My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Gemas



Hari hari Satria menjadi lebih berwarna lagi saat ini.


Bagaimana sikap manja dan Pemalu nya Sarah membuat Satria semakin gemas dengan tingkah laku nya.


" Ihhh...gemesin banget sih kamu Yank...Aahhh...Pengen aku culik deh, Terus aku kurung di kamar kamu nya. "


Blush...


Wajah Sarah memerah mu karena ulah Sky barusan yang terus terusan menggoda nya.


" Salam dulu Satria..." Ucap Sarah saat Satria yang baru saja datang memeluk nya dengan gemas.


" Iya deh... Assalamualaikum ayang ..Udah sehat belum ?" Lihat, Betapa menggemaskan nya mereka berdua ini.


Yang satu Bocah, Yang satu seperti bocah.


Benat benar sangat menjengkel kan sekali bukan ?


" Waalaikumsallam..." Sarah mengambil tangan Satria dan di cium nya.


Betapa bahagia nya Satria, Rumah tangga nya baik baik saja, Sarah sudah sehat, Ingatan nya sudah kembali dan yang membuat nya gemas adalah sikap malu malu Sarah yang membuat nya semakin mencintai wanita dewasa yang seperti bocah itu.


" Gemes banget cih kamu nya...Cini kiiss dulu cini..." Aahhh...


Rasa nya Satria tidak tahan, Ingin sekali dia menggigit pipi Sarah yang memerah karena tersipu malu seperti itu.


Sangat lucu dan ya...kalian tau sendiri lah ya...


" Sudah siap untuk pulang Nyonya Satria ?" Sarah menatap ke arah nya dan mengangguk.


" Bisa jalan kan ? atau mau aku gendong ?" Sarah langsung menggeleng.


Mana mau dia di gendong Satria, Yang benar saja ?


Dia sudah bisa berjalan dengan baik, Terapi nya juga berjalan dengan lancar, Dan tadi pagi dokter sudah memeriksa nya maka dokter mengizinkan nya untuk pulang.


" Oke Nyonya, Let's go...." Ucap Satria penuh semangat.


Dia menuntun istri nya untuk pulang kerumah mereka, Rumah yang sudah selama 5 bulan tidak di injak Satria sama sekali.


Bahkan pakaian nya, selalu Mami Ratu lah yang membawa nya kerumah sakit dan sesekali Meela datang menjenguk nya dirumah sakit dan membawakan nya makanan.


Dan itu cukup sering terjadi karena Meela selalu bilang ingin mendoakan bunda nya.


Hebat bukan ? Dan Satria sangat bersyukur bahwa Meela benar benar menyayangi nya dan Sarah nya.


" Ini mobil kamu ?" Satria mengangguk.


" Ini baru beli tadi Yank, Buat kamu karena udah sadar. "


" Kenapa harus beli mobil lagi ???" Tanya Sarah saat mengetahui bahwa mobil ini baru lagi dan Entah untuk apa lagi Satria membeli nya.


Padahal dirumah mereka mobil sudah banyak, Dan Sarah sampai lupa menghitung nya, Mungkin ada 12 unit lain motor dan Scooter listrik milik nya dan beberapa sepeda mahal Satria.


Hobi suami nya ini memang hobi mahal, Segala yang di sukai nya pasti di beli nya, Dan semua itu pasti terpakai.


Dan yang lebih hebat nya lagi, Suami nya itu tidak pernah lupa sama sekali setiap bulan nya berapa yang harus di bayar nya untuk keberkahan seluruh harta mereka.


Bahkan seluruh Tas tas mahal milik nya pun di turut sertakan oleh nya.


Luar biasa, Suami nya memang benar benar luar biasa sekali.


" Sudah ?" Satria memasangkan sabuk pengaman untuk istri nya dan mulai melajukan mobil nya.


Selama di perjalanan Satria terus menggenggam tangan Sarah dan di ciumi nya dengan penuh kasih sayang...


Sarah terus saja tersenyum, Tersenyum karena bahagia di perlakukan selembut itu oleh Satria suami bocah nya.


" Makasih Mang Udin..." Mang Udin kaget.


