
Author Pov
Malam hari pun datang, suasana sangat ramai ditambah dengan cuaca yang sangat cerah dan sejuk malam ini. Terdapat banyak tamu dari berbagai Pack yang mereka kenal, karena ini hanya acara pengumuman sang Luna saja atau bisa disebut juga sekaligus tunangan. Mungkin untuk acara pernikahan mereka berencana dua kali diadakan.
Disisi lain, dimana Ashina tengah dirias oleh seorang penata rias yang terkenal dihutan tersebut. Polesan demi polesan make-up menempel diwajah Ashina, make-up natural menjadi pilihan Ashina serta Lucien. Karena lelaki itu juga tidak ingin Ashina terlalu cantik dengan make-up berlebihan.
Untuk Lucien sendiri, dia juga tengah mempersiapkan pakaiannya sendiri, ditemani oleh Mars yang sibuk dengan handphone nya sedari tadi. Lucien melirik kearah Mars lalu kembali melihat pantulannya dicermin.
"Apa penampilanku sudah sempurna?" tanya Lucien sambil menatap Mars dari cermin.
Kepala Mars mendongak sedikit untuk melihat penampilan sang kakak. "Ya, sempurna! Namun rambutmu terlalu banyak gel rambut," jawabnya dengan mengangkat kedua bahunya.
Lelaki itu kembali memfokuskan pandangannya kepada rambut hitam tersebut. Saat melihat kembali, Lucien menyetujui ucapan adiknya tersebut. Kenapa dia memberi gel rambut terlalu banyak? Lalu tanpa membuang waktu lama karena acara akan dimulai, lelaki itu kembali merapihkan rambutnya.
Selang beberapa menit acara pun dimulai. Kebersamaan mulai terasa, ramai sekali. Mereka berbincang dengan orang-orang yang mereka kenal, begitu pun dengan Lucien dan Ashina yang mengobrol satu sama lain namun berbeda tempat, ah ya jangan lupakan kedua orang tua Alpha Drey dan Ibu nya Ashley juga turut hadir memeriahkan acara perkenalan Mate untuk cucu pertamanua tersebut. Hingga pada akhirnya Alpha Drey naik diatas panggung.
Alpha Drey meraih mic tersebut dan membuat semua orang teralihkan pandangannya kepada Alpha Drey yang kini mulai berbicara.
"Aku ucapkan selamat datang dan terima kasih sudah datang dan memeriahkan acara malam ini. Saya mantan Alpha Moon Stone Pack sangat bahagia karena anak saya yang sudah menggantikan posisi saya sebagai Alpha, sudah menemukan Mate-nya," ucap Alpha Drey panjang lebar. Matanya melirik kearah Lucien yang berdiri tepat didepannya.
Dengan senyuman tipis, Alpha Drey kembali berkata. "Tidak ingin membuang waktu lama lagi. Aku undang Lucien Andreson untuk naik keatas panggung." Lanjut Alpha Drey.
Lucien langsung mengangguk, lalu menaiki panggung dan berdiri disamping Ayahnya. Lalu memberi mic tersebut kepada Lucien dan Alpha Drey mundur sedikit kebelakang.
"Selamat malam semuanya. Saya Lucien Malvis Anderson, saya ucapkan terimakasih banyak untuk semua yang sudah hadir malam ini. Seperti yang kalian tahu, aku dulu memiliki Mate yang lain namun takdir naas menimpaku. Tetapi aku yakin Moon Goddess adalah dewi kita yang baik, dia tidak akan membiarkan seorang Werewolf kesepian tanpa Mate pengganti," ujar Lucien membuka suara.
"Dan ya, aku diberikan kesempatan itu kepada Moon Goddess dan memberikan Mate pengganti yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Dia adalah Ashina Seraphine, gadis cantik yang saya temui dengan takdir yang sangat lucu." Lanjutnya sambil terus menatap Ashina. Sedangkan gadis itu tersipu malu.
Tatapan Lucien kembali menatap kesemua tamu yang datang.
"Aku sangat beruntung bisa bertemu dengannya, dan semakin beruntung saat aku merasakan keterikatan dengan dia. Gadis cantik yang akan menjadi Istriku dan Luna diPack ini akan memberi kebahagiaan." Katanya lagi, Luna Ashley membawa Ashina untuk naik keatas panggung kecil tersebut.
Awalnya gadis itu menolak karena malu, namun dorongan dari Alpha Drey dan juga Venus akhirnya Ashina mengalah dan dituntut oleh Luna Ashley dan Venus keatas panggung dan berdiri disamping Lucien. Sedangkan keluarga Anderson dibelakang mereka berdua dibarengi dengan senyuman bahagia.
Tangan Lucien meraih tangan kanan Ashina untuk digenggamnya. "Terimakasih telah datang dikehidupanku. Terimakasih sudah mewarnai hari-hariku, Moon Goddess telah menyederhanakan bahagia dalam wujud dirimu. terimakasih sebab selalu ada meski sesekali ada ego yang harus diredam. Ada rindu yang harus ditikam, tetaplah bertahan denganku." Ucap Lucien dengan sangat panjang menyiapkan kata-kata yang dia buat dari hatinya untuk Ashina.
