My Love From The Dark

My Love From The Dark
42. Pengakuan



" Dia adalah cucumu Alarick!" teriak Caesar pada Alarick.


"A-pa katamu?! " tanya Alarick yang begitu terkejut mendengar pernyataan dari Caesar tidak hanya Alarick yang terkejut mendengar itu, Archilles pun merasakan hal yang sama dengan Alarick.


"Apa maksud kakek?" tanya Archilles bingung


" Nak, dia kakekmu juga dari ayahmu bernama Alarick" jawab Caesar


Alarick terpaku melihat sosok Archilles yang mirip dengan Steve.


" Archilles adalah anak dari Steve dan Anna... " ucap Caesar


"A-apa itu benar?....k-kenapa kau baru memberitahuku?!" tanya Alarick kesal


" Bagaimana aku memberitahumu jika kau selalu menyerang dan menyalahkanku?!" jelas Caesar


" Tuan, bukan kakek Caesar yang membunuh ayah dan ibuku... melainkan seseorang yang berhasil mengadu domba kalian!.... Tuan hentikan semua ini karena kalian menyerang orang yang salah" jelas Archilles


" Bagaimana kau bilang vampir tua itu tak bersalah?!" tanya Alarick


" Karena saya masih ingat kejadian yang terjadi didepan mata saya, tuan! Bagaimana ayah dan ibuku terbunuh di sana! " Jawab Archilles begitu sedih.


" Aku mohon Alarick sudahi permusuhan kita ini... Jika kau ingin membalaskan dendam anakmu bergabunglah dengan cucumu Archilles! " Ucap Caesar memohon pada Alarick.


" Iya tuan.... ku mohon hentikan semuanya...karena kakek Caesar bukan pembunuh kedua orang tua ku" ucap Archilles


Archilles melangkah mendekati Alarick dan menunjukkan sebuah kalung yang selalu Archilles kenakan dan didalamnya terdapat sebuah foto Steve, Anna yang memeluk Archilles dengan bahagia.


Alarick yang melihat senyum bahagia Steve pun menangis terduduk bersimpu karena merindukan anaknya yang selalu patuh padanya.


" Jadi Archilles...panggil aku juga kakek jangan panggil aku tuan!" perintah Alarick


"Ya kek.... Jadi Archilles mohon hentikan semua ini.... Asal kakek tahu...Kakek Caesar membesarkan dan melatih aku untuk membalas dendam kematian mereka...jadi kakek jangan khawatir sekarang biarkan aku yang menghancurkan mereka!"


"Jadi pembunuh sebenarnya?!" tanya Alarick yang masih penasaran.


" kakak dari ibuku kek, paman Dean dan salah satu dari kaum wolf! yang saat ini masih kami cari tahu" Jawab Archilles tanpa basa basi


" Lebih baik kita jangan bicarakan disini...kita ke rumah Archilles tapi hanya kau saja yang bisa masuk kesana!" Ajak Caesar.


"Baik...." Jawab Alarick memyetujuinya


Lalu diperjalanan mereka Caesar menceritakan semua kejadian sebenarnya pada Alarick diikuti dengan wujud Archilles sebagai serigala berlari mengiringi mobil tersebut.


" Maafkan aku Caesar...lama aku sudah salah paham padamu!" setelah mendengar semua cerita tersebut dan membuat Alarick begitu malu dan menyesal


"Sudahlah tidak apa apa aku senang sekarang kau bisa mengerti dan menerima hal sebenarnya dan Hal yang terpenting saat ini adalah bagaimana cara membantu cucu kita memghadapi musuh" ucap Caesar


"Aku juga minta maaf karena menyembunyikan Archilles padamu" lanjut Caesar


"tidak masalah" ucap Alarick singkat.


Tidak lama kemudian mereka sampai di kastil Archilles dan disambut oleh Ceres dan Bibi Eli.


" Selamat datang tuan Caesar..." Ucap Ceres sambil membungkukkan badannya


" Ini tuan Alarick, dia Kakek Archilles juga" jelas Caesar.


" Selamat datang tuan Alarick..." ucap Ceres sambil membungkukkan badannya juga.


" Terima kasih Ceres...Dimana Elea?" tanya Caesar


" Nona ada di kamarnya tuan " jawab Ceres


" Aku ingin bertemu dengan nya.... bisa kan?" tanya Caesar lagi


" Bisa tuan...Mari saya antar! " jawab Ceres


" Bibi...tolong jamu tuan Alarick dengan baik" perintah Caesar


" Baik Tuan.... " jawab bibi Eli