
Sarah menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat, Karena hari ini dia akan belanja bulanan, Dimana Satria tidak bisa menemani nya.
Maka dari itu dia akan pergi sendiri di antar supir kantor nya.
Karena Sarah sudah mendapatkan list apa saja yang harus di beli nya dari Bik Murni, Maka Sarah langsung bergegas ke Mall untuk berbelanja.
Dia juga banyak menanyakan makanan apa saja yang di sukai para anggota pekerja rumah tangga nya.
Dimana disana ada 8 orang pekerja berserta supir dan Satpam.
Jangan Lupakan Meela juga yang meminta ice cream.
" Hallo... Assalamualaikum..."
" Waalaikumsallam Yank, Kamu dimana ?" Tanya Satria saat sambungan telepon nya di terima sang istri.
" Di Mall Satria, Kamu mau titip apa ?? Aku lagi belanja bulanan. "
" Gigi...beneran nih boleh titip sesuatu ??" Tanya Satria menggoda istri nya.
Sarah terus berjalan sambil memegang ponsel nya yang terus berhubungan dengan Satria suami nya.
" Jangan berpikiran macam macam !"
" Aku mikir apa hayo ???" Goda nya lagi.
Pasti saat ini wajah istri nya sudah merajuk, Dan kesal. Jika Satria Disana, Ingin sekali rasa nya Satria memeluk dan mencium istri nya yang selalu kesal saat dia menggoda nya.
Entah lah, Satria sangat suka saat menggoda Sarah, Rasa nya ada kebahagiaan tersendiri saat menggoda sang istri yang akan merajuk dan menatap nya dengan kesal.
Satria sangat menyukai hal itu ! Dan itu lah kunci kebahagiaan yang Meraka rasakan.
" Jadi boleh titip gak nih ??? Tadi aja sok sokan tanyain suami nya mau titip apa ???" Saah hanya bisa menghembuskan nafas nya kasar agar suami nya itu bahwa dia sedang kesal.
" Dosa Yank kalau marah marah sama suami nya. "
" Jangan istri saja yang berdosa ! suami nya juga ! Suami yang suka membuat istri nya kesal !!" Terdengar kikikan geli dari ponsel nya.
Saat ini pasti wajah Satria sangat menyebalkan di mata Sarah.
Tertawa hingga mata nya semakin menyipit dan kedua lesung pipi suami nya pasti sudah terbentuk sempurna saat ini.
Dan hal itu yang membuat Sarah kesal, Kenapa ?? Karena saat tertawa lepas begitu Satria akan terlihat semakin tampan dan menggemaskan.
Suami bocah nya itu akan terlihat semakin ahhh...Sarah tidak ingin karena tawa suami nya mengundang hama hama dalam rumah tangga.
Sarah pastikan akan membasmi hama hama dalam rumah tangga yang di sebut Velakor !
Sarah sangat membenci itu.
Satria tersenyum saja sudah membuat banyak wanita ingin memegang lesung pipi nya, Apalagi tertawa.
Bisa bisa mereka menginginkan menyentuh yang lain nya.
Memikirkan hal itu saja sudah membuat Sarah esmosi !
Masih memikirkan, Bagaimana jika terjadi ?? Bisa di pastikan bahwa Sarah tidak akan segan segan membasmi merkea dengan apa yang bisa di lakukan nya.
" Sudah cepat katakan kamu ingin apa ?? Pak tolong dorong troli nya ya .." Pinta Sarah pada supir kantor nya.
Satria mendengar nya, pak siapa ?? rasa nya Satria tidak rela membiarkan istri nya belanja dengan orang lain selain diri nya.
" Siapa itu Yank ??? Kamu gak selingkuh kan ??" Sarah hanya memutar bola mata nya jengah.
Semakin lama semakin kesini, Sikap bocah suami nya itu semakin menjadi saja.
Ada saja yang menjadi bahan omongan mereka berdua. Suami nya itu juga semakin posesif dengan keberadaan nya.
Bahkan Satria sudah meminta Sarah untuk berhenti bekerja, Biar dia saja yang mengurus pekerjaan nya.
Dengan tegas Sarah menolak nya langsung !
Dunia Fashion dan seni adalah dunia Sarah, Dan Satria tidka bisa melarang nya walau sbeenar nya Sarah juga tau, Bahwa suami nya berhak atas diri nya seluruh nya.
Tapi, Tidak bisa kah membiarkan wanita juga berkarier ??
" Jangan mulai Satria ! Itu pak Kardi, Supir kantor ! Sebelum mengenal kamu aku sudah mengenal nya dan keluarga nya..."
" Ohhhh...."
" Hanya Oh ???" Tanya Sarah tak percaya.
Kembali Sarah mendengar suara tawa dari ponsel nya dan itu adalah tawa menyebalkan suami bocah nya !.
" Sudah cepat, Katakan apa yang kamu inginkan ! Itu pak, Tolong ambilkan ikan kaleng itu ya, Satria suka ikan kaleng itu. "
" Iya Nya " Sahut Pak Kardi yang setia menemani bisa cantik nya berbelanja
Pak Kardi memang merubah panggilan nya untuk Sarah, Jika dulu Nona, Maka sekarang Nyonya.