" Iya Nyonya, Sama sama. " Jawab Mang Udin masih dengan kekagetan nya.


Dan saat memasuki rumah nya, Sarah melihat semua nya, Dia mengingat semua nya lagi dan tidak ada yang berubah disini.


Wah...sejak kapan ada pohon Jambu air dirumah mereka ? Dan berbuah pula saat ini.


" Kamu liat apa Yank ?" Tanya Satria saat melihat Sarah yang terus menatap ke arah pohon jambu disana.


" Oh, Jambu ? Aku juga gak tau dari siapa, Soal nya aku gak pernah kesini lagi selama kamu tidur dirumah sakit. " Sarah jadi tertunduk lemas.


Dia merasa sangat bersalah dengan apa yang di alami Satria karena dampak kesehatan nya waktu itu.


" Maaf..." Satria langsung memeluk nya dan menciumi puncak kepala nya dengan sayang.


" Maaf untuk apa ? "


" Maaf karena udah buat kamu susah selama ini. " Di lerai Satria pelukan mereka dan di tatap nya wajah Sarah.


" Kamu gak salah, Dan jangan bahas soal itu lagi. Aku gak sanggup berada di posisi itu lagi Yank, Aku benar benar gak sanggup. Jadi tolong banget jangan ungkit apa pun lagi soal kemarin. Mengerti ?" Sarah mengangguk dan Satria kembali mencium kening nya.


Cup...


" Udah ayo masuk, Kamu masih dalam tahap penyembuhan. " Kedua nya berjalan masuk ke dalam rumah dan saat mereka membuka pintu utama terdengar suara ledakan dan Suara terompet menyambut kedatangan mereka.


Duaaar.... Treeetttt....


" Selamat datang Sarah...." Terlihat disana ada Genk ibu ibu anti huru hara Blok Cempaka dan Suami suami sayang istri yang menyambut kedatangan sepasang suami istri paling kaya di Blok perumahan mereka sudah kembali.


" Kalian..." Semua nya mengangguk.


Sarah terharu dengan sambutan yang di terima nya dari ibu ibu blok Cempaka.


Lihat, Betapa tulus nya mereka semua menyambut kedatangan nya saat ini.


" Kok nangis ?? Jangan nangis..." Mereka langsung memeluk Sarah yang terus menangis terisak merasa terharu dengan sambutan mereka.


" Terima kasih semua nya...Hiks ..Hiks ..Hiks..." Mereka langsung melepaskan pelukan nya dan melihat Sarah.


Kenapa seperti nya ada yang berbeda saat ini ?


Ada apa ini ?


" Ingatan istri saya sudah kembali buk..."


" Aahhh...Sarah...." Seru mereka bersamaan .


Kembali ibu ibu itu memeluk Sarah, Mereka sangat bahagia jika ingatan Sarah sudah kembali, Berarti mereka tidak perlu harap harap cemas lagi dengan keadaan nya bukan ?


Tapi tunggu, Kenapa Buk Ana tidak ikut memeluk nya juga ? Ada apa ini ???


" An, Kok gak ikut pelukan sih ?" Tanya Buk Sari saat melihat Ana istri nya Joko sih mulut Lemez diam saja.


Alis buk Ana terangkat sebelah saat mendengar pertanyaan yang keluar dari Buk Sari cs nya.


" Kalau Sarah sudah ingat semua nya, Dan dia kembali pada sifat asli nya, Lalu siapa yang menemani ku membantai ulat nangka itu ? Ahh...Ini tidak akan seru !" Bukan para ibu ibu yang kaget, Tapi malah Pak Susilo yang kaget.


Suami buk Sari itu terlihat jengah dengan sikap bar bar istri teman nya itu.


" Kondisikan istri mu Joko ! Jangan berbuat ulah disini. "


" Diam saja lah Sus, Nanti kamu juga yang kena kan repot ! Kok seneng banget di ajak gelud sama Ana. " Semakin jengah saja Pak Susilo melihat sepasang suami istri paling heboh itu menurut nya.


" Apa ?? Mau ku tabrak mobil mahal mu itu ??"


" Terserah kau An, Terserah kau !! " Jawab Pak Susilo datar menatap buk Ana !.


...🍑🍑🍑...