
Setelah kejadian ice cream satu box besar yang datang, Kini Sarah semakin di buat kesal dengan tingkah suami nya yang tidak ingin makan masakan rumah hari ini.
Satria sengaja memboyong Satu Gerobak Tukang Gado gado di pinggir jalan untuk menu makanan nya malam ini.
Dan hal itu semakin membuat Sarah berdecak kesal menatap nya.
Bukan hanya warung gado gado yang sudah berpindah tempat ke halaman nya, Tapi ada warung pecel lele dan juga Siomay !
Sarah benar benar tak habis pikir dengan jalan pikiran suami nya.
Dan tau apa jawaban suami nya ???
" Kita harus bantu orang Yank, Hitung hitung kita ibadah juga !" Sarah bungkam.
Jika kata nya sudah bicara soal ibadah, Sarah tidak akan mendebat nya lagi.
" Terserah Satria ! Terserah ! Aku malas bicara sama kamu !" Sarah hendak meninggalkan suami bocah nya itu di halaman , Namun langkah nya terhenti saat tubuh nya di rengkuh dari belakang oleh Satria.
" Jangan marah Yank, Maafin aku oke ,???" Lagi lagi Sarah hanya bisa berdecak kesal saja.
Suami nya itu benar benar membuat Mood Sarah amburadul tak tentu tentu arah.
" Terserah ! Aku mau makan pecel lele, Gak pake sambel terasi, Pake urap nya saja ! Nasi nya nasi uduk !" Satria mengangguk.
" Bilang ke siapa sih Yank ?? Mita apa Ayu suruh buatin aku Jus Alpukat ya..."
" Jeruk hangat ! Enak saja makan berlemak minum nya jus Alpukat pakai Es, Jangan Ngada Ngada kamu !" Satria mengangguk dengan bibir manyun nya.
" Tapi kan aku olahraga Yank..." Masih berusaha membujuk istri nya.
" No !"
" Sekali aja deh Yank..." Mulai mode merayu nya.
" Olahraga apa ?? Aku tanya, Olahraga apa ?? Olahraga kasur ???"
" Hehehe...kan keringetan juga Yank..."
" Dasar bocah !! "
" Tapi kamu cinta Yank..."
" Bodo amat !"
" Mandor Pabrik baru Yank..."
" Terserah mu Satria !!!!" Pekik Sarah membuat Satria tertawa lepas.
Satria memang suka sekali membuat istri mya kesal, dan marah marah.
Hal itu membuat nya merasa sangat bahagia, Melihat wajah kesal istri nya.
" Pak, Saya pecel lele aja deh, Gak jadi siomay sama Gado gado nya, Saya baru inget kalau gak bisa makan kacang tanah. " Pedagang itu mengangguk.
Di makan gak di makan Satria, Dagangan mereka semua sudah di bayar full oleh Satria, Bahkan orang itu berpesan jika tidak habis, Mereka harus membagikan nya di jalan.
Saat Satria tengah menunggu pesanan nya, Genk S3I dan AH2BC datang kerumah mereka dengan anggota keluarga mereka yang ikut meramaikan pedagang itu.
" Kamu udah kayak artis artis itu Satria, Ngevlog yuk ahh...Biar viral kayak artis artis itu. " Seperti biasa.
Pak Joko menjadi bahan utama dalam pembicaraan mereka.
" Jangan lebay kau Joko ! Kau kaya tapi Kampungan !"
" Setidak nya istri ku tidak mabuk saat naik mobil mewah !"
Skak !
" AA, Udah ya, Malu ih ribut terus sama Mas Joko. " Buk Sari menasehati suami nya yang selalu berdebat dengan pasnagan suami istri itu.
Dan Pak Susilo hanya bisa menghela nafas nya saja, Jika berurusan dengan Joko dan Istri nya dia akan kalah, Tidak ada celah untuk menang !.
" Sabar Sus, Joko memang begitu !"
" Dan Mas Ganda membela nya !" Sungut Pak Susilo lagi pada teman sejawat nya itu.
Sementara Pak Husni suami nya Umi Jamilah hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.
Genk nya itu memang sangat luar biasa, Luar biasa membuat pusing kepala nya.
" Ayo pak, Semua nya makan aja apa yang mau di makan. Bungkus juga boleh. Sekalian aja panggil art dirumah. " Kata Satria lagi.
Mereka mengangguk, Dan Satpam nya membawakan makanan untuk satpam komplek dan bapak bapak yang nanti nya akan kebagian jatah Ngeronda malam ini.
