My Love From The Dark

My Love From The Dark
33. Pertanyaan



" Tunggu aku di ruang kerjaku... Aku ingin bicara dengan bibi Eli " Ucap Archilles pada Elea


" Tuan ... ini salahku tolong jangan hukum bibi Eli " Ucap Elea takut kalau bibi Eli dimarahi oleh Archilles


" Cepat ke ruang kerjaku " perintah Archilles lagi.


" Ba-baik ! " Elea akhirnya pergi meninggalkan Archilles dan bibi Eli. Namun Elea berhenti dan bersembunyi lalu mengintip karena Elea takut kalau bibi Eli kena hukuman gara gara dirinya.


Archilles mendekati bibi Eli dan berbisik kepadanya karna Archilles tahu Elea mengintipnya.


" Benarkah tuan?! " tanya bibi Eli girang lalu diangguki oleh Archilles


Elea bingung melihat raut wajah bibi Eli yang begitu senang.


" Apa yang membuat bibi begitu senang? " gumam Elea, namun lega karena ternyata bibi Eli tidak kena marah Archilles.


" Siapkan minuman untuk Elea " perintah Archilles yang langsung segera dilaksanakan oleh Bibi Eli dengan begitu senang.


Elea yang sudah menunggunya di ruang kerja Archilles masih bertanya tanya dengan sikap Bibi Eli tadi.


" Sebenarnya apa yang mereka bicarakan! Bibi Eli begitu senang, padahal aku begitu takut kalau diusir oleh pria itu" gumam Elea penasaran


" Aku hanya menaikan gaji Bibi Eli " sahut Archilles


" Siapa yang kamu maksud dengan pria itu ? " lanjut Archilles


" I-itu.... " Ucap Elea yang canggung dengan pertanyaan Archilles.


" Sudah... lupakan saja! Aku hanya ingin membuktikan kalau aku tidak bersalah" Ucap Archilles datar


" Tuan yang selama ini yang selalu memaksa bukan?! jadi tidak mungkin aku menggoda tuan! " bela Elea


" Tenanglah... aku akan memperlihatkan sesuatu yang menarik... dan aku suka itu " ucap Archilles dengan senyum miringnya.


Archilles mengeluarkan proyektor dan menyalakan sebuah cctv di kamarnya. Dimana disana terlihat jelas ... Elea memeluk dan mencium Archilles. Elea membalikan badannya, betapa malu dan canggungnya Elea melihat tayangan yang diperlihatkan oleh Archilles.


" Tapi kenapa aku bisa seperti tidak sadar melakukannya?! " tanya Elea penasaran.


" Elea... " panggil Archilles pada Elea sambil membalikan badan Elea.


" .... " Elea hanya menunduk malu pada Archilles


" Aku menginginkan keturunan dari mu..." Elea tersentak mendengar apa yang dikata oleh Archilles yang menatapnya serius


" Ke-kenapa harus aku? " tanya Elea dengan hati yang bergetar


" Karna kamu yang aku inginkan tidak ada yang lain " jawab Archilles masih dengan wajahnya yang serius.


" Apa kamu bersedia? " tanya Archilles dengan wajah yang sendu


Elea yang mendengar dan melihat keseriusan Archilles membuat jantungnya ingin keluar. Namun hatinya masih ragu pada Archilles yang begitu sempurna dimatanya dan Elea takut suatu saat Archilles meninggalkannya atau bahkan membuangnya. Elea merasakan sesak didadanya ketika berpikir Archilles akan meninggalkannya.


" Elea ku mohon kamu mau ya? " tanya Archilles lagi karena dirinya takut Elea tidak menginginkan anaknya.


Elea dengan ragu menganggukkan kepalanya, karena mau atau tidak mau Archilles akan memaksanya


" Terima kasih Elea ! " ucap Archilles dan memeluk Elea. Elea tersenyum ketika Archilles memeluknya dengan begitu nyaman


" Baiklah... Aku akan mengatakan kepadamu kenapa kamu memiliki dua pribadi yang seperti tadi " ucap Archilles yg ingin menjelaskan


" Jadi ...?! " tanya Elea penasaran


" Kamu sedang hamil Elea... dan membuat kepribadianmu tiba tiba berubah dan tiba tiba kamu seperti biasanya " bagai di sabar petir badan Elea bergetar dan wajah pucat pun tampak jelas pada Elea. Elea menangis membuat Archilles yang melihat itu pun begitu khawatir.


' Harusnya aku tidak langsung mengatakannya ... kau bodoh Archilles! ' batin Archilles merutuki dirinya sendiri


-----------


maaf ya telat up nya karena ada harus bolak balik ke rs jaga yg sakit dan keluarga ada yang kebanjiran juga.... sekali lagi maaf dan terima kasih buat like koment dan vote nya 🙏🙏🙏