
Setelah mendapatkan kabar bahwa ibu nya Mawar meninggal, Satria dan Sarah langsung menuju rumah Mawar, Tapi apa yang mereka dapat kan disana ?
Satria dan Sarah mendapatkan Pria kaya raya yang menjadi teman sekaligus sahabat Satria selama sekolah hingga saat ini, Ya mesti mereka terpisah jarak dan waktu yang benar benar jauh.
" Mau jalan dulu yank ?" Tanya Satria saat mereka sudah di dalam mobil .
Kini kedua nya sudah pulang dari rumah duka, Kediaman Mawar.
Sarah melihat ke arah suami nya dsn tersenyum.
" Boleh, Tapi jangan terlalu malam oke. Nanti kesiangan untuk sahur. " Satria mengangguk.
Kini kedua nya menikmati suasana malam berdua. Anggap saja ini kencan mereka lagi setelah kemarin itu pernah juga kencan menaiki motor milik nya.
Satria membawa Sarah keliling kota, Entah apa yang di cari mereka, Tapi yang pasti Satria bahagia, Istri nya terlihat semakin bahagia bersama nya,.
Tidak kaku dan tidak sedingin kemarin, Dan Sarah mulai terbiasa dengan diri nya sebagai istri dan mengerjakan tugas tugas nya.
" Mau beli sesuatu atau makan dulu gak Yank ?" Sarah melihat Satria dan dia mengangguk.
Mereka berada di sepanjang jalan yang banyak menjual makanan enak enak, Bagi Satria tidak penting tempat nya, Asal Itu bersih, Enak, Dan halal, Satria akan memakan nya.
" Beli ayam geprek aja ya, Buat sahur besok. Oh iya. Anak Bik Murni aku suruh bawa Kerumah , Bapak nya gila !"
" Kenapa ? "
" Kasihan Satria, Anak Bik Murni masih SD Satria, Nenek nya juga sudah tua, Mana mungkin menjaga nya. " Satria mengangguk.
" Nanti masukan sekolah dekat komplek saja. Bisa naik sepeda atau scooter kamu. " Sarah mengangguk.
Satria menggenggam tangan istri nya dan mencium nya.
Istri nya ini memang judes, Tapi hati nya jangan di tanyakan lagi soal kebaikan nya.
Kini mereka berdua turun dari mobil, Saling bergandengan tangan, menuju warung penjual ayam geprek yang menurut mereka enak.
" Ayam Geprek 10 ya pak, Cabe nya pisah. " Penjual nya langsung menyiapkan pesanan mereka.
Kedua nya menjadi pusat perhatian banyak orang malam ini, Sepasang kekasih atau suami istri, Yang pasti banyak pasang mata yang menatap ke arah nya.
Satria dan Sarah tidak perduli, Mereka tidak berzina ya biarkan saja mereka menganggap apa.
" Sudah ?" Sarah mengangguk.
Dia memasukan dompet Satria ke dalam tas ibu pejabat, Tas kecil tapi harga nya luar biasa,.
Kedua nya kembali berjalan mencari makanan lain nya, Dan mereka kembali membeli SOP iga, setelah nya pun mereka pulang.
Saat sampai dirumah pun mereka langsung memberikan makanan yang mereka bawa pada Bik Murni dan meminta Teh hangat..
Mereka sudah di tempat tidur sudah berganti pakaian tidur dan saling berpelukan di tempat tidur mereka.
" Yank..."
" Hem..." Sarah melihat ke arah suami nya yang terdengar menghela nafas nya berat.
Apa ada sesuatu ?? Apa yang membuat suami nya seperti itu ?
" Ada apa ?" Tanya Sarah sambil mengusap rahang line V milik suami nya.
Rahang Satria bukan tegas seperti kebanyak pria, Apalagi pria barat, Tapi milik Satria adalah yang sempurna menurut Sarah, Tidak berbulu karena Sarah tidak menyukai pria berbulu.
" Kamu mau kan berobat ?" Sarah kaget.
" Berobat untuk apa ?" Tanya Sarah yang memang kaget.
Dia tidak sakit, Jadi untuk apa dia berobat ? Berobat untuk apa ?
" Yank, Aku mohon...jangan bertanya untuk apa dan karena apa ? Aku hanya mau kamu sembuh, Ketakutan kamu soal mobil putih, Mungkin saja itu ada kaitan nya dengan masa lalu, Buk Rita dan ibu ibu disini akan bantu kamu. Aku mohon, Kuat kan diri kamu untuk sembuh. Ini sudah lama terjadi Yank, Aku gak mau kamu terus ketakutan dan menangis dia mimpi buruk itu datang. " Sarah semakin mengeratkan pelukan nya di tubuh Satria.
