My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Kencan Pertama



Setelah Satria membawa Sarah malam itu, Kini mereka kembali ke Apartemen, Dan sebentar lagi rumah mereka akan siap dan mereka juga akan pindah ke sana.


" Ayang, Lama banget sih ..ayo...Entar keburu macet loh. "


" Iya sebentar..." Sarah mengambil tas berwarna pink yang di belikan Satria kemarin.


" Cie ..Kayak istri Orkay..." Sarah hanya berdecak saja saat Satria menggoda nya.


Apa maksud nya istri orkay ? Memang benar bukan ? Bahwa dia menikah dengan orang kaya, Lalu salah nya dimana ?


" Apa sih kamu ? Aneh ah. "


" Udah ayo. Kamu cantik kok. Kayak istri CEO gitu kayak di film film Korea yang sering di tonton Mami. "


" Iya, sayang nya suami aku cuma wakil CEO ! gak jadi deh. "


" Tenang Yank...nanti aku yang akan jadi CEO kamu istri CEO nya. "


" Ya iya lah, Jadi mau siapa istri CEO nya ? Atau jangan jangan kamu--"


" Ucapan adalah doa Yank...Mau kamu aku madu ?"


" Ya gak lah...!" Balas Sarah lagi.


" Aku juga gak mau. Yaudah ayo. " Satria menggandeng tangan Sarah dan mereka mulai keluar dari Apartemen, Tapi sebelum itu juga mereka pamit ke Bik Murni yang memang sering mereka tinggal.


" Ayo Yank..." Sarah masih diam.


" Ayo Ayang...Kita naik motor aja. Kalau naik Mobil gak keburu. Nanti macet. "


" Aku takut Satria ! Ini juga motor kayak capung begini. " Boleh kah satria tertawa ?


Motor Trail di bilang motor capung ? Ada ada saja Sarah ini.


" Sudah, Ini akan seru. Kamu gak pernah kan kencan naik motor ? " Sarah menggeleng saat Satria memasangkan helm berwarna pink untuk nya.


Senyum Satria terbit saat telah memakaikan helm untuk istri nya.


" Sudah ayo naik. Pegangan aku. " Sarah langsung memeluk Satria dengan erat.


Ini adalah kali kedua nya dia naik motor seumur hidup nya, Dan itu bersama suami nya.


Semenjak bersama Satria, Sarah banyak merasakan berbagai macam warna di hidup nya, Bagaimana Dia mengerti Satria dan Satria yang juga mengerti diri nya.


Bisa membimbing nya dan beribadah bersama untuk membangun surga mereka sendiri.


Sepanjang jalan, Sarah terus tersenyum sambil terus memeluk Satria. Dia juga menyandarkan kepala nya di bahu sang suami.


Dan Satria ? Dia juga merasa bahagia bisa menikmati hari hari nya bersama Sarah, Tertawa bersama , Merasakan apa yang nama nya cinta dan bahagia ?


" Mau buka puasa dimana kita Yank ?" Satria sedikit berteriak.


Ini lah sensasi berkencan di atas motor. Dimana mereka bertanya dengan sedikit berteriak, Dan sang kekasih menjawab di balik punggung nya.


" Terserah kamu. Tapi aku mau yang seger seger. "


" Oke, Kita lesehan kamu mau ?" Tanya Satria lagi.


Sarah mengangguk di punggung Satria. Dan kini mereka sudah sampai di tempat makan lesehan, Dimana Satria memesan ikan bakar, Sarah lebih memilih ayam kremes, Dan Es buah serta teh hangat,.


Satria begitu bahagia, Istri nya mau di ajak makan di tempat tempat kesukaan nya seperti saat ini.


" Ini gak ada sendok dan garpu nya Satria ? Bagaimana Cara makan nya ?" Satria tersenyum.


Istri nya ini memang polos atau terlalu hight Class ? sampai cara makan di lesehan saja dia tidak tau.


" Sini..." Satria mengambil nasi mereka di satu piring, Dan Sarah kaget saat Satria hendak menyuapi nya dengan tangan nya, Bukan dengan sendok.


" Ayo buka mulut nya Yank, Kali ini aku yang suapi kamu, Lain kali nanti kamu yang suapi aku begini ya. " Sarah tidak merespon.


Dia langsung membuka mulut nya untuk menerima suapan dari Satria.


Setelah berbuka puasa tadi, Rasa nya perut Sarah sudah ingin di isi, Dia benar benar lapar.


" Besok aku gak mau pake nail art, Kalau makan beginian. " Satria mengangguk saja, Dia tidak ingin membatasi istri nya, Yang penting istri nya merasa nyaman dan tenang, Itu saja sudah cukup bagi nya


Saat mereka tengah menikmati kebersamaan mereka, Teman teman nya datang.


Siapa lagi jika bukan si kembar kembir, Kembar tapi tak sama.


Hanya mirip saja, Tapi mereka sama sekali tidka memiliki ikatan persaudaraan selain teman.


" Sat...lo disini ?" Dino sih saurus tiba tiba datang menghampiri sepasang suami istri itu.


