My Wife Is My Sugar Mommy !

My Wife Is My Sugar Mommy !
Rendah Diri



Satria melajukan sepeda motor nya dengan kecepatan penuh.


Saat ini yang di pikirkan nya hanyalah agar cepat sampai rumah dan menyambut istri nya.


Brak !


Satria oleng dan dia menabrak tukang bakso Kojek keliling, Alhasil semua dagangan bapak itu berserakan semua nya.


" Maaf pak, Sini saya bantuin, Saya ganti deh semua nya, ini ambil semua nya pak, maaf saya gak bisa bantuin. Saya buru buru. Sekali lagi maaf Pak. " Bahkan Satri meninggalkan begitu saja bapak bapak penjual bakso itu setelah memberikan seluruh uang cash yang ada di dompet nya.


Satria tidak tau berapa jumlah nya, Tapi yang pasti itu tidak di bawah 2 juta.


Mungkin pun sampai ke angka 3 juta, dan semoga cukup untuk mengganti semua kerugian bapak itu.


Kembali Satria melajukan motor trail nya yang baru di beli nya dan kini sudah hancur dan lecet lecet.


Bahkan dia juga terluka di pelipis nya dan siku tangan nya.


Demi siapa ? Demi ayang tercinta nya, Satria tidak memperdulikan lagi rasa perih nya, mungkin juga tidak terasa apa apa.


" Lah, Mas satria kok bisa gitu ? Mana motor nya lecet semua gitu. " Satria membuka helm nya saat Mang Udin sang satpam melihat kedatangan nya dengan keadaan berantakan.


Apalagi motor nya.


" Tadi saya nambrak Tukang bakso Kojek mang, Gak papa kok, Cuma luka kecil saja. Istri saya sudah pulang Mang ?" Gelengan kepala Mang udin menandakan bahwa istri nya belum sampai Ke rumah mereka.


Satria bergegas masuk ke rumah nya dan duduk di sofa sambil melihat luka nya.


" Ayah kok berdarah ? kenapa ?? Meela obatin ya ?" Satria membuka mata nya saat mendengar suara Meela dan tiba tiba menghilang lagi.


Ternyata Meela berlari mengambil air hangat di bantu ayu pembantu mereka.


" Sini yah, Meela obatin, Ayah kenapa bisa begini ?"


" Ayah tadi jatuh naik motor, Cari bunda . "


" Loh, Memang nya bunda kemana ?" Satria menggeleng.


Tak Lama terdengar mesin mobil memasuki halaman rumah mereka dan benar saja, istri nya yang baru sampai dirumah.


Satria langsung bangkit dari duduk nya saat melihat Sarah yang datang, Sementara Sarah, Dia meneliti penampilan suami nya saat ini yang terlihat berantakan.


Kening nya lecet, siku nya juga, Dan berarti motor nya rusak bersama Satria yang mengalami kecelakaan.


" Ayang...kamu dari mana ?" Satria mendekat dan hendak memeluk istri nya .


Namun Sarah menolak nya, Satria merasa sedih dengan penolakan yang di lakukan Sarah pada nya.


Apa Sarah tidak sayang pada nya ? Dia sedang terluka, Tapi istri nya biasa saja.


Tidak kah kasihan dengan nya ? Dia mencari Sarah loh, Tapi kenapa istri nya seperti itu ?


Tidak ada tatapan kesal nya seperti biasa yang satria sukai, Tidak ada wajah ketus yang selalu membuat nya gemas.


Kini hanya ada tatapan datar dan mungkin juga kecewa.


Apa sebegitu salah nya kah Satria hingga Sarah marah pada nya ? Jika iya, Satria benat benar minta maaf.


Satria tidak akan mengulang nya lagi, Tapi jangan diamkan Satria seperti ini.


" Ayang...Kamu marah dan aku ??" Tanya Satria menundukan kepala nya.


Sarah benar benar marah dengan nya, Hal ini membuat Satria semakin merasa bersalah dan sedih.


