My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Kehebohan Para Istri



Kini, Para anggota Genk AH2BC sudah sampai di pasar tradisional, Dan kedatangan para ibu ibu tersebut menjadi pusat perhatian, Terutama Sarah.


Dia tidak memakai make up apapun di wajah nya, Hanya pelembab saja, dan rambut nya pun hanya di ikat sembarangan saja.


Ini adalah pengalaman pertama Sarah seumur hidup nyaa memijakkan kaki indah nya di pasar ini.


Tidak terlalu becek seperti yang banyak di katakan orang orang, Pasar ini lebih baik dan juga bersih.


" Ayo, Kenapa bengong ?" Buk Ana selesai memarkirkan motor mahal milik Satria yang menjadi pusat perhatian banyak orang .


" Jagain motor temen saya. Kalau lecet, Mahal biaya nya pak. "


" Iya Nyonya. " Jawab tukang parkir tersebut dan dia benar benar menjaga motor mahal itu.


" Kamu mau beli apa Ra ? " Untuk pertama kali nya lagi, Ada yang memanggil nama nya dengan sebutan Ra, Dan dia mengingat Mama nya.


" Sarah, Ra..." Buk Sari menghampiri Sarah yang seperti terlihat sedang melamun...


" Gak Papa kan Sari, Saya hanya keinget almarhumah Mama. " Ketiga wanita lain nya itu langsung menguatkan Sarah.


" Udah yuk, Kamu mau beli apa ? Biar kita cari dulu. Satri suka apa ?" Tanya Buk Rita mengalihkan pembicaraan mereka.


" Satria suka soto ayam Buk, Sama perkedel kentang dan sambal kecap. Untuk saat ini itu saja yang saya tau. " Mereka mengangguk dan membawa Sarah ke tempat tukang ayam.


Dimana disana Buk Anak lah sang master nya di pasar itu.


" Sekilo nya berapa bang ?"


" 40 mbak, "


" Sekilo ya bang"..


" Eh, Tunggu Sarah, Jangan main bayar aja. Tawar dulu. Kemarin aku beli 38 kok. " Buk Ana mencegah Sarah untuk membayar daging ayam yang di bandrol dengan harga 40 ribu tadi.


Sarah kaget, 40 ribu ? Di tawar lagi ? Sebenar nya bagaimana cara dan konsep belanja di pasar seperti ini ?


" Tapi kan kak--"


" Udah diem aja kamu. Biar kami yang urus. untuk saat ini kamu lihat aja, Dan besok besok praktekan sendiri saat kamu belanja sama Satria. "Sarah hanya mengangguk pasrah.


Dia benar benar tidak tau bagaimana cara kerja belanja di pasar seperti ini, Yang Sarah tau hanay belanja di supermarket atau store lain nya saja.


"Nih, 38, Jangan asal naik naikin aja dong,Baru juga kemaren. " Pedagang ayam itu hanya mencebik saja.


Buk Ana alias mamak gaul itu selalu saja begitu pada nya.


" Jangan cemberut, Nanti jadi duda lagi baru tau rasa. " Sekali lagi, Penjual ayam itu hanya bisa mencebik saja atas ucapan savege yang keluar dari mulut mama gaul itu.


" Nih, Kalau belanja itu nawar dulu ! Jangan main bayar bayar aja. Kita tau kok kalau uang kamu itu banyak, Tapi disini belanja itu harus pake logika ! "


" Ini pertama kali nya saya ke pasar Kak, Jadi belum tau cara belanja nya. " Tidak heran.


Wanita seperti Sarah memang tidak bisa bahkan tidak tau bagaimana cara kerja berbelanja di pasar seperti ini.


Selain memang dari kecil sudah kaya, Sarah juga wanita karier, Jadi masuk akal jika dia tidak tau.


Kini mereka kembali melanjutkan Acara berbelanja mereka, Yang dimana ibu ibu itu heboh kesana kemari mencari bahan yang termurah dengan kualitas terbaik.


Bahkan hanya dengan harga seribu rupiah saja, Mereka menahan nya, Betapa luar biasa nya teman teman nya itu.


Sarah sampai menatap kagum ke arah mereka.


Lain ibu ibu Genk AH2BC lain lagi di group S3I.


Dimana disana pak Susilo membagikan potret istri nya yang tengah ke pasar bersama tiga teman lain nya, Minus umi Jamilah.


Ting .


Ponsel Satria berdenting dan pesan masuk dari group S3I.


Susilo ~ Sent a Picture .


Joko ~ Istri sudah mulai berinteraksi dengan pasar Satria, Aku yakin besok istri mu juga akan ikut bertengkar dengan Genk blok sebelah, .


Susilo ~ Istri mu biang nya !


Joko ~ Istri ku begitu membela istri mu Susilo !.


Satria ~ Ahh...istri saya, Dia bisa berbelanja di pasar juga. Aku bangga dengan nya.