Satria kaget, Saat melihat Dino bersama Tono.


" Menurut kalian ?"


" Yaelah Satria, Masih ngambek aja sama kita. Di kampus juga gak nyariin kita. Selesai kampus juga langsung cabut. "


" Iya bener. Gak asik Lo ah. " Tono ikut menimpali perkataan Dino ke Satria tadi.


Dan hal itu membuat kedua teman nya langsung melihat ke arah wanita yang bersama Satria.


" Eh, Lo sama siapa Satria ? PJ dong. Diem diem aja. " Satria hanya bisa menghela nafas nya saja.


kencan pertama mereka hancur gara gara kedua teman nya itu.


Tapi dia juga bersyukur, Karena kejadian itu pula yang membuat nya dan Sarah bisa menikah dan merasakan kebahagiaan seperti ini.


" Yaudah kalian pada ku pesen. Biar gue yang bayar. " ..


" Gitu dong, Itu baru nama nya anak sultan !"


" Gue bukan anak sultan ! Gue anak nya Raja !"


" Iyain aja da ahh...." Jawab Dino yang langsung memesan makanan nya.


Bukan tanggung, Dino dan Tono memang gila jika sudah makan, Apalagi lesehan seperti ini,. Ini adalah dunia nya mereka.


" Nih, Lo pada yang bayar. Gue mau cabut duluan. " Satria memberikan 5 lembar uang merah dan dia langsung bergegas membawa Sarah pergi meninggalkan mereka disana.


Mereka kembali menaiki motor Trail Satria yang di sebut Sarah adalah motor capung.


" Maaf ya Yank, Kencan nya gagal gara gara Saurus bersaudara. " Sarah mengangguk saja di bahu Satria.


Dia sedang menikmati kebersamaan nya bersama Satria. Keliling kota dengan motor seperti ini, Bergandengan tangan.


Dan kini Satria mengelus tangan Sarah yang melingkar sempurna di perut nya.


Perlakukan sederhana. Namun berkesan untuk Sarah yang memang tidak pernah merasakan yang nama nya kencan seperti ini.


" Kamu senang gak Yank ?" Tanya Satria lagi.


Sarah kembali mengangguk.


" Aku happy banget hari ini. Ternyata bahagia itu gak perlu mahal. " Jawab Sarah yang kini mereka terlibat percakapan di atas motor, Mengelilingi kota, Menikmati malam bersama.


" Yang mahal itu kamu Tas kamu Yank. Kamu udah liat yang ijo belum ? Itu juga mahal. "


" Jangan suka menghamburkan uang demi begituan. Aku lebih suka brand lokal. Produk aku juga bagus. "


" Setidak nya kamu gak di rendahin kakak kamu. Cincin yang kamu pake itu the one and only Yank. Cuma kamu pemilik nya. "..


" Are you sure ? " Tanya Sarah merasa tak percaya pada apa yang di ucapkan suami nya.


satu di dunia ? Yang benar saja ??


" Kalau kamu gak yakin yaudah ! Yang pasti aku gak bohong. "


" Sahur makan apa kita Yank ? Nginep dirumah baru yuk ? Bareng para tukang ?" Sarah kembali mengangguk di punggung Satria .


" Beli aja. Atau Gfood aja subuh nanti. " Jawab Sarah.


Satria setuju saja. Mereka kembali menikmati malam mengelilingi kota berdua seperti ini di atas motor ?


Satria menyukai nya, Seakan mereka tidak memiliki jarak lagi saat ini.


Dimana tubuh kedua nya menempel dengan sempurna.


Kini mereka sudah memasuki Komplek perumahan dimana rumah mereka berada, Dan saat hendak ke rumah nya, Satria melihat Perkumpulan bapak bapak di Pos ronda, Apa mereka sedang meronda ?


Tin...


" Permisi pak .." Satria membunyikan klakson motor nya dan permisi ke para bapak bapak itu.


Dan saat hendak memasuki rumah nya, Di depan sana, Lebih tepat nya di halaman Buk Rita, Ibu ibu itu tengah berkumpul entah sedang membahas masalah apa.


Dan Satria kembali membunyikan Klakson motor nya kepada Ibu ibu Genk Anti huru hara Blok Cempaka.


" Kenapa Yank ?" Tanya Satria saat mereka sudah masuk ke halaman rumah mereka dan Satria memarkirkan motor nya disana.


Dia melihat seperti nya Sarah tidak nyaman.


" Pinggang kamu sakit ?" Sarah mengangguk.


" Nanti aku bantu pijet ya. Sekarang kamu masuk duluan aja. Aku mau tutup pager dulu. "


" Biar saya saja Dek Satria. Kita juga mau permisi keluar. Mau nongkrong di pos ronda. Sekalian Keliling nanti untuk bangunin sahur tetangga. "


" Oke deh. Satria masuk ya bang. " Abang Abang tukang itu mengangguk dan keluar dari rumah Satria dan Sarah menuju Pos Ronda yang di maksud tadi.



Gaya ayang Satria mau kencan 💙



Ciee...Ayang Sarah Couple sama Ayang Satria 💙


...💙💙💙...