak saja, Tapi semakin lama tubuh Sarah semakin kuat dan kejang, Sarah kejang dan Satria panik .


Secepat mungkin dia menekan tombol darurat untuk memanggil tim dokter dan yang lain nya, Hingga saat tim dokter datang, Satria di minta untuk segera keluar dari ruangan Sarah.


" Gak ! Aku gak mau ninggalin Sarah ! dia butuh aku sebagai suami nya. Dia butuh aku ! Sarah...Kamu haris bangun Yank...Kamu harus bangun..."


" Mas Satria, Kami mohon...Mohon sekali bantuan anda ! Kami akan berusaha sebisa kamu untuk melakukan yang terbaik untuk istri Mas satria, Kami tapi mohon, Tolong di kerja sama nya. Jika Mas Satria berulah seperti ini, Semakin lama juga kami melakukan pertolongan untuk istri mas satria. !" Dokter memberi penjelasan pada Satria agar bisa mengerti posisi mereka saat ini.


Dimana mereka harus cepat memberikan pertolongan bagi Sarah nya. Jika tidak, Nyawa Sarah tidak akan tertolong lagi.


Lalu bagaimana jika sampai Sarah benar benar meninggalkan nya ? apa Satria bisa ? tidak ! Satria tidak akan bisa.


Apa Satria mampu ? Jawaban nya adalah tidak akan mampu.


Satria berharap Sarah secepat nya bisa sadar dan kembali memarahi nya.


Memilih mengalah dan membiarkan tim dokter bekerja untuk istri nya, Satria lebih memilih duduk di lantai bersandar di dinding rumah sakit sambil menghubungi Mami dan Papi nya...


" Mami..."


Deg !


Mencoba menguatkan diri nya walau dia tidak kuat, Akhir nya Mami ratu menjawab panggilan putra semata wayang nya dengan lembut.


" Ya sayang..." Mami Ratu menggigit bibir nya agar tangis nya tidak pecah saat mendengar hembusan nafas Satria saja sudah begitu berat nya.


" Sarah Mi..." Ya Tuhan...


Air mata Mami Ratu sudah jatuh saat mendengar suara Satria yang semakin lirih saja.


Dan Mami ratu juga bisa menebak nya, Bahwa saat ini pasti Satria tengah menangis lagi.


" Sarah kenapa sayang ? Sarah baik baik aja kan nak ? Aku udah kasih tau dia belum ? Kalau sebentar lagi Mami ulang tahun, Kita mau liburan ke Iceland sayang..."


" Sarah kejang Mi..."


Deg !


Ya ampun, Apa yang harus di lakukan Mami Ratu saat ini ? Apa yang bisa di lakukan nya untuk Satria saat ini ?


Pasti putra nya itu sangat bersedih saat ini:-D, Karena sudah 5 bulan lama nya Sarah koma dan tertidur tanpa ingin membuka mata nya sedikit pun.


" Satria..."


" Mamiiiii..." Ya ampun, Sakit nya hati Mami Ratu saat ini.


Satria pasti sangat terpukul saat ini, Sarah kejang ???


" Kamu tenang ya nak, Mami akan kesana secepat nya. Mami akan temeni kamu sayang. Kamu mau mami bawain apa sayang ? Mami belikan Soto Mak nur sama perkedel kentang nya ya ? Mau gak ??" Satria menggeleng.


" Satria...Sayang...." Panggil Mami Ratu lagi.


" Satria mau Sarah Mi, Satria gak mau apa apa saat ini. Satria mau Sarah Mi..."


" Kalau mau Sarah, Makan ya...gimana nanti kalau Sarah bangun kamu nya begini ? yaudah, Mami berangkat sekarang ya nak. Kamu yang tenang, Tunggu mami ya sayang..."


" Iya Mi... Assalamualaikum..."


" Waalaikumsallam sayang..." Mami Ratu menangis.


Dia benar benar menangis, Menangisi nasib nya Satria.


Kenapa di saat usia nya baru 20 tahun cobaan nya begitu berat ?? Kenapa sebegini berat nya cobaan Satria ?.


Ibu Mana yang tidak hancur saat melihat putra nya seperti mayat hidup seperti itu.


Saat sambungan telepon terputus, Saat itu juga tim dokter keluar dari ruangan Sarah.


Perasaan Satria sudah tidak karuan saat ini, Tim dokter keluar dengan kepala tertunduk.


Dan apa itu ? Satria benar benar tidak siap untuk ini semua.


" Maaf Mas Satria, Kami---"


" Sarah !!!!!!" Teriak Satria menghampiri Ranjang pasien Sarah di dorong keluar, Dan apa itu ? Kenapa Tubuh istri nya ditutup kain putih ??


Ya Allah, Rasa nya jiwa Satria hilang seketika saat melihat semua ini.


Dia benar benar tidak siap untuk semua ini, Satria tidak siap !


Demi apa pun Satria benar benar tidak siap !


" Sarah !!!!!"


...🍑🍑🍑 ...