Pak Joko dan Susilo menatap heran balasan yang mereka terima dari Satria.


Dia bangga dengan istri nya yang bisa berbelanja di pasar ? Apa apaan itu ?


Joko ~ Apa kau sehat Satria ?


Susilo ~ Istri nya orang kaya Bodoh ! Mana dia tau berbelanja di pasar, .


Satria ~ Heheheh...Istri saya bahkan tidak bisa masak air sekali pun.


Semakin heran mereka menatap pesan dari Satria, Masak air pun Sarah tidak bisa ??


Luar biasa sekali bukan ?


Satria ~ Maaf semua nya, Saya lanjut meeting dulu ya, Nanti kita bahas lagi .


Setelah mengirimkan balasan itu, Satria melanjutkan meeting nya dan sesekali menatap foto Sarah yang sedang berada di pasar.


Istri nya itu kepanasan, Keringetan dan wajah nya memerah karena kepanasan mungkin.


Dan Satria bangga untuk itu, Rasa nya dia ingin cepat cepat pulang untuk memeluk istri nya, Dan mencium aroma tubuh sang istri.


Di saat Satria tengah sibuk dengan meeting nya, Sarah tengah sibuk menghitung belanjaan nya hari ini.


Uang 500 ribu, Sarah bisa mendapatkan segala nya.


Dari mulai, Cabe, Bawang merah, Bawang putih, Ayam, Kentang, Daun bawang, Ikan dan beberapa sayuran lain nya.


Seperti nya Sarah akan menyukai sensasi belanja di pasar seperti ini, Rasa nya sangat menyenangkan walau ya memang ada beberapa tempat yang masih becek, Apalagi panas terkena sinar matahari langsung begini.


Semua nya masih oke menurut Sarah.


" Sudah atau belum ? Kamu mau beli apa lagi ?" Tanya Buk Sari.


" Cincau aja deh kak, Buat buka puasa nanti, Pake mentimun, Kayak nya seger. "


" Ayo. " Sarah kembali di seret menuju tukang cincau, Disana Sarah kembali kaget, Bahwa cincau ada cincau hitam dan cincau hijau, dia bingung mau memilih yang mana.


" Masing masing nya sekilo bang, " Tukang itu langsung membungkus nya untuk Sarah dan harga nya hanya 12 ribu rupiah


Wow ! Harga yang sangat murah menurut Sarah.


Setelah selesai dengan misi belanja di pasar, Kini Sarah sudah sampai dirumah nya, Dimana disana sudah ada Bik Murni dan beberapa pelayan dari rumah nya yang bertugas membawa semua pakaian dan barang barang milik nya.


Sarah langsung menginterupsi para pelayan tersebut untuk menyusun barang barang nya di ruang ganti milik nya dan Satria


Semua barang barang nya yang lama dan yang baru mulai tersusun rapi, Hingga dia melupakan waktu nya.


Sarah begitu sibuk dengan pekerjaan nya saat ini, Menatap seluruh perlengkapan milik nya di ruangan ganti ini...Dari mulai sepatu, Sendal, Tas, Pakaian kantor, Gaun, Pakaian santai dan pakaian tidur semua hampir tersusun rapi.


Sampai saat dia selesai mandi, Dia kaget saat sepasang tangan melingkar di pinggang ramping nya...


" Mandi dulu. Sebentar lagi waktu nya buka puasa. " Satria menggeleng,


Dia benar benar lelah hari ini, Dia ingin memeluk Sarah, Mencium aroma tubuh nya yang membuat nya kembali semangat dan kuat.


" Mandi dulu Satria, Jangan seperti ini, Kamu habis dari luar. Mandi gih.. aku siapkan air hangat nya. "


" Mandiin Yank, Aku capek..." Sarah menghela nafas nya berat.


Dia harus dalam mode mengasuh bayi kah sore ini ?


" Yank..."


" Iya sudah ayo, Aku bantu kamu keramas. " Satria mengangguk dan masuk duluan ke kamar mandi, Dan menunggu Sarah menyusul nya.


" Kenapa di paksa kalau lelah ? " Tanya Sarah sambil membasahi rambut hitam legam milik suami nya.


" Papi sudah semakin tua Yank, siapa lagi kalau bukan aku yang urus semua nya ?"..


" I Know ! Tapi jangan terlalu di paksa terus. Nanti kamu bisa sakit. "..


Cup...


" Makasih yank, Aku udah selesai. Aku mau bilas badan dulu. Kamu s


keluar aja. " Sarah mengangguk.


" Langsung ke meja makan ya, Aku tadi belajar masak sama Bik Murni, Masak Soto untuk kamu. "..


" Iya, Makasih udah mau belajar untuk aku yank. "


" Sudah cepat mandi. Sudah hampir tiba waktu berbuka. " Satria mengangguk, Dan langsung menuruti perintah sang permaisuri nya.



Ayang Satria habis mandi 💙



Ayang yang lagi beres beres ruang ganti 💙


...💙💙💙...