
Brak !
Sarah membanting pintu kamar nya dengan keras saat memasuki nya.
Dia benar benar merasa sangat kesal, Apa salah nya hingga sang kakak selalu menganggu nya, Bahkan terkesan memusuhi nya ??
Padahal selama ini dia tidak pernah mencari masalah apapun dengan wanita bernama Astrid itu, Karena Sarah selalu menganggap nya tidak penting dan malas mendebat.
Maka itu sebisa mungkin dia menjauh dari jangkauan kakak nya.
Tapi, Kenapa terus saja bertemu ?? Seakan takdir yang membuat semua ini menjadi rumit dan sulit di pahami.
" Buk, Bunda kenapa ??" Tanya Meela yang melihat bunda nya berwajah kesal saat memasuki rumah hingga kamar nya.
Bahkan wanita yang di panggil nya bunda itu tidak menyapa nya seperti biasa.
" Bunda mungkin capek Mil, Jadi jangan ganggu ya. Kamu mandi sana. Udah mau magrib juga. "
" Iya Buk. " Meela mengiyakan apa yang di katakan ibu nya.
Dia pergi ke kamar nya untuk mandi dan membersihkan diri menunggu Senja untuk melakukan ibadah 3 rakaat nya.
Setelah cukup lama, akhir nya Sarah turun untuk makan malam, Suami nya terlambat karena terjebak macet kata nya.
Begitu isi pesan yang di terima Sarah dari suami manja nya.
Saat di sela sela kegiatan nya yang makan malam di temani para pekerja rumah tangga nya, Terdengar Suara mobil box masuk ke halaman rumah nya.
Terdengar juga suara Satria yang seperti tengah menginterupsi seseorang, Bukan seseorang, Tapi seperti ada beberapa disana.
Karena penasaran, Akhir nya Sarah meninggalkan meja makan untuk melihat keributan di luar rumah nya.
Langkah anggun Sarah membawa nya ke arah pintu utama, Dan saat dia sampai disana, Kedua mata nya langsung melotot tak percaya.
" Ayang... Assalamu'alaikum..." Satria yang melihat istri nya langsung mendekat dan hendak memeluk nya.
Namun gerakan Satria terhenti saat melihat tangan sang istri yang sudah terangkat.
Wajah tampan nya langsung cemberut.
" Pertama, Waalaikumsallam ! Kedua Mandi dan bersihkan diri untuk sholat ! Ketiga kita harus bicara !" Satria mengangguk deng wajah cemberut nya.
Sarah sedang dalam mode galak, Jadi dia harus menurut saja, Dari pada panjang urusan nya nanti.
" Lanjutin sama istri saya pak !" Ketiga orang berseragam merk Ice Cream itu mengangguk takut dan canggung saat melihat wajah sang Nyonya pemilik rumah.
Suami nya saja takut, Apalagi mereka kan ??
" Ta-taruh dimana Nyonya ???" Tanya penanggung jawab dari Box besar itu.
Sarah sedikit berpikir, Lalu menyuruh mereka membawa Box isi full ice cream itu ke tempat dimana Sarah menunjuk nya.
" Di ruang tamu ! Disana ada colokan ! Pastikan colokan kabel nya bagus dan tidak berbahaya !" Mereka bertiga mengangguk dan langsung mengeksekusi apa yang di titah kan sang pemilik rumah.
Sarah memantau nya.
" Pastikan semua nya aman !"
" Iya Nyonya !" Sahut mereka lagi.
Semua sudah selesai, Sarah tinggal tanda tangan serah terima box berisi makanan dingin itu beraneka ragam itu.
" Apa bapak bapak sekalian sudah makan ?" Mereka kaget.
Nyonya rumah ini sangat jutek dan ketus, Tapi sangat baik menurut mereka karena telah menanyakan keadaan kampung tengah mereka.
" Jika Nyonya tanya, Kami akan jawab belum, Karena tidak sempat. " Terdengar helaan nafas berat Sarah di telinga ketiga orang itu.
" Asih, Mita, Ayu, Putri !!!"
" Iya Nya..." Ke empat wanita yang di panggil langsung berlari tunggang langgang saat mendengar suara sang nyonya memanggil mereka berempat.
" Bawa bapak bapak ini ke meja makan ! Pastikan perut mereka kenyang sebelum pergi dari sini ! Jangan menggatal ! Mungkin saja mereka sudah beristri !"
" Kita Single Nyonya. !"
" Saya gak tanya !" Sarah pergi meninggalkan orang orang tersebut dan menuju kamar nya.