" Ayang...kok ngomong nya gitu ? Apa ini gak kelewatan untuk aku ? Aku kan cuma penasaran aja. Aku juga gak nuntut kamu buat hamil kan ? Terus kamu malah giniin aku. Apa kamu gak tau kalau aku juga ngerasa bersalah sama kamu ? Aku minta maf ke kamu kalau aku salah. Tapi ya jangan gini sama aku. Kamu berdosa sama suami kalau begini. Kamu bisa di laknat sama Allah Yank, aku gak mau kamu durhaka sama suami. Aku jadi suami gak baik buat kamu, ya aku minta maaf, Tapi apa mesti kita begini ? Masalah nya hanya di negatif aja kan ? Masih banyak waktu lagi buat kita berusaha. Buat kita sama sama berjuang. Inget Yank, mami aja setelah 14 tahun baru hamil aku, Kenapa kamu yang baru 6 bulan udah Insecure dan rendah diri gini ?" Semua orang bubar diri.


Ini kali pertama nya aktor dan aktris drama Korea dirumah ini bertengkar dan mungkin Masalah nya cukup pelik.


Maka dari itu mereka lebih memilih membubar kan diri dan memberi mereka ruang.


" Mami sehat ! Hanya masalah rezeky bukan ? Berbeda dengan ku yang cacat ! " Sarah mengeluarkan amplop putih bertuliskan rumah sakit ibu dan anak.


Alis Satria terangkat sebelah saat membaca tulisan di atas amplop putih itu.


" Apa maksud nya ini Yank ? Kamu periksa tanpa aku ? Kamu mau durhaka sama suami ? Pergi tanpa izin suami ?" Satria masih mengontrol diri nya agar tidak emosi dan membuat masalah mereka semakin panjang.


" Baca saja ! Maaf, Aku capek !" Sarah langsung meninggalkan suami nya yang dia tau menatap nya kecewa.


Satria membiarkan Sarah pergi ke kamar mereka, Dia duduk kembali di sofa sambil membuka apa yang di berikan Sarah tadi pada nya.


Entah kenapa juga, Jantung serta perasaan nya tidka baik baik saja saat ini.


Dia juga seperti merasa ketakutan juga. Tapi apa ??


Di buka Satria pelan pelan amplop putih itu, Kata demi di baca Satria hingga mata nya membulat sempurna saat membaca keterangan disana .


"Kesempatan nya hanya 5 % " Gumam Satria.


Dia kaget dengan apa yang baru saja di baca nya, Jika memang ini hasil dokter, Berarti saat ini istri nya sedang tidka baik baik saja.


Sarah nya tidak sedang baik baik saja. Pasti pikiran nya terganggu saat ini, 6 bulan gak kunjung hamil membuat nya nekat untuk periksa sendiri dan hasil nya pasti membuat Sarah semakin terpuruk.


" Ayang...Maafin aku .." Satria berlari menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar mereka.


Saat masuk ke kamar nya, Sarah sudah keluar dari kamar mandi dan membersihkan wajah nya.


Brugh...


Satria langsung memeluk tubuh istri nya yang sama sekali tidak membalas pelukan nya.


Kedua tangan Sarah terjuntai kebawah, Itu semua menandakan kalau saat ini dia memang sedang tidak baik baik saja.


" Aku disini sama kamu Yank, kamu jangan mikirin yang gak gak, Aku gak perduli sama hasil itu, Lagi pula masih ada 5 persen kan Yank, Masih ada 5 persen Yank, 1 persen pun kita masih punya kesempatan, jangan nyerah gitu aja Yank, Aku tau kamu bisa kok. Allah pasti bantu kita kok. " Sarah tetap tidak berelasi apapun selain air mata nya yang terus meluncur dengan deras nya.


Bahkan tubuh nya saja pun tidak bergetar dan bergerak, Sarah menangis dalam diam dan hampa nya, air mata nya terus saja mengalir dengan deras sampai dia merasa kepala nya sangat pusing dan tiba tiba tak sadarkan diri.


Satria, Dia merasakan tubuh istri nya melemas pun mencoba melihat dan melerai pelukan nya.


Dan apa yang terjadi istri nya pingsan dengan sisa air mata yang mengalir,.


" Sarah !!!!" Teriak Satria saat tiba tiba darah keluar dari hidung istri nya,.


Satria benar benar panik saat ini.


" Sarah !!! Jangan main main kamu, Bangun gak Yank..bangun Sarah !!! Buka mata kamu !!! Sarah !!!!" Teriak nya lagi dan membawa Sarah ke tempat tidur mereka.


Dan mencari pembantu mereka untuk memanggilkan dokter.


...🍑🍑🍑...