My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Heboh



Satria sudah sampai dirumah nya, Dan saat dia turun dari mobil nya, Dia melihat para pekerja rumah nya sudah di luar semua, Mereka tengah mengerjakan bagian Gazebo kolam ikan yang di minta oleh Sarah istri nya.


Dimana nanti akan di isi oleh ikan ikan super mahal yang di import langsung dari Negara kelahiran ikan ikan mahal itu.


" Sore pak, Udahan dulu kerja nya. Nanti kita berbuka bersama. "


" Eh, Mas Satria, Iya mas...ini udah mau selesai kok. " Satria tersenyum...


Dia lalu mengangguk dan masuk ke rumah nya.


" Satria duluan ya pak, Mau bersih bersih dulu. "


" Monggo Mas..." Dan Satria kembali melanjutkan langkah nya menuju ke dalam rumah nya.


" Assalamualaikum Ayang..." Seru Satria saat memasuki rumah mereka.


" Waalaikumsallam..." Sarah stang menghampiri suami nya.


Oh, betapa terkejut nya Satria saat melihat istri nya yang cantik datang menghampiri nya dengan menggunakan Appron di tubuh nya.


" Baru pulang ?" Satria mengangguk.


Sarah mengambil tangan Satria dan mencium nya, Kembali Satria mencium kening istri nya dengan sangat lembut, Dan hal itu menjadi tontonan hangat Buk Rita dan Umi Jamilah.


" Aku mandi dulu ya. " Sarah mengangguk.


" Ayo aku siapin baju nya. Kamu naik aja duluan. " Satria tersenyum dan pergi ke kamar nya.


Sementara Sarah kembali ke dapur untuk pamit dai kedua mentor memasak nya hari ini, Dan seperti nya hari hari selanjut nya.


" Buk, Sarah diapain kebutuhan suami Sarah dulu. Ya. "


" Oke. Sana, Cari surga nya bareng suami. Kalau perlu mandi bersama. Karena suami istri yang mandi bersama itu akan mendapatkan pahala, Tapi jangan ada adegan tambahan nya. ," Oke, Sarah mengerti saat ini.


Dan dia akan terus berjalan untuk memperbaiki diri agar menjadi istri yang baik untuk suami nya.


Setelah berpamitan Sarah kembali ke kamar nya menyiapkan kebutuhan suami nya, Satria masih di kamar mandi dan Sarah menyiapkan pakaian ganti nya.


Kamar mereka sudah selesai, Dan ruangan ganti mereka mulai di isi dengan keperluan mereka, Dan seperti nya Sarah harus mengambil cuti untuk melakukan nya, Sarah tidak ingin kamar nya di masuki sembarangan orang.


Apalagi status nya sudah bersuami, Sarah menjaga Privasi nya.


Bahkan, Sangking banyak nya barang mereka, Apalagi koleksi sepatu mahal suami nya, Satria malah menyuruh tukang untuk menjebol kamar sebelah nya untuk di jadikan satu dengan kamar mereka yang akan di jadikan ruang ganti mereka.


Ruangan pribadi.


Sarah sudah kembali ke bawah, Dan dia juga sudah melihat disana bertambah dua anggota lagi, Dimana ada Pak Husni dan Pak Ganda, Dan kini juga datang Pak Joko bersama putra nya yang duduk di bangku SMA , Dan putra bungsu nya yang sering di jemput oleh Istri pembalap nya .


Tapi, Siapa pria dingin dengan seorang anak perempuan itu ? Anak yang sangat pendiam, yang di perkirakan Sarah masih duduk di bangku sekolah dasar.


" Itu suami saya dek Sarah. " Umi menunjuk Pak Husni dan Sarah mengangguk.


" Salam kenal, Saya suami nya umi. " Salam jarak jauh di lakukan pak Husni karena memang bukan muhrim nya.


Lalu ada pak Ganda dan Paka Joko, Serta pak Susilo, Suami nya Buk Sari.


" Saya tinggal ya Pak, Ade ada kalau mau main game main aja, Semua ada disana, Kemarin Sudah di setting oleh suami saya. " Mereka mengangguk dan Sarah kembali ke dapur bersama buk Rita dan Umi.


Namun, Belum lama mereka kembali ke dapur, Keributan terdengar dari ruang keluarga lagi.


Ada apa ini ?? Sementara buk Rita dan Umi sudah tau pasti apa yang menjadi perdebatan itu.


Sudah pasti karena Ana dan Sari lah tersangka utama nya.


Dan benar saja, Disana Pak Susilo yang di ketahui Sarah adalah suami buk Sari sedang mengomel ngomel.


" Sudah ku bilang bukan ? Jika sampai Sari ku terluka, Akan ku habisi kau Joko !"


