My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Goes To Milan



Sepanjang Hari, Satri terus saja urung uringan, Padahal ini adalah hari pertama melakukan Puasa di Bulan ramadhan.


Dan alhamdulillah, Allah memberi nya kejutan di tahun ini dengan menjalan kan ibadah puasa bersama istri nya.


Dengan ini Satria benar benar ingin membangun surga nya bersama Sarah dan anak anak nya kelak.


Tapi, Rasa nya berat sekali, Dia harus berpisah dengan Sarah selama 10 hari ?


Apa dia bisa ? Sementara selama ini dia sudah nyaman dan merasakan kebahagiaan bersama dengan Sarah.


" Kenapa sih ? Ayo Shubuh dulu. Papi dan Mami udah nungguin. " Sarah sudah memakai Mukena nya.


Dia akan Satria akan melaksanakan Sholat Shubuh berjamaah di Mushola Rumah besar ini.


" Satria..." Panggil Sarah lagi.


Satria mendongak dan menatap istri nya yang sudah cantik mengenakan Mukena Putih nya.


" Kamu cantik, Nanti aku beliin mukena lagi ya. Kamu belum aku beliin Mukena kan ?" Sarah mengangguk dan Kini mereka bergandengan tangan menuju Mushola.


Dan ternyata disana sudah lengkap, Para pelayan dan Satpam serta tukang kebun.


Betapa hangat nya rumah besar ini, Pelayan dan Tuan rumah berbaur menjadi satu dalam ikatan sebuah keluarga.


Mereka berpisah di pintu masuk, Satria ikut barisan di depan, Dan Sarah di barisan belakang bersama para wanita lain nya.


" Kamu cantik sayang..." Mami Ratu mengelus Pipi Sarah dengan penuh kasih sayang.


Sarah merasa tersentuh dan mencium kedua telapak tangan Mami mertua nya.


Ada air mata yang jatuh disana. Dia merindukan Mama nya.


Mami Ratu, Paham. Dia mengelus kepala Sarah dan tersenyum.


Sarah mengangguk dan mereka mulai melakukan ibadah Dua Rakaat di Pagi yang masih gelap.


Setelah selesai, Betapa Merdu nya suara Papi mertua nya itu ? Bacaan serta Tajwid nya terdengar mengalun indah di telinga Sarah.


Bukan hanya di Sarah saja, Tapi di telinga semua makmum nya pagi ini.


Sarah menghampiri Satria dan mertua nya, Mencium punggung tangan suami nya.


Satria mencium kening Sarah dalam dan penuh kasih sayang, Bahkan dia juga membacakan Surat Ar-Rahman untuk istri tercinta nya.


Begitu pula dengan Papi Raja, Dia melakukan hal yang sama untuk Istri tercinta nya.


Kini, Mereka kembali menuju Rumah untuk melakukan aktivitas lain nya.


Dan disini lah Sarah dan Satria saat ini, Berada di kamar mereka.


Dengan wajah Satria yang kembali murung, Sarah tau penyebab nya.


" Aku hanya 10 hari oke, Jika semua nya cepat selesai aku akan kembali pulang, Bertemu kamu. " Sarah bersimpuh di hadapan suami nya.


Entah lah, Untuk pertama kali nya, Sarah merasakan hal ini, Hal seperti ini.


Dan itu bersama Satria ! Suami Bocah nya.


" Aku ikut ya..." Sarah tersenyum...


" Kalau kamu ikut Pekerjaan kamu gimana ? Lagian kamu bilang Senin ujian bukan ? Terus gimana ? Mau ngulang lagi dan semakin lama Selesai nya ?"


" Tau gini aku lompat kelas aja dulu waktu sekolah. "


" Kenapa gak di lakukan ?"


" Ya gara gara Dinosaurus dan Tonosaurus. " Sahut Satria dengan wajah cemberut nya.


Sarah berdiri dan duduk di tempat tidur.


Lalu dia mensejajarkan kaki nya, menepuk Paha nya dan Satria paham.


Dia tidur di pangkuan Istri Dewasa nya. Terkadang dia merasa lucu sendiri, Bisa di bilang My Wife Is My Sugar Mommy.


Sarah begitu telaten mengurus segala keperluan nya.


" Nanti kamu antar aku ke bandara kan ???" Tanya Sarah sambil terus mengelus kepala suami bocah nya.


Terlihat menggelikan bukan ? Dimana dia seperti mengurus anak nya, Bukan suami nya.


Tapi begini lah kebahagiaan sederhana mereka.


" Iya..." Satria mengangguk di perut Sarah karena dia memeluk pinggang Sarah dnegan sangat posesif saat ini.


" Kalau seminggu kamu gak pulang aku susulin ke sana. Biarin aja aku ngulang ujian nya. Yang penting aku susulin kamu kesana. "


" Kalau kamu gak lulus ujian nya aku marah ! Aku gak mau urusin kamu lagi. " Satria menatap Sarah.


" Loh, Kok gitu sih kamu ?'