Saat sampai disana, Dia baru melihat suami nya keluar dari kamar mandi bersiap untuk sholat.
" Hehehe...nanti ya Yank, marah nya. aku sholat dulu, Hampir habis waktu nya. " Satria langsung memakai atribut nya untuk melakukan 3 rakaat nya.
Dengan sabar Sarah menunggu sang suami selesai ibadah, Dan saat sudah selesai, Satria meminta Sarah mendekat ke arah nya.
Satria mengulurkan tangan nya untuk di gapai Sarah, Dan benar benar di gapai oleh Sarah dan di cium nya punggung tangan Satria dengan takzim.
" Jangan marah yank, Dosa sama suami " Sarah hanya mencebik saja.
Kenapa Satria tidak ??
" Coba jelaskan apa maksud nya itu ??" Tanya Sarah.
" Kamu minta apa tadi ??" Tanya Satria balik.
Sarah semakin kesal melihat suami nya yang masih memakai pakaian Koko dan sarung nya.
Tak lupa kopiah di kepala nya.
" Aku meminta mu membelikan Meela ice cream karena aku melupakan nya, Bukan hmeminta mu membawa satu box ! Apa jika nanti aku hamil dan meminta pecel lele kamu akan membawa satu tenda juga kerumah kita ? Iya ???"
" Memang nya kamu mau pecel lele ?? Tapi kayak nya bagus juga ide nya !"
Plak !
" Sakit Yank..." Keluh Satria saat Sarah memukul lengan nya.
Sarah benar benar merasa kesal dengan Satria, Bagaimana bisa dengan gampang nya Satria mengiyakan semua permintaan nya.
Apa apaan itu ??
" Yank, Mau kemana ?" Tanya Satria saat melihat Sarah bangkit dan ingin pergi meninggalkan nya.
" Ke Jonggol ! Segera turun untuk makan malam sebelum aku yang memakan kamu !"
" Aku rela kamu makan Yank, Kamu mau makan aku yang mana ??"
" Satria !!!!"
" Hehehe...jangan marah sayang, Nanti aku gigit nih..." Goda nya lagi.
Sarah hanya bisa pasrah saja saat Satria menggoda nya, Bahkan suami bocah nya yang manja itu sudah bertelanjang dada saat ini.
" Makan aku yank, Makan aku !"
" Dasar !!!" Sarah langsung meninggalkan suami nya yang terus saja menggoda nya.
Brak !!!
Sarah membanting pintu kamar mereka saat keluar dari kamar nya. Dia benar benar kesal karena Satria terus saja menggoda nya dnegan tingkah konyol sang suami bocah manja nya itu.
Bukan Sarah tidak tergoda, Tapi jika dia tergoda akan payah urusan nya nanti, Dia malas untuk mandi lagi, Karena belum isya lagi, Dan hal itu paling malas di lakukan nya nanti.
Mandi besar dan bersuci lagi.
" Hahaha...kamu gemesih ayang..." Satria tertawa lepas saat Sarah keluar dari kamar mereka dengan membanting pintu kamar nya.
Tak ingin semakin membuat istri nya kesal, Satria langsung menyambar kaos oblong nya dan turun untuk makan malam.
Dan saat sampai disana, Dia melihat pekerja tadi masih disini menyantap makan malam mereka.
" Gak Papa mas ! Makan saja. Saya juga mau gabung kok. " Mereka kembali heran dan kaget.
Kok masih ada modelan orang kayak begini ??
Suami nya Terlihat masih sangat muda, Istri nya juga, Tapi merek menebak seperti nya sang Nyonya lebih dewasa.
Semua itu terlihat dari cara wanita itu bersikap.
" Makan aja Mas, Kita sama sama manusia kan ?? bukan jin atau sebagai nya. " Mereka mengangguk.
Benar benar orang kaya yang baik hati pemilik rumah ini.
" Makan ! Aku bukan Badarawuhi yang menjadikan kalian tumbal ?" Ucapan Sarah membuat semua orang kaget bukan main.
Apa istri nya itu sudah menonton film yang sedang viral itu ??
" Jangan tanya kenapa aku bisa tau ! Karena para asisten rumah tangga kamu yang terus mengatakan itu Satria !" Satria paham.
Ternyata para pembantu mereka yang membuat istri nya itu tau siapa Badarawuhi yang sedang viral itu.
" Lewat Fyp tiktok terus Nya. "
" Alay !" Katus Sarah lagi.
Ayang suami minta di makan 💙
Ayang istri yang kesel sama Ayang suami 😂😂
...🍑🍑🍑...