My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Beda Kasta



" Yank, bangun..."


" Sayang, Sarah...Bangun Yank..." Satria terus mencoba membangunkan Sarah, Yang sangat nyaman tidur di dada nya,


Ya Kali ini gantian Sarah yang tidur di dada nya, Rasa nya nyaman dan tenang, Di peluk Satria, Dan mendengarkan detak jantung Satria yang seperti melodi pengantar tidur untuk nya.


" Sayang...Hey...."


Cup...


' Eeggghhh...." Sarah mengerang dan membuka mata nya perlahan saat merasakan sapuan di pipi nya dan itu dari Satria suami nya.


" Jam berapa ?" Tanya Sarah dengan malas membuka mata nya,.


Bahkan dia kembali memejamkan kedua nya nya saat Satria melepas pelukan mereka.


" Sayang, Bangun dulu ayo, Kita sahur. Nanti setelah Shubuh kamu tidur lagi. Aku mau ke kantor. " Sarah langsung membuka mata nya.


Ke kantor kata Satria ? bukan kah mereka sepakat untuk mengambil cuti selama beberapa hari ? Untuk berburu Beberapa Furniture yang kurang ?


Seperti meja Rias di kamar mereka ?


" Bangun dulu yuk...Kita bersih bersih."


Grep !..


" Hisss....Satria !" Pekik Sarah kaget saat Satria menggendong diri nya tanpa beban sedikit pun.


" Apa apaan sih kamu, Main angkat aja kayak karung beras. "


Cup...


" Satria ihh. Jorok belum sikat gigi. "


Cup...


" Satria !!!!"


" Hehehe....Gemes aku tuh sama kamu Yank..."


" Eehhhmmmm...." Wajah Satria di dorong Sarah bahkan menekan bibir suami nya yang kembali mau mencium nya.


Sarah kesal, Karena Satria terus saja mencium nya tanpa tau malu dan Risih sedikit pun karena kedua nya belum mandi.


" Kalau orang cantik dan orang ganteng itu gak bau Yank. "


" Pembual ulung !" Cibir Sarah lagi saat dia di turun kan oleh Satria di Meja washtaple kamar mandi mereka.


Bahkan dengan telaten nya Satria mendekat ke arah Sarah untuk mengikat rambut nya menjadi satu di genggaman tangan kekar Satria dan menjepit nya dengan jepitan mahal milik sang istri.


" Sudah, Sekarang bisa sikat gigi nya dan kita akan turun untuk makan sahur. " Sarah tidak bisa berkata apa apa lagi, Bahkan saat ini dia bingung harus melakukan apa.


Karena perlakukan Satria untuk nya sangat manis, Sangat lembut dan Aahhh....


Satria kamu sangat luar biasa ...


Cup...


" Bonus Yank...." Satria hanya terkekeh saja saat Sarah menatap horor ke arah nya karena mencium pipi nya lagi.


" Dasar bocah !" Satria hanya tertawa saja.


Dia sudah siap menggosok gigi nya dan membersihkan wajah tampan baby face nya.


Namun saat Sarah sudah selesai, Satria kembali masuk ke kamar mandi dan membawa sebuah piyama rumahan lain nya yang lebih tertutup.


Sarah kaget, saat suami nya kembali lagi untuk apa coba ?


" Ganti Yank, Enak aja mau pake gaun tidur. Aurat Yank..." Sarah hanya mengangguk saja dan mengambil piyama yang di bawa suami nya.


Setelah selesai, Mereka turun ke meja makan dimana disana sudah duduk Papi,Mami,Papa dan kedua ipar nya Satria yang ikut meramaikan suasana rumah baru mereka.


" Maaf terlambat, Sarah bangun nya telat. "


" Mami paham kok, Lagi iya iya kan ?"


" Uhukkk....!"


" Pa, Papa gak kenapa kenapa kan ?" Sarah panik saat Papa nya yang tersedak air putih saat mendengar ucapan Mami nya.


" Papa baik baik aja sayang..." Papa Panji mengelus kepala Sarah dan itu membuat Astrid iri.


" Lebay---"


" Mi, "


" Iya ihh...." Mami Ratu tidak jadi meneruskan kata kata pedas yang bisa saja membuat suasana meja makan ini menjadi panas gara gara perdebatan masa lalu dua orang disana yang di pertemukan dan di persatukan kembali dalam ikatan sebuah keluarga .


Besan dan Mertua !.


Setelah menjalan kan Sahur, Lalu Sholat jamaah bersama di Rumah Satria dan Sarah, semua nya bubar barisan dan kembali ke rumah nya masing masing.


Seperti hal nya pagi ini, Satria hendak pergi bekerja sebentar saja, Karena ada meeting dengan Client nya Bogor, Maka Satria harus pergi kesana. Sekalian jalan untuk ke Bogor dan Tanggerang meninjau Pabrik Pabrik makanan mereka dan pabrik Textile yang ada di Bogor.


" Itu bukan sebentar, Aku gak yakin kamu bisa pulang cepat. " Sergah Sarah saat membantu memasangkan dasi suami nya.


Kini mereka masih berada di dalam ruang ganti mereka dimana disana masih kosong, Dan rencana nya hari ini dia akan menghubungi para pekerja rumah tangga yang berada dirumah Papa nya.