Tak terasa genangan air mata Ashina terjun dipipi mulusnya. Rasa haru bisa Ashina rasakan saat itu juga, pelukkan pun didapati oleh Lucien. Tentu saja lelaki itu balas memeluknya dengan sangat erat. Tepukkan tangan bergemuruh begitu ramai, ini sangat hebat. Seorang Alpha yang terbilang ganas dan kejam bisa memiliki sisi yang sangat puitis.
Tanpa kata, Ashina terus memeluknya hingga akhirnya Lucien meregangkan pelukkna tersebut dan memegang lengan Ashina. Tangan satunya menaikkan dagu Ashina agar menatapnya. Suara yang tadinya begitu ramai kini diam seketika.
"Ash, jadilah Ibu dari anak-anakku nanti. Dan jadilah Luna untuk Pack ini." Kata Lucien dengan ucapan yang sangat lembut.
"Yes, I do!" jawab Ashina dengan sedikit isakkan bahagianya. Pelukkan itu kembali didapatinya, dentingan gelas yang saling beradu, sorakkan kebahagian dan tepukkan tangan yang bergemuruh mewarnai itu semua.
Cincin terpikat dijari manis mereka satu persatu. Rangkaian bunga yang disiapkan oleh Venus bertengger dikepala Ashina yang menyanggul rambutnya, hal itu membuat pesona Ashina semakin terpancar. Kecupan kecil didapati oleh Ashina dibibirnya.
Tentu saja hal itu membuat Ashina terkejut, dia memukul pelan dada Lucien. Ashina malu karena Lucien terang-terangan menciumnya didepan banyak orang, apalagi didepan keluarga besar Anderson. Sudah dipastikan wajah Ashina memerah saat itu juga.
Gelak tawa terdengar sangat bahagia. Ashina pun ikut bahagia, walaupun ada yang kurang tanpa Ibu, Ayah dan Adiknya. Namun keluarga Lucien sudah membuatnya cukup bahagia atau bisa dibilang sangat bahagia. Alpha Drey kembali maju dan mengambil alih mic yang dipegang oleh Lucien.
"Acara tukar cincin dan pengenalan Mate sudah selesai. Mari kita nikmati acara malam ini!" kata Alpha Drey sambil mengangkat gelas berisi minuman kepada mereka semua.
Para tamu membalasnya dengan menaikkan gelasnya juga. Mereka turun dari panggung diganti oleh musik yang begitu romantis, berbaur kembali dengan para tamu disana. Lucien berbicara dengan para atasan Pack yang ditemani oleh Alpha Drey juga.
Sedangkan Ashina ikut kumpul dengan keluarga Anderson yang perempuan. "Apa kau bahagia malam ini?" tanya Luna Ashley.
"Sangat, aku sangat bahagia. Terimakasih karena kalian sudah menganggapku seperti keluarga sendiri." Ujar Ashina dengan senyuman manisnya.
"Aku tak menyangka jika cucu pertamaku memiliki Mate manusia secantik dirimu," ujar mrs. Lilly atau bisa kita panggil Ibu dari Luna Ashley.
"Aku lebih bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga Anderson yang terbilang sangat harmonis, dan itu benar adanya." Kata Ashina. Mereka tertawa bersama. Lalu Venus menyahut.
"Kak Ash, apa kau ingin mengambil gambar denganku? Kau terlihat sangat cantik ditambah rangkaian bunga yang aku berikan." Beo Venus.
"Ah tentu saja Ve, ayo!" kata Ashina. Lalu mereka berfoto dengan kamera milik Venus, tak lama para lelaki Anderson ikut bergabung dan mengambil beberapa foto untuk dikenang.
Malam yang sangat indah hari ini. Ashina berharap kebahagiaan ini tidak akan pudar sampai kapanpun, ya mungkin Ashina hanya bisa berharap walau pun dia tidak tahu kedepannya seperti apa.
"Semesta yang begitu misterius mengejutkan ku dengan mendatangkan dirimu didalam hidupku, dan aku bersyukur atas hal itu." ~ Ashina Seraphine.
\\\\\\\\\\\\\\\\\
**To be continued......
Hihihi maaf ya semalem aku gak bisa up karena tugas. Btw kalo bisa kekejar cerita ini bakalan ending diakhir bulan ini, atau bulan depan hehe. Stay terus dan siapin mental karena kita akan berada ditengah konflik✨ ada kejutan yang terduga datang di Moon Stone Pack😳 kira-kira siapa ya???
Terus dukung cerita ini, jangan lupa tinggalkan like, vote dan comment sebanyak-banyaknya😂❤️ tugas author udah kelar up, mau lanjut bucin dulu sama mas pacar yang dithailand🤪🤣
See you next part guys🐺
*Wawaaa....💚💚***