" Sar, Ayo kita foto dulu. Post di Ig kamu. " Kata Buk Rita yang sudah memegang ponsel nya.
" Ayo..." Mereka semua berpose di ponsel buk Rita dan mereka di tandai masing masing nya.
" Ayang, Ayo makan dulu. " Satria membawakan makanan pesanan istri nya.
Nasi Pecel lele, Tanpa sambal terasi.
" Sini Yank, Aku suapin kamu. " Sarah pasrah saja saat suami bocah nya menunjukan keromantisan kedua nya.
" Bau, Aku tidak suka terasi !"
" Yaudah makan yang banyak bunda, Biar Dede bayi nya sehat !"
Uhukkk...
Sarah tersedak karena ucapan suami nya, Mata nya melotot, Bukan hanya Sarah saja yang terkejut.
Tapi seluruh anggota Genk blok Cempaka baik para suami dan istri menatap ke arah sepasang suami istri itu.
" Loh kok pada ngeliatin kita ?" Tanya Satria penasaran.
Dia juga menatap wajah istri nya yang menatap kesal ke arah nya.
" Sayang, Kamu kok---"
" Aku kenyang !" Sarah langsung pergi meninggalkan Satria dan Para Genk nya menuju kamar nya.
Dia cukup terkejut dengan apa yang di katakan Satria tadi, Kenapa Satria bisa bicara seperti itu ?
Walau bercanda tapi kan tentang kehamilan itu hal yang paling sensitif.
Apalagi usia pernikahan mereka sudah memasuki bulan ke 5, Tapi kenapa belum juga ada tanya tanda kehadiran nya di dalam perut Sarah ??
Apa dia yang tidak sehat ??
Sementara di luar, Satria masih di tatap oleh pandangan penuh arti dari teman teman nya.
" Saya hanya bercanda Pak, Buk, Gak ada maksud apa apa. " Mereka hanya bisa menghembuskan nafas nya lelah karena sedewasa apapun pikiran Satria, Usia nya masih sangat muda, Jadi dia terkadang bisa saja bercanda kelewat batas nya.
" Satria, Wanita itu paling sensitif soal di bahas tentang kehamilan, Apalagi riwayat penyakit yang di derita Sarah, Kamu harus bisa menjaga dan mengontrol emosi nya, Mungkin saja Sarah merasa diri nya tidak sehat, Karena belum kunjung hamil hingga saat ini. " Satria terkejut.
Kenapa dia melupakan hal sepenting itu ?? Apa benar bercanda nya kelewatan ??
" Maaf semua nya, Saya tinggal duluan ya..." Satria langsung masuk ke dalam rumah nya.
Jarak dari Taman dan halaman cukup jauh, Hingga Satria harus berlari agar bisa segera menemui istri nya.
" Bik, Sarah dimana ?" Pasti ada yang tidak beres saat ini.
Para pekerja rumah nya itu menatap nya bergantian.
" Tadi Nyonya ke kamar Den..."
" Baik, Makasih !" Satria kembali berlari menaiki tangga menuju kamar nya.
Dan saat dia sampai di kamar nya, Sarah baru saja keluar dari ruang ganti nya.
" Yank---"
" Baju ganti nya udah aku siapkan ! Jangan lupa cuci muka dan pake serum wajah nya. Sikat gigi juga !" Sarah langsung meninggalkan Satria begitu saja.
Dia naik ke Tempat tidur dan Mengambil laptop nya untuk melihat pekerjaan nya yang belum selesai.
" Tunggu aku yank..." Satria langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Dia melakukan apa yang di perintah kan istri nya, Cuci muka, Sikat gigi dan memakai serum seperti biasa nya.
Skincare malam yang selalu mereka lakukan berdua.
" Ayang...aku udah selesai..."
" Baik, Selamat malam. " Satria kaget.
Kenapa istri nya begitu ???
" Ayang...maaf..." Satria mendekat dan memeluk Sarah dari belakang.
Bahkan dia menyusupkan wajah nya di leher bagian belakang istri nya.
" Ayang ..maafin aku...."
" Tidur Satria ! Ini sudah malam. " Terpaksa Satria harus menurut jika sudah begini.
" Selamat tidur ayang, Love you !"
Cup...
Satria mencium puncak kepala istri nya namun tidak ada balasan apapun yang di dapat kan nya.
Ayang suami minta maaf 💙
Ayang istri yang ngambek 💙
...🍑🍑🍑...