Di apartemen biarkan saja, Karena sesekali mereka akan tinggal disana.


" Pelembab wajah nya sudah, Vitamin bibir nya juga sudah bukan ?" Satria mengangguk.


" Pakai jam tangan mana ?" Tanya Sarah saat hanya ada 5 jam milik Satria di sana.


" Patek Phillippe saja Yank. " Lalu di pasangkan jam tangan mahal itu di pergelangan tangan Satria dan penampilan suami nya sudah sempurna pagi ini.


Mereka turun ke Bawah untuk mengantar kan Satria bekerja dan kali ini dia memakai supir karena sekalian mengerjakan tugas tugas nya di Jalan nanti.


" Aku pergi Yank, Hati hati dirumah. " Sarah mengangguk dan dia mengambil tangan Satria dsn mencium nya.


" Love you Yank..."


" Iya, "


" Jawab dulu yank..."


" Iya Satria, Love you to..."


Cup...


" Aku pergi Yank, Jaga mata dan hati kamu. " Sarah hanya memutar bola mata nya malas atas peringatan suami nya.


Yang semakin hari semakin menunjukan tingkah posesif ala remaja nya.


Dan Sarah tidak keberatan sama sekali untuk hal itu.


" Dada Yank...." Satria melambaikan tangan nya dari dalam mobil hingga mobil Satria keluar dari pagar.


Dan saat ingin masuk ke rumah nya, Ponsel Sarah bergetar dan itu pesan masuk dari group baru nya.


...AH2BC...


Buk Rita ~ Assalamu'alaikum selamat pagi epribadehhh....


Umi Jamilah ~ Waalaikumsallam nyebut Rit.


Kak Ana ~ Waalaikumsallam, Jangan gila Jeng Rita, Ini masih pagi.


Kak Sari ~ Waalaikumsallam salam, Yuhuuu....


Sarah ~ Waalaikumsallam semua, Selamat pagi ☺️


Buk Rita ~ Kita belanja ke pasar yuk, Cabe habis nih, Art lagi sibuk.


Umi Jamilah ~ Saya baru pulang belanja sama bibik. Maaf gak ikutan.


Kak Ana ~ Saya mau cari umi, Kang Joko minta Cumi crispy asam manis.


Kak Sari ~ Mas Sus mau udang kado, Tapi yang gede kata nya. Ayuk An, Boncengan aku yaa ☺️


Kak Ana ~ Pergi kau naik becak ! Aku malas berdebat dengan suami gila mu.


Kak Sari ~ Jangan begitu An ☺️


Sarah ~ Saya mau ikutan, Tapi gak berani naik motor, Gak bisa bawa mobil juga 🤭


Buk Rita ~ Sama saya, Eh tapi gak ada Matic, Ban bocor.


Kak Ana ~ Pakai Matic bibik ku saham Biar aku naik Traile Askan.


Sarah ~ Kak An, Sama aku aja mau gak ? Pake Motor Satria aja, Bisa?


Kak Sari ~ Cepat An, Aku sama Buk Rita saja.


Kak Ana ~ Otw ! Siapkan motor Suami mu Sarah.


Sarah ~ Oke kak.


Mereka langsung meluncur ke pasar, Tapi di saat mereka melewati rumah Orang Kaya karena menjadi istri kedua yang berhasil mendepak istri pertama sang pria Gatak itu, Mereka di hentikan oleh sindiran pedas nya.


" Naik motor ? Males banget, Panas kena debu, Kena matahari. Bau badan, Iyuhhh..."


" Ngaca kau ! Kau itu kaya karbitan, Cantik juga karbitan. Ya pantas saja kau takut ! Jika kau tidak menghabiskan uang pria buntal itu, Aku yakin kau tidak akan di lirik oleh nya ! dasar bandit Mampang !" ..


" Kau Ana, Suami mu juga ganjen, Apa kau tau di luar sana suami mu seperti apa ?"


" Bodo amat ! Jika dia berani itu terserah dia ! Yang pasti aku tidak akan mengampuni nya jika dia memiliki wanita di luar sana. Apalagi jika wanita itu seperti mu, Bisa ku pastikan , Bahwa isi perut nya akan habis ku keluarkan dari tempat nya, Dan mayat nya akan ku buang ke Jalanan ! Biar menjadi bangkai !" Lihat, Betapa pedas nya mulut seorang Ana Sasmita itu.


Luar baisa sekali bukan ?


" Lagi pula kau dan kami itu beda kasta, Kau orang kaya, Dan kami hanya rakyat jelata, Sayang nya Orang Kya seperti mu tidak tau seberapa luar biasa nya harga motor yang kau hina ini, Bahkan Harga 3 Mercy mu tidak mencapai nya. Dasar orang Kaya ! kaya Monyet !"


" Ana Sasmita !!!!"


Berrr. Brum...Brum...


Buk Ana sengaja menggeber motor mahal milik Satria tepat di hadapan Orang kaya tadi, Kaya Monyet kita Buk Ana !



Ayang Satria Mode Ngantor 💙💙



Ayang Sarah Mode Ke Pasar 💙


...💙💙💙...