" Ya kamu yang kok gitu? Lebay banget ! Demi perempuan rela gak lulus ujian. "


" Ini kamu loh yank, Istri aku. "


Oke, Dia akan sukses segala untuk Sarah !. Dia akan mewujudkan setiap impian istri nya. Membangun kehidupan rumah tangga yang dimana disana ada surga yang sedang mereka bangun dan mereka tuju.


Semoga Allah selalu memberikan kemudahan dan kelancaran di setiap jalan mereka.


" Oke, Aku akan sukses buat kamu ! Biar kamu bangga, Biar aku gak main kucing Kucingan lagi sama kamu. Biar kamu bangga menunjukan ke orang orang, Kalau aku ini Satria Arjun Widjaya Diningrat, Suami Berondong nya Sarah Widya Sastra Radjasa . "


" Is, Ayang ..sakit..." Rengek Satria saat Sarah mencubit pipi nya .


" Iya aku tau kamu berondong ! Dan aku udah tua. " Satria langsung bangkit dari posisi nya dan memeluk Sarah.


" Gak Yank, Sumpah aku gak bilang kamu tua. Gak maksud begitu kok, Sumpah Yank...kamu itu cantik, Cantik apa ada nya, Karena dana nya. "


Plak !..


" Maaf Yank...jangan ngambek ya..." Ucap Satria lagi.


Dia takut Sarah marah dan merajuk pada nya.


" Udah ah, Aku mau siap siap, Jam 8 anak anak sudah di bandara. "


" Terus aku nganter kamu nya gimana ?" Tanya Satria cemberut lagi.


Jika anak anak bawaan Sarah menunggu jam 8 di bandara, Lalu bagaimana dia mengantar Sarah ?


Kenapa susah sekali mempublikasikan hubungan mereka ?


" Rekan kerja bisa kan ?? Kamu mengakomodasikan kami sebagai Salah satu Sponsor !"


" Terlambat kamu kasih tau nya Yank, Kalau gini Sponsor apa coba ?? Tau ahh...Kamu nyebelin. " Satria menarik selimut dan menutupi seluruh tubuh nya dengan selimut dan bersembunyi.


Sarah hanya tersenyum saja, Satria memang terkadang kembali ke sifat anak anak nya, Dan Sarah harus sabar untuk itu.


Di elus Sarah dengan lembut kepala Satria yang tertutup selimut, Lalu di peluk nya gundukan selimut yang membungkus tubuh suami bocah nya itu.


" Aku gak di sayang nih ? Kalau gitu yaudah deh, Aku pergi aja gak usah balik la--"


" Jangan!!!!!" Satria langsung bangkit dan membuka selimut nya.


Dia langsung memeluk Sarah dengan erat.


" Kamu gak boleh gak pulang. Harus pulang pokok nya. Aku gak mau tau ya, Kamu pulang dari Milan kita langsung nikah. Mana surat surat kamu ?? Biar aku urus ke KUA dulu. Kamu pulang kita langsung nikah lagi pokok nya. "


" Lepas dulu. Kenceng banget meluk nya. " Satria mengendurkan Pelukan nya.


" Kita temui Papa saat aku pulang dari Milan. Aku juga ingin di lamar seperti wanita lain nya, Di kasih Cincin dan seserahan. "


" Oke ! Aku sanggup. Apa lagi ??" Tanya Satria seperti menantang Sarah.


Dan Sarah hanya tersenyum saja.


" Jika kemaren nikah siri saja mahar nya Ferarri, Ini nikah Sah mas kawin nya apa ya ??" Tanya Sarah lagi.


Dan pancingan nya kena !


Satria semakin menantang nya.


" Kamu mau apa mas kawin nya ? Lambo ? Apartemen kita ? Atau mau apa ?? Biar aku kasih ke kamu. "


" Semampu kamu nya saja. Tapi ya jangan lebih rendah dari kak Astrid! Aku gak mau dia ngerendahin kamu !"


" Memang nya apa mahar kakak kamu yang matre itu ?" Tanya Satria kesal.


Sarah menggeleng melihat Satria saat ini. Terlihat menggemaskan di mata nya.


Di cubit Sarah kedua pipi suami nya dengan gemas hingga bibir Satria mengerucut seperti bebek.


" Kak Astrid dapat mas Kawin saham 5% di Sinar Jaya Group. " Jawab Sarah dengan berat.


Seperti nya saham itu keterlaluan.


" Kita lihat aja nanti ! Aku kasih kamu mahar yang buat dia kejang kejang ! Biar suami sombong nya juga tau ! Siapa yang nikahin kamu. !"


" Sudah ayo bersiap ! Ini sudah hampir jam 7. "


" Kiss Yank..."


" Pipi saja, Nanti batal !" Satria mengangguk dan mencium kedua pipi Satria dan memberikan Ciuman dari tangan nya ke bibir Satria.


Dan hal itu membuat Satria tersenyum bahagia.


Dia juga melakukan hal yang sama untuk Sarah , Dan saat mencium pipi sarah Pintu kamar nya terbuka lagi.


" Mami !!!!" Teriak Satria lagi.


" Uppss ..Sorry !" Mami Ratu langsung meninggalkan kamar anak dan menantu nya tanpa rasa bersalah sedikit pun.



**Ayang mode ngambek mau di tinggal ayang Sarah ke Milan 🤣


...💙💙💙**...