My Love From The Dark

My Love From The Dark
15. Terancam



Archilles kembali ke kamarnya dan melihat Elea yang sedang melamun ditepi ranjangnya.


Archilles menghampiri Elea dan duduk disebelah Elea. Elea tidak bergeming, Elea hanya diam dan Archilles pun juga tidak bicara.


" Tu-tuan ... tolong biarkan saya pergi dari sini " Elea memohon pada Archilles dengan mata yang berkaca kaca


" Jika kamu ingin pergi, tolong bawa kakekku pergi dari sini " mohon Archilles yang membuat Elea langsung menatap ke arah Archilles.


" A-pa terjadi sesuatu tuan? " tanya Elea yang tercekat dengan ucapan Archilles.


" Nyawa kakekku terancam, aku mohon padamu bawa dia ke kastilku rawatlah dia. Ceres dan Rico akan menjemput kalian... bersiaplah " jelas Archilles datar.


" Tapi tuan.... " Elea tidak melanjutkan perkataannya karena Archilles mencium lembut bibir Elea


" Tuan sebenarnya apa yang terjadi....? apa tuan juga akan kembali? " tanya Elea khawatir


" ..... " Archilles tidak mengatakan apapun dia hanya memandang lembut dengan tatapan yang sendu membuat perasaan Elea kacau


' Ada apa dengan diriku?! ... kenapa aku malah ingin bersamanya?... kenapa aku malah berat meninggalkannya? Dan kenapa wajahnya begitu sedih? Apa yang sebenarnya terjadi? " Gumam Elea yang penuh dengan pertanyaan.


Tok tok tok..... " Tuan semua sudah siap" ucap Rico


" Apa kakek sudah siap? " tanya Archilles pada Rico


" Ya tuan... tinggal nona Elea saja " jawab Rico


" Baiklah kalau begitu.... ayo ...! " Ajak Archilles pada Elea


" Tuan...?!" panggil Elea yang menghentikan langkahnya lalu Archilles pun menoleh dan menghentikan langkahnya.


" Wah wah wah..... kalian ingin pergi ke mana?? " Tanya seseorang pria dengan wajah Sinisnya.


" Siapa wanita itu?! aku mencium sesuatu yang harum" Seorang wanita pun menyahut


" Aku ingin mengajak kakek dan istriku jalan jalan saja " ucap Archilles yang maju kedepan untuk menutupi tubuh kecil Elea


" Apa bagusnya dia? dia hanya manusia biasa seperti seorang pembantu! " Ejek Olivia yang tidak terima karena Archilles memilih Elea biasa biasa saja daripada dirinya cantik.


Elea bergetar ketika melihat Olivia dengan tatapan membunuhnya. Lalu Elea bersembunyi dibelakang punggung Archilles.


" Kau kira aku percaya padamu Archilles?, bahkan aku tidak pernah melihatmu menggandeng perempuan atau membuat pesta pernikahan?! " tanya Olivia curiga


" Terserah jika kamu tidak percaya padaku" jawab Archilles malas


" Apa kami boleh ikut ?! " tanya Adward dengan senyum palsunya.


" Tidak !!! " tolak tegas Archilles


" Kenapa?... bukan kah hanya jalan jalan biasa! " Tanya Adward pada Archilles


" Iya ... Tapi...aku tidak ingin diganggu oleh siapa pun" Jawab Archilles yang mulai risih dengan Edward dan Olivia.


" Archilles aku mencintaimu...kenapa kau malah memilih wanita seperti ini?! "Olivia yang tiba tiba memeluk Archilles


Entah apa yang ada dipikiran Elea dia merasa tidak senang ketika melihat Archilles dipeluk oleh wanita lain. Apa lagi melihat Olivia tersenyum miring kepada Elea tanda dia menang.


' Kenapa dadaku merasa sesak dan sakit? ' Tanya Elea dalam hatinya dan matanya pun sudah berkaca kaca.


Archilles yang tidak menyukai Olivia pun langsung mendorong tubuh Olivia dan hampir terjatuh. Lalu Archilles menarik Elea dan memeluknya lalu pergi tanpa menghiraukan Edward dan Olivia berlalu pergi meninggalkan mereka.


" Sombongnya dia.... Aku benar benar ingin menyiksa dan membunuhnya sekarang! " guman Edward yang di dengar oleh Olivia


" Apa kau yakin bisa membunuhnya? " tanya Olivia sinis


" Kau harus mendapat kelemahannya dia dulu lalu menghancurkannya sampai tak tersiksa! " Ucap Edward pada Olivia


" Dan sekarang aku tahu siapa kelemahannya seorang archilles! " Senyum menyeringai pun sangat terukir di wajah Edward.