My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Cinta Ayang



Senyum Satria mengembang saat Sarah sudah memaafkan nya, Dan berita itu sudah sampai di kantor wajah nya terus berseri seri layak nya anak perawan yang baru di lamar oleh kekasih tercinta nya dengan sebongkah berlian.


Bahkan Asisten nya yang sudah berumur itu terlihat aneh dengan tingkah anak Bos nya itu.


" Pangeran, Anda di panggil Tuan Raja untuk segera ke ruangan nya. " Satria melihat Paman Aryo yang menjadi Asisten nya serta ayah nya itu.


Paman Aryo adalah abdi Kinasih nya sang Papi sejak di Kerajaan, Dan ikut bersama Papi nya untuk bekerja bersama sang Papi di ibukota.


Maka dari itu itu, Hingga saat ini, Paman Aryo memanggil nya Pangeran .


Karena ya Memang status Satri masih pangeran.


" Ada apa Paman ?? Kenapa Papi manggil aku keruangan nya ??" Tanya Satria sambil memakai kembali Jas nya.


" Saya rasa ada sesuatu hal penting. "


" Ayo paman, Gendong aku lagi. " Paman Aryo hanya tersenyum saja.


Mana mungkin dia menggendong Pangeran nya itu ??


Sementara badan Pangeran nya itu sudah lebih dari diri nya.


" Hehehe...bercanda paman. " Satria merangkul pengasuh nya sejak kecil itu hingga masuk keruangan Papi nya yang memang sudah menunggu nya.


" Assalamualaikum Pi, Papi manggil Satria ??"


" Duduk Pangeran !" Satria mengangguk.


Dia mengikuti apa yang di instruksikan oleh Papi nya.


Seperti ada yang sedang ingin di bicarakan papi nya.


" Mulai Senin, Papi akan pensiun. Dan kamu yang akan memimpin semua nya. "


" Tapi kan Satria masih sekolah Pi, Satria juga sebentar lagi akan mulai menyusun Skripsi, Lalu sidang. "


" Itu bisa di atur Satria, Papi tau kamu bisa. "


" Tapi kan Pi, Satria juga ada Sarah yang harus--"


" Wanita bukan halangan bagi Pria Pangeran, Karena Wanita bisa menjadi penyemangat dan penghancur sekaligus. Bijak lah dalam berpikir. " Satria tertegun dengan penuturan sang Papi.


Memang benar apa yang di katakan oleh Papi nya, Bahwa semuda apapun diri nya, Dia lah pemimpin rumah tangga nya, Jadi jangan kalah dengan ego seorang wanita.


Karena kembali lagi pada kata kata sang Papi, Bahwa Wanita bisa menjadi Partner terbaik dan bisa pula menjadi mesin penghancur.


" Baik, Insya Allah Satria mampu Pi. "


" Papi percaya sama kamu !" Satria mengangguk.


Dia di peluk oleh Sang Papi dan Mereka kembali bekerja di ruangan masing masing.


Dan Nanti, Satria benar benar kan menjadi CEO dari seluruh perusahaan milik sang Papi.


Rasa nya, Satria ingin cepat pulang dan memeluk istri nya, Membawa kabar bahagia ini untuk sang istri.


Ah...Satria sudah merindukan istri nya yang cantik dan jutek itu.


Mengerjakan pekerjaan nya dengan penuh sangat hingga cepat selesai, Satria langsung menuju pusat perbelanjaan untuk membeli tas pejabat untuk sang istri.


Merek ayam kremes goreng yang sangat mahal itu .


" Mbak, Saya mau tas ibu pejabat ya. " Ucap Satria saat sudah masuk ke toko merk ayam mahal itu.


" Kelly, Constance, Birkin atau ??"


" Yang bagus pokok nya, Yang kulit buaya ! Ukuran untuk Wanita karier. "


" Sebentar ya Mas. " Satria menunggu staff butik tersebut membawa apa yang di ingin kan Satria.


Satria sudah memilih, Bukan hanya satu, tapi Satria membeli nya 3 buah.


Langsung Packing, Bayar dan Cues...berangkat.


Sela di perjalanan pulang nya Satria terus saja tersenyum, Dia begitu bahagia, istri nya memaafkan nya, Papi nya pensiun dan Satria menjadi CEO nya, Bukan lagi apa wakil.


Satria jadi semakin semangat untuk bekerja dan membesarkan perusahaan hingga semakin maju pesat.


Oh, Jangan lupakan keinginan nya untuk bisa selalu membahagiakan Sarah dengan cinta dan kasih sayang nya.


Saat sampai dirumah pun, Senyum Satria tidak luntur, Malah semakin berkembang dan rona bahagia tidak bisa di sembunyikan nya lagi.