Di cium Satria puncak kepala istri nya yang terus memeluk diri nya.
Bagaimana pun Satria harus membuat Sarah nyaman dengan perobatan agar tidak lagi merasa takut.
" Kamu gak berpikir aku gangguan mental kan ?" Satria langsung menggeleng.
" Apa kalau aku mau berobat kamu bahagia ?" Satria mengurai pelukan mereka, Kini dia melihat wajah cantik istri nya.
Diusap nya wajah Sarah dengan lembut, di berikan nya kecupan manis di bibir Sarah dengan penuh cinta.
" Apapun akan aku lakuin untuk terus melihat kamu senyum Yank. Senyum kamu itu semangat aku saat ini, Karena kamu lah aku memiliki semangat untuk terus bekerja dan membahagiakan kamu, Kamu Mami dan Papi, Jika Allah menghendaki kita dengan anak, Aku ingin kamu menjalani kehamilan kamu dengan tenang, Tanpa rasa takut itu lagi yang suatu saat bisa membahayakan kamu dan calon anak kita. "
Sarah kembali memeluk Satria, Harus dengan apa lagi dia mengungkap kan nya ? Bahwa dia sangat bahagia menjadi istri dai seorang Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat,.
Pesona seorang Satria memang luar biasa, Sarah tidak menyesal, Karena telah pernah membenci status ini, di awal pernikahan mereka.
Dan dia merasa berdosa untuk itu, Berdosa pada Satria yang selalu sabar dan setia menghadapi nya.
Sarah mencium bibir suami nya, Melummat dan mulai memberikan rangsangan untuk Satria .
Dan memang Satria menginginkan nya mal ini, Dia menang sudah berencana untuk melakukan nya bersama Sarah, Mencari pahala dalam rumah tangga mereka di malam hari.
Menyatu dengan Doa, Dan berakhir dengan doa juga.
Setelah kedua nya sama sama naked, Satria membaca doa sebelum benar benar menyatu, menjalan kan ibadah mereka sebagai sepasang suami istri.
Satria mencium kening istri nya setelah membaca doa dan mulai menyatu.
Penyatuan yang indah, Tidak banyak gaya seperti mereka kebanyakan di luar sana, Satria benar benar melakukan nya dengan penuh kelembutan dan cinta saat menggagahi Sarah.
Sarah ? Dia memejamkan kedua mata nya menikmati setiap sentuhan dan hentakan yang di lakukan Satria di atas tubuh full naked nya.
" Satria...."
" Ya Sayang..." Terasa Sarah semakin mencengkram punggung nya
Satria paham, Istri nya kembali mendapatkan pelepasan nya karena Satria merasakan Terong Jepang nya menghangat dan semakin terjepit berdenyut di dalam milik istri nya.
" Satria...lebih cepat ..." Satria mengangguk.
Dia menambah kecepatan laju terong Jepang nya yang memasuki Sarah dengan lembut kini semakin laju dan cepat.
" Satria ..Akuuuuu"
" Bersama Yank....."
" Aaahhh ...Satria....."
" Sayang...." Kedua kaki Sarah menegang kaku dsn semakin melebar saat Satria memasukan terong Jepang nya semakin dalam dan menyemburkan segala nya di dalam sana.
Satria ambruk di atas tubuh Sarah yang basah bermandikan keringat, Basah dan lembab, Kedua tubuh full naked itu menempel tanpa jarak sedikit pun.
" Makasih yank, " Satria mulai menarik terong Jepang nya dan Sarah kembali mendesahhh...
" Aaahhh...." Desahhhan Sarah membuat Satria tersenyum.
Dia bangkit dari tempat tidur dan membawa mangkuk berisi air hangat dan handuk bersih disana .
" Kita lap saja ya, Besok pagi baru mandi. " Sarah mengangguk ..Tubuh nya lemas, Permainan lembut penuh rasa mereka memakan waktu cukup lama.
Dan itu membuat tubuh nya lemas semua. Dan lagi, Sarah tersentuh, Satria benar benar menjadi pria yang sempurna untuk Sarah.
Dia membantu membersihkan tubuh Sarah dari bekas percintaan mereka tadi dan memakaikan nya pakaian baru untuk Sarah.
" Tidur Yank, Aku ke kamat mandi dulu. " Sarah mengangguk.
" Masih..." Satria tersenyum dan mencium kening Sarah.
Dia berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan segera menyusul istri nya.
Ayang suami beli ayam geprek 🤣
Ayang istri Couple sama ayang suami 🤗
...💙💙💙...