Karena Sarah sudah menikah !
" Ciee...sayang suami niyeee...Vc yuk Yank...aku kangen kamu !" Tak lama ponsel Sarah bergetar tanda Satria mengalihkan panggilan telpon mereka menjadi Vidio call.
Sarah menuruti nya dan sudah terlihat wajah menyebalkan suami tampan nya.
" Aku matikan saja jika hanya ingin menggoda ku !!"
" Oke, Gak lagi lagi deh ! Kamu beli apa Yank ???"
" Beli suami baru !!"
" Eh ?? Kok gitu ngomong nya ??" Sarah hanya menatap acuh pada Satria yang terlihat seperti sedang merasa tersakiti.
" Hati aku sakit Yank ."
" Berobat !"
" Obatin ,"
" Manja !!"
" Love you to..." Kembali Sarah mencebik kesal saat melihat wajah suami nya.
Dan Satria paham, Jika mood istri nya mulai memburuk saat ini, Sebelum mendapatkan amukan dari sang nyonya besar, Satria harus lebih dulu menyiapkan antisipasi nya.
" Titip lingerie warna pink aja deh Yank, Biar nanti malam di pake kamu. Love you Yank...."
Tut !!!
" Satria !!!!" Ucap Sarah dengan kesal saat suami bocah nya mematikan sambungan Vidio call mereka setelah meminta sesuatu.
Apa tadi Lingerie ?? Sarah menatap wajah pak Kardi yang seperti nya sedang menahan tawa nya.
" Kalian para pria memang menyebalkan !" Ucap Sarah langsung bergegas meninggalkan Pak Kardi yang juga mulai kalang kabut menyikapi mood sang Bos cantik perusahaan dimana dia bekerja dan mengais rezeky untuk keluarga nya.
Satu troli sudah penuh, Beralih ke troli kedua, Dimana troli itu hanya berisikan makanan ringan dan camilan camilan saja, Bahkan sarah juga bertanya pada pak Kardi tentang camilan kesukaan keluarga nya.
Dengan senang hati Pak Kardi menjawab nya, karena jika menolak pun percuma, Sarah akan tetap memberi nya dan lebih parah nya Sarah akan mendiamkan nya.
" Oh iya pak, Nanti duluan saja ke mobil, Bawa belanjaan nya, Saya mau ke atas dulu, Mau cari---"
" Pesenan suami ya Nya ?? Asik bener punya suami kaya, Ganteng, Baik, Muda lagi. "
" Jangan mengada ngada pak ! Bawa saja belanjaan nya ke mobil !".
" Asiap Nya, Titip satu boleh gak untuk istri saya, Nanti potong gaji saja. !" Sarah hanya menatap jengah pada pak Kardi.
Supir yang sudah ikut dengan nya selama 5 tahun itu begitu Berani menggoda nya juga sama seperti Nia.
Karena sebelum hadir Satria, Hanya pak Kardi dan Nia lah yang menjadi teman keluh kesah nya selama itu.
" Warna apa ??" Tanya Sarah malas menatap wajah pak Kardi.
" Warna merah Nya, Biar hot dan panas !"
" Pake kompor biar lebih panas !" Pak Kardi hanya cekikikan saja saat mendengar gerutuan dari sang Nyonya.
Sepeninggalan Sarah, Pak Kardi langsung membawa belanjaan nya ke Mobil sesuai instruksi sang Nyonya besar.
Cukup lama pak Kardi menunggu akhir nya Sarah datang juga, Tapi langkah nya terhenti saat melihat siapa yang menghadang nya.
" Oh ternyata lagi belanja, Enak banget ya hidup kamu, " Kembali Sarah menatap malas pada wanita di depan nya.
" Jika hanya untuk berdebat, Waktu ku tidak banyak ! Aku harus segera pulang untuk belajar masak! Karena jalan surga ku sekarang tergantung suami ku !"
" Ck, Sok suci !"
" Setidak nya suami ku bukan Pria yang menyukai banyak selangkangann wanita lain !!!"
Skak !..
Astrid bungkam dengan jawaban terakhir yang keluar dari mulut adik nya itu.
Sementara sarah, Dia menuju mobil nya dan Satria kembali menghubungi nya.
" Udah selesai Yank ??"
" Hmm..."
" Oh, Oke. Mau titip apa ??"
" Belikan Ice cream saja ! Aku lupa tadi Meela meminta nya. ".
" Oke ayang, Love you !"
" Love you to..." Satria langsung mematikan sambungan ponsel nya karena tau pasti ada yang tidak beres terjadi pada Sarah.
Entah hal apa yang membuat nya kesal, Yang pasti Satria harus waspada menjaga emosi istri nya.
Ayang suami udah lepas Jas, Karena lagi ninjau proyek 💙
Ayang istri yang jumpa kakak Luknat nya 💙
...🍑🍑🍑...