" Makasih Mang, Ini buat beli bakwan goreng. "


" Makasih Tuan Aden Pangeran. " Satria tertawa saja dengan tingkah Mang Udin satpam rumah mereka.


" Assalamualaikum, Ayang ..Aku pulang...." Teriak Satria sambil memanggul 3 kantung besar paperbag berwarna oranye berlogo kereta kuda dari Paris.


" Ayang,...aku---"


" Bisa gak kalau masuk itu gak teriak teriak ??" Tanya Sarah menyambut kepulangan suami nya.


Sarah mengambil tangan Satria dan mencium nya.


" Assalamualaikum Ayang..."


Cup...


" Aku punya hadiah buat kamu !" Satria menunjukan 3 buah Kantung belanjaan nya pada Sarah.


Bukan senang, Sarah malah menatap kesal pada ketiga kantung mahal itu.


" Terima kasih suami ku...." Ucap Satria sambil tersenyum menatap wajah istri nya yang cemberut.


" Terima kasih Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat...." Ucap Sarah menatap malas pada Suami nya.


" Hadiah buat kamu karena kamu udah maafin aku, Ibu ibu, Saya duluan ya, Mau mandi, Biar istri aku gak cemberut lagi nyium bau ketek suami nya. "


" Hiiihh...gemes banget sih yank,...pen cium tau gak !"


" Sakit Satria..." Sarah berdecak kesal saat Satria mencubit kedua pipi nya di depan Genk nya.


Dan mereka semua menatap horor pada 3 kantung besar milik Sarah.


" Gila, Sarah...Suami kamu bukan kaleng kaleng. "


" Jaga mata buk, Nanti keluar !" sindir Buk Ana saat melihat mata buk Rita menatap kagum pada kantung belanjaan Sarah.


" Cepat Sar, Unboxing, Aku Feed di Ig, Biar Ular Derik itu tau kalau kamu habis di kasih hadiah mahal. "


" Jagan pamer, Nanti dosa !" Kata Umi Jamilah lagi.


Dia tidak mau adik adik nya itu semakin menambah dosa dengan berpamer ria seperti yang di ucapkan Buk Sari tadi.


" Hehehe, Maaf umi..." Ucap nya penuh sesal.


" Kita pamit deh, Suami kamu udah pulang juga. lagian masakan kamu udah selesai kan ?? Kita juga udah ngerantangin kok. "


" Oke, Makasih semua nya. " Ucap Sarah dengan tulus.


Dia begitu bahagia bisa kenal dan berteman dnegan wanita wanita hebat itu.


" Dada Sarah, besok kita ke pasar ya...kamu mau belanja lagi kan ?" Sarah mengangguk.


Dan semua nya sudah pergi, Sarah menuju kamar nya, Dia melihat Satria belum selesai dengan mandi nya pun langsung pergi ke ruang ganti untuk menyiapkan pakaian santai suami nya.


Tak lama Satria selesai dan langsung menghampiri istri nya yang sedang membawa pakaian ganti nya.


" Makasih ayang . "


Cup...


" Makin cinta deh sama ayang..."


" Gombal pun semakin lancar ! Kamu banyak belajar dari Pak Joko ya ??" Satria hanya tersenyum Kikuk.


Dia ketahuan telah belajar rayuan pulau kepala ala pak Joko, Dan apalagi Sarah mengetahui nya dari Buk Ana.


" Tapi kan aku beneran cinta ke kamu, Masak gak percaya gitu sih muka nya ???"


" Sudah ayo cepat. " Satria mengangguk.


Dia memakai dalaman nya dan Sarah memakai kaos nya, Sarah juga menyisir rambut suami nya hingga rapi dan wangi.


Sarah sudah seperti merawat bayi saja, Satria memang selalu manja saat bersama nya dan ya sudah lah.


Sarah sudah terbiasa dengan kelakuan suami nya.


" Makasih ayang...kiss .." Pinta Satria dengan manja nya menatap wajah Sarah yang berada di atas nya karena saat ini Satri duduk di kursi meja rias istri nya dan memeluk pinggang Sarah.


Cup...


" Makasih ayang..." Ucap nya lagi saat Sarah sudah mencium kening nya.


Kemesraan mereka benar benar luar biasa, Tidak biasa di mata para jomblo di luar sana.


Jika ada yang melihat interaksi antara Satria dan Sarah akan menjerit histeris saat melihat perlakuan Satria pada istri tercinta nya, Apalagi belanjaan nya tadi.


Semua akan menatap iri pada Sarah yang begitu di istimewa kan oleh Satria.


Memang benar, Wanita akan di jadikan ratu oleh pria yang tepat.


Dan itu sudah terbukti pada Sarah yang di ratukan oleh sang Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat.



Ayang Suami mode ngantor 💙



Ayang istri nyambut suami pulang 💙



4 tas ibu pejabat dari ayang suami 🤣


...🍑🍑🍑...