" Ya Allah Sus, Binik mu gak luka, Cuma kaget doang, Spot jantung naik Moge sama Binik gue. "


" Kamu gak papa Sayang ? Ada yang luka ?" Hebat bin ajaib, Buk Sari menggeleng dan bergelayut manja di lengan suami nya.


" Gak apa apa Mas, Cuma mual aja. Tadi Ana kebutan, Kita nya takut terlambat, Lagian juga kenapa mesti naik moge coba ? Kenapa gak naik mobil aja ? Sarah udah nawarin Ferrari, Tapi Ana milih naik moge. " Adu nya dengan manja.


Sementara sang suami hanya mengelus kepala istri nya dan mencium kening nya.


" Jangan lebay kau Sari ! Naik mobil Ferrari, Memang kau bisa ? Banyak gaya ! Mobil suami mu banyak apa bisa kau menaiki nya ? Kau itu kuno ! Mabuk naik mobil mewah, Naik becak saja kau !"


" Neng, Udah...kamu gak liat singa nya udah begitu. " Bisik Pak Joko kepada istri metal nya itu.


Sementara pria dingin yang menjadi bucin nya buk Sari itu hanya menatap sinis ke arah Ana, Istri pria menyebalkan bernama Joko Andrianto .


" Apa ? Memang benar istri mu itu kuno ! Naik angkot bisa, Naik mobil gak bisa ! Astaga...Jadi apa guna nya uang mu Susilo ! Istri mu kuno, Bahkan saat ku ajak ke mall naik mobil sejuta umat saja dia mual, Oh Ya ampun...Kepala ku mau pecah memikirkan bagaimana kuno nya istri mu. "


" Kenapa rupa nya ? Lebih baik bukan jika istri ku tidak bisa naik mobil, Jadi istri ku tidak kelayapan seperti mu. " Buk Ana hanya tersenyum sini.


" Dan kau lebih memilih menyiapkan pick up untuk istri mu berbelanja iya ? Atau menyewa becak untuk dia pergi ke pasar ? Payah !" Buk Ana langsung meninggalkan ruang keluarga milik Sarah dan Satria untuk kembali ke dapur.


Skak !


Lidah pedas pak Susilo tidak mampu menyaingi lidah pedas nya buk Ana, Dan itu mutlak !


Benar ada nya, Bahwa Pak Susilo harus menyiapkan mobil pick Up untuk istri berbelanja, Bahkan juga di mobil bak terbuka itu, Buk Sari lebih rela panas panasan dari pada mual dan muntah sepanjang hari saat menaiki mobil mewah.


" Dasar kampungan !" Sindir nya lagi.


Buk Sari biasa saja, Dia mah tipe wanita yang bodo amat, Tidak perduli dengan omongan orang, Dan apa yang di katakan bestie nya itu memang benar, Jika dia kampungan.


" Kamu gak kenapa kenapa kan Sayang ?" Sekali lagi, Pak Susilo memastikan keadaan istri nya.


" Sari gak kenapa kenapa Mas, Lebih baik naik motor sama Ana sih, Dari pada naik mobil. Keren tau mas, Motor nya Satria. " Wajah Pak Susilo langsung berubah masam.


dan ketiga anggota personil S3I itu paham, Jika Susilo sedang cemburu saat ini.


" Besok aku beli motor begitu juga. Biar kamu naik motor sama aku aja. "


" Mahal Mas, Emang berapa harga motor kamu Satria ?" Tanya Buk Sari lagi dan itu semakin membuat Asap di kepala pak Susilo semakin mengepul sempurna .


" Maaf ya semua nya, Bukan maksud sombong, Tapi harga nya 9M Pak. "


" Oke ! Uang ku banyak. Besok kita beli juga. Biar kamu bisa naik motor sama aku. " Terdengar gumaman kecil dari Joko yang melihat Susilo yang tidak bisa mengontrol kebucinan nya terhadap Sang istri.


Ya maklum saja, Susilo menikahi Sari di usia 20 tahun, Sementara dia sudah 31 tahun. jadi ya bucin begitu 🤦🏽‍♀️


" Muka datar Bucin Sampek akar !" Bola Mata Pak Susilo langsung menatap Nyalang ke arah Joko.


Sementara Satria dan Sarah hanya tersenyum melihat itu, mereka benar benar bahagia melihat perdebatan antara keluarga lain nya, Dan disini itu terlihat sangat manis menurut mereka.


" Seru ya Yank, Hubungan mereka, Kamu bakal bahagia tinggal disini. " Sarah hanya tersenyum saja.


Pak Susilo memang benar benar bucin dengan buk Sari hingga memilih membeli motor seperti Satria juga.



Motor ayang Satria yang di bawa Buk Ana dsn buk Sari nya Pak Susilo 🤣



Sih Ayang, yang ngeliat perdebatan Antar tetangga 🤣



Sih bucin nya Ayang Satria 💙


...💙💙💙...