
" Jadi apa yang kau temukan Rico ?! " tanya Archilles kepada Asistennya bernama Rico.
" Baik tuan saya akan jelaskan " sebelum menjelaskan Rico mengambil berkas dan catatan untuk tuannya.
" Nona Elea sebenarnya seorang nona di kluarga Moretti, Ibu dari nona Elea adalah nyonya Alexia Scarllet dia juga berdarah vampir dan manusia, Nyonya Alexia dibunuh oleh bangsa Vampir karena mencintai seorang manusia yaitu tuan Evan Moretti. Ketika istrinya meninggal, tuan Evan terus dipaksa untuk menikah kembali dengan seorang janda beranak 1 yaitu nyonya Rose dan Anaknya bernama Jenny. Mereka hanya mengincar harta tuan Evan dan tuan Evan tidak pernah menyentuh istri ke duanya itu karena dia masih larut dengan kesedihannya kehilangan Alexia. Dan akhirnya meninggal karena depresi. Saat itu nona Elea masih sangat muda berusia 10 tahun. selama hampir 10 tahun ini ... nona Elea seperti seorang pembantu di rumahnya sendiri. Dia juga hampir diperkosa oleh tunangan Jenny namun berhasil menyelamatkan diri. sampai Akhirnya dia dibuang ke hutan terlarang karena difitnah oleh tunangan Jenny yang bernama Enan. " jelas Rico pada Archilles yang kini tahu kisah buruk yang menimpa Elea.
" Berarti Elea adalah keturunan Vampir juga? " tanya Archilles
" Benar tuan, namun darah manusialah yang lebih menonjol dari pada darah vampirnya" Jelas lagi dan diangguki oleh Archilles
" Apa Elea tahu bahwa ibunya keturunan seorang vampir?" tanya Archilles lagi
" Tidak tuan, nona Elea sama sekali tidak tahu menau soal ini" Jawab Rico
" Dan apakah ada orang lain yang mengetahui jati diri Elea sebenarnya? " Archilles bertanya kembali pada Rico
" Ada... Bernama Sofia, Dia adalah pengasuh nyonya Alexia dan dia menghilang entah kemana sampai sekarang... kemungkinan besar agar nona Elea selamat dari bangsa vampir " jelas Rico
" Baiklah sekarang kamu boleh pergi " perintah Archilles dan Rico pun segera kembali ke pekerjaannya.
" Hmmm.... ini sangat menarik " gumam Archilles
Archilles yang sudah rapi turun ke bawah dan bersiap untuk sarapan dengan Elea yang sudah menunggunya. Elea menatap Archilles tanpa berkedip sedikitpun.
" Apa kamu akan melihatku seperti itu terus nona? " Elea tersadar mendengar ucapan Archilles dan langsung mengalihkan pandangannya.
" Habis kan sarapanmu! " ucap Archilles datar
" Ta-tapi ini terlalu banyak! " Elea sedikit merasa takut dan gugup mengatakannya. Jika sebenarnya dia tidak bisa makan banyak.
" Dan bersiaplah... aku ingin mengajakmu kesuatu tempat " sambung Archilles
" Ke-kemana tuan? " tanya Elea
" Nanti kamu akan tahu... Aku sudah menyuruh beberapa pelayan untuk rias mu. " perintah Archilles lalu berlalu pergi meninggalkan Elea di ruang makan.
' Dia mau mengajakku kemana? Apa aku akan dibuang atau aku mungkin akan dijual?!.... tidak aku tidak mau! ' Batin Elea yang membuat dia meneteskan air matanya
" Mari nona... " ajak salah satu pelayan
" Tidak mau... pergi kalian " teriak Elea yang ingin dirias. Elea melempar semua barang yang ada di dekatnya agar para pelayan itu menjauhinya.
prraaaaannkkkkk.....buuugggghhh....gubraaaakkkk...
suara lemparan dan bantingan didengar oleh Archilles dan dia menuju ke kamar Elea
" pergi kalian dari sini..... pergii !!!! " teriak histeris Elea
" Apa kamu akan menghancurkan tempat ini nona Elea?! " tanya Archilles dengan tatapan yang tajam membuat Elea ketakutan.
" Tolong tuan... bunuh saja aku...! " Elea terduduk lemas dan memohon pada Archilles
" Sudah aku katakan kalau aku tidak akan membiarkanmu mati " Archilles mengangkat dagu dan sedikit geram dengan tingkah Elea.
Tiba tiba dengan cepat Elea spontan memeluk erat tubuh Archilles dan menangis di dada bidangnya. Archilles merasakan sesuatu pada dirinya karena pelukkan dari Elea dan terukir senyum pada bibirnya.
" T-tuan, aku mohon jangan buang aku.... A-apa lagi menjualku.... lebih baik bunuh saja aku... " tangis Elea dipelukkan Archilles