
" Aku menghadapi mereka seorang diri tanpa Dean membantu. Bahkan menyuruh beberapa wolf untuk mengejarnya. Entah apa yang ada dipikiran Dean, kenapa dia tega mempertaruhkan Anna padahal selama ini Anna begitu perhatian padanya....Anna selalu mengalah tidak pernah menuntut seperti Dean." cerita
" Lalu apa yang terjadi pada ibuku kek pada saat itu? " Tanya Archilles
" Kakek juga tidak tahu, selama beberapa hari Anna menghilang entah dimana. " wajah sendu pun terukir di wajah Caesar.
" Tapi malam terakhir Anna diantar pulang oleh seorang pria. Kakek dapat menciumnya dia adalah seorang wolf. Saat itu kakek melihat Anna enggan berpisah dengannya" ungkap kakek
FLASHBACK
*Tok tok tok... suara ketukan pintu terdengar di kediaman Caesar Xander
" No..nona!!! " beberapa pelayan yang membukakan pintu pun terkejut melihat Nonanya.
" iya ini aku.. " jawab Anna tersenyum
dan salah satu pelayan berlari menuju ke tempat Caesar berada yaitu dia berada di dalam kamar putrinya Anna.
" Tuan Xander.... t-tuan... " teriak salah satu pelayan tadi.
" Ada apa?! " tanya Caesar sedikit kesal karena terganggu dengan teriakan pelayan itu
" Nona tuan...nona... " ucap pelayan ingin memberitahu Caesar tergesa gesa
" Tenanglah...nona kenapa? " jawab Caesar tenang
" Nona sudah pulang tuan..." ucap Pelayan
" Apa?!! di-dimanakah Anna! " tanya Caesar tidak sabar ingin memeluk Anna
" Mereka di bawah tuan sudah menunggu anda " tanpa menunggu Caesar berlari ingin menemui Anna. Dari jauh Caesar benar benar melihat Anna. Lalu berlari memeluknya
" Anna maafkan ayah nak " tangisan Caesar pun tidak terhindarkan begitu juga dengan Anna yang sudah sangat merindukan ayahnya.
" Apa kau terluka? dimana kamu beberapa hari ini nak? ayah mencarimu ke mana mana tapi tidak menemukanmu " ucap Caesar sambil memeluk anaknya Anna.
" Ceritanya panjang ayah.... waktu itu Anna berlari sejauh mungkin untuk kembali kesini tapi beberapa wolf menghadang Anna tapi tuan Steve menolong Anna hingga dia terluka karna Dean yah... Dean yang ingin membunuhku dengan menusukku ditangkis oleh tuan Steve... jadi Anna merawatnya terlebih dulu ... Maafkan Anna yang membuat ayah khawatir... " Anna yang menceritakan semua kejadian yang dialaminya kepada Caesar
" Jadi tuan yang menyelamatkan anak saya?...saya ucapkan terima kasih " ucap Caesar
" sama sama tuan, saya juga berterima kasih Anak tuan juga menyelamatkan saya." ucap Steve yang mulai membuka suaranya.
" Tapi kenapa Anda mau menyelematkan putri saya yang dikejar oleh orang anda?! " tanya Caesar
" A-apa maksud Ayah?! " tanya Anna yang kebingungan
" Anna apa kamu tahu siapa dia sebenarnya? " tanya Caesar balik agak kesal dengan kebodohan Anna dan Anna hanya bisa menggelengkan kepalanya karena dia memang tidak mengenal lebih dalam Steve.
" Saya akan menjawab tuan Xander... pada saat itu saya hanya lewat dan melihat nona Anna dikepung oleh kaum saya bahkan walau saya yang menghadang mereka tetap menyerang saya! saya tidak akan membiarkan hal yang mengerikan terjadi padanya, walau itu bukan nona Anna saya juga tetap akan menyelamatkan mereka" jelas Steve
" Sungguh bijaksana sekali anda sebagai raja kaum wolf mau menyelamatkan musuh anda bahkan membawanya kembali ke sini " ucap Caesar kagum
" Apa!!! " teriak Anna karena kaget mendengar kata kata Caesar dan Steve.
" Saya kesini memang mempunyai tujuan tuan Xander " ucap Caesar
" Aku menginginkan Nona Anna menjadi pendamping hidup saya " ucap Steve datar
"Apa!!! " mata Caesar terbelalak dengan kata kata yang sudah terlontar dari mulut Steve dan itu membuat Anna begitu tersipu malu.
--------
maaf ya telat up...
terima kasih buat LIKE & KOMENTARNYA
Baca juga tulisanku yang laen
berJudul " OUR LOVE STORY "
Sekali lagi makasieh ya😘😘😘