
Satria terus berusaha menenangkan istri tercinta nya saat ini yang terus mengatakan pohon besar itu memanggil nya.
Ada mobil putih hancur disana, Ada dua orang di dalam mobil itu yang bersimbah darah, Satria di minta Sarah untuk menolong kedua orang itu. Karena Sarah tidak ingin di katakan jahat atau pembunuh nanti nya.
Jujur, Sakit sekali hati Satria melihat istri nya histeris seperti itu, Sampai saat dimana pak Jalal menjemput mereka berdua.
Dan saat setelah meninggalkan tempat kejadian itu, Orang Satria langsung mengurus mobil nya yang mengalami kehancuran yang cukup parah di depan nya.
Kini, Karena lelah atau apa ? Sarah tertidur dalam dekapan hangat seorang Satria. Dia harus tau apa yang membuat istri nya histeris seperti itu, Apa ini ada kaitan nya dengan masa lalu Sarah, Atau hanya halusinasi nya saja ?
Entah lah, Tapi yang pasti Satria harus segera mengetahui penyebab nya, Agar dia tau bagaimana harus menangani istri nya nanti.
" Papa !" Gumam Satria, Dia sudah menemukan dimana dia harus mencari informasi tentang istri nya, Hanya Papa mertua nya lah juru kunci nya saat ini.
Saat sudah sampai dirumah, Satria langsung turun dari mobil dan membawa Sarah ke kamar mereka, Membiarkan istri nya tertidur mungkin karena merasa lelah.
Satria langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena memang sudah hampir waktu nya berbuka puasa, Dia tidak membangunkan Sarah, Karena memang tadi dia yang membatalkan puasa istri nya.
Satria sudah selesai membersihkan diri nya, Lalu berbuka puasa dan melakukan kewajiban nya menunaikan 3 rakaat di penghujung senja.
Cup...
" Tidur yang nyenyak sayang, Aku ke bawah sebentar ya. " Setelah membersihkan diri Sarah dan mengganti pakaian nya, Satria turun ke bawah untuk menemui Papa mertua nya.
Dia juga sudah menghubungi dokter untuk mengecek keadaan istri nya, Dan kabar dari dokter tadi istri nya mengalami Shock saja. Maka biarkan Sarah tidur karena juga dia di beri cairan infus karena dehidrasi juga akibat puasa.
Maka Sarah tertidur begitu pulas nya dan Satria bersyukur untuk itu.
" Assalamualaikum Pa, Maaf lama nunggu nya, Baru ngeliat Sarah dulu. " Papa Panji tersenyum dan menjawab salam dari menantu nya ini.
Santun, Sholeh, Kaya , Tampan, Lembut, Sopan dan banyak lagi kelebihan dari menantu kedua nya ini.
Papa Panji benar benar bangga dengan sosok pria muda ini.
" Ada apa menghubungi Papa ? Sarah memang nya sudah tidur ? Gak biasa nya ?"
" Sarah tidur Pa, Dia mengalami shock berat, Maka dia tidur karena juga sudah di beri obat oleh dokter. " Ucapan Satria membuat Papa Panji kaget bukan main.
" Sarah sakit apa ? Papa mau lihat Sarah dulu. "
" Maaf Pa, Bukan maksud Satria lancang, Tapi biarkan Sarah istirahat dulu. Saat ini ada yang lebih penting lagi. " Satria mencegah papa mertua nya untuk menemui Sarah bukan karena tanpa alasan yang jelas.
" Kening kamu kenapa ?" Satria memegang kening nya yang memang terluka dan di balut plester dan kain kasa di kening nya.
" Hanya luka kecil Pa, Tadi saat kami pulang dari Makam Mama Andini, Dan makan adik saya, Sarah tiba tiba histeris dan menjerit saat ada kucing liar lewat begitu saja di jalan, Hingga tanpa sengaja Satria membanting stir dan menabrak pembatas jalan. " Bola Mata Papa Panji sudah mau keluar saat mendengar penjelasan Satria.
Makam ? Kecelakaan m Lalu bagaimana keadaan Sarah nya ?
" Sarah baik baik saja Pa, Satria hanya mendapatkan luka kecil ini, Hanya saja---"
" Katakan Satria,apa yang terjadi pada kalian ? Terutama Sarah !" Papa Panji sudah terlihat panik dan Satria tau itu.
