
Hari ini, Sarah dan Satria benar benar akan mengunjungi makam Mama nya Sarah, Dan juga adik nya Satria.
Ternyata makan nya sama, Hanya beda blok nya saja, Karena makam ini adalah makam mahal, Makam yang sangat terkenal di kalangan para pengusaha kaya, Dan beberapa artis keluarga nya di makam kan disini juga.
Kenapa Papa Panji memilih disini, Karena ya ingin saja.
Kalau Mami Ratu memakamkan Samantha Amber Widjaya Diningrat disini, Ya kerena ingin yang terbaik untuk putri nya.
" Ma... Assalamu'alaikum..." Sarah duduk bersimpuh di samping makam Mama nya.
Di elus nya nisan bertuliskan nama Andini Kesuma Putri.
" Ma, Sarah datang bersama Satria, Dia suami Sarah Ma...Maaf, Tidak mengunjungi mama berapa lama ini, Sarah...Sarah ---" Satria memeluk istri nya.
Dia tau, Bahwa Sarah berat berada disini, Siapa pun akan merasakan hal yang sama juga.
Begitu pun dengan Satria saat ini, Dia merasakan bagaimana pilu dan sedih nya Sarah berada di sini .
" Aku bisa Satria, Aku bisa..."
" It's oke, Jangan terlalu di paksa Yank..." Sarah mengangguk.
Dia kembali bercerita pada Mama nya, Betapa bahagia nya dia saat ini, Bisa menikah dengan Satria, Kenyamanan dan kebaikan Satria pada nya.
Semua di ceritakan oleh Sarah, Sampai saat sudah selesai Dia membaca doa bersama Satria dan berpamitan.
Kini, Kedua nya sudah berada di makam Samantha, Adik nya Satria yang telah lama meninggalkan nya.
" Assalamualaikum Samantha...," Ucap Sarah setelah Satria mengucapkan salam untuk adik nya.
" Samantha aku datang bersama kakak ipar mu, Kami sudah menikah, Lihat, Dia cantik bukan ? Bukan hanya diri nya saja, Tapi hati nya juga. Mami baru berkunjung ya ?" Tanya Satria sambil mengusap nisan milik adik nya.
Ya, Setiap hari nya, Mami Ratu akan berkunjung ke makan adik kembar nya ini hanya untuk menggantikan bunga mawar putih setiap hari nya.
Dan jika Mami sedang berhalangan, Maka penjaga makam ini lah yang melakukan nya.
" Sam, Aku berdoa agar kau selalu bahagia, Di tempat kan di sisi nya yang terindah. Tunggu aku dan istri ku Dam, Tolong, persiapkan tempat indah mu juga untuk kami nanti nya. Doakan aku juga dari sana, Agar aku bisa menjadi suami yang sempurna di kehidupan rumah tangga kami, Setidak nya bantu aku untuk bisa hidup bahagia. Tolong ingatkan aku jika aku salah. Aku menyayangi mu Samantha Amber. Adik kecil ku. " Sekali lagi Satria mengusap nisan milik adik nya.
Lalu membacakan doa untuk kedamaian dan ketenangan adik nya di alam sana.
Setelah mengusapkan doa, Satria membantu Sarah berdiri dan membersihkan gaun muslim milik istri nya, Sungguh, Satria benar benar kagum saat mihay istri nya memakai Hijab dan menutup kepala nya seperti itu.
Hati nya damai sekali, Tapi Satria tidak ingin terburu buru, Satria ingin istri nya pelan pelan bisa belajar dan jika pun suatu saat Sarah nanti ingin berhijab, Subhanallah, Dengan senang hati Satria mengijinkan istri nya untuk menutup aurat nya .Semoga saja itu benar benar terjadi.
Satria membuka kan pintu mobil nya, Dan dia meletakan tangan nya di atas kepala sang istri yang berbalut hijab instan keluaran brand Fashion milik nya sendiri.
Kata nya edisi lebaran.
" Terima kasih .." Ucapan tulus dari Sarah membuat hati dan pikiran Satria damai.
Apalagi senyuman Sarah, Bertambah berkali kali lipat indah nya saat dia mengenakan hijab seperti itu.
"Sama sama Yank..." Satria langsung mengitari mobil nya dan duduk di kursi kemudi.
Dia mulai menjalan kan mobil, Nya tapi sebelah tangan kiri nya terus menggenggam tangan Sarah dengan lembut, Bahkan dia juga membawa tangan itu ke depan bibir nya dan mencium nya.
