My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Lebih Heboh



Jika tadi, Saat melihat perdebatan antara Pak Susilo dan Bun Ana saja menurut nya sudah heboh, Kini bahkan lebih heboh lagi.


Dimana saat Papi dan Mami nya datang, Itu terjadi kehebohan lebih parah lagi.


Saat Papi Raja datang, Betapa heboh nya Pak Joko saat menyambut Papi nya itu datang bertandang ke rumah nya.


" Jangan tunjukan sikap menyebalkan mu itu di hadapan orang lain Joko, Kau memalukan. " Sindiran pedas kembali terdengar di telinga Pak Joko.


Bukan hanya di pak Joko saja, Istri Metal nya itu yang akan membalas ucapan pedas dari sang Rival nya.


" Lebih baik menyebalkan ! Sesuai integritas diri, Dari pada muka datar, Bucin hingga ke akar ? Mau dengan wajah mu yang lurus seperti Jalan tol ! Sesekali kau harus di bawa healing ! Biar wajah mu sedikit berubah !"


" Kau Ana---"


" Apa ? Kau mau apa ? Tidak sadar kah kau ? Kenapa kau selalu berdebat dengan ku ? Apa hanya karena aku membawa istri mu menaiki motor ? Iya ? Maka nya kau membenci ku ?"


" An, AA Susilo gak begitu maksud nya, Yakan A' ?" Buk Sari sudah panik, Bagaimana Jika Ana ngambek ? Dia tidak mau lagi menemani nya belanja ? Sari harus sama siapa ?


" Bagus jika kau sadar !"


Brak !..


" Neng, Udah Neng, Ini rumah Satria, Malu Neng sama Papi nya Satria. "


" Udahan ya, Jangan ribut ribut, Gak bagus. " Umi Jamilah mulai menengahi perdebatan ini.


Pak Susilo akan selalu begitu jika menyangkut keselamatan istri nya.


" Baik jika begitu ! Ingat ya Sari, Jangan pernah meminta ku lagi untuk mengantarkan mu. Minta saja pada suami datar mu itu yang mengantarkan mu kemana pun kau suka ! Kalau perlu naik saja mobil mobil suami mu itu. "


" A' Minta maaf ke Ana, AA mah gak boleh gitu ke Ana A', Aku gak mau ya, kalau Aa marah ke Ana. " Oke Baiklah, Maka pak Susilo akan meminta maaf ke Ana karena sang istri.


" Maaf An, " ..


" Ck, Sejak sekolah kau memang begitu. " Belum sempat lagi pak Susilo menjawab, Suara Beduk sudah terdengar mereka, Dan Adzan magrib sudah berkumandang.


Dengan begitu mereka membaca doa berbuka bersama sama, Acara ini sangat sederhana, Tapi sangat bermakna untuk Satria dan Sarah, Rumah mereka mendapatkan ke kebahagiaan dan keberkahan di saat yang bersaman, Dan setelah itu mereka melanjutkan acara sholat berjamaah di Mushola yang memang berada di dalam rumah ini, Satria yang meminta nya, Siapa Imam nya ? Imam nya adalah Pak Husni sendiri.


Dan betapa terharu nya Satria saat mendengarkan betapa merdu nya suara Pak Husni saat menjadi Imam sholat mereka hari ini.


Acara buka puasa bersama pun sudah selesai, Dan malam semakin larut setelah mereka juga sholat tarawih di Masjid Komplek perumahan elit itu.


Di perjalanan pulang, Langkah mereka di hentikan oleh seorang Wanita Yang sangat glamor dan arah juga melihat itu.


" Genk baru kamu An ? Orang kaya beneran atau karbitan ?" Buk Ana hanya menatap nya tajam.


Boleh kah dia main Silat saat ini ? Istri dari pengusaha batu bara ini sangat sombong sekali, Dia juga salah satu Sultan entah itu beneran atau hanya karbitan saja, Entah lah. Sarah tidak tau itu.


Tapi yang pasti wanita itu memancing diri nya.


" Perkenalkan, Dia Sarah Las, Pemilik rumah kaca di ujung sana. Lebih tepat nya tetangga Jeng Rita. " Umi Jamilah mengenalkan Sarah ke pada wanita muka klimis itu yang bernama Laras.


Wanita bernama Laras itu sedikit tersentak, Pasal nya rumah itu kosong saja harga nya selangit, Apalagi berisi ?


" Minggir kau ! " Buk Ana mendorong tubuh semampai wanita cantik itu dan mereka melanjutkan perjalanan mereka kerumah mereka.


Sementara para Pria masih berjalan di belakang mereka.


Sarah masih memikirkan apa maksud wanita glamor tadi, Apa maksud nya kaya karbitan ?


Kenapa sombong sekali wanita itu ? Pikir Sarah.