" Sarah benar benar baik baik saja Pa, Hanya dia terus histeris, Menjerit dan menangis, Dia bilang pohon besar di Jalan XX yang sepi itu terus memanggil nya, Disana ada mobil putih yang hancur, Sarah juga bilang di dalam mobil itu ada orang minta tolong dengan wajah yang sudah bersimbah darah. Sarah bilang, Kami harus menolong nya, Mereka butuh pertolongan Kami Pa. " Papa Panji benar benar sudah tidak bisa mengontrol diri nya lagi.
Dia memejamkan mata nya, Kedua tangan nya terkepal erat, Menandakan seberapa besar nya rasa bersalah nya pada Sarah.
" Pa, Tolong beri tau Satria, Apa yang terjadi dengan Sarah di masa lalu nya ? Satria tidak ingin melihat istri Satria terus menyalahkan diri nya karena tidak bisa menolong orang yang ada di mobil putih itu, Mobil putih apa yang di maksud Sarah Pa ? Tolong, Ini demi kebaikan wanita yang kita cintai, Papa mencintai nya sebagai putri, Dan Satria mencintai nya karena Sarah istri Satria Pa, Jadi tolong bantu Satria untuk bisa menghilangkan ketakutan Sarah Pa. "
Hening, Sunyi senyap, Tidak ada lagi yang bersuara bersuara untuk sesaat, sampai Satria melihat bahwa Papa mertua nya sudah siap untuk bercerita.
" 7 tahun yang lalu, Sarah mengalami kecelakaan bersama Mama nya di jalan yang kalian lewati tadi, Mobil yang di kendarai Sarah melaju dengan kecepatan kencang, Karena mereka mengejar ku, Karena aku di larikan kerumah sakit karena usus buntu ku sudah membusuk, Di dalam mobil itu, Sarah dan mama nya begitu khawatir dengan keadaan ku, Aku tidak tau pasti mereka dari mana , Hingga menurut saksi mata, Mobil milik Sarah melaju dengan kecepatan di atas rata rata dan Sarah hampir menabrak seekor kucing liar juga, Hingga dia membanting stir nya ke kiri dan menghantam sebuah pohon besar disana. Mobil mereka hancur, Kaca pecah, Depan hancur tak bersisa, Bahkan Airbag sampai pecah dan tidak bisa melindungi mereka berdua. Mama nya Sarah meninggal di tempat dalam kecelakaan itu, Dan saat sakti mata dan beberapa pengendara lain nya melihat, Sarah juga sudah bersimbah darah, Wajah nya penuh dengan luka, Berlumuran darah dan setengah sadar, Dia terus meminta tolong, Meminta bantuan dan menangis dalam keadaan hampir. tak sadar kan diri. Sampai saat mereka di bawa kerumah sakit, Papa yang sedang menjalani operasi, Jadi Astrid yang mengurus segala nya bersama asisten Papa. Dan Sarah di nyatakan koma selama dua bulan lama nya, Dan saat dia bangun ? Sarah kehilangan sebagian ingatan nya, Dia benar benar tidak mengingat apapun dengan kejadian yang menimpa nya hingga seperti itu. Sampai dia bertanya tentang dimana Mama nya ? disitu lah Papa berbohong, mengatakan bahwa Mama nya meninggal karena serangan jantung saat mendengar Papa di operasi. Dan kebohongan itu mendukung, karena tanggal dan jam nya benar benar sama saat Papa tengah di ruang operasi usus buntu. "
Tanpa sadar Satria juga meneteskan air mata nya mendengar cerita dari Papa mertua nya tentang keadaan sang istri, Satria paham.
Ini adalah trauma masa lalu, Dan Sarah mengalami amnesia disolatif yang membuat sebagian memory Sarah rusak dan dia kehilangan memory menyeramkan yang di alami nya saat itu.
Oke, Satria sudah paham saat ini, Apa hubungan nya pohon besar itu, Mobil putih, Kucing liar dan wanita bersimbah darah itu, Adalah istri nya sendiri dan ibu mertua nya.
Maka Sarah sangat histeris saat itu, Atau mungkin dia melihat bayangan yang menyeramkan itu ?
" Penyakit amnesia disolatif itu bisa di sembukan Pa, Salah satu nya dengan cara psikoteraphy, Dimana nanti Sarah akan mendapatkan bimbingan mental agar bisa mengatasi ketakutan nya."
" Papa tau, Tapi papa tidak sanggup melihat Sarah semakin hancur saat tau, Bahwa dia lah yang mengakibatkan Mama nya meninggal, Dan keadaan mereka saat itu. Itu yang Papa takutkan dan papa tidak ingin Sarah semakin terluka. ".
Ayang lagi dalam mode serius dengerin cerita dari Pamer 💙
...💙💙💙...