Cup...
Sarah dan Satria tersenyum malu, Kedua nya benar benar malu karena perlakuan Satria untuk Sarah itu benar benar memukau, Benar benar memanjakan nya dengan cinta dan kasih sayang.
Perlakuan lembut nya, Membuat hati Sarah selalu berbunga bunga setiap kali menerima perlakuan dari Satria.
" Kamu cantik Yank..." Sarah tersipu malu, Karena sejak tadi Satria terus mencuri pandang ke arah nya.
" Manis sekali bibir kamu ya .."
Benarkah yang di katakan Satria ? Jika dia cantik mengenakan hijab seperti ini ?
Karena sejak tadi, Sarah pikir Satria aneh dan risih saat melihat nya memakai hijab.
" Apa kamu suka ?" Satria melihat ke arah istri nya dengan tatapan penuh cinta nya dan tersenyum.
" Jelas aku suka, Kamu cantik istri ku, Bidadari surga ku, " Sarah mengalihkan pandangan nya keluar kaca mobil milik Satria, Dia mu dan menghindari tatapan mematikan dari suami nya.
Tapi saat dia melihat jalan yang mereka lewati, Tiba tiba kepala nya pusing, Dia selalu merasakan hal seperti ini, jika lewat jalan ini, Apalagi pohon besar itu, Rasa nya setiap kali Sarah melihat pohon itu, Kepala nya seperti di hantam batu besar.
Membuat nya langsung pusing, Bahkan terkadang sampai mual.
Melihat keterdiaman istri nya, Membuat Satria melihat ke arah Sarah, Dan memanggil nya.
" Sayang...kamu baik baik saja ?" Satria sedikit panik
Bahkan dia sudah tidak fokus pada kemudi mobil nya saat ini.
Sampai ada seekor kucing liar yang lewat, Membuat Sarah kaget dan langsung memekik histeris.
" Satria awas !!!!"
Citt...
Brrak !
Satria membanting stir mobil nya menghindari kucing liar yang lewat di depan mereka .
Hantaman tidak terlalu keras, Tapi berhasil membuat bagian depan nya rusak cukup parah.
Sarah ? Setengah mati Satria menhan rasa perih di dahi nya yang terluka, Tapi tangan kiri nya berusaha melindungi Sarah.
" Sayang, Sarah...." Satria panik saat melihat tubuh istri nya bergetar hebat.
Sarah memejamkan mata nya rapat rapat dengan keringat yang bercucuran di kening nya.
Satria semakin panik saat melihat air mata keluar dari mata indah milik sang istri.
" Sayang . Sarah...Hey...kamu kenapa Yank ?" Satria semakin panik saat merasakan tubuh Sarah semakin bergetar hebat.
Dia menangis dalam diam, Perlahan tapi pasti Satria memeluk istri nya.
" Sarah...Hey ..." Padahal saat ini juga dahi Satria terluka, Tapi dia memikirkan keadaan istri nya.
Tidak ada yang bisa mereka mintai tolong karena jalanan ini memang sepi pengendara lain nya lagi.
Ini jalan alternatif agar cepat sampai, Tapi ya itu tadi, Jalanan ini sepi.
" Pohon itu Satria, Pohon itu seakan memanggil ku untuk datang pada nya, Pohon itu memanggil ku, Pohon itu memanggil ku Satria. Disana, Disana ada mobil putih yang hancur, Mobil putih itu hancur Satria...Wajah orang disana di penuhi darah, Salah satu anak nya meminta tolong, A-aanak nya meminta tolong Satria .. A-ayo tolong mereka. " Tubuh Sarah semakin bergetar hebat.
Ketakutan nya semakin membesar, Kala melihat sekilas bayangan mobil sedan putih bintang 3 menghantam pohon besar disana.
" Tidak !!! A-aku bukan orang jahat, Aku bukan orang jahat , aku bukan orang jahat Satria...." Sarah menutup kedua telinga nya saat mendengar suara suara rintihan minta tolong dari dalam mobil itu.
Dimana salah satu penumpang nya sudah bersimbah darah.
Wajah itu sangat menakutkan bagi Sarah.
Satria terus membaca doa, Dan meminta Sarah untuk istighfar, Biar lah puasa istri nya Batal hari ini, Satria langsung memberikan botol air mineral pada Sarah untuk menetralkan ketakutan nya sendiri .
...💙💙💙 ...