Kini dia sudah sampai dirumah nya, Dan mulai besok juga rumah mereka akan mulai di tata untuk acara mereka nanti nya, Dan Besok juga mereka akan kembali datang kerumah Papa Panji untuk meminta restu dari sang Papa untuk menjadi wali nikah nya.


" Assalamualaikum Ayang..." Ucap Satria saat memasuki rumah mereka.


" Waalaikumsallam ..." Jawab Sarah yang baru keluar dai dapur sambil membawa segelas air mineral ditangan nya.


Sarah mengambil tangan Satria dan mencium nya, Satria tersenyum dan mencium puncak kepala istri nya lalu mengambil gelas berisi air mineral yang di sodor kan istri nya.


" Terima kasih...." Sarah mengangguk dan kembali ke dapur untuk meletakan gelas kosong nya di washtaple.


" Ngamar yuk Yank..." Sarah sedikit menaikan alis nya saat mendengar ucapan suami bocah nya yang telah berhasil membobol pertahanan nya.


" Ayo. " Sarah membiarkan saja apa yang di lakukan Satria saat ini, Bagaimana Satria terus menciumi tangan nya dan pelipis nya.


" Duduk .." Satria menurut saat istri nya itu melakukan perawatan untuk wajah nya, Satria benar benar bahagia memiliki istri seperti Sarah ini.


Tapi posisi Sarah yang saat ini menunduk membuat pikiran Satria berlarian entah kemana.


Lebih tepat nya dengan kata kata pak Joko tadi saat pulang sholat tarawih .


Flashback On


" Kalau istri kamu pake gaun tidur, Itu gak boleh di sia siakan. Gas aja Sat, Enen enak kan ?"


" Pegang sat, Kenyal kenyal gimana gitu. " Pak Ganda ikut menimpali obrolan absurd itu.


" Nanti gini deh, Cobain gaya baru. Nanti aku kirimin Vidio baru nya. Gaya Kodok Engkong. "


Plak !..


" Kau terlalu dendam pada ku Sus, Kau jahattt..."


" Oh ,iyaiya. Sorry, Gak lagi .." Pak Joko sudah melindungi Kepala nya dari serangan Pak Susilo dan itu membuat Satria tertawa karena nya.


" Otak mu kotor !" Sindir Pak Susilo lagi.


" Sudah, Ayo pulang. Istri ku janji gaya baru ini. " Susilo Hanya mampu mencebik saja.


Dia lupa jika Pak Ganda juga adalah sisi lain nya seorang Joko Andrianto.


" Byee..." Pak Joko langsung masuk ke dalam rumah nya begitu juga mereka yang melanjutkan langkah nya.


Dan saat hanya ada Satria sendiri, Ponsel nya bergetar di Saku celana nya dan itu pesan Group dari S3I dan tersangka nya adalah pak Joko.


Satria berhenti di depan gerbang rumah nya, Dan melihat apa yang di kirimkan pak Joko.


Susilo ~ Agen Bok*p kau !


Ganda ~ Bye, Mau asik asik ahh...


Joko ~ Ana ku sudah siap tempur 🤭


Dan saat Satria membuka Vidio itu, Betapa terkejut nya Satria saat Sang wanita memainkan Terong Jepang milik sang Pria dan mengelus elus nya, Dan Apa itu ?? Satria bergidik ngeri sendiri saat Terong Jepang itu di Jilati oleh Perempuan nya.


Astaga !.


Satria langsung menghentikan Vidio nya karena itu sudah termaksud Zina mata.


Satria terus mengucap istighfar dan memohon ampun atas dosa dosa nya tadi.


Flashback Off.


" Kenapa Satria ?" Tanya Sarah saat tatapan suami nya berbeda sekali.


Satria menggeleng, Lalu dia memeluk Sarah.


" Kenapa ?" Tanya Sarah sambil terus mengelus rambut suami nya.


" Kalau aku mau kamu lagi gimana Yank ?" Satria bergumam di perut Sarah, Tapi Sarah masih bisa mendengar nya.


" Kalau kamu mau, Ya lakukan ! Itu hak kamu, Dan kewajiban aku memberikan nya untuk kamu. Karena aku istri kamu. " Satria langsung menarik wajah nya dari Perut Sarah dan menatap wajah suami nya.


" Asyikkk...Ayuk Yank..." Satria langsung menggendong istri nya dan merebahkan Sarah ke tempat tidur mereka.


Dan nanti nya akan terjadi peperangan kedua mereka yang akan terus menjadi peperangan selanjut nya selanjut nya dan selanjut nya lagi.



Ayang Satria yang minta enak enak asoy geboy sama Ayang Sarah 💙



Sayang Sarah yang pake skincare sebelum tidur 🤭


...💙💙💙...